cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Deteksi Hate Speech Pada Twitter Menggunakan Algoritma BERT Nayla, Adine; Setianingsih, Casi; Dirgantoro, Burhanuddin
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Hate speech atau ujaran kebencian pada salah satu platform sosial media yaitu Twitter sudah tidak jarang ditemukan. Pada platform Twitter, pengguna bebas mendapatkan, bertukar informasi, serta mengungkapkan opini. Hal ini merupakan salah satu faktor utama seseorang dapat terkena ujaran kebencian pada Twitter. Korban yang terkena ujaran kebencian memiliki kemungkinan menderita gangguan kesehatan mental, dikarenakan sebagian besar korban ujaran kebencian diserang secara verbal atapun emosional. Minimnya penanggulangan deteksi ujaran kebencian pada platform sosial media Twitter masih jarang ditemukan. Pada penelitian ini, dilakukan proses simulasi menggunakan website beserta dengan pengujian dan analisis terhadap pendeteksian ujaran kebencian. Pengujian dilakukan dengan cara pengguna akan melakukan input kalimat pada website hate speech, lalu website akan melakukan preprocessing dan menganalisa kalimat tersebut menggunakan Algoritma BERT untuk mengklasifikasikan apakah kalimat tersebut termasuk hate speech atau tidak. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa pendeteksian hate speech pada akun pengguna Twitter menggunakan Algoritma BERT mendapatkan akurasi sebesar 78.69%, presisi sebesar 78.90%, recall sebesar 78.69%, dan F1 score sebesar 78.77% terhadap pengklasifikasian golongan hate speech. Dengan demikian pengguna akan lebih mudah mendeteksi hate speech pada Twitter dengan menggunakan website hate speech. Keywords-- algoritma BERT, aplikasi web, hate speech, twitter.
Pengaruh Compressive Sensing Pada Kinerja Filter Adaptif Berbasiskan Lms Untuk Penghilang Derau Sholichatur Rizkiyah; Gelar Budiman; Indrarini Diah Irawati
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Compressive Sensing Pada Kinerja Filter Adaptif Berbasiskan Lms Untuk Penghilang Derau
Security Auditing Pada Vulnerable Machine Menggunakan Snort Intruison Detection System Dan Greenbone Openvas Berdasarkan Nasional Institute Of Standart And Technology Cybersecurity Framework Krisfian Adji Brata; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Adityas Widjajarto
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kerentanan dan threat dalam menentukan profil resiko dari vulnerable machine. Vulnerable machine yang dipakai dalam penelitian ini yaitu Typhoon OS melalui proses security auditing. Security Auditing diperlukan untuk mengetahui seberapa besar resiko OS terkena serangan dan menyusun solusi untuk OS tersebut. Framework yang dipakai dalam penelitian ini yaitu NIST cybersecurity framework, karena NIST cybersecurity framework merupakan framework yang bersifat defensif dan cocok pada penelitian ini. Aplikasi yang dipakai dalam menunjang proses auditing ini yaitu OpenVAS dan Snort. OpenVAS dipakai karena memiliki database kerentanan yang cukup lengkap serta hasil scan mudah untuk dibaca. Snort dipakai karena memiliki tabel rules yang cukup lengkap dibanding IDS lain serta untuk akurasi deteksi seperti scanning port snort lebih unggul dibanding IDS lainnya. Untuk itu dilakukan analisa kerentanan yang ada dalam OS. Dengan melakukan analisa kerentanan, dapat diketahui model serangan apa saja yang bisa dipakai untuk melakukan penyerangan.kemudian dilakukan juga eksperimen penyerangan menggunakan literatur/walkthrough. Dari eksperimen akan dicari relasi antara vulnerability dan threat, dari hubungan antara vulnerability dan threat, akan diperoleh profil resiko. Dari hasil profil resiko, dapat diketahui seberapa besar bahaya dari setiap kerentanan yang ada pada OS. Kemudian setelah dilakukan pemecahan masalah dapat dilihat hasil bahwa “CUPS < 2.0.3 Multiple Vulnerabilities” merupakan vulnerability dengan kerentanan yang terbesar dari beberapa vulnerability yang ada yaitu dengan skor 30(50 %) dengan Nmap sebagai tools yang paling banyak terdeteksi yaitu 6 kali dari enam walkthrough yang dicoba. Dari hasil profil resiko juga menunjukkan bahwa vulnerable machine khususnya Typhoon memiliki resiko yang tinggi atas serangan siber. Kata kunci : security auditing, vulnerable machine, framework, profil resiko,model serangan.
Pengaruh Random Orientation Terhadap Pulse Posisition Modulation (PPM) Pada Peforma Sistem Visible Light Communication (VLC) Muh Farhan Pratama R; Kris Sujatmoko; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visible Light Communication (VLC) merupakan teknologi yang sedang berkembang di era yang sedang maju saat ini. Perkembangan VLC tidak lepas dari pengaruh sistem komunikasi optik, yang dimana sebagai penggagas teknologi menggunakan cahaya dalam pengiriman informasi serta kecepatan mengirim informasi pada jaringan nirkabel yang lebih cepat. Penelitian ini telah melakukan analisis pada sistem VLC terhadap Random Orientation ke sudut penerima atau sisi receiver sebesar 0°, 25° dan 45° pada ruangan tertutup. Modulasi yang digunakan yaitu Pulse Posisition Modulation (PPM) sebagai pembawa data informasi dan frekuensi pada bit yang menjadi inputan pada arus masuk sebelum ditransimisikan. Informasi yang telah di proses dikumpul melalui Light Emitting Diode (LED) dan diteruskan ke User Equipment (UE). Hasil dari penelitian Tugas Akhir ini, nilai daya terima pada sudut orientasi 0° terbesar pada jarak 2,15 m dengan daya terima 1,081×10ˉ1 Watt dan pada terkecil pada jarak 5 m dengan daya terima 2,109×10ˉ3 Watt. Sudut orientasi 25° terbesar pada jarak 2,15 m dengan daya terima 9,928×10ˉ2 Watt dan pada terkecil pada jarak 5 m dengan daya terima 2,039×10ˉ3 Watt.Sudut orientasi 45° terbesar pada jarak 2,15 m dengan daya terima 6,261×10ˉ1 Watt dan pada terkecil pada jarak 5 m dengan daya terima 1,285×10ˉ3 Watt.Kata Kunci : VLC, PPM, UE, LED, BER, Random Orientation.
Analisis Performansi Algoritma Qos Aware Resource Allocation Untuk Sistem Komunikasi Device To Device Sarah Dhia Amani; Nachwan Mufti Adiriansyah; Vinsensius Sigit Widhi Prabowo
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi Information and Communication Technology (ICT) yang semakin cepat membuat komunikasi kini bisa semakin lebih mudah, cepat, dan efektif diiringi dengan peningkatan jumlah pengguna seluler yang menyebabkan kepadatan trafik komunikasi dalam jaringan seluler juga semakin meningkat. Untuk mengatasi kepadatan trafik komunikasi dalam jaringan seluler tersebut penelitian ini mengusulkan penggunaan komunikasi Device-to Device (D2D). Komunikasi D2D ialah salah satu fitur dalam teknologi 5G yang membuat komunikasi dapat dilakukan langsung antara dua pengguna ponsel tanpa melalui evolved Node B (eNB) sehingga bisa menurunkan kepadatan trafik komunikasi, meningkatkan efisiensi energi, dan meningkatkan efisiensi spektral. Penelitian ini melakukan pemodelan dan analisis menggunakan algoritma heuristik QoS-Aware Resource Allocation (QARA) untuk mengalokasi kanal dan pemilihan mode komunikasi agar dapat meningkatkan throughput untuk pengguna komunikasi D2D, dan menjamin QoS dari pengguna komunikasi selular dan komunikasi D2D. Dari data dan hasil yang didapatkan bisa disimpulkan bahwa Algoritma QARA untuk komunikasi D2D memiliki hasil lebih baik dari Algoritma Greedy dan Algoritma Random. Hal ini ditandai dengan hasil analisis yang menghasilkan parameter performansi yang lebih baik pada hal sum rate, spectral efficiency, throughput,dan energy efficiency. Kata Kunci : Device-to-Device (D2D), QoS-Aware Resource Allocation (QARA) algorithm, Signal to Interference plus Noise Ratio (SINR), Throughput. Abstract The development of Information and Communication Technology is fast or making communication can now be easier, faster and more effective and is accompanied by the increase in the number of cellular users which causes the increase in communication traffic at cellular networks. To overcome the increase in communication traffic at cellular networks this research proposes the uses of the Device-to-Device (D2D) communication system. D2D communication is one of the features in 5G technology, where communication is directly between two mobile users instead of going through the evolved Node B (eNB) such that it can reduce communication traffic densit, improve energy efficiency, improve spectral efficiency. This research models and evaluates the QoS-Aware Resource Allocation (QARA) heuristic algorithm for channel allocation and communication mode selection to increases throughput for users of D2D communication, and ensures QoS for cellular communication users and D2D communications. From the data and results obtained, it can be concluded that the QARA algorithm for D2D communication has better results than the Greedy algorithm and the Random Algorithm. This is indicated by the results of the analysis which produce better performance parameters such as sum rate, spectral efficiency, throughput, and energy efficiency. Keywords: Device-to-Device (D2D), a QoS-Aware Resource Allocation (QARA) algorithm, Signal to Interference plus Noise Ratio (SINR), Throughput.
Sistem Pemantauan Kualitas Dan Kendali Ketinggian Air Pada Kolam Budidaya Ikan Nila Berbasis Internet Of Things Galih Rezza Fernandez; Khilda Afifah; Novi Prihatiningrum
eProceedings of Engineering Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Permasalahan yang sering dialami oleh para pembudidaya ikan nila yaitu ketinggian air terhadap ikan dan kualitas air yang tidak menentu. Tingkat ketinggian dan kualitas air harus dijaga sesuai dengan standar seharusnya. Ketika ketinggian dan kualitas air tidak berada dalam kondisi yang seharusnya, maka diperlukan suatu hal untuk menjaga ketinggian dan kualitas air kembali pada standar yang seharusnya. Namun dalam praktiknya para pembudidaya masih melakukannya dengan cara manual yang menyebabkan terjadinya pemborosan waktu dan energi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai cara yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu solusinya adalah membuat alat yang mampu memantau sekaligus dapat mengatur ketinggian dan kualitas air dari jarak jauh. Oleh karena itu dirancang sebuah alat yang dapat memantau dan dikendalikan dari jarak jauh berbasis Internet of Things. Dengan alat ini diharapkan dapat membantu permasalahan yang dialami oleh para pembudidaya ikan nila. Setelah perancangan alat selesai, maka dilakukan pengujian tugas akhir yang bertujuan apakah alat ini bekerja sesuai harapan atau tidak. Hasil dari pengujian tugas akhir ini yaitu alat bekerja dengan tingkat pembacaan sensor 96%, pengguna dapat memantau keadaan kolam pada aplikasi dan juga dapat mengendalikan pompa pengisian dan pembuangan sesuai perintah. Ini menandakan bahwa alat dapat digunakan karena telah sesuai dengan apa yang diharapkan. Kata kunci— Aplikasi, Internet of Things, Ketinggian, Kualitas.
Pencatatan Aktivitas Pengguna Dan Penambahan Fitur Duduk Pada Aplikasi Kelas Virtual I Wayan Mahartha Wijaya; Anton Siswo Raharjo; Ashri Dinimaharawati
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini murid dan mahasiswa mengeluhkan pembelajaran daring yang membosankan serta melelahkan. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat sebuah aplikasi dalam hal ini aplikasi Game kelas virtual. Game dibuat menggunakan Unity 3D. Game ini membuat para murid dan mahasiswa berada di dalam sebuah ruang kelas seperti aslinya serta memberikan kemampuan untuk dapat berinteraksi dengan barang – barang yang ada di dalam kelas virtual, berkomunikasi dengan murid dan guru yang ada di dalam ruangan serta dapat berjalan di dalam kelas.Berdasarkan hasil ujicoba yang dilakukan pada tugas akhir ini, game kelas virtual menampung 15 pengguna dengan waktu yang bersamaan. Dalam proses ujicoba fitur dari pencatatan aktivitas pengguna sudah berhasil berjalan dengan rasio 100% untuk pencatatan kehadiran, 100% untuk pencatatan chat, 100% untuk pencatatan mode fokus, dan 50% untuk pencatatan keluar dari permainan. Dalam melakukan pengujian pencatatan keluar permainan, terdapat bug duplikat pada UI (User Interface) yang mengakibatkan pengguna yang tercatat keluar dari permainan adalah pengguna yang pertama kali menekan tombol keluar dari permainan. Sehingga pengguna selanjutnya ketika sudah keluar dari permainan tidak tercatat karena adanya bug tersebut. Kata kunci : Game, Kelas Virtual, Unity 3D
Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Pada Unit Usaha Keripik Tempe Pondok Pesantren Arafah Fara Rahmania Izzaty; Endang Chumaidiyah; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usaha Keripik Tempe Pesantren Arafah merupakan suatu usaha yang bergerak dalam bidang makanan ringan yang baru saja berdiri sekitar satu tahun. Usaha ini berencana melakukan pengembangan usahanya dengan menambah beberapa mesin dan peralatan untuk meningkatkan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan usaha berdasarkan aspek pasar, aspek teknis dan aspek finansial. Data pasar diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner pada penduduk Kota Bandung, Bekasi, Bogor, dan Depok dengan rentang usia 10-59 tahun. Diperoleh pasar potensial sebesar 89%, pasar tersedia sebesar 89%, dan pasar sasaran sebesar 0,001% dari pasar tersedia. Analisis aspek teknis dilakukan untuk mengetahui jumlah mesin dan peralatan serta jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan usaha ini. Pada aspek finansial dilakukan perhitungan NPV, IRR dan Payback Period. Dari hasil perhitungan diperoleh NPV sebesar Rp 411,433,2555, nilai IRR sebesar 32.70% dan PBP selama 3, 34 tahun. Nilai NPV > 0 dan nilai IRR > MARR yaitu 9,95%, maka pengembangan pada Unit Usaha Keripik Tempe Pondok Pesantren Arafah ini dikatakan layak untuk dilakukan. Batas sensitivitas dari dilakukannya pengembangan usaha ini terhadap kenaikan biaya bahan baku langsung sebesar 3.02%, kenaikan biaya tenaga kerja langsung sebesar 2.03%, penurunan harga jual sebesar 0,7% dan penurunan demand sebesar 0,7%. Kata kunci : Analisis Kelayakan, NPV, IRR, Payback Period, Analisis Sensitivitas Abstract The Tempe Chips Business at Arafah Islamic Boarding School is a business that is engaged in snack food, which has just been established for about a year. This business plans to expand its business by adding several machines and equipment to increase production. This study aims to determine the feasibility of business development based on market aspects, technical aspects and financial aspects. Market data is obtained from the results of distributing questionnaires to residents of Bandung, Bekasi, Bogor, and Depok with an age range of 10-59 years. The obtained potential market is 89%, the available market is 89%, and the target market is 0.001% of the available market. Analysis of technical aspects is carried out to determine the number of machines and equipment and the number of workers needed to support the development of this business. In the financial aspect, NPV, IRR and Payback Period are calculated. From the calculation results obtained NPV of Rp. 411,433,2555, IRR value of 32.70% and PBP for 3, 34 years. The NPV value is> 0 and the IRR value> MARR is 9.95%, so the development of the Tempe Chips Business Unit at Arafah Islamic Boarding School is said to be feasible. The sensitivity limit of doing this business development is to an increase in direct raw material costs by 3.02%, an increase in direct labor costs by 2.03%, a decrease in selling prices by 0.7% and a decrease in demand by 0.7%. Keywords: Feasibility Analysis, NPV, IRR, Payback Period, Sensitivity Analysis
Perancangan Antena Mikrostrip Array Pada Frekuensi X-band Untuk Aplikasi Radar Cuaca Rahmita Rufaidah; Aloysius Adya Pramudita; Radial Anwar
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radar merupakan sistem gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk mendeteksi, mengukur jarak dan memetakan benda-benda seperti kapal laut, pesawat terbang dan kendaraan bermotor. Daerah cakupan radar dapat ditentukan dari bandwidth, daya pancar, propagasi sinyal, gain, beamwidth dan polarisasi antena. Pola radiasi satu elemen antena relatif lebar dan setiap elemen memberikan gain yang rendah, hal ini hanya dapat dipenuhi dengan memperbesar ukuran antena yaitu dengan membentuk elemen sesuai dengan konfigurasi geometri tertentu yang disebut dengan array. Pada penelitian kali ini membahas tentang antena mikrostrip array pada frekuensi x-band untuk aplikasi radar. Setiap penambahan jumlah elemen antena array, maka semakin kecil pola radiasi sidelobe yang terjadi namun arus eksitasi transmisi yang diperlukan menjadi lebih banyak. Sehingga penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh antena array yang digunakan pada aplikasi radar terhadap nilai pola radiasi dan beamwidth yang dihasilkan dari adanya penambahan array tersebut. Hasil dari antena mikrostrip array pada frekuensi x-band ini telah memenuhi spesifikasi antena dengan VSWR yaitu 1,39, bandwidth 86 MHz, beamwidth azimuth 19,5° dan beamwidth elevasi 19,8° dan gain antena sebesar 13,23 dBi. Hasil tersebut sudah memenuhi spesifikasi antena aplikasi radar dengan beamwidth yang s3mpit serta gain yang cukup besar.Kata Kunci: Antena mikrostrip array patch persegi, beamwidth, aplikasi radar
Deteksi Kelebihan Kadar Kolesterol Melalui Citra Iris Mata Menggunakan Metode Gray Level Co-occurrence Matrix Dan Learning Vector Quantization Putri Marito; Jangkung Raharjo; Koredianto Usman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seiring perkembangan zaman, teknologi mengalami perkembangan sangat pesat, begitu juga dengan perkembangan teknologi dalam bidang kesehatan. Saat menjalanin tes kesehatan rutin kita akan menjalani tes kolesterol yang memakan waktu lama dikarenakan pasien harus menjalanin puasa terlebih dahulu, dimana untuk mendapatkan hasil tes pun memakan waktu yang lama. Pada penelitian ini, penulis merancang sistem yang mendeteksi kadar kolesterol dalam tubuh manusia dengan mengidentifikasi citra iris mata lalu diekstraksi ciri dengan metode GLCM dan diklasifikasikan dengan metode LVQ. Citra iris mata diambil menggunakan kamera handphone sebagai data sistem. Data sistem terbagi menjadi data latih dan data uji. Setiap data dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu normal, berpotensi kolesterol dan kolesterol. Data sistem di preprocessing berupa cropping, resize, segmentasi, dan merubah citra RGB menjadi citra grayscale. Citra grayscale diekstraksi ciri dengan metode GLCM kemudian dilakukan proses klasifikasi dengan LVQ. Sistem melakukan proses pelatihan berupa data latih yang di preprocessing kemudian diekstraksi ciri dengan ketentuan parameter fitur, jarak piksel, arah/sudut, dan level kuantisasi. Kemudian, sistem mengklasifikasi data latih tersebut dengan ketentuan parameter epoch, dan hidden layer terhadap data latih kembali. Hasil dari proses pelatihan berupa parameter terbaik. Selanjutnya, sistem melakukan proses pengujian berupa data latih yang di preprocessing kemudian diekstraksi ciri dan diklasifikasi dengan ketentuan parameter terbaik terhadap data uji. Dari hasil pengujian, sistem yang dibangun mampu mendeteksi kadar kelebihan kolesterol melalui citra iris mata dan mengklasifikasikan kedalam tiga kelas yaitu berisiko kolesterol, kolesterol dan nonkolesterol dengan tingkat akurasi sebesar 98,67% dan waktu komputasi 0,039s menggunakan masing-masing 75 data latih dan data uji, dengan parameter orde dua yang digunakan adalah kontras-korelasi-homogenitas, jarak piksel (d) = 1, arah/sudut = 0° level kuantisasi (n) = 8, epoch 200 dan hidden layer 10. Kata Kunci: GLCM, LVQ, Citra iris mata, Kolesterol. Abstract Along with the times, technology has developed very rapidly, as well as technological developments in the health sector. When undergoing routine health tests we will undergo a cholesterol test that takes a long time because the patient must undergo fasting first, where to get the results of the test also takes a long time too. In this study, the authors designed a system that detects cholesterol levels in the human body by identifying the iris image then extracted features by the GLCM method and classified by the LVQ method. The iris image was taken using a cellphone camera as a data system. System data is divided into training data and test data. Each data is grouped into three categories namely normal, cholesterol and cholesterol potential. Preprocessing system data in the form of cropping, resizing, segmenting, and changing the RGB image into grayscale image. Grayscale image is extracted by GLCM method then classification process is done by LVQ. The system performs the training process in the form of training data which is preprocessed then features are extracted with the provisions of feature parameters, pixel spacing, direction / angle, and quantization level. Then, the system classifies the training data with the provisions of the epoch parameter, and the hidden layer of the training data again. The results of the training process are in the form of the best parameters. Furthermore, the system performs the testing process in the form of preprocessing training data then features are extracted and classified with the best parameter provisions of the test data. From the test results, the system that was built was able to detect levels of excess cholesterol through iris images and classify them into three classes namely risk of cholesterol, cholesterol and non-cholesterol with an accuracy rate of 98,67% and computing time of 0.039s using 75 each training data and test data, with secondorder parameters used are contrast-correlation-homogeneity, pixel spacing (d) = 1, direction = 0° quantization level (n) = 8, epoch 200 and hidden layer 10. Keywords: GLCM, LVQ, iris image, Cholesterol.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue