cover
Contact Name
Putu Indah Lestari
Contact Email
lppm@undhirabali.ac.id
Phone
+62361426450
Journal Mail Official
sintesa@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara, Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)
ISSN : -     EISSN : 28100840     DOI : -
Prosiding SINTESA merupakan sebuah forum ilmiah berupa seminar nasional bagi dosen dan peneliti dalam mendiseminasikan atau memublikasikan hasil penelitian serta pemikiran kritis dalam bidang teknologi, sains, dan sosial humaniora. Wadah berbagi pengetahuan, best practices, serta inspirasi bagi para peneliti sebagai wadah untuk berkolaborasi, mendiseminasikan karya ilmiah, inovasi, dan aplikasi Iptek yang bermanfaat dan berdampak bagi ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 624 Documents
RESPON DAN PENGALAMAN KONSUMEN BERPARTISIPASI PADA MEGA SALE TANGGAL KEMBAR: STUDI KASUS PADA E-COMMERCE SHOPEE 9.9 SUPER SHOPPING DAY Ni Luh Putu Surya Ari Dewi; Ni Putu Risma Martadewi; Adeoni Korneles Mangamis; Stefany .; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.367 KB)

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi telah membawa perubahan masyarakat ke arah digital,termasuk dalam kegiatan jual beli secara daring melalui platform e-commerce yangmenawarkan kemudahan berbelanja daring. Sebagai salah satu marketplace terbesar diIndonesia adalah Shopee, yang sangat gencar melakukan promosi, termasuk kampanyesetiap tanggal kembar (tanggal dan bulan sama digitnya). Hal tersebut merupakan salahsatu cara Shopee mengkapitalisasi perilaku konsumen dalam memenuhi kebutuhan secaradaring. Salah satu kampanye tanggal kembar adalah 9.9 Super Shopping Day, yangsebenarnya diselenggarakan selama 27 hari pada tanggal 18 Agustus 2021 hingga 12September 2021 dengan promo yang berbeda-beda setiap harinya. Penelitian dilakukansecara kualitatif menggunakan metode photo elicitation interview untuk pengumpulan datadengan menggunakan pertanyaan bersifat semi-terstruktur; melibatkan 4 partisipan dariGenerasi Milenial dan 4 partisipan dari generasi Z. Penelitian ini menelaah lebih mendalamrespon dan pengalaman konsumen saat berbelanja pada Mega Sale 9.9 Super Shopping Day,dan menemukan bahwa partisipan memiliki pengalaman belanja yang berbeda-beda.Khususnya partisipan Generasi Milenial yang cenderung kritis dalam melakukan penilaianpengalaman belanja mereka. Partisipan Generasi Milenial cenderung memberikan komentarmengenai bagaimana sistem dan aplikasi Shopee itu sendiri, sedangkan Generasi Z lebihbanyak menyebutkan pengalaman belanja tidak langsung seperti lambatnya pengiriman.Kata kunci: e-commerce, Mega Sale, kampanye pemasaran daring, photo elicitation,perilaku konsumen
EFEKTIVITAS COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENGATASI KECEMASAN PADA ORANG TUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Ni Nyoman Ari Indra Dewi; Dermawan Waruwu
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 2 (2019): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.907 KB)

Abstract

ABSTRAKSetiap orang tua memiliki harapan yang positif bagi anak yang dipunyai, namun kadang kala tidaksemua anak bertumbuh kembang optimal sehingga menyebabkan anak mengalami gangguanperkembangan dan menjadi berkebutuhan khusus. Gangguan perkembangan pada AnakBerkebutuhan Khusus dapat menjadi stress psikologi yang berujung pada kecemasan pada orangtua. Dalam mengatasi masalah kecemasan pada orang tua Anak Berkebutuhan Khusus diperlukanintervensi untuk mengatasi gangguan psikologis. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalahefektifitas Cognitive Behavior Therapy untuk mengatasi kecemasan pada orang tua AnakBerkebutuhan Khusus. Untuk mengkaji masalah tersebut menggunakan metode kuantitatif tipepenelitian eksperimen serta menggunakan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS) dengan tujuanuntuk mengetahui efektifitas Cognitive Behavior Therapy dalam mengatasi kecemasan pada orangtua Anak Berkebutuhan Khusus. Responden penelitian adalah orang tua dari Anak BerkebutuhanKhusus yang berusia 2-7 tahun dan sudah menjalani proses terapi, tingkat pendidikan minimal SMA.Hasil penelitian menunjukkan sebelum dan sesudah pemberian Cognitive Behavior Therapy adalah(p = 0,042 < 0,05; Z = - 2,032) dan perbandingan posttest 1 dengan follow up (p = 0,034 < 0,05;Z = -2,121). Dengan demikian perlakuan Cognitive Behavior Therapy dapat menurunkan kecemasanpada orang tua Anak Berkebutuhan Khusus.Kata Kunci: Cognitive Behavior Therapy; Kecemasan; Orang Tua; Anak Berkebutuhan Khusus.ABSTRACTEvery parent has positive expectations for their children, but sometimes not all children growoptimally, causing children to experience developmental disorders and become special needs.Developmental disorders in Children with Special Needs can be a psychological stress that leads toanxiety in the elderly. In overcoming the problem of anxiety in parents Children with Special Needsintervention is needed to overcome psychological disorders. The problem examined in this study isthe effectiveness of Cognitive Behavior Therapy to overcome anxiety in parents of Children withSpecial Needs. To examine the problem using the quantitative method type of experimental researchand using the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS) in order to determine the effectiveness ofCognitive Behavior Therapy in overcoming anxiety in parents of Children with Special Needs. Theresearch respondents were parents of Children with Special Needs aged 2-7 years and hadundergone a therapeutic process, at least high school education level. The results showed that beforeand after Cognitive Behavior Therapy was given (p = 0.042 <0.05; Z = - 2.032) and comparison ofposttest 1 with follow-up (p = 0.034 <0.05; Z = -2.121). Thus the treatment of cognitive behavioraltherapy can reduce anxiety in parents of children with special needs.Keywords: Cognitive Behavior Therapy; Anxiety; Parents; Children with Special Needs
KARIR PLATEAU DAN INTENSI BERWIRAUSAHA (KAJIAN EMPIRIS) Made Wahyu Adhiputra
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1244.047 KB)

Abstract

ABSTRACTThis study examined the antecedents and consequence of career plateau. Antecedents of career plateau are job tenure, age, job involvement and supervisor’s support. The consequence of career plateau is organizational commitment. Organizational commitment has three dimensions, namely affective organizational commitment, continuance organizational commitment and normative organizational commitment. This paper is a theorical and empirical analysis. Intense competition graduates of the intelectual is not matched by the number of jobs available, it will increase the number of unemployed intellectuals or educated unemployed college graduates. Entreprenuer attitude, motivation to comply, self efficacy is seen as an appropriate container for growing spirit to entrepreneurial behavior.Key Words: Career Plateau, Entrepreneurial Intentions
ANALISIS PENGARUH KELENGKAPAN PENGISIAN INFORMED CONSENT PADA PASIEN RAWAT INAP TERHADAP ASPEK HUKUM REKAM MEDIS DI RSUD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Maya Rizky Rahmayani; Bambang Hadi Kartiko; Made Nyandra
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.833 KB)

Abstract

ABSTRACTInformed consent is an agreement given by the patient or their family after obtaining a complete explanation of the medical action that would be taken. Based on the preliminary observations regarding to the inpatients informed consent incompleteness, there were 32 (12.5%) authentication results, 82 (32.3%) important reports and 95 (37.1%) documentation. The purpose of this study is to determine the effect of the authentication, important reports and correct documentation of the medical record’s legal aspects in Nusa Tenggara Barat General Hospital. The research design applied quantitative analytic descriptive with cross sectional research. The population in this study taken from 256 informed consent forms as well as the sample of this study. The results of this study indicate there were some influence of inpatient informed consent filling completeness such as authentication with p = 0,000, important reports with p = 0,000 and correct documentation p = 0,000 on the medical records legal aspects. The conclusion of this study, there was an influence between the inpatient informed consent filling completeness towards the medical record’s legal aspects in Nusa Tenggara Barat General Hospital.Keywords: informed consent, authentication, important reports and correct documentation, medical record’s legal aspectsABSTRAKInformed consent merupakan persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarga terdekatnya setelah mendapatkan penjelasan secara lengkap mengenai tindakan kedokteran yang akan dilakukan. Berdasarkan observasi pendahuluan mengenai ketidaklengkapan informed consent pada pasien rawat inap, didapatkan hasil pada autentikasi berjumlah 32 (12,5%), laporan penting berjumlah 82 (32,3%), dan pendokumentasian berjumlah 95 (37,1%). Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh autentifikasi, laporan penting, dan pendokumentasian yang benar terhadap aspek hukum rekam medis di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 256 formulir informed consent dan sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh kelengkapan pengisian informed consent pasien rawat inap yaitu autentifikasi dengan nilai p = 0,000, laporan penting dengan nilai p = 0,000 dan pendokumentasian yang benar p = 0,000 terhadap aspek hukum rekam medis di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh antara kelengkapan pengisian informed consent pasien rawat inap terhadap aspek hukum rekam medis di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat.Kata kunci : Informed consent, autentifikasi, laporan penting, dan pendokumentasian yang benar, aspek hukum rekam medis.
DAYA TARIK TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS ONLINE Ni Luh Warini; Ni Putu Elsa Sukma Dewi; Putu Chris Susanto; Putu Chrisma Dewi
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.957 KB)

Abstract

ABSTRAKTikTok adalah aplikasi untuk membuat dan berbagi konten yang digemari oleh mayoritas generasi milenial dan generasi Z di tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena meluasnya penggunaan media sosial sebagai media pembelajaran bahasa Inggris online. Ini berfokus pada membahas daya tarik TikTok bagi generasi milenial dan generasi Z untuk belajar bahasa Inggris melalui konten video daring yang disajikan oleh content creator terbaik di bawah tagar populer #learnenglish. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif. Data dikumpulkan dengan dokumentasi dari video online di TikTok dari empat content creator terbaik dan juga menggunakan alat Exolyt. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada lima jenis pelajaran dari video online TikTok yang sering dibuat, yaitu pronunciation, vocabulary, grammar, common mistakes, dan English facts. Kategori pronunciation sebagai kategori tertinggi dari empat pembuat konten terbaik. Selain itu, temuan juga menunjukkan bahwa TikTok memiliki daya tarik sebagai media pembelajaran bahasa Inggris; video yang singkat, materi yang sederhana dan menarik, dilengkapi dengan backsound, gambar, editing filter yang dapat memberikan manfaat, dan juga menghibur.Kata kunci: TikTok, pembelajaran bahasa Inggris, video daring, media sosial
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DIALOG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE PADA MAHASISWA JURUSAN TATA HIDANGAN DI AKADEMI KOMUNITAS MANAJEMEN PERHOTELAN INDONESIA Ni Putu Lindawati; Retny Asriyani; I Wayan Agus Anggayana
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.852 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS). Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk penelitian tindakan kelas yang terdiri atas empat tahapan dalam setiap siklusnya. Tes awal diberikan untuk mengetahui kemampuan awal mahasiswa dalam kemampuan menulis sehingga nilai yang diperoleh pada tes awal dapat dibandingkan dengan siklus I. Hasil data kuantitatif menunjukkan bahwa TPS dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa, khususnya pada karangan dialog dengan menggunakan simple past tense. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh oleh mahasiswa terjadi peningkatan selama model pembelajaran kooperatif tipe TPS diterapkan. Nilai rata-rata yang diperoleh mahasiswa pada tes awal adalah 60,9. Setelah diberikan pembelajaran pada siklus I, nilai rata-rata mahasiswa meningkat menjadi 80,0. Dari hasil data kualitatif terbukti bahwa mahasiswa mampu menulis karangan dialog menggunakan simple past tense dengan penyusunan kalimat yang benar sesuai dengan tata bahasa.Kata kunci: kemampuan menulis, pembelajaran kooperatif, Think-Pair-Share.ABSTRACTThis research aimed at finding out how far the use of cooperative learning type Think-Pair-Share (TPS). This research designed in form of action-based research which involved four steps in each circle. Pre-test was conducted in order to know the student’s basic ability at writing skill, so that the achievement on the pre-test can be compared with the achievement on circle I. The result of quantitative data showed TPS could improve students writing ability especially at writing dialogs using simple past tense. It can be seen from the result of the student’s achievement tests which increased continuously during the application of cooperative learning type TPS. The mean score of students in the pre-test was 60,9. After conducting the treatment in the first circle, the students mean score improved to 80,0. The qualitative data, it was showed that the students could write good dialogs using simple past tense with proper structure.Keywords: speaking ability, cooperative learning, Think-Pair-Share.
ANALISIS STRATEGI KOLEKTOR DALAM MENGHADAPI NASABAH YANG BERMASALAH PADA KOPERASI KREDIT TRI TUNGGAL TUKA Maria Archiana Vianey Witu; Putu Aristya Adi Wasita
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.527 KB)

Abstract

ABSTRAKPermasalahan penelitian ini adalah analisis strategi debitur kolektor dalam menghadapinasabah yang bermasalah pada koperasi kredit tritunggal tuka”serta apa saja tugasdanwewenang debitur kolektor pada koperasi kredit tritunggal tuka. Sumber data pada laporaniniadalah data primer dan skunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung daritempat atau lokasi penelitian yaitu koperasi kredit tritunggal tuka. Data skunder merupakandata yang diperoleh dari buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Teknikpengumpulandatayangbdigunakanadalahdengancara:wawancara,risetpustaka,dandokumentasi. Adapun strategi debitur kolektor dalam menghadapi nasabah yang bermasalahpada koperasi kredit tritunggal tukamerupakan seseorang yang menagih hutang kepadasetiap kreditur. Yaitu dengan tata cara yang baik, seperti debitur mendatangi rumah kreditur,danmelaluimediatelpon.Jikakrediturterlambatdalampembayaranpinjamankredittersebut,makadebtkolektorakanmenagihnyakesetiapnasabah.Daripenelitianyangdilakukan dapat disimpulkan bahwa strategi debitur kolektor dalam menghadapi nasabah yangbermasalah pada koperasi kredit tri tunggal tukatelah di dilakukan sesuai dengan tata carayangdiberikanolehpihakkoperasi,dansesuaidenganteoriyangdidapatkansepertimencerminkan sikap yang baik, dan pelayanan yang baikkepada kreditur.Katakunci:Strategi kolektor, nasabah bermasalah, koperasi kredit
ANALISIS SEMIOTIK IKLAN PROMOSI PERHOTELAN DI KABUPATEN BADUNG Km Tri Sutrisna Agustia; Ida Bagus Made Juliana Raditha Oka
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.452 KB)

Abstract

ABSTRAKAdanya fenomena miss-interpretasi dan ketidaksesuaian makna yang diinginkan dalam sebuah iklanhotel, memberikan kerugian yang signifikan terhadap pelaku perhotelan di Bali. Tujuan dari studi iniuntuk memahami makna yang terkandung dalam sebuah iklan promosi perhotelan yang diambilkhusus di Kabupaten Badung. Studi ini menganalisis 1) wujud bagian-bagian iklan yang berupa judul,nama perusahaan, teks, dan slogan yang terdapat dalam iklan perhotelan, (2) mendeskripsikanwujud hubungan tanda dan acuannya yang berupa penanda dan pertanda dalam iklan perhotelan,(3) mendeskripsikan dan memberikan gambaran saran mengenai peranan makna yang tepat dalamiklan perhotelan. Rancangan studi ini menggunakan rancangan kualitatif yang dikumpulkan darisubjek studi yang berupa iklan-iklan hotel yang dikumpulkan dari iklan promosi (brosur atau website)hotel di Badung, Bali. Objek dalam studi ini berupa kata, frasa, kalimat, gambar, dan warna yangada dalam iklan-iklan tersebut. Hasil yang dicapai dalam studi ini adalah adanya hubungan antarasimbol dan pemaknaan yang dipakai dalam sebuah iklan promosi perhotelan. Ke depannya dapatdilakukan penambahan variabel ilmu semiotika dalam perancangan sebuah iklan hotel sehinggamemberikan gambaran kesesuaian antara pengaplikasian ilmu semiotika dan praktik pemasaranhotel yang dituangkan dalam iklan. Kesesuaian yang tepat antara keinginan dan makna yang ingindisampaikan bisa terbangun dengan baik untuk menghindari adanya kesalahpahaman antara hoteldan target pasar.Kata kunci: semiotika, iklan, promosi, perhotelan, Badung
PENGARUH TRADISI, SPENDING BEHAVIOUR, FAKTOR DEMOGRAFI TERHADAP PENGGUNAAN TUNJANGAN HARI RAYA MASYARAKAT DI SURABAYA Theresia Beatrice; Nanik Linawati
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 1 (2018): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.95 KB)

Abstract

ABSTRAKHari Raya cenderung diselenggarakan masyarakat dengan berbelanja dalam jumlah banyak, khususnya untuk kebutuhan bahan makanan, kue, pakaian baru, dan perangkat sembahyang. Banyaknya jenis-jenis pengeluaran yang harus dipersiapkan menjelang Hari Raya mengakibatkan harga barang-barang mengalami peningkatan. Momen Hari Raya di Indonesia dirayakan oleh hampir seluruh masyarakat. Pemerintah mewajibkan perusahaan untuk memberikan Tunjangan Hari Raya kepada tenaga kerja. Tujuan dari penelitian yaitu menguji pengaruh variabel tradisi, spending behaviour, dan faktor demografi terhadap penggunaan Tunjangan Hari Raya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada seratus responden masyarakat low income di Surabaya. Software partial least square digunakan untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tradisi dan spending behaviour berpengaruh signifikan terhadap penggunaan Tunjangan Hari Raya. Sedangkan variabel faktor demografi tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan Tunjangan Hari Raya.Kata kunci: Faktor demografi, Spending Behaviour, Tradisi, Penggunaan Tunjangan Hari RayaABSTRACTHari Raya is often celebrated by buying food ingredients, cakes, new clothes, and prayer equipments in a large amount. The increase of demand for Hari Raya has caused prices go up. Once a year Hari Raya is celebrated by the majority of Indonesian, the government requires companies to provide Tunjangan Hari Raya to their employees. The purpose of this study to test the influence variables of tradition, spending behavior, and demographic factors to the using of Tunjangan Hari Raya. Collecting data by distributing questionaries to one hundred low income respondents in Surabaya. Partial least square software is used to analyze the data. The result of the study shows that the tradition and spending behaviour variables have significant effect to the using of Tunjangan Hari Raya. While, the demographic factor variables have no significant effect on the using of Tunjangan Hari Raya.Keywords: Demographic Factors, Spending Behaviour, Tradition, Using of Tunjangan Hari Raya
CATUR PARAMITHA DASAR FILOSOFI BUDAYA ETIKA KEPEMIMPINAN MODERN Yeyen Komalasari; Ni Luh Putu Suarmi Sri Patni; Rai Gina Artaningrum; Ni Kadek Theressa Putri; Putu Mas Martiniasih
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.313 KB)

Abstract

ABSTRAKEtika kepemimpinan dapat menjadi faktor kompetitif dalam menggerakkan dan mengakselerasi peningkatan integritas dan kepercayaan anggota organisasi. Etika kepemimpinan berdasarkan kearifan lokal yaitu Catur Paramitha, digunakan sebagai dasar dalam membangun etika kepemimpinan modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana Catur Paramitha yang merupakan filosofi budaya Bali dapat diterjemahkan ke dalam etika kepemimpinan modern. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif yang di dukung referensi dan pengalaman dalam memaknai sudut pandang filososofi budaya mendeskripsikan etika kepemimpinan modern. Hasil yang diperoleh bahwa etika kepemimpinan Catur Paramitha merupakan pedoman pemimpin dalam mengambil keputusan berdasarkan empat macam sifat dan sikap utama yang patut dijadikan landasan berorganisasi, yaitu; Maitri (memandang orang lain sebagai sahabat), Karuna (memberikan bantuan kepada siapa saja yang membutuhkan), Mudita (selalu bersimpati pada orang lain), Upeksa (toleransi dan menghargai orang lain). Etika kepemimpinan Catur Paramitha erat kaitannya dengan kehidupan dan budaya masyarakat Bali, namun pemaknaannya dapat diadopsi dalam kehidupan berorganisasi baik bisnis maupun non-bisnis. Landasan filosofi Catur Paramitha dapat digunakan sebagai pedoman dalam mengimplemetasikan etika kepemimpinan modern.Kata Kunci: Etika Kepemimpinan, Catur Paramitha, Budaya, Filosofi, Kompetitif.ABSTRACTEthical leadership can be a competitive factor in driving and accelerating the integrity and trust increase of organizational members. Leadership ethics based on local wisdom, namely Catur Paramitha, is used as a basis for building modern leadership ethics. The purpose of this study is to understand how Catur Paramitha which is a Balinese cultural philosophy can be translated into modern leadership ethics. The research methodology uses an exploratory qualitative approach supported by references and experience in interpreting the cultural philosophy point of view describing modern leadership ethics. The results obtained show that the leadership ethics of Catur Paramitha is a guideline for leaders in making decisions based on four main characteristics and attitudes that should be used as the basis for organization, namely; Maitri (viewing other people as friends), Karuna (providing help to anyone who needs it), Mudita (always sympathizing with others), Upeksa (tolerance and respect for others). Catur Paramitha's leadership ethic is closely related to the life and culture of the Balinese people, but its meaning can be adopted in organizational life, both business and non-business. The foundation of the Catur Paramitha philosophy can be used as a guide in implementing modern leadership ethics. Keywords: Leadership Ethics, Catur Paramitha, Culture, Philosophy, Competitiveness.