Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
JIPSI is a scientific journal in the field of psychology published by LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI). The publication of JIPSI aims to facilitate interaction, discussion and updating of ideas from psychologists and to keep abreast of research developments in the field of psychology, especially in Indonesia. JIPSI research scope includes general psychology, industrial and organizational psychology, clinical psychology, social psychology, educational and developmental psychology, psychometrics and psychological assessment.
Articles
70 Documents
Keterlibatan Ayah dalam Mengasuh Anak dengan Tunagrahita
Wulandari, Sri;
Anastasya, Yara Andita
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i1.615
Fathers have an important role in parenting but their involvement is still minimal. The study aimed to look at how fathers engage in parenting. The study uses qualitative methods with phenomenological approaches. Data collection uses observation and interview techniques. The results of this study showed that two subjects were not involved in parenting, while the other subject was involved in parenting such as taking an afternoon walk, which corresponds to the paternal dimension of engagement. Three subjects also still supervised the child even though they rarely played with children, it corresponded to the dimensions of accessibility/availability. Three subjects also tried to meet the needs of children such as daily needs and children's education, it is in accordance with the dimensions of responsibility. Based on psychological well-being factors, the whole subject also accepts the child's state despite the time and process. Based on personality factors, when the child makes a mistake, the whole subject is able to manage emotions well. Two out of three subjects said that childcare was a must-do together, while one subject handed childcare to the wife for work, which was part of the attitude factor. Three subjects learned sincerely to accept the condition of their deaf children as a trust from God, it goes into the religious factor.
Rancangan Penilaian Kinerja Karyawan dengan Metode Behaviorally Anchor Rating Scale (BARS)
Astari, Karima
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i1.620
Employee performance appraisal is very important in the workplace. This relates to the decisions that will be made by the company about the productivity of its employees. Faculty X at University Y also conducts employee performance appraisals like other companies do. Grade scales and employee daily work reports are the methods used by faculty X at University Y. These methods still need to be considered effective in actual practice. This is because many employees still consider formality, subjective assessment, the need for clear and measurable standards, and feedback on employee performance. To overcome this, the researchers developed a performance appraisal method, the Behavioral Anchor Rating Scale (BARS) method. The BARS method combines the benefits of narrative methods, critical incidents, and measurable scales (a graphical rating type) by creating standardized rating scales with specific behavioral examples of good or bad employee performance. This solves the problem of evaluating employee performance which tends to be subjective. The performance appraisal problem for employees at Faculty X can be solved using the BARS method. This study uses a qualitative approach with a five-step model data collection technique to make a BARS performance assessment followed by group discussions/participation from competent internal companies combined with qualitative interviews and uses thematic analysis for data analysis.
Hubungan Antara Narsisme dan Motivasi Afiliasi dengan Facebook Addiction
Santoso, Liem Ciang
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i1.625
Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan antara narsisme dan motivasi afiliasi dengan facebook addiction. Pengguna facebook yang paling besar adalah kelompok usia remaja yang memiliki kesempatan akses internet yang banyak. Subjek penelitian yang diambil adalah usia remaja antara 15-21 tahun. Alat ukur yang akan digunakan pada penelitian ini adalah model skala Likert. Data dari penyebaran skala selanjutnya akan diproses dengan teknik analisis menggunakan Regresi. Berdasar penghitungan data yang didapatkan dalam proses penelitian, maka pada tahap uji hipotesis dengan menggunakan teknik Regresi Berganda, maka harga koefisien F = 5,207 pada p = 0,006. Oleh karena p < 0,01, maka sekaligus menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara Narsisme dan Motivasi Afiliasi dengan Facebook Addiction. Hasil uji yang terdapat pada tabel R2 (R Square) telah diperolah harga R2 sebesar 0,064, berarti sumbangan efektif variabel narsisme dan motivasi afiliasi dengan facebook addiction sebesar 6,4 %. Secara parsial, Narsisme berhubungan dengan facebook addiction, tetapi secara parsial Motivasi Afiliasi tidak berhubungan dengan facebook addiction.
Menghadapi Tantangan Akademik di Pendidikan Tiggi dengan Self-Compassion
Polla, Rina Ruth
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i1.631
Semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin tinggi pula tantangan akademik yang dihadapi. Hal ini dialami oleh mahasiwa Magister Profesi Psikologi yang menghadapi tuntutan tinggi dalam studinya. Praktik kerja yang menjadi bagian dari kurikulum mewajibkan mereka untuk menempuh mata kuliah Praktek Kerja Profesi Psikologi (PKPP) selama 3 semester. Saat dihadapkan pada kesulitan akademik, mahasiswa juga harus memiliki daya tahan untuk melewati dan mengatasinya, oleh karena itu mahasiswa memerlukan self-compassion. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat ukur Self-compassion scale dari Neff, terdiri dari 26 item, dan telah divalidasi oleh peneliti serta telah diakui setara dengan alat ukur aslinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan teknik survei pada 20 mahasiswa Magister Profesi Psikologi yang sedang menempuh mata kuliah PKPP. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran mengenai derajat dan dinamika komponen-komponen self-compassion pada diri mahasiswa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa sebanyak 60% mahasiswa memiliki interkorelasi komponen self-compassion yang rendah dan 40% memiliki interkorelasi komponen self-compassion yang tinggi. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Magister Profesi Psikologi yang sedang menempuh mata kuliah PKPP memiliki derajat self-compassion yang rendah.
Studi Narasi: Gambaran Hubungan Orang Tua dengan Anak Berbeda Agama
Karunia, Anindita
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i1.633
Mempunyai rakyat dengan latar belakang agama serta budaya yang berbeda, Indonesia adalah negara dengan karakteristik individu yang majemuk. Hal ini menciptakan iklim yang memungkinkan untuk dua individu dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda menjadi satu dalam sebuah pernikahan. Namun, jika orang tua dan anak memiliki agama yang berbeda, maka kualitas hubungan mereka akan rentan menunjukkan kerendahan. Penelitian ini adalah studi narasi yang melibatkan satu orang subjek. Ditemukan bahwa ada perubahan kualitas hubungan antara subjek dengan orang tua yang berbeda agama. Mulanya, subjek memiliki hubungan yang positif dengan ayahnya. Namun kini hubungan keduanya sudah berada dalam fase deterioration karena masing-masing pihak menganggap agama mereka adalah hal yang penting.
Pengaruh Self-efficacy Terhadap Prestasi Belajar Matematika kelas XI SMK SEMEN GRESIK
Heriniansyah, Bunga Putri;
Wicaksono, Awang Setiawan;
Puspitaningrum, Noer Suci Endah
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i2.763
Self efficacy adalah salah satu faktor yang mempengaruhi belajar dan suatu keyakinan seseorang untuk menangani situasi dengan cara yang menghasilkan hasil yang memuaskan, Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui secara lebih mendalam terkait dengan pengaruh Self efficacy dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar Matematika pada siswa, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh Self efficacy terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika siswa kelas XI SMK Semen Gresik.Kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan filsafat positivisme selain itu penelitian yang memiliki paham naturalistik (fenomenologis) tipe penelitian tersebut berdasarkan pertimbangan pada angka- angka atau statistik yang digunakan sebagai meneliti populasi atau sample tertentu Penggunaan tipe kuantitatif tidak dapat dilepaskan dari pemikiran positivisme. Berdasarkan hasil analisis uji regresi linear sederhana diperoleh nilai sig 0.000. Artinya nilai signifikan 0,05, jadi dapat diketahui Self efficacy (x) mempengaruhi Prestasi Belajar Matematika pada siswa SMK Semen Gresik. Dari pembahasan diatas dapat diketahui bahwa “Terdapat Pengaruh Yang Signifikan Antara Self efficacy Dengan Prestasi Belajar”. Selain itu masih banyak faktor yang lain yang dapat mempengaruhi antara variabel tersebut. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai resgresi linear sederhana pada variabel Self efficacy terhadap Prestasi Belajar dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Dibandingkan dengan taraf signifikansi 0.05, nilai sig (2-tailed) ini lebih kecil yang artinya terdapat pengaruh variabel Self efficacy (X) terhadap Prestasi Belajar (Y). Hasil R Square (R^2) menunjukkan angka sebesar 0.343 yang berarti Self efficacy sebagian sebesar (0,343%) terhadap variabel Prestasi belajar sedangkan sisanya sebesar (99,657%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Pemberian Reinforcement Positif Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa MTs X
Aunurrika, Salsabila;
Puspitaningrum, Noer Suci Endah
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i2.766
Dalam mencapai tujuan meningkatkan kedisiplinan, dapat dilakukan dengan memberikan penguatan positif kepada murid, karena penguatan positif bisa membuat murid merasa dihargai atas sikap, prestasi, dan usahanya. Penguatan positif adalah pembentukan suatu pola perbuatan dengan memberikan penghargaan atau penguatan segera setelah perbuatan yang diharapkan muncul. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas antara penguatan positif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara dalam memberikan teknik intervensi berupa penguatan positif pada siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs). Sebanyak 3 siswa kurang mampu dalam membentuk perilaku disiplin berdasarkan keseluruhan aspek disiplin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga subjek, dua diantaranya masih belum memenuhi salah satu aspek dari kedisiplinan yaitu aspek sikap tertib siswa di dalam ruang kelas. Sedangkan subjek satunya sudah bisa memenuhi keseluruhan aspek kedisiplinan.
Penerapan Bimbingan Konseling dalam Menentukan Jurusan Kuliah di SMA X
Husain, Aulia Shafa Kartika;
Wicaksono, Awang Setiawan
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i2.768
Guidance counseling is the process of providing assistance by counselors to students to help students become independent individuals and make appropriate decisions. This research aims to determine the benefits of counseling in solving obstacles or problems experienced by grade 12 students who have difficulty deciding on a major. The method used in this research is a qualitative method with data collection techniques in the form of observation and interviews in providing intervention techniques in the form of counseling guidance with individual or individual counseling services and using the Elective Counseling model which is aimed at 3 grade 12 students. The results show that two out of three students have gained new views regarding the appropriate choice of major. Meanwhile, another student was still not satisfied with the counseling that had been carried out.
Penerapan Konseling Kelompok dengan Teknik Self Management untuk Meningkatkan Kemampuan Mengelola Waktu Belajar pada Siswa SMA X
Dewi, Anis Rahmawati;
Putri, Asti Candrasasi Candra
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i2.769
Pengelolaan waktu belajar adalah aktivitas dan proses perencanaan dan pelaksanaan kontrol sadar terhadap waktu yang dialokasikan untuk kegiatan pembelajaran, pengelolaan waktu belajar yang efektif dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas siswa dalam mencapai tujuan belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan meningkatkan kemampuan mengelola waktu belajar dengan menggunakan teknik self management. Penelitian ini, menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan memberikan kuisioner kepada siswa guna untuk mengetahui seberapa rendah Pengelolaan Waktu Belajar pada siswa. Setelah mengolah data dengan menggunakan skala likert untuk melihat hasil dari kuisioner dengan 30 aitem. Peneliti menemukan 9 siswa dari 63 siswa yang memiliki pengelolaan waktu belajarnya yang rendah setelah diberikannya (pre-test). Lalu diadakan intervensi dengan menerapkan teknik self management konseling kelompok kepada 9 siswa tersebut. Setelah diberikan (post test) guna untuk melihat apakah terdapat peningkatan setelah diberikan intervensi konseling kelompok. Terdapat hasil yang signifikan bahwa siswa mengalami peningkatan dalam pengelolaan waktu belajarnya dilihat dari post-test dan pre-test.
Edukasi Regulasi Emosi Diri untuk Mencegah Perilaku Agresif pada Siswa Melalui UPP Sang Surya
Ellyanto, Adela;
Rejeki, Asri
Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI)
Publisher : LPPM Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37278/jipsi.v5i2.771
Regulasi emosi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan setiap individu. Kesadaran atau aktivitas kognitif membantu individu dalam mengelola emosi atau perasaan yang berasal dari dirinya dan mencegah emosi tersebut menjadi berlebihan, misalnya setelah atau saat mengalami stress. Salah satu cara yaitu dengan diberikannya edukasi regulasi emosi berupa seminar ini maka diharapkan mereka dapat memahami materi yang diberikan dan dapat menerapkannya di kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk siswa-siswa SMP dapat meregulasi emosi pada dirinya untuk mencegah perilaku agresif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memberikan kuesioner (Pre-Test dan Post-Test) yang tiap tes nya berisi 10 pernyataan tentang regulasi emosi dan 5 pertanyaan terkait pengetahuan kognitifnya. Berdasarkan output dari SPSS, dapat dilihat nilai Asymp.Sig (2-tailed) adalah 0,000. Karena nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat diambil kesimpulan ada perbedaan rata-rata antara hasil pre-test dengan post-test sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh terhadap Regulasi Emosi Diri untuk Mencegah Perilaku Agresif pada Siswa SMP Melalui UPP Sang Surya.