cover
Contact Name
Umban Adi Jaya
Contact Email
umbanadijaya01@gmail.com
Phone
+6281322377085
Journal Mail Official
umbanadijaya01@gmail.com
Editorial Address
Gedung ARVA, Jl. RP. Soeroso No.40, Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Adijaya Multidisiplin
ISSN : 29647606     EISSN : -     DOI : -
Adijaya Multidisiplin Jurnal adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Imu Manajemen, Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh PT Naureen Digital Education, yang diterbitkan 6 kali dalam satu tahun. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 382 Documents
Faktor-Faktor Yang Menghambat Ketidakhadiran Kaum Bapak Pada Kebaktian Minggu di GKS Pusat Kabukaruni, Jemaat Lamboya Kabupaten Sumba Barat Christina Antoneta Seli Keba; Jonathan Leobisa; Simon Kasse
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas mengenai faktor-faktor yang menghambat ketidakhadiran kaum bapak pada kebaktian Minggu di GKS Pusat Kabukaruni Jemaat Lamboya Kabupaten Sumba Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mewawancarai 6 orang kaum bapak yang dipilih dengan pola random sampling untuk memperoleh keterangan melalui kontak langsung dengan informan untuk mendapatkan gambaran mengenai faktor-faktor yang menghambat ketidakhadiran kaum bapak pada kebaktian Minggu di Gereja Kristen Sumba Pusat Kabukaruni Jemaat Lamboya Kabupaten Sumba Barat” Tahun 2023. Data dianalisis secara reduktif dengan hasil penelitian yang menjelaskan bahwa faktor-faktor penghambat tersebut antara lain: Pertama, jarak tempat tinggal anggota jemaat, kaum bapak dengan tempat kebaktian Jemaat GKS Pusat Kabukarudi yang sangat jauh sehingga menjadi faktor penghambat bagi kaum bapak sehingga tidak dapat mengikuti kebaktian. Kedua, terdapat VG yang dapat mengisi liturgi serta khotbah pendeta yang sangat lama sehingga membuat jemaat kaum bapak merasa bosan dan jenuh selama mengikuti kebaktian minggu yang sedang berlangsung. Ketiga, pelayanan pastoral di jemaat GKS Pusat Kabukarudi kurang maksimal sebab kurangnya upaya menghampiri jemaat-jemaat yang tidak setia dalam mengikuti kebaktian hari minggu. Keempat, latar belakang kehidupan anggota jemaat pada umumnya petani, yang taraf hidupnya sangat rendah dari sisi ekonomis, sehingga hari minggu digunakan juga untuk ke kebun.
Wulla Paddo (Kajian Teologis Sikap Pemuda Kristen Sumba Terhadap Kuburan Adat Di Kampung Adat Tarung Sumba Barat) Joice Priska Sango Ate
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk membahas mengenai “Wulla Paddo” (Kajian Teologis Sikap Pemuda Kristen Sumba terhadap Kuburan Adat di Kampung Adat Tarung Sumba Barat). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan mewawancarai 1 orang tokoh adat Kampung Tarung dan 2 orang perwakilan Pemuda Kristen. Analisis data dilakukan secara reduksi yang menjelaskan hasil penelitian bahwa, adanya sikap pemuda Kristen Sumba terhadap kuburan adat di kampung adat Tarung Sumba Barat, yaitu: Pertama, aktifitas berziarah ke makam merupakan suatu sikap penghargaan kepada tokoh-tokoh yang sudah meninggal dengan meninggalkan kenangan keteladan suci yang patut diteladani oleh orang Kristen. Secara teologis tempat-tempat bersejarah termasuk makam para tokoh dijadikan sumber inspirasi untuk memperteguh iman kepada Allah. Kedua, sikap pemuda Kristen Sumba ketika hendak melakukan penginjilan di Kampung Tarung masih mengalami kesulitan karena kebiasaan bersiarah di kuburan adat Sumba telah menjadi pegangan penganut marapu (aliran kepercayaan) yang melakukan ritual-ritual di sekitarnya. Ketiga, pemuda Kristen Sumba melihat secara antropologis kebudayaan religius bahwa masyarakat Marapu meyakini kuburan adat yang diletakkan di depan rumah untuk berkomunikasi dengan roh orang yang sudah meninggal, dengan meletakkan sirih pinang, nasi sesajen, daging dan juga api yang dibakar dalam sabut kelapa, itu semua diyakini bahwa arah orang meninggal dapat melindungi kehidupan warga yang masih hidup.
Perancangan Sistem Informasi Bimbingan Konseling (Studi Kasus: SMA X) Farhan Hamdallah
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengusulkan perancangan sistem informasi bimbingan konseling untuk sekolah. Fokusnya adalah mengatasi kendala dalam administrasi dan layanan bimbingan konseling dengan memanfaatkan teknologi. Pendekatan iteratif digunakan dalam pengembangan sistem ini, yang terdiri dari analisis kebutuhan, perancangan, evaluasi, dan revisi berulang. Tahap analisis kebutuhan melibatkan wawancara dengan guru, siswa dan orang tua. Hasilnya meliputi antarmuka pengguna dan fitur-fitur utama. Perancangan sistem dilakukan berdasarkan hasil analisis. Tahap evaluasi menguji fungsionalitas dan mendapatkan umpan balik dari pengguna. Revisi dilakukan berdasarkan hasil evaluasi, dengan melakukan perubahan ke dalam sistem. Siklus iteratif ini mengoptimalkan sistem untuk responsif terhadap kebutuhan pengguna dan mengatasi tantangan dalam pengumpulan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian adalah sistem informasi bimbingan konseling yang teruji dan sesuai kebutuhan.
Analisis Motivasi Belajar Lifeskill Tata Rias Pada Siswa Di SMP Terbuka Cakung 1 Jakarta Timur firda oktaviani; Sitti Nursetiawati; Lilis Jubaedah
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi Belajar merupakan bagian yang penting dalam proses pembelajaran serta memiliki peranan demi mencapai keberhasilan dalam proses belajar. Dalam mengikuti pembelajaran, siswa akan dipengaruhi oleh motivasi belajar yang dimiliki masing-masing siswa. Motivasi belajar yang dimiliki siswa dapat tercipta karena adanya dorongan dari diri individu itu sendiri maupun dorongan yang berasal dari luar atau dapat disebut sebagai Motivasi Instrinsik dan Motivasi Ekstrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Motivasi belajar lifeskill Tata rias di SMP Terbuka Cakung 1 Jakarta Timur melalui pengisian kuisioner dan setiap pernyataan diukur melalui skala likert. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian yang yaitu rata-rata keseluruhan motivasi belajar lifeskill tata rias berkategori sangat tinggi dengan persentase 83,36%. Pada indicator motivasi instrinsik didapat hasil sebesar 83,66% dengan kategori sangat tinggi dan motivasi ekstrinsik dengan hasil 83,06% dengan kategori sangat tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa pada lifeskill tata rias baik instrinsik maupun ekstrinsik tergolong sangat tinggi.
Kepuasan Pengguna Jasa PKL Terhadap Kinerja Mahasiswa Tata Rias Universitas Negeri Jakarta Pratiwi Suciati; Sri Irtawidjajanti; Lilis Jubaedah
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program studi pendidikan tata rias belum pernah meneliti tingkat kepuasan pengguna jasa PKL. Mengingat hubungan Kerjasama yang sudah dibangun antara industri pengguna jasa PKL dengan program studi tata rias, maka diperlukan pengukuran tingkat kepuasan guna meneliti kinerja mahasiswa selama PKL dan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi demi hubungan kerjasama yang telah terjalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa PKL terhadap kinerja mahasiswa pendidikan tata rias dari faktor kualitas jasa. Variabel dalam penelitian ini adalah kepuasan pengguna jasa pkl terhadap kinerja mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei yang bersifat deskriptif. Populasi dan sampel dari penelitian ini adalah pembimbing mahasiswa selama melaksanakan PKL di lapangan dari berbagai jabatan/divisi. Sampel pada penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik sampling total dengan responden sebanyak 35 orang dari 6 industri (2 sanggar rias pengantin, 2 stasiun TV dan 2 brand cosmetic). Metode analisis data yang diperoleh diuji dengan presentase skor dengan bantuan SPSS versi 25.0. Dinilai dari hasil presentase dimulai dari nilai presentase tertinggi yaitu dimensi kepastian sebesar (81,7%), dimensi berwujud sebesar (80,9%), dimensi kehandalan sebesar (79,3%), dimensi empati sebesar (78,6%) dan nilai presentase terendah yaitu dimensi daya tanggap sebesar (70,5%). Hasil presentase dari kelima dimensi sebesar (78,9%) yang berarti hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengguna jasa PKL (PUAS) terhadap kinerja mahasiswa pendidikan tata rias.
Adaptasi Nilai Budaya Adat Perkawinan Suku Jawa di Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun Nurul Fitri Annisa Saragih; Sitti Nursetiawati; Jenny Sista Siregar
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Jawa di Kecamatan Sidamanik merupakan alih generasi dan hidup berdampingan dengan suku asli Simalungun dalam kurun waktu yang lama. Sehingga terjadi pergeseran pada ritual-ritual dalam siklus hidup manusia, salah satunya adalah pada Upacara Pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan adaptasi budaya dalam pelaksanaan ritual adat Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi yang dilakukan dengan studi di lapangan dan studi kepustakaan. Hal pertama yang dilakukan adalah menentukan tempat, waktu dan 6 informan sebagai sumber data primer. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan lamanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Suku Jawa di Simalungun beradaptasi dengan baik sehingga mempengaruhi tata upacara perkawinan menjadi lebih fleksibel. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pengurangan dalam prosesi tata upacara perkawinan yang didasarkan pada fungsi praktis dan ekonomis. Bagian-bagian yang ditiadakan diantaranya pada proses sebelum upacara perkawinan sebelum melamar seharusnya ada tahap nakoke (menanyakan), siraman dan midodareni sebelum akad nikah, pada tahap setelah pembentukan panitia seharusnya diadakan janggolan (selamatan), dan penebusan kembar mayang setalah upacara midodareni. Kesimpulan dari penelitian ini secara garis besar yaitu ada tiga bagian yang mendasar pada adaptasinya, yaitu perubahan prosesi upacara, perubahan atau pergeseran fungsi sosial dan perubahan esensi atau nilai yang terkandung didalamnya.
Pemanfaatan Masker Dari Rumput Laut (Gracilaria Verrucosa) Menjadi Masker Wajah Di Desa Pantai Sederhana Muara Gembong Mari Okatini Armandari; Neneng Siti Silfi Ambarwati
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat di Kecamatan Muara Gembong selain sebagai nelayan sebagai mata pencaharian utama, sebagian besar membudidayakan rumput laut jenis Gracilaria Verrucosa sebagai penghasilan lain termasuk di Desa Pantai Sederana. Hasil pantauan di lapangan diketaahui bahwa pengetahuan tentang pembuatan produk masker dari bahan dasar rumput laut (Gracilaria Verrucosa) masih sangat sedikit bahkan sebagian besar tidak memiiki informasi tentang ini. Oleh karenanya Program Studi Sarjana Terapan Kosmetik dan Perawatan Kecantikan – Fakultas Teknik – Universitas Negeri Jakarta tertarik untuk membantu masyarakat petani nelayan di wilayah Muara Gembong – Bekasi dengan memberikan pengetahuan melalui buku tentang rumput laut disertai pelatihan “ cara membuat rumput laut menjadi produk masker wajah”, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang masker dan nilai ekonomis dari rumput laut tersebut. Diawali dengan kegiatan sosialisasi, dan pelaksanaan pelatihan pembuatan masker wajah dari rumput laut yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2023. Hasil monitoring evaluasi pengabdian kepada masyarakat menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam pembuatan masker wajah berbahan dasar rumput laut. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang rumput laut dan permasalahannya serta pengolahannya telah meningkat secara signifikan.
Inovasi Bisnis Toko Bangunan Menggunakan Metode Ten Types of Innovation dan Business Model Canvas Diqqi Fajrudin Arridho; Beni Komara
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah pandemic usai semua usaha dituntut kembali bergerak bangkit mengembangkan usahanya. Begitu juga terjadi pada toko retail bangunan mereka melakukan berbagai macam inovasi agar mampu bertahan dan berkembang ditengah persaingan usaha. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengembangan usaha Toko NBC Bangunan melalui inovasi, taktik dan mengetahui bisnis model yang digunakan, sehingga mampu bangkit dan berkembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengambilan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan metode Miles & Huberman dan menggunakan pendekatan metode Inovasi Ten Types of Innovations. Penelitian dilakukan pada Toko NBC Bangunan yang berlokasi di Kendal Kemlagi Karanggeneng Lamongan. Hasil Penelitian Toko NBC menggunakan 3 inovasi Network, Product System, Service dan 4 tacktikal inovasi yaitu aliancess, Kolaborasi, Ektensi/Plig-in, Guarantee. Tacktikal yang mendukung perkembangan Toko NBC yaitu Aliancess dan Kolabirasi. aliansi untuk bekerjasama menjadikan customernya dengan pengusaha kontraktor, kolaborasi dengan CV. Bintama Makmur untuk dapat melengkapi perlengkapan yang tidak dipunyai Toko NBC. Inovasi Service dipilih taktik Guarantee untuk menigkatkan value pelayanan berupa bergaransi barang jika terjadi kerusakan. Business Model Canvas yang menjadi point Toko NBC yaitu, adanya key partner yag melakukan kolaborasi dengan CV. Bintama Makmur dan value pelayanan fasilitas yang lengkap dan bergaransi jika terjadi kerusakan.
Perbedaan Kadar Ekstrak Ethanol Kulit Buah Lemon (Citrus Limon L) Terhadap Kualitas Masker Gel Peel Off Azkia Silmi Kaaffah; Neneng Siti Silfi Ambarwati; Lilis Jubaedah
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masker wajah dapat diperoleh dalam berbagai bentuk sediaan, salah satunya dalam bentuk masker wajah gel peel off. Masker wajah gel peel off merupakan salah satu jenis masker wajah yang mempunyai keunggulan dalam penggunaanya yaitu dapat dengan mudah dilepas atau diangkat seperti membran elastis (Basuki. S: 2003). Masker dioleskan dengan bantuan kuas pada seluruh wajah leher dan pundak kecuali bagian mata dan bibir karena bagian tersebut sangat sensitif. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan sebagai bahan masker kaya antioksidan ialah kulit lemon.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh kadar ekstrak ethanol kulit lemon terhadap kualitas masker gel peel off. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ekstrak ethanol kulit lemon dengan konsentrasi 10%, 12,5%, 15%, sedangkan variabel terikatnya adalah kualitas masker kadar sediaan masker gel peel off. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi melalui uji organoleptik yang dilakukan oleh 3 ahli farmasi. Analisis data dengan menggunakan uji normalitas dengan program SPSS dan dilanjutkan uji Friedman Test. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa bahwa penggunaan kadar ekstrak ethanol kulit lemon yang berbeda tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas masker gel peel off. Dan ekstrak ethanol kulit lemon dapat diformulasikan dalam sediaan masker gel peel off dengan variasi konsentrasi 10%, 12,5%, dan 15%. Kata Kunci: sediaan masker, gel peel off, kulit lemon Abstract Facial masks are available in various formulations, one of which is in the form of peel off gel face masks. Peel off gel face masks are a type of facial mask that has the advantage of being easily removed or peeled off like elastic membranes (Basuki, S: 2003). The mask is applied with the help of a brush to the entire face, neck, and shoulders, excluding the eye and lip areas due to their sensitivity. One natural ingredient that can be used as a mask material rich in antioxidants is lemon peel.This study aims to determine the influence of the ethanol extract content from lemon peel on the quality of peel off gel masks. This study uses a quantitative experimental research method. The independent variable in this study is the ethanol extract content from lemon peel with concentrations of 10%, 12.5%, and 15%, while the dependent variable is the quality of the peel off gel mask formulation. The data collection technique used is observation through organoleptic tests conducted by three pharmaceutical experts. Data analysis is done using the normality test with the SPSS program, followed by the Friedman Test. Based on the research results and discussion, it is shown that the use of different levels of ethanol extract from lemon peel does not have a significant influence on the quality of peel off gel masks. And the ethanol extract from lemon peel can be formulated in peel off gel mask preparations with variations of 10%, 12.5%, and 15% concentrations. Keywords: mask formulation, peel off gel, lemon peel
Adaptasi Nilai Budaya Pada Tradisi Adat Perkawinan Sunda di Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi Wilyana Rosmayanti Panyalai; Jenny Sista Siregar; Sitti Nursetiawati
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 04 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Kebalen merupakann kelurahan yang secara administratif masuk kedalam pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Ada 2 kebudayaan besar yang berdampingan di Bekasi termasuk di Kelurahan Kebalen, yakni Sunda dan Betawi. Hal ini menyebabkan terjadinya pergeseran pada ritual adat pernikahan Sunda di Kebalen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisa perubahan yang tejadi pada adat pernikahan Sunda yang dilaksanakan di Bekasi sebagai bentuk dari adaptasi Suku Sunda. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan studi lapangan dan studi kepustakaan yang melibatkan informan sebanyak 2 orang pengantin Sunda, 1 orang sepuh dan 1 orang perias pengantin dalam kurun waktu 2 bulan. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa ada beberapa ritual yang mulai tidak terlihat pada pernikahan adat Sunda di Kebalen, diantaranya adalah siraman dan mapag penganten. Penyebab utamanya adalah pengaruh budaya suku Betawi dan model pernikahan modern, selain itu juga perlengkapan adat yang diperlukan sangat banyak dan akan memakan waktu yang lama. Adaptasi, Bekasi, Nilai Budaya, Pernikahan Sunda Kebalen Village is a village administratively included in the government of West Java Province. There are two major cultures that coexist in Bekasi, including in Kebalen Village, namely Sundanese and Betawi. This has caused a shift in the traditional Sundanese wedding ritual in Kebalen. This research aims to see and analyze the changes that have occurred in Sundanese wedding customs carried out in Bekasi as a form of adaptation of the Sundanese Tribe. This type of research is descriptive qualitative with field studies and literature studies involving informants as many as 2 Sundanese brides, 1 elder and 1 bridal dresser within a period of 2 months. The results of this study indicate that there are several rituals that are not seen in Sundanese traditional weddings in Kebalen, including siraman and mapag penganten. The main reason is the influence of Betawi tribal culture and modern wedding models, besides that the traditional equipment needed is very large and will take a long time. write four to eight keywords alphabetically and separated by comma, do not use abbreviation or acronym.

Page 11 of 39 | Total Record : 382