cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 415 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Jhonny H Panggabean; Yenni F Sihotang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.938 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5378

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X semester II SMA Swasta Teladan Medan T.P 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh kelas X SMA Swasta Teladan Medan yang terdiri dari 3 kelas. Sampel ada 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling yaitu kelas X IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 2 sebagai kelas kontrol yang masing-masing terdiri dari 36 orang siswa. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 31,39 dan kelas kontrol adalah 31,25. Hasil observasi siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training adalah 72,88% tergolong kategori aktif. Setelah dilakukan perlakuan yang berbeda, yaitu model pembelajaran inquiry training pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol maka diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen adalah 72,92 dan kelas kontrol 64,86. Dari hasil uji t dapat disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X semester II SMA Swasta Teladan Medan T.P 2014/2015. Kata kunci : Model pembelajaran, inquiry training, aktivitas, hasil belajar   ABSTRACT This study aims to determine the effect of inquiry training learning model on students’ learning outcomes in the second semester of grade 10 students on temperature and heat material of Teladan Private Senior High School Medan, A.Y 2014/2015. This research was a quasi experimental with the entire population of grade 10 students of Teladan Private Senior High School Medan consisting of 3 classes. Samples were taken 2 classes are determined by random cluster sampling technique, the X IPA 3 as the experiment class and X IPA 2 as controlling class each of which consisted of 36 students. The research result shows the pretest’s average score of experimental class is 31,39 and control class’ is 31,25. The results of observation of students during the learning process by using inquiry training learning model shows that 72,88% were classified as active category. After they have been given different treatments, inquiry training model for experimental class and conventional learning model for controlling class, it is obtained that the posttest’s average score for experimental class is 72,92 and controlling class’s is 64,86. From the t test results, it can be concluded there is influence of inquiry training learning model on the students’ learning outcomes on temperature and heat material in second semester grade 10 students of Teladan Private Senior High School Medan A.Y 2014/ 2015. Keywords: Learning model, inquiry training, activities, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING MENGGUNAKAN REAL LABORATORY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK PENGUKURAN DI KELAS X SMA NEGERI 3 MEDAN T.A 2018/2019 Chalidazia Ananda Nasution; Pintor Simamora
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 2 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.173 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v9i2.25405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran quantum teaching berbantuan real laboratory terhadap hasil belajar siswa pada materi Pengukuran di kelas X SMA Negeri 3 Medan T.A. 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 3 Medan yang terdiri dari 9 kelas. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling terpilih kelas X MIA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil objektif sebanyak 20 soal. Di peroleh postes kelas eksperimen 72,5 dan kelas kontrol 51,3. Hasil pengujian menunjukkan (8,35) > (2,00).  Terdapat pengaruh model quantum teaching berbantuan real laboratory terhadap hasil belajar siswa pada materi Pengukuran.Kata Kunci: model pembelajaran quantum teaching, real laboratory, hasil belajar.
THE EFFECT OF GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL ASSISTED BY VIRTUAL LABORATORY TO STUDENT’S LEARNING ACHIEVEMENT IN TEMPERATURE AND HEAT TOPIC IN CLASS X OF SMA N 1 LANGSA ACADEMIC YEAR 2014/2015 Mawarni Saputri; Motlan .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 1 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.242 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i1.5426

Abstract

ABSTRACT The aim of this research was to know the effect of guided inquiry learning model assisted by virtual laboratory to student’s learning achievement in temperature and heat topic in class X of SMA N 1 Langsa Academic year 2014/2015. The research method was quasi experimental. The population were all students of class X SMA N 1 Langsa Academic Year 2014/2015 that consist of 11 classes. Two classes selected by cluster random sampling as sample. One class as experiment class using guided inquiry learning model assisted by virtual laboratory and another class as control class using conventional learning. The instrument in this research were multiple choices and observational sheet. Multiple choices with 5 options and 20 questions were valid while observational sheet is used to measure the student’s activity during learning process. The results that were obtained: post test mean value of the experiment class was 78.70 and 63.54 was the mean value of the control class. Normality and homogeneity of the test result from the both samples was normal and homogenous. From the calculation of t test for post test data, obtained that  tcount value was bigger than ttable value. Based on the observation that has been done by observers with using observational sheet obtained that student’s activity in experiment class is greater than control class. So, it can be concluded that there was the significant effect of guided inquiry learning model assisted by virtual laboratory to student’s learning achievement in temperature and heat topic in class X of SMA N 1 Langsa Academic year 2014/2015.   Keywords: Guided inquiry learning model, virtual laboratory, student’s learning achievement, student’s activity.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS KELAS X MAS ‘IBADURRAHMAN STABAT T.P 2013/2014 Togi Tampubolon; Thaufik Hambali
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 3 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.419 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i3.2005

Abstract

ABSTRACT This study aimed to know the effect learning model of Problem-Based Learning (PBL) for the learning outcomes of students in the subject matter dynamic power in the tenth grade 2nd semester of MAS ‘Ibadurrahman Stabat T.A. 2013/2014. This research includes studies and quasi-experimental research design used was a two-group pretest-posttest design. The study population was all students of class X MAS 'Stabat Ibadurrahman which consists of 4 classes and the sample consists of two classes, namely the control class and experimental class taken by cluster random sampling. Authors apply the learning model of PBL in the experimental class and the conventional learning models in the control class. The research instrument used was a test to measure student learning outcomes in the cognitive and non-test the observation sheet to measure the students' activities and attitudes. Average data rate 44.53 pretest experimental class and control class 45.16. In both classes of the test data obtained pretest that the data were normally distributed and homogeneous. In addition, data was also tested using different test and it is concluded that the ability of the same class. Then given the treatment experiment with the model class and the control class PBL with conventional learning models. Average data rate 77.66 posttest experimental class and control class is 73.44. Then test the hypothesis that providing that tcount > ttable (1.965> 1.6697) for the 0.05 level, so it can be concluded that there are differences due to the influence of the PBL model application to student learning outcomes in a dynamic electrical material second semester of class X MAS 'Stabat Ibadurrahman TA 2013/2014 compared to using conventional learning models. Keywords : problem-based learning (PBL), quasi-experimental, outcome study. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi listrik dinamis di kelas X semester II MAS ‘Ibadurrahman Stabat T.A. 2013/2014. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah two group pretest-postest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MAS ‘Ibadurrahman Stabat yang berjumlah 4 kelas dan sampelnya terdiri dari dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen yang diambil secara cluster random sampling. Penulis menerapkan model pembelajaran PBL di kelas eksperimen dan model pembelajaran konvensional di kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes untuk mengukur hasil belajar siswa dalam ranah kognitif dan non-tes yaitu lembar observasi untuk mengukur aktivitas dan sikap siswa. Data rata-rata nilai pretes kelas eksperimen 44,53 dan kelas kontrol 45,16. Pada pengujian data pretes kedua kelas diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Selain itu data juga diuji dengan menggunakan uji beda dan diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan kedua kelas sama. Kemudian diberikan perlakuan yaitu kelas eksperimen dengan model pembelajaran PBL dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Data rata-rata nilai postes kelas eksperimen 77,66 dan kelas kontrol adalah 73,44. Kemudian dilakukan uji hipotesis yang memberikan bahwa thitung > ttabel (1,965>1,6697) untuk taraf signifikansi 0.05, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa ada perbedaan akibat pengaruh pada penerapan model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar siswa pada materi listrik dinamis kelas X semester II MAS ‘Ibadurrahman Stabat T.A. 2013/2014 dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: problem based learning (PBL), kuasi eksperimen, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING BERBANTU ANIMASI FLASH TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI FLUIDA DINAMIS Golden Sianipar; Henok Siagian
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.201 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran inquiry training berbantu animasi flash terhadap keterampilan proses sains pada materi pokok fluida dinamis. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain penelitian Two Group Pretes – Posttes design. Sampel kelas diambil dengan metode random sampling. Sampel penelitian adalah kelas XI IPA -4 berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA-3 berjumlah 33 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes keterampilan proses sains dalam bentuk essay dengan jumlah soal 7 buah yang telah dinyatakan valid oleh para ahli dan lembar observasi aktivitas keterampilan proses sains. Berdasarkan Hasil penelitian di dapat nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 18,78 dan rata-rata hasil postest sebesar 72,45, sedangkan Nilai rata-rata kelas kontrol untuk pretest adalah 16,81 dan nilai rata-rata postest sebesar 66,48. Perhitungan Aktivitas siswa dengan  rata-rata observasi aktivitas yaitu 67,2% pada kategori aktif. Dari uji hipotesis menggunakan uji-t postest di peroleh adanya pengaruh signifikan model pembelajaran inquiry training terhadap  keterampilan proses sains siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Kata kunci : model pembelajaran, fluida dinamis, keterampilan proses sains.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI POKOK MOMENTUM DAN IMPULS SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN Nadia Sagita; Ridwan Abdullah Sani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 7, No 2 (2019): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.087 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v7i2.13969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa di kelas X Semester II SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan T.P. 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan yang terdiri dari 4 kelas. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik Class Random Sampling yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas X-MIA3 sebagai kelas eksperimen dan X-MIA 4 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian  berupa  tes pilihan berganda dan lembar observasi untuk mengukur hasil belajar dan aktivitas siswa. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 35,14 dan kelas kontrol 34,41. Setelah diberi perlakuan yaitu kelas eksperimen dengan pembelajaran inquiry training dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional diperoleh data postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 86,13 dan 78,19. Pada pengujian data postes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogeny serta ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Inquiry Training terhadap hasil belajar siswa. Selama proses pembelajaran nilai rata-rata aktivitas belajar siswa kelas eksperimen adalah 75 dengan kategori aktif. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar pada materi pokok Momentum dan Impuls di kelas X Semester II SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan T.P. 2016/2017.Kata kunci: Inquiry Training, Hasil belajar, Aktivitas s
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DENGAN PENDEKATAN KETRAMPILAN PROSES PADA MATA KULIAH GETARAN DAN BUNYI YANG BERBASIS KARAKTER Abdul Hakim. S; Derlina Derlina; Yenny Megalina
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 1, No 1 (2013): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.385 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v1i1.1197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan analisa mahasiswa umumnya, khususnya mahasiswa jurusan kependidikan 2010/B dalam implementasi model pembelajaran problem solving dengan pendekatan ketrampilan proses pada mata kuliah Getaran dan Bunyi yang berbasis karakter. Metode yang dipakai untuk mencapai tujuan ini adalah analisa suatu permasalahan untuk menemukan materi perkuliahan gelombang dan optik berdasrkan pendekatan ketrampilan proses (indikatornya yaitu keterampilan observasi, klasifikasi, komunikasi, pengukuran (inferensi), menentukan jawaban yang rasional  (interpretasi), prediksi, dan penarikan kesimpulan). yang berbasis karakter terbatas pada jujur, saling menghargai, cerdas, kritis, inovatif, kerja keras dan gigih. Berdasarkan indikator tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan analisa yang berdampak pada meningkatnya hasil belajar mahasiswa. Kata kunci : problem solving, ketrampilan proses, karakter
LKPD BERBASIS MASALAH BERBANTUAN SIMULASI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA Mariati Purnama Simanjuntak
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 4 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.215 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v9i4.29793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lembar kerja siswa (LKPD) berbasis masalah berbantuan simulasi komputer terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian ini ialah quasi experiment dengan desain two group pretest-posttest.  Populasi penelitian seluruh siswa kelas XI Semester I di salah satu SMA Negeri di Medan yang terdiri dari lima kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas  eksperimen XI IPA-2 dan kelas kontrol XI IPA-5. Kelas eksperimen pembelajaran dengan penggunaan LKPD berbantuan simulasi komputer dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan yaitu tes keterampilan berpikir kreatif berbentuk uraian berjumlah 8 soal berbasis masalah. Sebelum pembelajaran dilakukan tes awal yang tujuannnya melihat kemampuan awal siswa terhadap keterampilan berpikir kretaif siswa pada materi Fluida Statis. Sesudah pembelajaran dilakukan tes akhir. Data tes awal dan tes akhir dianalisis dengan menggunakan uji beda (uji-t) dengan syarat data berdistribusi normal dan homogeny. Berdasarkan uji t terdapat perbedaan yang signifikan, yang berarti ada pengaruh penggunaan LKPD berbasis masalah berbantuan simulasi komputer terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi Fluida Statis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SISWA PADA MATERI ALAT-ALAT OPTIK DI KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 5 BINJAI T. P. 2014/2015 Tariza Fairuz; Mara Bangun Harahap
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 2 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.126 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i2.5518

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training dengan menggunakan media animasi terhadap keterampilan proses siswa pada materi alat optik di kelas X semester genap SMA Negeri 5 Binjai T.P 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain two group pretest and posttest. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 5 Binjai yang terdiri dari 4 kelas. Pemilihan sampel dilakukan secara cluster random sampling dan terpilih kelas X MIA-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA-3 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui keterampilan proses siswa adalah tes keterampilan proses dalam bentuk esai sebanyak 10 soal. Berdasarkan analisa data, nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 51,37 dan kelas kontrol 51,11. Kedua kelas berdistribusi normal, homogen, dan memiliki kemampuan awal yang sama. Kemudian diberikan perlakuan, kelas eksperimen dengan model pembelajaran inquiry training dengan media animasi dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata postes kelas eksperimen 74,14 dan kelas kontrol 68,80. Hasil uji t diperoleh thitung = 2,053 dan ttabel = 1,997 sehingga thitung > ttabel maka Ho ditolak, yang berarti ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran inquiry training dengan menggunakan media animasi terhadap keterampilan proses siswa pada materi alat-alat optik di kelas X semester genap SMA Negeri 5 Binjai T.P 2014/2015. Kata kunci: inquiry training, media animasi, keterampilan proses
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SMA NEGERI 17 MEDAN T.A 2013/2014 Elizabeth Sitorus; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.314 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2131

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis peta konsep terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis di  kelas X SMA negeri 17 Medan T.A. 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 17 Medan yang terdiri dari 8 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu Kelas X-5 dengan menggunakan model PBL berbasis peta konsep dan kelas X-4 dengan menggunakan pembelajaran konvensional, jumlah siswa masing-masing tiap kelas 35 orang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yaitu :  1) tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 pilihan jawaban  sebanyak 20 soal yang telah dinyatakan valid oleh validator dan instrumen. 2) lembar observasi aktivitas belajar siswa. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t), setelah uji prasyarat dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan thitung < ttabel yaitu 6,20 > 1,668 pada taraf signifikan α = 0.05, maka dapat dikatakan ada pengaruh model PBL berbasis peta konsep terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis di SMA Negeri 17 Medan T.A. 2013/2014 Kata Kunci : problem based learning, peta konsep, hasil belajar, aktivitas.