cover
Contact Name
Putu Indah Lestari
Contact Email
lppm@undhirabali.ac.id
Phone
+62361426450
Journal Mail Official
sinaptek@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara, Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK)
ISSN : -     EISSN : 28100867     DOI : -
Prosiding SINAPTEK adalah forum ilmiah bagi dosen untuk memublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam mengimplementasikan pengetahuan, inovasi, dan aplikasi teknologi tetap guna yang berdampak nyata. Wadah berbagi pengetahuan, best practices, serta inspirasi bagi para akademia, peneliti, dan pengabdi sebagai wadah untuk berkolaborasi, mendiseminasikan karya ilmiah, inovasi, dan aplikasi Iptek yang bermanfaat dan berdampak bagi ilmu pengetahuan serta bagi masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 203 Documents
BERMAIN DAN PERMAINAN ANAK USIA DINI DI TEMPAT PENITIPAN ANAK Putu Indah Lestari; Elizabeth Prima; Ni Putu Eny Sulistyadewi
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 1 (2018): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.747 KB)

Abstract

ABSTRAKProses pendidikan usia dini lebih diutamakan pada metode bermain sambil belajar. Hal ini dilakukan karena metode ini lebih sesuai dengan kondisi anak-anak yang cenderung lebih suka bermain. Melalui bermain, anak memperoleh dan memproses informasi mengenai hal-hal baru dan berlatih melalui keterampilan yang ada. Bermain disesuaikan dengan perkembangan anak. Permainan yang digunakan di Tempat Penitipan Anak (TPA) merupakan permainan yang merangsang kreativitas anak dan menyenangkan. Masalah yang dihadapi oleh Mitra TPA Bali Dewata adalah kurangnya sarana permainan edukatif dan rendahnya aktivitas bermain yang bermakna bagi anak-anak. Untuk itu, Tim PKM menawarkan solusi yaitu pelatihan bagi guru dalam menyiapkam permainan edukatif dan pendampingan ragam permainan bagi anak-anak di TPA Bali Dewata. Hasil pelatihan dan pendampingan yang dilakukan di TPA Bali Dewata yaitu 80% dari jumlah guru mampu menyiapkan permainan edukatif. Antusiame anak-anak saat pendampingan permainan edukatif sangat tinggi. Sebanyak 86% anak-anak terampil dalam memainkan ragam permainan edukatif.Kata kunci: bermain, anak usia dini, tempat penitipan anakABSTRACTThe process of early childhood education is preferred to the method of playing while learning. Because this method is more suitable for the conditions of children who tend to prefer to playing. Through playing, children acquire and process information about new things and practice existing skills. Playing is adjusted to the child's development. Games is used in Children Care Centers (TPA) are games that stimulate children's creativity and fun. The problem faced by the TPA Bali Dewata is the lack of educational game facilities and low play activities that are meaningful for children. For this reason, the PKM Team offers a solution that wa trained for teachers in preparing educational games and mentoring various games for children in the TPA Bali DewataThe results of training and mentoring conducted at the TPA Bali Dewata are 80% of the total number of teachers able to prepare educational games. The enthusiasm of children during mentoring educational games is very high. As many as 86% of children are skilled in playing various educational gamesKeywords: playing, early childhood, children care center
PKM APE Literasi Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Di TK Yudistira Kumara II Sembung I Made Elia Cahaya; Christiani Endah Poerwati; Putu Indah Lestari; Ni Made Ayu Suryaningsih; Ni Komang Theda Febrina; Elizabeth Prima
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.435 KB)

Abstract

ABSTRAKKurikulum Merdeka Belajar merupakan kurikulum yang memberikan keleluasaan pada guru untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dengan tetap memperhatikan kebutuhan, kemampuan dan minat anak. Salah satu capaian pembelajaran kurikulum merdeka belajar yaitu literasi yang meliputi capaian pada kemampuan berbicara, berhitung, memecahkan masalah, kemampuan memahami, dan menggunakan potensi diri. Literasi pada anak usia dini dapat diperkenalkan dengan cara yang sesuai dengan tingkat perkembangan dan usia anak. Karakteristik anak yang mempunyai daya imajinasi yang tinggi, suka mengulang, dan memliki rasa ingin tahu yang besar dapat menjadi landasan dalam pengembangan literasi. Agar pembelajaran menjadi menyenangkan dan bermakna diperlukan APE (Alat Permainan Edukatif), mengingat kemampuan kognitif anak masih dalam tahap perkembangan pra operasional konkrit.Alat Peraga/Permainan Edukatif (APE) bagi anak usia dini sebagai media stimulasi dalam kegiatan pembelajaran dan bermain anak dalam mengembangkan kemampuan termasuk literasi. Bagi guru APE adalah sarana yang membantu dalam penyampaian pembelajaran. Pengadaan dan penggunaan APE seringkali terkendala pada keterbatasan guru dalam memanfaatkan APE yang telah disediakan lembaga, kreativitas dalam menggunakannya, serta keterbatasan dalam mengadakannya. Potensi kreatif guru PAUD perlu dibina dan dikembangkan agar mampu membuat APE sendiri, karena banyak bahan bahkan bahan bekas dapat dijadikan sebagai alternatif pembuatan APE. Sebagai Program Studi yang landasan ilmunya dalam bidang pendidikan, maka Prodi PG-PAUD mengabdikan potensi dan kapasitasnya di tengah masyarakat, secara khusus pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dengan sasaran utama pendidik dan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat memberi pelatihan pengetahuan dan keterampilan membuat APE (Alat Peraga Edukatif) dalam mengembangkan Literasi anak. Pada akhir kegiatan, dapat diperoleh kesimpulan yakni terjadinya peningkatan kemampuan mitra terkait pembuatan APE literasi.Kata kunci: Alat Permainan Edukatif (APE), Literasi, Merdeka Belajar
WORKSHOP DAN PELATIHAN BIDANG PEMASARAN DIGITAL BAGI SISWA SMK DAN SMA HARAPAN DENPASAR I Made Endra Puniawan; Jatmiko Wahyu Nugroho Joshua; Natalia Sri Endah Kurniawati
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 1 (2018): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.236 KB)

Abstract

ABSTRAKPemasaran merupakan ujung tombak setiap perusahaan. tanpa adanya pemasaran, produk yang dihasilkan oleh perusahaan tidak akan dikenal oleh calon konsumen. seiring perkembangan jaman adanya perkembangan teknologi yang begitu cepat sehingga proses pemasaran juga harus mengimbangi dengan memanfaatkan dunia digital dalam proses pemasaran atau yang kita sebut dengan pemasaran digital . Untuk itu kami dari program studi ingin mengenalkan tentang marketing digital ke pada siswa SMA dan SMK harapan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan sosialisasi dan pelatihan. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pelatihan bagaimana membuat iklan produk hanya denga smartphone. Hasilnya meningkatnya pengetahuan siswa mengenai pemasaran digital dan meningkatnya kemampuan siswa dalam membuat iklan menggunakan aplikasi Canva dari smartphone.Kata kunci: workshop, pelatihan, pemasaran digital, SMA dan SMK harapanABSTRACTMarketing is the spearhead of every company. without marketing, the products produced by the company will not be known to prospective customers. as the development of technology evolved so fast that the marketing process must also offset by utilizing the digital world in the marketing process or what we call digital marketing. For this reason, we from the study program want to introduce digital marketing to high school and vocational high school students. The method of implementing this activity is with socialization and training. The purpose of this activity is to provide training on how to make product advertisements only with smartphones. The result is increasing student knowledge about digital marketing and increasing students' ability to make advertisements using the Canva application from a smartphone.Keywords: workshops, training, digital marketing, high school
PELATIHAN SQUARE STEPPING EXERCISE BAGI LANJUT USIA DI BANJAR TAINSIAT Indah Pramita; Resti Kusuma Rini Samben
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 2 (2019): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.23 KB)

Abstract

ABSTRAKSeseorang yang memasuki lanjut usia (lansia) akan banyak mengalami penurunan fungsi tubuh. Salah satu penurunan fungsi yang terjadi adalah gangguan keseimbangan. Gangguan keseimbangan merupakan faktor paling banyak menjadi penyebab lansia mengalami jatuh. Jatuh pada kondisi lansia inilah yang nantinya mengakibatkan penurunan aktifitas fungsional, sehingga mengakibatkan lansia akan tergantung kepada orang lain. Untuk itu perlu adanya sebuah program yang bertujuan meningkatkan keseimbangan. Perkumpulan lansia di banjar tainsiat adalah perkumpulan yang beranggotakan lebih dari 40 orang lansia yang aktif melakukan pertemuan setiap minggu. Sejauh pengamatan pengabdi, belum ada kegiatan yang mereka lakukan untuk meningkatkan keseimbangan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepala lansia tentang latihan keseimbangan dengan memberikan solusi berupa pelatihan square stepping exercise. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah lansia mampu mengaplikasikan square stepping exerciseKata Kunci: Lansia, Square Stepping exercise, latihanABSTRACTSomeone who enters the elderly (elderly) will experience a lot of decline in body function. One of the decreasing functions that occurs is a balance disorder. Balance disorder is the most common factor causing the elderly to fall. Falling on the condition of the elderly is what will later lead to a decrease in functional activities, so that the elderly will depend on others. For this reason, it is necessary to have a program that aims to improve balance. Elderly associations in Banjar Tainsiat are associations with more than 40 elderly people who actively hold meetings every week. As far as observers there are no activities that they have done to improve balance. The purpose of this activity is to provide training for the elderly about balance training by providing a solution in the form of a square stepping exercise training. The result of this community service is that the elderly are able to apply stepping square exercisesKeywords: Elderly, Square Stepping, Exercise
STRATEGI DIGITAL MARKETING BAGI UKM MENGHADAPI BADAI PANDEMI COVID-19 Yeyen Komalasari; Eka Putri Suryantari; Ni Putu Dyah Krismawintari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 3 (2020): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.934 KB)

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 mengakibatkan pengusaha kecil menengah (UKM) mengalami kelesuanperekonomian, karena berkurangnya jumlah penjualan. Pemerintah mengeluarkan kebijakan bekerjadari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah, guna menekan penyebaran Covid-19. Halinilah yang membuat banyak UKM menghentikan usahanya, karena kehilangan pelanggan, akibatmasih menggunakan sistem penjualan konvensional. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalahmenawarkan solusi bagi UKM (Pedagang Nasi Jinggo) untuk menerapkan strategi digital marketingyaitu melakukan promosi dengan menggunakan media online yang sederhana. Mempermudahmasyarakat yang menyukai nasi jinggo untuk mencari produknya secara online, menarik konsumenbaru dan membuat konsumen lama (pelanggan) menjadi lebih loyal. Mendukung Pemerintah dalammelaksanakan himbauan stay at home untuk mengatasi pandemi COVID-19.Kata kunci : Digital Marketing, Media Online, Usaha Kecil Menengah
PELATIHAN PIJAT BAYI KEPADA KADER BINA KELUARGA BALITA, DESA CATUR, KINTAMANI, BANGLI Indah Pramita; Luh Putu Ayu Vitalistyawati
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 4 (2021): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.944 KB)

Abstract

ABSTRAKDesa Catur memiliki 3 Banjar, yaitu Banjar Catur, Banjar Mungsengan, dan Banjar Lampu. Desa Catur mempunyai sebuah wadah untuk melakukan pembinaan kepada orang tua balita, yang disebut dengan Bina Keluarga Balita (BKB). Tugas dari kader BKB adalah memberikan pengajaran dan pelatihan kepada kader posyandu dan juga orang tua tentang tumbuh kembang anak usia 0-5 tahun (balita). BKB Desa Catur terbentuk pada tahun 2015. Namun, sejak tahun 2016 BKB tidak melakukan tugasnya dengan baik. Tidak ada kegiatan yang dilaksanakan untuk memberikan binaan baik kepada kader posyandu maupun kepada orang tua, hal ini dikarenakan keterbatasan kader BKB tentang pemahaman tumbuh kembang anak. Kader BKB yang ada di desa Catur, memiliki tingkat pendidikan yang tergolong rendah, yaitu SMP dan SMA, sehingga mereka kurang memahami tentang tumbuh kembang anak baik proses maupun cara memberikan stimulasi. Kader BKB tidak pernah mendapatkan pelatihan tentang proses tumbuh kembang maupun stimulasi tumbuh kembang anak. Total balita yang ada di Desa Catur berjumlah 120 orang. Dari total balita, ditemukan adanya permasalahan dibeberapa banjar terkait dengan proses tumbuh kembang dan juga gizi. Kasus di Banjar Lampu menunjukkan adanya 2 anak yang mengalami Obesitas, sehingga proses tumbuh kembang mengalami permasalahan. Akibat obesitas yang terjadi, anak menjadi terlambat berjalan. Selain itu di Banjar Mungsengan juga ditemukan kasus 3 balita mengalami gizi kurang dan juga 2 balita mengalami keterlambatan tumbuh kembang, yaitu terlambat bicara dan berjalan. Kondisi ini sangat mengkawatirkan apabila tidak ada penanganan lebih lanjut. Berdasarkan wawancara dan observasi didapatkan permasalahan yaitu: kader tidak mampu memberikan stimulasi tumbuh kembang. Metode penyelesaian masalah yang ditawarkan Tim PKM yaitu akan melakukan pelatihan, pendampingan. Adapun solusi untuk permasalahan yaitu 1) Pelatihan Stimulasi tumbuh kembang anak dengan pijat bayi. Hasil dari kegiatan ini adalah Ketrampilan melakukan pijat bayi dalam kategori terampil sebesar 80%Kata kunci: pijat bayi, kader, bina keluarga balita, catur, kintamani
PENDAMPINGAN MANAJEMEN PENGETAHUAN TERHADAP SUNSHINE ICE COFFEE DESA TIBUBENENG KABUPATEN BADUNG Ni Putu Juniantari; Feby Wulandari; Ni Made Sindi Asih; I Gusti Ngurah Krisna; Putu Chris Susanto
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 4 (2021): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.536 KB)

Abstract

ABSTRAK/ ABSTRACTSunshine Ice Coffee berada di Jalan Padonan, desa Tibubeneng, Kabupaten badungmerupakan sebuah usaha kedai kopi yang menjual berbagai minuman coffee yangmemiliki tiga orang karyawan yang dipimpin oleh Bapak Rai dan Bapak DimasSatya Aryoga. Sunshine ice coffee mengalami permasalahan terhadap pegawaiyang baru karena disana belum ada SOP, untuk mengantisipasi dan memudahkanpegawai baru maka dibuat Standar Operasional Prosedur Sunshine Ice Coffee.Metode yang digunakan adalah pendampingan, dengan tujuan menganalisis usahauntuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh mitra, memberikan dampingan kemitra terkait siklus manajemen pengetahuan (SECI), dan meningkatkanperkembangan usaha. Kemudian, terkait cara pemasaran kedai kopi di tengahpandemi Covid-19 adalah optimalisasi strategi dalam digital marketing di sosialmedia, tetap menjaga kepercayaan konsumen, dan tetap mempertahankan mutuproduk serta menjaga tingkat kehigienisan produk yang dijual.Kata kunci: pendampingan usaha, manajemen pengetahuan, SOP, kedai kopi, pegawai
INOVASI PEMANFAATAN BATOK KELAPA DAN POTONGAN KAYU MENJADI PRODUK EKONOMIS Ni Luh Putu Dewi Pramesti; I Gede Agus Dikananda Febiawan; I Putu Julian Satya Pratama
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.036 KB)

Abstract

ABSTRAKLimbah tempurung kelapa dan kayu memiliki potensi yang cukup besar untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatan briket arang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi briket campuran arang tempurung kelapa dan kayu sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Proses karbonasi berlangsung di dalam tanur, kemudian arang yang dihasilkan dihaluskan dan diayak, kemudian dibentuk briket dari lem tepung tapioka. Pemanfaatan limbah tempurung kelapa dan kayu dapat mengurangi sampah dari tempurung kelapa dan kayu serta mengurangi penggunaan minyak tanah dan gas. Oleh sebab itu penulis ingin membuat produk yang bermanfaat kepada alam. Usaha yang kami buat ini kami beri nama B-Charcoal Sinergi. Arang briket dapat di gunakan untuk melakukan proses pembakaran dengan lebih lama dari arang pada umumnya, dengan demikian di harapakan “B-Charcoal Sinergi” dapat menjadi barang yang dapat membantu masyarakat khususnya ibu rumah tangga untuk memasak bahan makanan.Kata kunci: Briket arang Tempurung kelapa dan Kayu, Pemanfaatan produk Inovatif.
PELATIHAN SENAM OTAK GURU PAUD DI SANG TUNAS SCHOOL Indah Pramita; Ni Made Diaris
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 1 (2018): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.247 KB)

Abstract

ABSTRAKPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tempat belajar anak sebelum memasuki sekolah dasar. Parameter perkembangan dan pertumbuhan anak ditunjukkan dengan kualitas kecerdasan anak. Senam otak merupakan latihan yang membantu optimalisasi fungsi dari otak manusia. Senam otak bertujuan untuk membuka channel fisiologi otak sehingga meningkatkan kemampuan belajar. Senam otak mampu meningkatkan konsentrasi, atensi, kewaspadaan dan kemampuan fungsi otak untuk melakukan perencanaan gerak. Sang Tunas School merupakan pendidikan anak usia dini yang berada di desa Pemecutan, kecamatan Denpasar Barat. Sejauh pengamatan Sang Tunas School belum menerapkan senam otak dalam aktivitas pembelajaran, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan guru mengenai senam otak. Tujuan dilaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan guru dalam aplikasi senam otak. Program kemitraan yang diberikan kepada mitra adalah workshop Senam Otak bagi Guru PAUD Sang tunas School. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah Peningkatan pengetahuan guru terhadap senam otak dan peningkatan ketrampilan guru dalam mengaplikasikan senam otak.Kata Kunci: Senam Otak, Sang Tunas School, Guru PAUDABSTRACTEarly Childhood Education is a place for children to learn before entering elementary school. The parameters of child development and growth are indicated by the quality of children's intelligence. Brain Gym are exercises that help optimize the function of the human brain. Brain Gym aim to open brain physiology channels so as to improve learning abilities. Brain Gym can improve concentration, attention, alertness and the ability to function the brain to plan motion. Sang Tunas School is an early childhood education located in Pemecutan village, West Denpasar sub-district. As far as Sang Tunas School's observations have not applied brain gym in learning activities, this is due to the lack of teacher's knowledge of brain gym. The purpose of the Community Partnership Program is to improve teacher knowledge and skills in brain gym applications. The partnership program given to partners is a Brain Gym workshop for Teachers . The results of this activity are: Increasing teacher's knowledge of brain gym and improving teacher skills in applying brain gym.Keywords: Brain Gym, Sang Tunas School, Teacher
MEMBANGUN MASYARAKAT MANDIRI DI MASA PASCA PANDEMI MELALUI PENDAMPINGAN PELATIHAN AKUNTANSI BIAYA PRODUK DAN TEKNIK PEMASARAN DIGITAL. Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani; Putu Aristya Adi Wasita; Rai Gina Artaninggrum; Luh Diah Citra Resmi Cahyadi; Eka Putri Suryantari; Made Yessi Puspitha; Ni Putu Erviani; Putu Chris Susanto
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.75 KB)

Abstract

ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha yang mendukung ekonomi masyarakat pada masa pandemic banyak diantara para pedagang UMKM yang menjual produknya sesuai dengan harga pasaran tanpa memperhitungkan biaya produksinya. Tidak hanya itu dengan melakukan perencanaan harga pokok produk pedagang UMKM dapat menentukan harga jual produk tanpa mengikuti harga pasarannya, sebab terkadang harga pasaran juga tidak sesuai dengan perhitungan. Selain itu UMKM juga masih mengalami kendala dalam memasarkan secara digital. Permasalahan tersebut juga dialami oleh UMKM dari PWDK GKPB. Pengabdian kepada masyarakat program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika Bisnis dan Humaniora Universitas Dhyana Pura memberikan pelatihan tentang pengembangan usaha, perhitungan harga pokok dan pemasaran produk. Dengan metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Peserta yang didampingi adalah kaum wanita yang memiliki usaha maupun yang akan memulai usaha di masing masing keluarga. Adapun target dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu ibu Dian Kristawati GKPB mampu pengembangan produk, melakukan perhitungan harga pokok dan pemasaran produk dalam upaya meningkatkan penghasilan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di masing masing Wilayah GKPB dari Maret sampai Oktober 2022.Kata kunci: Harga pokok produk, digital marketing, kewirausahaan