cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,006 Documents
Development Of A Telecommunication-Based Failover System To Reduce Transaction Disruption On Edc Devices At SPBU Pertamina Muhammad Kalam Kahfi; Dhoni Putra Setiawan; Harfan Hian Ryanu
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, Pertamina has implemented a cashless transaction system in their SPBU, using Electronic Data Capture (EDC) devices in its operation. However, this device has several weaknesses, one of which is the dependence on a stable network connection, which is still a challenge in certain areas. The proposed solution to address these weaknesses is the creation of a failover system, which will automatically switch the network to a backup network if the main network is disrupted so that the EDC devices can continue to operate until the main network is restored. This system will hopefully reduce the experienced downtime when there is a network disruption, increasing the reliability of the cashless transaction system used in the SPBU. Implementation and testing of the proposed failover design shows that the system is able to switch to the backup network in 435ms when the main network experiences disruption and quickly return to the main network in 36ms once the disruption ends. This switching time should be quick enough to maintain the connectivity during operations with only minimal delays. Keywords: EDC, Failover, SPBU
Analisis Efisiensi Cnn Dan Rnn Dalam Klasifikasi Down Syndrome Pada Usia Balita Ramadan, Alfiansyah; Khairul Luthf, Naufal; Rifqi Althaaf, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan,khususnya machine learning, telah membuka peluang barudalam bidang kesehatan, termasuk diagnosis dini Downsyndrome pada balita. Penelitian ini bertujuan menganalisisefisiensi dua model deep learning, yaitu Convolutional NeuralNetwork (CNN) dan Recurrent Neural Network (RNN), dalammengklasifikasikan Down syndrome berdasarkan citra wajah.Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data, prapemrosesan citra, pelatihan model, dan evaluasi menggunakanmetrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa CNN mencapai akurasi lebih tinggi(0.9383 pada data pelatihan), namun memiliki keterbatasandalam mendeteksi kasus positif (precision 0.6772, recall 0.7044).Sementara itu, RNN menunjukkan kinerja lebih baik dalammendeteksi Down syndrome (recall 0.9571, F1-score 0.8724),meskipun akurasinya lebih rendah (0.7757). Pada tahap validasidan pengujian, RNN tetap unggul dalam recall (0.9832 dan0.9928), menjadikannya lebih cocok untuk aplikasi medis yangmemprioritaskan deteksi kasus positif. Penelitian inimenyimpulkan bahwa pemilihan model tergantung padakebutuhan: CNN untuk akurasi umum, sedangkan RNN untukdeteksi komprehensif dengan risiko false negative minimal.Temuan ini memberikan kontribusi penting bagipengembangan sistem diagnosis berbasis AI yang lebih akuratdan efisien.Kata kunci— Down syndrome, CNN, RNN, klasifikasicitra, machine learning
Analisis Performa Teknologi Multi-Access Edge Computing (MEC) Dalam Jaringan 5G Hunafa, Bintang; Hikmaturokhman, Alfin; Br Ginting, Melinda
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan performa jaringan 5G dengan dan tanpa integrasi teknologi Multi-access Edge Computing (MEC) berdasarkan parameter latensi, throughput, jitter, dan packet loss. MECmerupakan solusi komputasi tepi yang memungkinkan pemrosesan data dilakukan lebih dekat ke pengguna akhir, sehingga berpotensi menurunkan latensi serta meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan jaringan 5G. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur, perancangan skenario simulasi menggunakan simulator jaringan NS-3 dengan modul 5G mmWave dan MEC, serta pengujian performa pada berbagai skenario seperti variasi data rate, ukuran paket, jarak UE ke eNB, dan jumlah UE. Hasil simulasi menunjukkan bahwa integrasi MEC mampu menurunkan latensi hingga 30%, meningkatkan throughput hingga lebih dari 15%, serta menjaga tingkat jitter dan packet loss tetap rendah dibandingkan skenario tanpa MEC. Penurunan latensi dan peningkatan efisiensi transmisi data ini paling signifikan terlihat pada skenario dengan trafik tinggi dan jumlah pengguna yang padat. Selain itu, MEC juga terbukti mampu menjaga kualitas jaringan pada kondisi jarak jauh atau beban trafik berat. Temuan ini mendukung klaim bahwa MEC adalah teknologi krusial dalam arsitektur 5G untuk mendukung aplikasi-aplikasi real-time seperti kendaraan otonom, AR/VR, dan IoT. Penelitian ini memberikankontribusi kuantitatif terhadap pemahaman integrasi MEC dalam jaringan 5G dan dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan jaringan generasimendatang.Keyword— 5G, edge computing, latency, MEC, network performance, throughput
Rancang Bangun Prototipe Pemantau Kekeruhan Air Dan Pengaturan Pakan Ikan Louhan Pada Akuarium Berbasis IOT Yulia Siska, Diah; Pranindito, Dadiek; Yuliantoro, Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengevaluasi performa sensor Light Dependent Resistor(LDR) dalam sistem otomasi lampu jarak jauh sepedamotor yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT).Sistem ini dirancang untuk merespons intensitas cahayadi lingkungan sekitar, terutama dari arah kendaraanlain, guna mengatur kecerahan lampu secara otomatissehingga potensi silau dapat diminimalkan. Komponenutama yang digunakan meliputi sensor LDR,mikrokontroler NodeMCU ESP8266, layar OLED, sertakoneksi ke aplikasi Telegram melalui protokolkomunikasi MQTT.Proses kalibrasi dilakukan dengan membandingkankeluaran ADC dari sensor dengan pembacaan luxmenggunakan lux meter standar, dan menghasilkankorelasi linear dengan akurasi tinggi. Sistem diuji dalamrentang kecepatan kendaraan antara 10 hingga 70km/jam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa padakecepatan 10 km/jam tercatat intensitas cahaya sebesar69,26 lm/m², meningkat menjadi 278,63 lm/m² dikecepatan 20 km/jam, dan mencapai 378,77 lm/m² pada30 km/jam. Namun, pada 40 km/jam, intensitas turundrastis menjadi 50,71 lm/m², sedangkan pada kecepatan50 dan 60 km/jam, sistem tidak mendeteksi cahaya samasekali (0,00 lm/m²). Di kecepatan 70 km/jam, sensorkembali mendeteksi cahaya dengan intensitas sebesar73,16 lm/m².Secara keseluruhan, sistem menunjukkanresponsivitas dan akurasi yang baik dalam mendeteksicahaya sekitar serta mampu mengirimkan data secarareal-time melalui Telegram. Temuan ini mendukungefektivitas penggunaan sensor LDR dalam sistemotomatisasi lampu kendaraan, yang dapat meningkatkankeselamatan berkendara pada malam hari.Kata Kunci: LDR, ESP8266, IoT, lux meter,Telegram, MQTT, kecepatan kendaraan, kalibrasisensor
Analisis Sistem Pemantau Dan Pengendali Asap Rokok Pada Ruangan Tertutup Berbasis Internet of Things Hidayatullah, Rizky; Panji Kusuma Praja, Muhammad; Yuliantoro, Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok di ruangan tertutup sangat berbahayakarena partikel beracun dari asap rokok merupakan sumberpenyebaran penyakit. Risiko merokok dalam ruangan lebih tinggidibanding merokok di luar. maka, sistem ini dirancang untukmemberikan peringatan dini dan mengendalikan asap rokokdengan mengaktifkan exhaust fan secara otomatis atau manualvia Blynk. Sistem ini menggunakan sensor MQ-135 untukmendeteksi CO2 dari asap rokok, yang diproses oleh NodeMCUESP8266. Sistem memberikan tiga tingkat indikasi dengan LED:hijau (aman), kuning (CO2 750><1200 ppm, dengan notifikasidan perintah menyalakan exhaust fan melalui aplikasi Blynk),dan merah (CO2 di atas 1200 ppm, exhaust fan menyala otomatis).Hasil dari pengujian sistem pemantauan CO2 berbasis sensorMQ-135 dan Blynk mampu mendeteksi perubahan kadar CO2dalam ruangan tertutup baik dalam kondisi udara bersih maupuntercemar asap rokok. Hasil pengujian menunjukkan bahwasetelah kalibrasi, sensor MQ-135 memberikan pembacaan yangsejalan dengan alat komersial pada kadar CO2 rendah (400–750ppm) dengan selisih kecil (1–19 ppm) dan tingkat error rendah(0,23%–4,63%). Namun, pada konsentrasi tinggi akibatakumulasi asap rokok (>1200 ppm), sensor MQ-135 menunjukkanpenyimpangan signifikan (selisih hingga 451 ppm, error hingga34,83%), yang kemungkinan dipengaruhi oleh sensitivitas sensoratas gas lain. Sistem indikator dan aktuator seperti LED danexhaust fan berfungsi sesuai dengan ambang batas, sertanotifikasi Blynk berjalan dengan baik dalam memberi peringatan.Dengan demikian, sistem dinilai efektif untuk pemantauan CO2dalam rentang 10–1000 ppm, namun kurang tepat untuk akurasitinggi di atas batas tersebut.Kata kunci— Asap rokok, Blynk, Exhaust Fan, LED, MQ-135, NodeMCU ESP8266
Analisis Teknis Dan Operasional Pengaruh Jenis Kabel Serat Optik Terhadap Sla Layanan Internet: Perbandingan ADSS Dan Drop Wire Sahala, Firda; Gusti Amri Ginting, Jafaruddin; Khair, Fauza
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital saat ini, kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet yang cepat dan stabil terus meningkat sehingga membuat penyedia layanan internet (ISP) membangun infrastruktur jaringan yang terhindar dari gangguan layanan. Gangguan layanan internet dapat mengganggu aktifitas pelanggan sehingga dapat mempengaruhi SLA (Service Level Agreement) sebagai penilaian kinerja layanan ISP kepada pelanggan. Salah satu indikasi gangguan yang terjadi adalah putusnya kabel. Agar ISP dapat memenuhi SLA, diperlukan strategi yang tepat dari sumber referensi mengenai pemilihan kabel optik yang optimal. Penulis membuat penelitian tentang perbandingan penggunaan kabel optik. Pada penelitian ini, kabel optik yang digunakan adalah kabel ADSS(All-Dielectric Self-Supporting) dan kabel DW (Drop Wire). Harapannya dapat digunakan oleh ISP, penelitian ini juga dapat digunakan untuk masyarakat dan pelajar sebagai sumber pengetahuan tentang kabel optik sehingga dapat meminimalisir terjadinya gangguan layanan. Perbandingan antara keduakabel tersebut didasarkan pada parameter data pengukuran redaman, splice loss, dan MRTG (Multi Router Traffic Grapher), dan presentase SLA. Pada pengumpulan data parameter, lokasi penelitiannya adalah desa Cibiru Hilir dan desa Pangauban yang menggunakan kabel DW serta desa Lengkong dan desaCinunuk menggunakan kabel ADSS. Hasil pengujian redaman, Splice Loss dan MRTG menjadi dasar perhitungan presentase SLA. Pada lokasi penggunaan kabel DW secara berturut-turut adalah 98.86% dan 96.06% sedangkan pada kabel ADSS 98.5% dan 100.0%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkanbahwa kabel ADSS lebih optimal pada implementasi infrastruktur jaringan sehingga dapat menjaga SLA. Kata kunci—ADSS, Drop Wire, Redaman, Splice Loss, MRTG, SLA
Analisis Tekno Ekonomi Terhadap Implementasi Perangkat Berbasis IOT Untuk Menunjang Efisiensi Energi Di Kantor Telkom Akses Purwokerto Helmi Tambunan, Zulfikar; Kurnianto, Danny; Permatasari, Indah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jejak karbon merupakan emisi karbon dariaktivitas manusia yang berdampak negatif, sepertikekeringan, berkurangnya air bersih, cuaca ekstrem, dankerusakan alam. Pengurangan emisi di tingkat perusahaandapat meningkatkan reputasi, mengurangi biaya, danmemperbaiki kinerja keuangan. Net-Zero Emission (NZE)adalah kondisi di mana emisi karbon seimbang denganserapan bumi, membutuhkan transisi ke energi bersih.Indonesia berencana mencapai NZE pada 2060 melaluistrategi jangka panjang rendah karbon. Internet of Things(IoT) memungkinkan pengaturan energi yang lebih efisiendi rumah dan gedung, menghemat energi dan biaya.Permasalahan diatas mendapat respon dari penulis untukdapat diterapkan penghematan daya listrik pada KantorTelkom Akses Purwokerto. Didapatkan hasil setelahmelakukan simulasi penerapan dan survey alat kelistrikanpada Kantor Telkom Akses Purwokerto, Payback Period(PP) sebesar 41,7 bulan (3,48 tahun), nilai RoI sebesar12,75% dengan periode investasi 4 tahun atau sebesar79.109,76 kWh atau Rp114.337.857,00 dan hasil Quality ofService dengan parameter throughput, delay, packet loss,dan jitter dengan kategori “baik”. Kesimpulannya, proyekini menguntungkan dalam segi efisiensi biaya operasionalkantor, efisiensi energi dan secara ketersediaan layananjuga cukup memadai untuk diterapkan di Kantor TelkomAkses PurwokertoKata Kunci: Jejak Karbon, Quality Of Service, Returnon Investment, Payback Period
Perancangan Sistem Backend Real-Time Berbasis FastAPI dan Firebase Untuk Klasifikasi Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun Serta Pengambilan Lokasi Dropbox Pada Aplikasi Mobile TOXMAP Gading Aurelia Nabila Lubis; Rita Purnamasari; Khaerudin Saleh
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hazardous household waste (B3) poses serious risks to the environment and public health when improperly managed. To address this, TOXMAP was developed as a mobile-based system that combines real-time image classification with location-based waste disposal guidance. This study presents the backend development of TOXMAP, which integrates a FastAPI server to process image inputs and classify waste types using a pre-trained Support Vector Machine (SVM) model. Firebase services support user authentication, image storage, and dropbox location retrieval. To complement this backend, the TOXMAP frontend was built using Flutter, enabling cross-platform mobile deployment with support for camera access and real-time image submission. Integration and load testing show that the system can respond in under one second per request while maintaining classification accuracy and user responsiveness. This architecture offers a lightweight, scalable, and user-accessible infrastructure to promote public awareness and responsible household B3 waste management.Keywords— backend, real-time system, image classification, FastAPI, Firebase, B3 waste
Implementasi Frontend Aplikasi TOXMAP Berbasis Flutter untuk Klasifikasi Sampah B3 Berbasis Gambar Feliana Putri Anindyta Efendi; Rita Purnamasari; Khaerudin Saleh
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TOXMAP merupakan aplikasi mobile yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengenali jenis sampah B3 dengan memanfaatkan teknologi klasifikasi gambar berbasis machine learning. Aplikasi ini juga menyediakan informasi lokasi dropbox terdekat serta konten edukatif seputar pengelolaan limbah berbahaya. Penelitian ini berfokus pada implementasi sisi frontend menggunakan framework Flutter. Antarmuka aplikasi mencakup fitur utama seperti pemindaian gambar sampah, penampilan hasil klasifikasi dari backend machine learning, pemetaan lokasi dropbox menggunakan Google Maps, serta halaman edukasi interaktif. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuisioner kepada 25 pengguna. Berdasarkan hasil evaluasi, aplikasi menunjukkan tingkat usability yang tinggi. Hal ini menandakan bahwa TOXMAP mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna dari berbagai latar belakang, serta berpotensi menjadi solusi digital yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah B3 secara lebih cermat dan bertanggung jawab.Kata kunci— TOXMAP, Flutter, frontend, klasifikasi gambar, sampah B3, Firebase, usability
Evaluasi Kinerja Direct Line Of Sight (Los) Dan Non-Direct Line Of Sight (Nlos) Pada Komunikasi Indoor Light Fidelity Berbasis Arduino Uno Masyun Hidayat, Jihad; Khair, Fauza; Fitrian, Anggun
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasikinerja komunikasi Li-Fi dalam kondisi LOS dan NLOSdengan menggunakan sistem berbasis Arduino UNO.Pengujian dilakukan dengan menganalisis parameterseperti kecepatan transmisi data serta tingkat kesalahanbit (Bit Error Rate/BER) dalam berbagai kondisi jarakdan hambatan. Metode penelitian mencakupperancangan sistem transmisi data menggunakan LEDsebagai pemancar dan solar panel sebagai penerima,serta pengujian kinerja dalam kondisi LOS dan NLOS.Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikanwawasan tentang perbedaan performa Li-Fi dalamkondisi LOS dan NLOS serta mengidentifikasi faktorfaktor yang memengaruhi efisiensi komunikasi. Selainitu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengembangkanstrategi optimasi guna meningkatkan keandalan Li-Fidalam lingkungan indoor dan mendukungimplementasinya dalam aplikasi Internet of Things (IoT)serta komunikasi nirkabel berkecepatan tinggi.Berdasarkan hasil pengujian, sistem Li-Fi berbasisArduino berhasil diimplementasikan dan mampumelakukan pengukuran performa transmisi data secarareal-time dalam kondisi LOS dan NLOS. Pada jarakpendek (5–25 cm), performa LOS dan NLOS hampirsetara dengan throughput maksimum dan BER 0%,sedangkan pada jarak jauh (100 cm), NLOS mengalamipenurunan throughput signifikan dan peningkatan BERhingga 55%, sementara LOS tetap stabil. Hasil inimenunjukkan bahwa kondisi NLOS hanya efektif untukkomunikasi jarak dekat, sedangkan LOS lebih andaluntuk jarak menengah hingga jauh.Kata kunci— Li-Fi, LOS, NLOS, Arduino UNO

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue