cover
Contact Name
Munirah
Contact Email
rcsdjournal@gmail.com
Phone
+6282296197872
Journal Mail Official
rcsdjournal@gmail.com
Editorial Address
BTN. Anggoro, Kel. Kadolokatapi, Blok K No. 11, Bau Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Room of Civil Society Development
ISSN : -     EISSN : 28288076     DOI : https://doi.org/10.59110/rcsd
Room of Civil Society Development (RCSD) is a community service-oriented journal. RCSD Journal covers the development and application of Science and Technology as a result of community service activities in the form, model, concept, and/or implementation of community service as an effort to increase community participation in development and community empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development" : 10 Documents clear
Pendampingan Eksternal RA Baitul Hidayah dalam Mempersiapkan Kelayakan Akreditasi Henny; Marwah; Hartati; Risman, Kadar; Susanti, Siti Misra; La Jeti; Delvi
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.278 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.22

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dengan mendampingi serta menfasilitasi pengelola lembaga PAUD, kepala sekolah dan guru-guru pendidikan anak usia dini akan persiapan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai tolak ukur dan acuan tingkat kelayakan layanan maupun program suatu lembaga PAUD dalam mencapai mutu layanan secara bertahap, terencana, dan kompetitif. Hasil dari kegiatan PKm ini adalah 1) peningkatan sistem tata kelola RA Baitul Hidayah khususnya pada program layanan formal; 2) Memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan guru tentang dokumen-dokumen untuk mencapai standar nasional pendidikan; 3) Membuka wawasan guru terkait dengan penilaian akreditasi yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi internal dan eksternal untuk menentukan kelayakan maupun kinerja RA Baitul Hidayah.
Peningkatan Minat Baca Anak melalui Kegiatan Literacy Movement (LIMO) di SDN 1 Tegalurung Wati, Atikah; Prawiro, Indra Yoga; Nasir
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.364 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.34

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui implementasi kegiatan Literacy Movement (LiMo) dan Mengetahui pengaruh kegiatan Literacy Movement (LiMo) dalam meningkatkan minat baca anak di SDN 1 Tegalurung, Balongan Indramayu mengingat rendahnya minat baca siswa ini juga terjadi di Kabupaten Indramayu. kegiatan Literacy Movement (LiMo) memiliki empat rangkaian kegiatan yaitu bercerita; bermain; membaca bersama; dan pemberian donasi yang dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan anak sekolah dasar. Pengabdian ini menggunakan studi kasus dengan observasi, angket dan wawancara sebagai instrumen penelitian dalam mengumpulkan data guna mengetahui permasalahan dan solusi. Hasil pre-observasi melalui angket yang menunjukkan rendahnya minat baca pada siswa. Minat baca siswa kelas IV dan V 39% dan 39,90% kelas VI. Hasil dari kegiatan Literacy Movement (LiMo) terdapat perubahan positif terhadap keinginan siswa untuk membaca. Hasil angket menunjukkan bahwa minat baca siswa meningkat pada angka 70,14% untuk kelas IV, 73,3% untuk kelas V, 74,63% untuk kelas VI yang artinya minat baca siswa menjadi tinggi. Hal ini dapat terjadi dengan mempertimbangkan penyebab rendahnya keinginan atau ketertarikan membaca siswa seperti jenis buku yang cenderung monoton tentang pelajaran, kebutuhan siswa terhadap buku dengan tema non-pendidikan yang edukatif, jenis buku yang digemari siswa.
"Fun English" sebagai Kegiatan dalam Pengajaran Bahasa Inggris untuk Anak Sekolah Dasar di Indramayu Larasaty, Gina; Anggrarini, Natalia; Efendi, Nasori
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.777 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.35

Abstract

Saat ini, penguasaan bahasa Inggris adalah suatu keharusan. Globalisasi dalam segala aspek kehidupan menuntut penguasaan bahasa Inggris sebagai landasan dalam pendidikan. Untuk membangun fondasi penguasaan bahasa Inggris yang baik, pembelajaran dini dianggap sebagai pilihan terbaik. Pembelajaran dini akan membantu siswa untuk mendapatkan pemahaman yang kuat tentang bahasa Inggris. Namun, di Indonesia, pembelajaran bahasa Inggris tidak disarankan untuk diperkenalkan pada tahap awal pendidikan. Dengan kebijakan ini, siswa kurang mendapatkan paparan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran awal mereka, dalam hal ini di taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Menyikapi situasi tersebut, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Wiralodra menggagas kegiatan Fun Learning sebagai salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan para pelajar muda dalam hal ini siswa SD untuk mendapatkan pengalaman dan meningkatkan motivasi mereka untuk belajar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan ini dilakukan kepada siswa SD kelas 1 sampai 6 di SDN 1 Tegalurung. Artikel ini melaporkan bahwa para siswa termotivasi dan tertarik untuk belajar bahasa Inggris. Kosakata bahasa Inggris mereka juga meningkat setelah kegiatan ini dilakukan. Para siswa sangat antusias belajar bahasa Inggris dan berharap agar dapat lebih aktif dalam belajar bahasa Inggris. Pihak sekolah SDN 1 Tegalurung juga mengharapkan kegiatan ini terjadwal secara rutin. Mereka mengharapkan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Wiralodra melakukan kegiatan rutin di sekolah tersebut. Artikel ini menyiratkan perlunya Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar sebagai kegiatan wajib karena pentingnya dalam pendidikan siswa.
Workshop Program Anti Perundungan Berbasis Sekolah Ima Fitri Sholichah; Laily, Nadhirotul
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.033 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.36

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan perilaku oleh individu atau kelompok, berulang dari waktu ke waktu, yang dengan sengaja menyakiti individu atau kelompok lain baik secara fisik maupun emosinal dan terjadi di mana ada ketidakseimbangan kekuatan yang berbeda antara pelaku dan korban. Beberapa program pencegahan perundungan telah terbukti secara umum efektif dalam mengurangi perudungan di kalangan masyarakat. Namun, efeknya relatif kecil dalam berbagai penelitian eksperimen dan kelompok usia. Program yang lebih intensif dan durasinya lebih lama (baik untuk anak maupun guru) lebih efektif, begitu juga program yang mengandung lebih banyak komponen. Beberapa komponen program dikaitkan dengan ukuran efek yang besar, termasuk pelatihan atau pertemuan orang tua dan pelatihan guru. Hal ini menjadi landasan kegiatan pengabdian masyarakat yang tujuan untuk sosialisasi program pencegahan perundungan berbasis sekolah di SMK Tuban. Metode kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan diskusi yang dilakukan, ditemuakn beberapa program yang paling banyak digunakan di Indonesia yaitu program disiplin positif, program ROOTS Indonesia, dan program buddy.
Seminar Parenting Skill Pada Remaja Era New Normal di SMA Muhammadiyah di Gresik Amelasasih, Prianggi; Wicaksono, Awang Setiawan
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.985 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.37

Abstract

Keluarga merupakan tempat dimana individu tumbuh, berkembang dan belajar tentang nilai-nilai yang dapat membentuk kepribadian anak nantinya. Keluarga merupakan unit sosial dasar terkecil dalam masyarakat yang menentukan suatu kelompok masyarakat menjadi kelompok yang kuat, yang juga berdampak pada kuatnya bangsa dan negara. Penyelenggara pendidikan remaja sebaiknya memberikan program berbasis keluarga (parenting) serta studi kasus yang sering terjadi pada remaja. Program tersebut berfungsi untuk menumbuhkan wawasan dan keterampilan orang tua dalam memberikan pengasuhan sesuai tahapan usia anak, sehingga terjadi kesesuaian antara program di sekolah dengan aturan di rumah. Salah satu program berbasis keluarga (parenting) adalah pengelola sekolah mengadakan pelatihan atau workshop dimana orang tua, guru, dan pendidik dapat berdiskusi secara langsung untuk mengkaji perkembangan remaja berdasarkan permasalahan yang dihadapi, serta pemecahan masalah yang efektif. Pengelola sekolah dapat mengadakan seminar yang mendatangkan pakar di bidang psikologi yang dilaksanakan bekerjasama dengan Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Gresik.
Pendampingan Eksternal RA Baitul Hidayah dalam Mempersiapkan Kelayakan Akreditasi Henny; Marwah; Hartati; Risman, Kadar; Susanti, Siti Misra; La Jeti; Delvi
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.22

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dengan mendampingi serta menfasilitasi pengelola lembaga PAUD, kepala sekolah dan guru-guru pendidikan anak usia dini akan persiapan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai tolak ukur dan acuan tingkat kelayakan layanan maupun program suatu lembaga PAUD dalam mencapai mutu layanan secara bertahap, terencana, dan kompetitif. Hasil dari kegiatan PKm ini adalah 1) peningkatan sistem tata kelola RA Baitul Hidayah khususnya pada program layanan formal; 2) Memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan guru tentang dokumen-dokumen untuk mencapai standar nasional pendidikan; 3) Membuka wawasan guru terkait dengan penilaian akreditasi yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi internal dan eksternal untuk menentukan kelayakan maupun kinerja RA Baitul Hidayah.
Peningkatan Minat Baca Anak melalui Kegiatan Literacy Movement (LIMO) di SDN 1 Tegalurung Wati, Atikah; Prawiro, Indra Yoga; Nasir
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.34

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui implementasi kegiatan Literacy Movement (LiMo) dan Mengetahui pengaruh kegiatan Literacy Movement (LiMo) dalam meningkatkan minat baca anak di SDN 1 Tegalurung, Balongan Indramayu mengingat rendahnya minat baca siswa ini juga terjadi di Kabupaten Indramayu. kegiatan Literacy Movement (LiMo) memiliki empat rangkaian kegiatan yaitu bercerita; bermain; membaca bersama; dan pemberian donasi yang dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan anak sekolah dasar. Pengabdian ini menggunakan studi kasus dengan observasi, angket dan wawancara sebagai instrumen penelitian dalam mengumpulkan data guna mengetahui permasalahan dan solusi. Hasil pre-observasi melalui angket yang menunjukkan rendahnya minat baca pada siswa. Minat baca siswa kelas IV dan V 39% dan 39,90% kelas VI. Hasil dari kegiatan Literacy Movement (LiMo) terdapat perubahan positif terhadap keinginan siswa untuk membaca. Hasil angket menunjukkan bahwa minat baca siswa meningkat pada angka 70,14% untuk kelas IV, 73,3% untuk kelas V, 74,63% untuk kelas VI yang artinya minat baca siswa menjadi tinggi. Hal ini dapat terjadi dengan mempertimbangkan penyebab rendahnya keinginan atau ketertarikan membaca siswa seperti jenis buku yang cenderung monoton tentang pelajaran, kebutuhan siswa terhadap buku dengan tema non-pendidikan yang edukatif, jenis buku yang digemari siswa.
"Fun English" sebagai Kegiatan dalam Pengajaran Bahasa Inggris untuk Anak Sekolah Dasar di Indramayu Larasaty, Gina; Anggrarini, Natalia; Efendi, Nasori
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.35

Abstract

Saat ini, penguasaan bahasa Inggris adalah suatu keharusan. Globalisasi dalam segala aspek kehidupan menuntut penguasaan bahasa Inggris sebagai landasan dalam pendidikan. Untuk membangun fondasi penguasaan bahasa Inggris yang baik, pembelajaran dini dianggap sebagai pilihan terbaik. Pembelajaran dini akan membantu siswa untuk mendapatkan pemahaman yang kuat tentang bahasa Inggris. Namun, di Indonesia, pembelajaran bahasa Inggris tidak disarankan untuk diperkenalkan pada tahap awal pendidikan. Dengan kebijakan ini, siswa kurang mendapatkan paparan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran awal mereka, dalam hal ini di taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Menyikapi situasi tersebut, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Wiralodra menggagas kegiatan Fun Learning sebagai salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan para pelajar muda dalam hal ini siswa SD untuk mendapatkan pengalaman dan meningkatkan motivasi mereka untuk belajar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan ini dilakukan kepada siswa SD kelas 1 sampai 6 di SDN 1 Tegalurung. Artikel ini melaporkan bahwa para siswa termotivasi dan tertarik untuk belajar bahasa Inggris. Kosakata bahasa Inggris mereka juga meningkat setelah kegiatan ini dilakukan. Para siswa sangat antusias belajar bahasa Inggris dan berharap agar dapat lebih aktif dalam belajar bahasa Inggris. Pihak sekolah SDN 1 Tegalurung juga mengharapkan kegiatan ini terjadwal secara rutin. Mereka mengharapkan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Wiralodra melakukan kegiatan rutin di sekolah tersebut. Artikel ini menyiratkan perlunya Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar sebagai kegiatan wajib karena pentingnya dalam pendidikan siswa.
Workshop Program Anti Perundungan Berbasis Sekolah Ima Fitri Sholichah; Laily, Nadhirotul
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.36

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan perilaku oleh individu atau kelompok, berulang dari waktu ke waktu, yang dengan sengaja menyakiti individu atau kelompok lain baik secara fisik maupun emosinal dan terjadi di mana ada ketidakseimbangan kekuatan yang berbeda antara pelaku dan korban. Beberapa program pencegahan perundungan telah terbukti secara umum efektif dalam mengurangi perudungan di kalangan masyarakat. Namun, efeknya relatif kecil dalam berbagai penelitian eksperimen dan kelompok usia. Program yang lebih intensif dan durasinya lebih lama (baik untuk anak maupun guru) lebih efektif, begitu juga program yang mengandung lebih banyak komponen. Beberapa komponen program dikaitkan dengan ukuran efek yang besar, termasuk pelatihan atau pertemuan orang tua dan pelatihan guru. Hal ini menjadi landasan kegiatan pengabdian masyarakat yang tujuan untuk sosialisasi program pencegahan perundungan berbasis sekolah di SMK Tuban. Metode kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan diskusi yang dilakukan, ditemuakn beberapa program yang paling banyak digunakan di Indonesia yaitu program disiplin positif, program ROOTS Indonesia, dan program buddy.
Seminar Parenting Skill Pada Remaja Era New Normal di SMA Muhammadiyah di Gresik Amelasasih, Prianggi; Wicaksono, Awang Setiawan
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.37

Abstract

Keluarga merupakan tempat dimana individu tumbuh, berkembang dan belajar tentang nilai-nilai yang dapat membentuk kepribadian anak nantinya. Keluarga merupakan unit sosial dasar terkecil dalam masyarakat yang menentukan suatu kelompok masyarakat menjadi kelompok yang kuat, yang juga berdampak pada kuatnya bangsa dan negara. Penyelenggara pendidikan remaja sebaiknya memberikan program berbasis keluarga (parenting) serta studi kasus yang sering terjadi pada remaja. Program tersebut berfungsi untuk menumbuhkan wawasan dan keterampilan orang tua dalam memberikan pengasuhan sesuai tahapan usia anak, sehingga terjadi kesesuaian antara program di sekolah dengan aturan di rumah. Salah satu program berbasis keluarga (parenting) adalah pengelola sekolah mengadakan pelatihan atau workshop dimana orang tua, guru, dan pendidik dapat berdiskusi secara langsung untuk mengkaji perkembangan remaja berdasarkan permasalahan yang dihadapi, serta pemecahan masalah yang efektif. Pengelola sekolah dapat mengadakan seminar yang mendatangkan pakar di bidang psikologi yang dilaksanakan bekerjasama dengan Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Gresik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10