cover
Contact Name
Djoko Hari Praswanto
Contact Email
jasten@scholar.itn.ac.id
Phone
+6281336663022
Journal Mail Official
jasten@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Bendungan Sigura - gura No. 2 Kota Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional
ISSN : ""     EISSN : 27470598     DOI : https://doi.org/10.36040/jasten.v3i1
JASTEN merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Jurnal ini merupakan hasil dari hilirisasi kegiatan penelitian pada bidang sains, teknologi dan seni yang diaplikasikan kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam 1 Tahun pada bulan April dan Oktober. e-ISSN : 2747-0598 Subyek : Sains, Teknologi dan Seni
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2022)" : 8 Documents clear
Pemanfaatan Lahan Menganggur Untuk Meningkatkan Produksi Kedelai Indonesia Guna Memenuhi Kebutuhan Masyarakat Nelly Nelly; Renny Septiari; Sony Haryanto
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.389 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v3i1.3437

Abstract

The deficit of soybean in Indonesia is estimated at 226% by 2019 (Preliminary Study of the National Medium Term Development Plan / RPJMN, Directorate of Food and Agriculture, 2013: 169). In Indonesia, soybeans are a strategic food commodity, in third place after rice and maize. Every day, soybeans are consumed by almost all people. Soybean consumption in Indonesia averages 8.22 kg / capita / year (Directorate of Food and Agriculture, 2014: 6). On the one hand, Indonesia is currently the 6th largest soybean producing country in the world (Heriyanto, 2012: 116 and the Center for Agricultural Data and Information Systems, 2014: 36). On the other hand, Indonesia is the 9th largest soybean importer country in the world (Center for Agricultural Data and Information Systems, 2013: 36). ). BATAN assesses that imported soybeans other than transgenic, the levels are left behind, may be taken by their country of origin or because they have taken too long to travel (Directorate of Food and Agriculture. 2013: 154). The purpose of this community service is to invite the community to produce domestically produced soybeans so that the need for soybeans can be met, but not from imports. Can change the mindset of soybean farmers not to change to other crop commodities, especially plants with lower protein value and less benefit. Inviting the community / farmers to change the function of the land or use the land. The service was carried out by applying 5 superior seeds planted under the sengon tree using the intercropping method. Processing and data analysis using experimental design, which is in accordance with the treatment. In the cultivation of domestically produced soybeans, many varieties have been found, so the model used is random, meaning that the conclusion applies to all other domestically produced soybean varieties. The research was carried out in areas with high soybean consumption but very little production, among others in Malang (Malang Regency). The results of the analysis using a subsampling block design with a random model for the treatment of varieties with the planting location under the sengon tree in Pulung dowo village, Tumpang sub-district, Malang district.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN JALAN RABAT BETON UNTUK MENUJU KELOKASI CANDI DESA PATAAN KABUPATEN LAMONGAN Rasio Hepiyanto
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1627.058 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v3i1.4119

Abstract

Roads are the main means of transportation in everyday life. Transportation is divided into 3 parts, namely land, sea and air transportation. People really need facilities in transportation, because transportation will make it easier to increase people's income and can improve the economy in an area, both by the community itself and can increase income for a village. In the village of Pataan, Lamongan Regency, there is a temple that is a relic of King Airlangga. To get to the temple, residents or the community, as well as people from outside the city have to walk and the road is very up and down. The road during the rainy season will be very difficult to pass. So it takes road planning to build a road. The concrete road is the road to get to the temple location, because with the moving soil conditions in Lamongan, a road with the type or model of a concrete road is needed. Planning Concrete roads must be planned DED, and RAB first. Calculations from the RAB show that the concrete road work to get to the temple in Pataan village requires a budget for the work of Rp. 137,800,000, - (One Hundred Thirty Seven Million Eight Hundred Thousand Rupiah). Keywords: Road, Concrete, Temple, Analysis
Pembuatan Website Company Profile dan Pelatihan di Bengkel RPM Motor Desa Ngijo Kabupaten Malang Sebagai Media Publikasi Nurlaily Vendyansyah; Deddy Rudhistiar; Peniel Immanuel Gultom
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.635 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v3i1.4683

Abstract

Pandemi Covid-19 mengubah kebiasaan hidup masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidup. Dalam praktiknya, upaya pemerintah Indonesia untuk membatasi ruang gerak masyarakat tidaklah mudah. Masyarakat dituntut untuk memahami teknologi. Sehingga pemanfaatan teknologi pemenuhan kebutuhan hidup meningkat. Hampir semua orang menggunakan layanan yang disediakan di internet untuk memenuhi kebutuhannya. Tentu hal ini tidak hanya berlaku untuk kebutuhan primer saja. Misalnya, kebutuhan sekunder akan layanan kendaraan tidak dapat diabaikan. Pemeliharaan dianggap perlu untuk meminimalkan kemungkinan kerusakan mesin secara minor maupun mayor. Pelanggan tentu berhati-hati dalam memilih penyedia layanan. Informasi tentang jasa bengkel di internet yang dilengkapi dengan testimoni bermanfaat bagi calon pelanggan. Informasi ini dapat disampaikan secara terstruktur melalui website company profile. Dalam program ini kami menyediakan website company profile yang dapat diakses melalui internet dan dilengkapi dengan pelatihan pengoperasian website untuk content management. Kegiatan ini terbagi menjadi dua kegiatan utama, pengembangan website dan pelatihan. Untuk mendapatkan data yang sesuai, kami melakukan wawancara dengan pemilik dan dianalisis. Selanjutnya website dirancang, coding dan menerapkan Codeigniter 3.0 dan kemudian hosting. Sebelum diluncurkan, dilakukan pengujian blackbox untuk mengetahui performa website. Selanjutnya dilakukan kegiatan pelatihan bagi perusahaan agar dapat mengelola konten website sesuai kebutuhan. Untuk mengukur keberhasilan program ini dilakukan evaluasi dengan memberikan kuesioner kepada pemilik. Hasilnya, transaksi meningkat 40%.
Aplikasi Smart Posyandu Untuk Meningkatkan Kinerja Posyandu Sakura RW 29 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang Irmalia Suryani Faradisa; Febriana Santi W; Radimas Putra M. D. L.
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1975.374 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v3i1.4752

Abstract

Pos Pelayanan Keluarga Berencana - Kesehatan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Posyandu merupakan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) yang dikelola, diselenggarakan, diorganisir dan dilaksanakan oleh masyarakat untuk pembangunan yang sehat guna meningkatkan kekuatan masyarakat dan memberikan sarana kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan social dasar. Dan juga pelayanan kesehatan untuk mempercepat penurunan angka kematian bayi dan anak. Bermacam kegiatan dilaksanakan oleh posyandu Antara lain: Kesehatan Iu dan Anak (KIA), Pemantauan Gizi, Immunisasi, KB dan penanggulangan diare. Kegiatan ini dapat ditambah atau dikembangkan di Posyandu yang lingkup kegiatannya masih dalam lingkup kegiatan utamanya dimana kegiatannya dapat dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan oleh para kader posyandu tersebut otomatis laporan yang dibuat jumlahnya tidak sedikit. Laporan ini harus disampaikan kepada pihak puskesmas maupun kelurahan sebagai lembaga yang menaungi Posyandu, dimana pelaporan ini akan dilakukan dalam jangka waktu sebulan sekali. Mengingat kegiatan pelaporan tersebut dilakukan secara rutin dan berlanjut serta jumlah berkas yang digunakan sebagai bahan pelaporan tidak sedikit, alangkah baiknya jika pencatatan data tersebut dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dengan harapan hal tersebut dapat membantu kader posyandu Sakura yang terletak di RW 29 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Malang dalam menyusun laporan. Berdasarkan hal tersebut timbul ide bagaimana cara untuk dapat membantu para kader dalam membuat laporan sehingga pekerjaan dari pada kader ini lebih mudah. Berdasarkan hasil wawancara dengan ibu ketua posyandu Sakura RW 29 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang kami membuat sebuah aplikasi yang dapat terintegrasi antara HP dan komputer sehingga para kader ini nantinya dapat bekerja dengan lebih mudah dan lebih efesien dalam pembuatan laporannya
Pendampingan Pengembangan Usaha Bisnis Pada Café Fresh Corner Kota Malang prima vitasari; Salammia; Sri Indriani; Erni Junita
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.118 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v3i1.4753

Abstract

Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan konsumen. Aspek produk dalam kategori baik dapat dilihat pada hasil kuesioner para responden bahwa kafe mampu menjaga kebersihan makanan dan minuman, menjaga kualitas makanan, memberikan variasi makanan namun karena harga para konsumen mayoritas hanya membeli minuman, sehingga variasi makanan tidak terlalu diperhatikan para konsumen. Pengabdian kepada masyarakat ini tujuan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kinerja karyawan dari Café Fresh Corner yang berlokasi di Jl. Terusan Kendalsari No. 1 Kota Malang dalam upaya bisa bertahan di masa pandemi Covid 19 dan menghadapi era digital saat ini. Strategi yang digunakan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan omzet pada era digital saat ini sangat berbeda dengan era-era sebelumnya. Pada era digital ini lebih banyak memanfaatkan media digital (online) baik itu dari segi promosi, layanan maupun penjualan. Strategi pengembangan usaha yang diberikan adalah dengan cara mendaftarkan Café tersebut ke aplikasi pengantar makanan online seperti Go-Food dan Grab-Food agar konsumen dapat berbelanja secara online. Selain itu, untuk metode promosi lebih baik menggunakan media sosial seperti Facebook (FB) dan Instagram (IG). Metode untuk peningkatan kinerja adalah dengan cara memberikan bonus kepada karyawan yang rajin dan disiplin. Dengan menggunakan model bisnis Canvas dapat meningkatkan kinerja dan angka penjualan dari produk Café Fresh Corner
Desain Dan Implementasi Pengelolaan Persediaan Barang Berbasis Website Di Bengkel RPM Motor kartiko; Suryo Adi Wibowo; Yosep Agus Pranoto
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.498 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v3i1.4754

Abstract

Keberadaan sistem informasi gudang pada sebuah perusahaan tidak boleh diabaikan. Karena dengan adanya sistem ini pemilik perusahaan dapat melakukan kontrol stok barang untuk mengetahui peminatan pasar pada perusahaannya. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yang menjadi mitra adalah Bengkel RPM Motor yang berlokasi di desa Ngenep, Kabupaten Malang. Dalam kegiatan ini tim pengabdi memberikan sumbangsih berupa pembuatan website inventory management system yang didukung dengan kegiatan pelatihan untuk mempermudah mitra dalam pemahaman sistem. Sistem ini dibangun dengan sistem login berbasis website sehingga dapat diakses secara intranet pada perusahaan mitra. Modul yang disediakan oleh sistem terdiri dari tiga moul utama yaitu modul master, modul penjualan dan modul pembelian. Modul master data terdiri dari data barang, customer, supplier, kategori, user. Modul data penjualan terdiri dari transaksi penjualan, penawaran penjualan, laporan penjualan. Modul data pembelian terdiri dari transaksi pembelian, penawaran pembelian, laporan pembelian. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode pengembangan perangkat lunak yaitu waterfall. Pada sistem ini diterapkan metode Sequential Search yang diterapkan untuk fungsi proses pencarian data, sehingga dapat mempersingkat proses pencarian. Hasilnya mitra mendapatkan manfaat baik karena dimudahkan dalam melakukan management barang pada perusahaan. Buku pedoman dan kegiatan pelatihan menambah pemahaman mitra dalam mengoperasikan perangkat lunak
PENERAPAN VACUUM FOOD PACKAGING UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN PADA PENGUSAHA BAKSO DAN MIE “PENGEN MIE” DI DESA MULYOAGUNG KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Awan Awan; Djoko Hari Praswanto; Siswi Astuti
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.627 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v3i1.4868

Abstract

Bakso dan Pangsit Mie di Kota Malang sudah menjadi makanan khas yang sulit dipisahkan sehingga jajanan in dikenal dengan Bakso dan Pangsit Mie Malang. Dengan semakin banyaknya permintaan akan jajanan kota ini dan kondisi pandemi yang belum juga menentu, banyak pengusaha bakso dan pangsit mie yang mengembangkan usahanya dengan cara pemasaran online dimana bakso dapat dipasarkan diluar kota dengan aman dan higienis dengan memakai packaging yang aman. PENGEN MIE merupakan salah satu pengusaha bakso dan mie di Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang membuat bakso dan pangsit mie sendiri dengan alat seadanya. Karena keterbatasan cara pengemasan usahanya kurang meluas dan tidak bisa dibawah jarak jauh. Pengusaha bakso dan mie “PENGEN MIE” hanya bisa melayani daerah Dau dan sekitarnya. Untuk meningkatkan jumlah konsumen tim abdimas ITN malang mencoba untuk membuatkan alat packaging dan pendampingan yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengemas bakso sebagai makanan frozen food secara aman dan higienis disimpan pada suhu dingin (4°C sampai -19°C) sehingga bisa melayani konsumen baik didalam kota maupun diluar kota. Dengan adanya alat pengemas tersebut, dalam waktu satu tahun ini, omzet pedagang mitra meningkat sebesar 20-30%. Peningkatan omzet penjualan tersebut karena adanya kontribusi penjualan pentol dan siomay frozen sebagai produk tambahan dari “PENGEN MIE”
IMPLEMENTASI ROTARY SCREW KOMPOR WOOD PELLET DI PENGERAJIN TAHU KAB. KEDIRI Eko Yohanes Setyawan; Abraham Lomi; Choirul Saleh; Jimmy; F. Endah Kusuma rastini
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.475 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v3i1.5447

Abstract

Usaha pembuatan tahu diwilayah kabupaten kediri merupakan usaha yang cukup menjanjikan ini dapat dilihat dengan permintaan pasar yang terus meningkat, dimana kabupaten kediri merupakan sentral pembuat tahu yang bahan dasarnya terbuat dari kedelai selain itu dikediri kedelai juga digunakan pada industri kecap. Sebagian besar industri di Kediri merupakan industri rumah tangga, yang menjadikan tahu sebagai penghasilan utama yang sudah turun temurun. Menurut hasil wawancara industri rumah tangga tahu yang tetap berlanjut sebagian besar itu distribusinya sudah mencapai ke luar daerah sekitar Kediri. Dari hasil survei ditempat mitra terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi yang paling utama dalam proses pembuatan tahu adalah pemasakan bubur kedelai. Selain sangat menetukan kualitas produk, proses pemasakan juga merupakan tahapan yang memerlukan energi terbanyak seperti terlihat Proses pemasakan dalam proses produksi tahu dilakukan untuk memasak bubur kedelai hasil penggilingan kedelai. Dengan menggunakan bahan bakar wood pellet, untuk memasak kedelai dalam waktu pembakaran selama 1 jam dibutuhkan 1/2 kg wood pellet, bila dilakukan satu hari dengan pembakaran selama 8 jam dalam proses pemasakan bubur kedelai dibutuhkan wood pellet sebanyak 4 kg, selama ini yang sudah dilakukan dalam memasukan wood pellet dilakukan secara manual terdapat beberapa kendala seperti wood pellet tidak mau turun ke dapur pembaran dari tempat wood pellet dan masukan yang tidak stabil sehingga digunakan rotary Screw dalam kompor wood pellet agar input bahan bakar stabil dalam proses pembakaran kedelai dan kualitas panas yang dihasilkan stabil sesuai dengan yang diinginkan, dimana panas tersebut diperoleh dari pembakaran bahan bakar di ruang bakar. Selain itu juga untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna didalam ruang bakar.

Page 1 of 1 | Total Record : 8