cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Pengendalian Persediaan Cokelat Compound Menggunakan Metode Continuous Review dan Periodic Review (Studi Kasus CV. Aneka Pangan Indonesia) Iansyah Tegar Samudra; Silvi Istiqomah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— CV. Aneka Pangan lndonesia merupakan perusahaan pengolah makanan yang memproduksi cokelat compound dan masih mengelola persediaan secara manual, yang menyebabkan ketidakseimbangan antara stok dan permintaan, serta tingginya biaya persediaan.aPeneitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode pengendalian persediaan yang lebih optimal dengan membandingkan Continuous Review Systemg(CRS) dan Periodic Review Systemg(PRS) menggunakan pendekatan Hadley-Within. Data yang digunakan meliputi permintaan tahunan, biaya pemesanan,sbiaya simpan, danabiaya kekurangan, yang dianalisis secara kuantitatif untukgmenghitung total biaya persediaan dari masing-masing metode. Hasil analisisgmenunjukkantbahwa metode CRSzmenghasilkan total biaya sebesar Rp13.699.974,00, lebih rendah dibandingkan PRS sebesar Rp23.280.613,00 dan sistem aktual perusahaan sebesar Rp57.195.271,00. Selain lebih hemat biaya, metode CRS juga mampu merespons fluktuasi permintaan dengan lebih baik melalui penetapan titik pemesanan kembaliy(reorder point) dan persediaan pengamant(safety stock) yang optimal, serta memiliki tingkat pelayanan hingga 99,98%. Oleh karena itu, metode CRS dinilai lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan persediaan, terutama apabila didukung oleh sistem digital untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi operasional perusahaan. Kata kunci— aPengendalian persediaan, cokelat compound, aContinuous review system,sPeriodic review system
Analisis Pengendalian Persedian Perangkat ONT Menggunakan Metode Continous Review Di PT Telkom Witel Surabaya Selatan Muhammad Naufal Arief; Silvi Istiqomah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT Telkom Witel Surabaya Selatan menghadapi permasalahan dalam pengendalian persediaan perangkat Optical Network Terminal (ONT), di mana stok yang tersedia sering kali melebihi permintaan aktual. Kondisi ini menyebabkan overstock, meningkatnya biaya penyimpanan, dan menurunnya efisiensi operasional. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini dilakukan pengendalian persediaan dengan metode Continuous Review System (CRS), menggunakan parameter Reorder Point sebesar 116 unit, Safety Stock 10 unit, dan Order Quantity 464 unit, dengan tingkat layanan sebesar 99,7%. Untuk mendukung efektivitas metode, dilakukan analisis sensitivitas terhadap empat variabel: biaya pemesanan, biaya simpan, biaya kekurangan, dan jumlah permintaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa permintaan dan biaya kekurangan merupakan faktor yang paling sensitif terhadap total biaya persediaan, sedangkan biaya pemesanan memiliki dampak paling kecil. Selanjutnya, penerapan metode CRS menghasilkan penurunan total biaya persediaan dari Rp408.129.062 (biaya aktual) menjadi Rp69.830.864,10 (biaya usulan). Artinya, terjadi efisiensi biaya sebesar Rp338.298.197,90 atau penghematan sebesar 82,91%. Dengan demikian, penerapan pengendalian persediaan yang efisien terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Kata kunci— Continuous Review System, Overstock, Safety Stock, Optimal Network Terminal
Analisis Perbandingan Konsumsi Energi Gedung Delta Plaza Dengan Metode (LCOE) Levelized Cost Of Energy Emanoell Dave Keshan Sinanu; Silvi Istiqomah; Dwi Heru Siswantoro
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Kebutuhan energi listrik yang tinggi pada bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan menyebabkan biaya operasional yang besar dan ketergantungan penuh pada sumber energi konvensional. Gedung Delta Plaza Surabaya, sebagai salah satu pusat perbelanjaan besar hingga saat ini masih sepenuhnya bergantung pada pasokan listrik dari PLN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penghematan energi dan biaya melalui penerapan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta mengevaluasi kelayakannya dengan pendekatan Levelized Cost of Energy (LCOE). Metode yang digunakan melibatkan konversi konsumsi energi tahunan menjadi kapasitas PLTS, perhitungan investasi, produksi energi, hingga proyeksi ekonomi jangka panjang. Hasil menunjukkan bahwa sistem PLTS dengan kapasitas 4.622,102 kWp mampu menghasilkan 7 juta kWh per tahun dengan LCOE sebesar Rp 425,82/kWh, lebih rendah dibandingkan tarif PLN Rp 1.035,78/kWh. Potensi penghematan mencapai 58,9% atau sekitar Rp 4,69 miliar per tahun dengan waktu pengembalian modal sekitar 11 tahun 7 bulan. Kesimpulan pada penelitian ini sistem PLTS dinilai layak secara teknis dan ekonomis untuk diterapkan sebagai strategi efisiensi energi jangka panjang. Kata kunci— Delta Plaza, Energi terbarukan, Efisiensi energi, Levelized Cost of Energy (LCOE), PLTS.
Identifikasi Risiko Rantai Pasok di Restoran Siap Saji Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Supply Chain Operation Reference (SCOR) Arifah Romizah Zalfa; Ilma Mufidah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Restoran siap saji merupakan salah satu industri kuliner yang berfokus pada penyediaan makanan dan minuman dengan cepat dan efisien. S tudi ini menemukan bahwa restoran siap saji seperti McDonald's di Taman Pinang, Sidoarjo, menghadapi masalah dalam manajemen rantai pasokan tahap pengadaan bahan baku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan risiko yang timbul dari rantai pasokan tahap pengadaan bahan baku dan untuk menyarankan cara untuk mengurangi risiko tersebut sehingga operasi menjadi lebih efisien dan pelanggan lebih puas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Supply Chain Operation Reference (SCOR). Hasilnya menunjukkan bahwa ada enam kejadian risiko pada tingkat penyedia. Analisa risiko FMEA menghasilkan delapan penyebab risiko, dan dari mereka, tiga yang paling signifikan dipilih untuk diusulkan mitigasi. Kata kunci— FMEA, SCOR, Mitigasi Risiko, Rantai Pasok, Restoran Siap Saji
Minimasi Jarak Untuk Mendukung Pengembalian Baterai Bekas NMC Pada Sepeda Motor Listrik PT.XYZ Rahmalia Nurhalissa; Silvi Istiqomah; Aufar Fikri Dimyati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Logistik balik (reverse logistics) baterai bekas Nickel Manganese Cobalt (NMC) sangat penting untuk keberlanjutan di Indonesia. PT XYZ menghadapi tantangan dalam menentukan titik pengumpulan yang optimal guna meminimalkan biaya transportasi. Studi ini mengembangkan model Mixed Integer Linear Programming (MILP) dengan menggunakan data primer dan sekunder, berfokus pada wilayah Jawa Barat. Model ini mempertimbangkan volume permintaan, kapasitas dealer, dan jarak, dengan tujuan meminimalkan total biaya transportasi. Model diimplementasikan menggunakan Google Colab dengan pustaka PuLP, dan divalidasi melalui proses debugging serta analisis sensitivitas. Hasilnya menunjukkan bahwa 18 dealer optimal mampu menangani 23.772 permintaan secara efisien, mendukung logistik balik, dan menawarkan solusi yang dapat diperluas untuk pengelolaan limbah baterai yang berkelanjutan. Kata kunci— Reverse Logistics, Baterai NMC, MILP,CFLP, Pengembalian Baterai
Pengembangan Dashboard Informatif Pada Mobil Listrik Berbasis Kano Model dan Integrasi Human Machine Interface (HMI) untuk Battery Management System (BMS) Siti Yuki Lestari; Silvi Istiqomah; Huki Chandra
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Seiring meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan dan efisiensi energi, kendaraan listrik berbasis baterai menjadi alternatif transportasi yang inovatif dan ramah lingkungan. Salah satu komponen penting dalam kendaraan ini adalah Battery Management System (BMS), yang membutuhkan antarmuka pengguna untuk menyampaikan informasi teknis secara real-time dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan fitur-fitur dashboard informatif yang memengaruhi kepuasan pengguna dengan pendekatan Kano Model, serta mengembangkan fitur pemantauan kondisi baterai guna mendukung efisiensi dan keselamatan berkendara. Sebanyak 17 fitur dashboard dianalisis dan diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori Kano. Hasil analisis menunjukkan tidak ada fitur yang termasuk kategori Must-be. Sekitar 29% fitur seperti speedometer dan SOC gauge tergolong One-Dimensional, yang berdampak pada kepuasan pengguna. Sebanyak 47% dikategorikan Attractive, seperti estimasi jarak tempuh dan peta interaktif, sedangkan 18% termasuk Indifferent, yaitu fitur yang tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan. Selain itu, dikembangkan prototipe fitur BMS balancing yang terintegrasi dengan Human Machine Interface (HMI). Fitur ini memungkinkan pengguna memantau kondisi sel baterai secara real-time agar dapat dikelola lebih efektif. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan dashboard kendaraan listrik yang informatif, adaptif terhadap kebutuhan pengguna, serta mendukung transportasi berkelanjutan. Kata Kunci—Battery Management System (BMS), Dashboard, Human Machine Interface (HMI), Kano Model, Kendaraan Listrik.
Perbaikan Proses Produksi Sepatu Untuk Mengurangi Defect Dan NVA Di Kub Mampu Jaya Dengan Metode Lean Six Sigma Cendana Widyasinta Widiarso; Rizqa Amelia Zunaidi; Aufar Fikri Dimyati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — KUB Mampu Jaya merupakan UKM yang bergerak di bidang produksi sepatu dan sandal sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat pasca-penutupan kawasan lokalisasi Dolly di Surabaya. Proses produksi masih menghadapi kendala berupa tingginya tingkat cacat dan aktivitas yang tidak bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengurangi cacat serta pemborosan melalui penerapan metode lean six sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Analisis menggunakan alat bantu seperti SIPOC, Critical to Quality (CTQ), Peta Kendali P, DPMO, PAM, VSM, fishbone diagram, dan FMEA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat sigma sebesar 3,1 atau setara dengan 55.910 cacat per sejuta peluang, masih jauh dari standar world-class. Faktor utama penyebab cacat mencakup ketiadaan SOP kerja, rendahnya keterampilan operator, dan kondisi mesin yang tidak optimal. Upaya perbaikan dilakukan melalui penyusunan SOP, pelatihan teknis, dan prosedur perawatan mesin. Tahap kontrol memastikan keberlanjutan perbaikan melalui dokumentasi serta pemantauan kualitas secara berkala. Penerapan lean six sigma terbukti efektif dalam menurunkan tingkat cacat, memperbaiki alur proses, serta meningkatkan efisiensi produksi, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap daya saing KUB Mampu Jaya. Kata kunci— Defect, DMAIC, lean six sigma, proses produksi sepatu
Perencanaan Aktivitas Distribusi Bahan Baku Untuk Minimasi Biaya di UD Berkah Mandiri Makmur Rayhan Fadhlur Rohman; Paramaditya Arismawati; Silvi Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Distribusi merupakan komponen krusial dalam bauran pemasaran yang merujuk pada aktivitas penyaluran produk dari produsen ke konsumen dengan prinsip efektivitas biaya dan kecepatan layanan. UD Berkah Mandiri Makmur, perusahaan distribusi bahan baku kuliner, menghadapi inefisiensi biaya logistik akibat perencanaan rute distribusi yang belum optimal. Permasalahan ini berdampak pada meningkatnya biaya operasional dan menurunnya profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute distribusi harian menggunakan metode Saving Matrix. Fokus kajian diarahkan pada upaya penyusunan rute yang meminimalkan jarak tempuh dan biaya dengan mempertimbangkan lokasi pelanggan dan depot. Prosedur penelitian meliputi: (1) pengumpulan data geografis pelanggan dan depot, (2) kalkulasi jarak antar titik menggunakan Google Maps, (3) penyusunan saving matrix, (4) verifikasi data jarak, dan (5) validasi simulasi rute. Analisis komparatif dilakukan dengan membandingkan performa rute eksisting dan rute hasil optimasi. Hasilnya, metode Saving Matrix mampu menurunkan jarak tempuh mingguan dari 431 km menjadi 354 km (efisiensi 17,9%) serta menghemat biaya bahan bakar dari Rp2.760.000 menjadi Rp2.375.000 (efisiensi 14%). Dengan demikian, metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi logistik dan layak dijadikan strategi pengambilan keputusan dalam manajemen distribusi. Kata kunci—Distribusi, Perencanaan Rute, Efisiensi Biaya, Saving Matrix
Usulan Bundel Produk Layanan IndiBiz Menggunakan Analisis Konjoin Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Witel Sidoarjo Adelia Rachma Istighfarah; Silvi Istiqomah; Rizqa Amelia Zunaidi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perkembangan digital di Indonesia semakin pesat, sehingga mendorong pelaku UMKM untuk membutuhkan layanan internet yang handal. PT. Telekomunikasi Indonesia menghadirkan IndiBiz sebagai layanan internet untuk kebutuhan bisnis, namun tingkat penerimaannya masih belum maksimal. Penelitian ini bertujuan merancang bundel layanan IndiBiz yang sesuai dengan preferensi pelanggan melalui pendekatan analisis konjoin. Beberapa atribut utama yang dianalisis meliputi kecepatan dan kestabilan internet, pilihan produk tambahan (IPTV), harga, metode pembelian, serta jenis promosi. Dari 123 responden UMKM, ditemukan bahwa harga merupakan faktor yang paling menentukan. Bundel baru yang diusulkan mencakup koneksi stabil, IPTV, kisaran harga Rp359.000–Rp462.000, pembelian secara online, serta promo berupa potongan biaya langganan, terbukti lebih unggul dibandingkan bundel yang saat ini tersedia, berdasarkan hasil simulasi pasar. Kata kunci— Analisis Konjoin, Preferensi Konsumen, IndiBiz, Bundel Produk, Market Simulator.
Usulan Pengendalian Persediaan Produk Menggunakan Economic Order Quantity dan Class-Based Storage Pada PT Auto Serba Digital (Autostock) Muhammad Ali Fathurrahman; Ayu Endah Wahyuni; Aufar Fikri Dimyati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AutoStock, sebagai anak perusahaan dari PT Auto Serba Digital, berperan sebagai pelaku wholesaler yang menawarkan layanan penyediaan produk, penyimpanan, pengemasan, dan pengiriman kepada mitra. Permasalahan utama yang dihadapi AutoStock adalah ketidakseimbangan antara jumlah persediaan dan permintaan, yang mengakibatkan terjadinya kondisi overstock maupun understock. Hal ini tidak hanya berdampak pada menurunnya efisiensi operasional gudang, tetapi juga menyebabkan pembengkakan biaya persediaan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan solusi berbasis metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam pengendalian persediaan serta metode Class-Based Storage (CBS) dalam strategi penyimpanan produk. Melalui pendekatan EOQ, penelitian berhasil menentukan jumlah pembelian optimal yang menekan total inventory cost sebesar 22%. Sementara itu, melalui pendekatan CBS menghasilkan peningkatan rata-rata utilitas ruang penyimpanan gudang sebesar 25,282% yang mencerminkan peningkatan efisiensi dalam pemanfaatan luas dan volume ruang gudang. Hasil penelitian ini tidak hanya menjawab kebutuhan efisiensi biaya operasional dan menurunkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap praktik manajemen persediaan produk. Kata kunci—Class-Based Storage, Economic Order Quantity, Pengendalian Persediaan, Strategi Penyimpanan, Utilitas Ruang

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue