cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 415 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK MOMENTUM, IMPULS DAN TUMBUKAN KELAS X SEMESTER GENAP DI SMA SWASTA PARULIAN 1 MEDAN T.P. 2018/2019 Gonggom Pardamean; Abubakar Abubakar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 1 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.454 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v9i1.23767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok momentum, impuls dan tumbukan kelas X semester genap di SMA Swasta Parulian 1 Medan T.P. 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Parulian 1 Medan T.P 2018/2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas X MIA-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 orang dan kelas X MIA-2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda yang terdiri dari 15 soal yang telah divalidasi oleh validator. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata postes kelas eksperimen 69,33 dan kelas kontrol 46,44. Ada pengaruh penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok momentum, impuls dan tumbukan.Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, Hasil Belajar, Momentum, Impuls Dan Tumbukan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SUHU, KALOR DAN PERPINDAHAN KALOR KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 BATANG KUIS T.P. 2014/2015 Sri Tuti.; Khairul Amdani .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.141 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5417

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu, kalor dan perpindahan  kalor kelas X semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis T.P 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain two group Pre-test dan Pos-test. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas X semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis yang terdiri dari 9 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas secara acak yaitu kelas X-9 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-7 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian adalah pilihan berganda  dan lembar  aktivitas siswa. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes dan postes kelas eksperimen sebesar 30,89 dan 74,89. Dan  nilai rata-rata pretes dan postes kelas kontrol sebesar 31,78 dan 66,67. Rata-rata aktivitas siswa kelas eksperimen dalam kategori sangat aktif dan rata-rata aktivitas siswa kelas kontrol dalam kategori cukup aktif. Hasil uji hipotesis menggambarkan bahwa ada perbedaan akibat pengaruh penggunaan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu, kalor dan perpindahan kalor di kelas X semester II SMA Negeri 1 Batang Kuis T.P 2014/2015. Kata kunci : Model pembelajaran inquiry training, aktivitas
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING BERBANTU MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Ledi Mei Lastri Silalahi; Mariati Purnama Simanjuntak
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 3 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.319 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i3.1996

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa dan perbedaan akibat pengaruh model quantum teaching berbantu macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok gerak. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP Negeri 27 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII yang terdiri dari 7 kelas dan berjumlah 210 siswa. Sampel diambil dari populasi sebanyak dua kelas yang jumlahnya  60 siswa yang masing-masing kelas terdiri dari 30 orang siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 7 kelas secara acak yaitu kelas VII-4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-7 sebagai kelas kontrol. Instrumen tes yang digunakan adalah tes hasil belajar yang digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa dan lembar observasi yang digunakan untuk melihat aktivitas belajar siswa. Sebelum digunakan, instrumen ini telah diuji dengan validitas isi dan ramalan. Jumlah soal yang digunakan dalam tes hasil belajar adalah 20 butir tes. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan uji t dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara model quantum teaching berbantu macromedia flash dengan pembelajaran konvensional dan dengan menggunakan N-gain didapat bahwa ada peningkatan aktivitas siswa pada kelas eksperimen.   Kata Kunci   :    model quantum teaching, macromedia flash, hasil belajar,  peningkatan aktivitas.   ABSTRACT The aims of this research was to find out the activity improvement and the difference due to the effect of quantum teaching model assisted macromedia flash to students learning outcomes in motion concept. This research was carried out in the seventh grade of SMP 27 Medan. Type of research is quasi experimental. The population in this research were all of the seven grade which consists of 7 classes with total number of 210 students. Samples were taken from population as many as two classes with numbering were 60 students in each class consist of 30 students. Sampling was done by cluster random sampling by taking 2 classes of seven classes randomly such as class VII-4 as an experimental class and class VII-7 as a control class.. Test instrument used is the achievement test which used to measure the cognitive abilities of students and observation sheets was used to see the students’ learning activities. For trial, This instrument has been tested by content validity and forecasts. The number of questions that used in the achievement test is 20 item of test. Based on the hypothesis test calculations using test “t” can be concluded that there are significant differences in learning outcomes between quantum teaching model with conventional learning and by using N-gain is found that an increase in the activity of students in the experimental class.   Key Words : quantum teaching model, macromedia flash, learning outcomes, increased activity.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA DINAMIS DI KELAS XI SEMESTER GENAP MAN LUBUK PAKAM T.A 2016/2017 Putri Ermin Diningrum; Mara Bangun Harahap
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 3 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.136 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i3.9124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran  inquiry training terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pokok fluida dinamis. Jenis penelitian adalah quasi experiment dengan populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas XI semester genap MAN Lubuk Pakam. Pengambilan sampel dilakukan secara acak yaitu kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 3 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 35 orang. Kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan model pembelajaran inquiry training dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data keterampilan proses sains dalam penelitian berupa lembar kerja siswa yang telah divalidkan, dan untuk memperoleh data aktivitas siswa digunakan lembar observasi dengan 2 orang observer. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji t). Berdasarkan hasil observasi di kelas eksperimen menunjukkan aktivitas siswa pada saat pembelajaran pada kategori aktif. Keterampilan proses sains siswa pada kelas eksperimen setelah diberi perlakuan lebih baik dibandingkan keterampilan proses sains siswa pada kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh ada pengaruh penggunaan model pembelajaran inquiry training terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pokok fluida dinamis di kelas XI semester genap MAN Lubuk Pakam T.A 2016/2017. Kata Kunci: inquiry training, keterampilan proses sains, konvensional, fluida dinamis
Pemahaman Guru Fisika SMA Kota Medan dalam Mengimplementasikan Standar Evaluasi Pendidikan Alkhafi Maas Siregar; Rahman syah
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 1, No 1 (2013): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.151 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v1i1.1187

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi standar evaluasi di SMA di Kota Medan dan mengukur pelaksanaan evaluasi yang ada di sekolah berkaitan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif, sampel sumber data dipilih secara Stratified Purposive Sampling,yang sampelnya diambil dari akreditas sekolah, kualifikasi guru, dan lama mengajar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket yang disebarkan kepada guru-guru bidang studi fisika di SMA Se Kota  Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua butir-butir standar evaluasi diterapkan di sekolah tersebut. Untuk angket Wakil Kepala Sekolah, persentasenya  rata-rata dari enam wakasek adalah 71,70%. Untuk angket Guru Bidang Studi Fisika, persentase rata-rata dari enam guru fisika adalah 73,16%. Dan untuk angket siswa, persentase rata-rata dari enam kelas siswa adalah 27,83%. Hasil ini masih jauh di bawah yang diharapkan yaitu 80% - 100%. Berdasarkan data di atas, para guru yang ada di sekolah tersebut perlu ditingkatkan pemahaman tentang Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan   Kata-kata kunci: evaluasi, standar nasional pendidikan
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS DISCOVERY LEARNING MATERI SUHU DAN KALOR DI SMA CAHAYA MEDAN Desmon Armando Silitonga; Deo Demonta Panggabean
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 4 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.957 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v9i4.29776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan LKPD fisika kelas XI berbasis discovery learning pada materi suhu dan kalor berdasarkan kriteria standar kelayakan BSNP dan (2) mengetahui kelayakan LKPD berbasis discovery learning pada materi Suhu dan Kalor menurut guru dan peserta didik. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan memodifikasi 4D menjadi model 3D. Sampel penelitian berjumlah 36 peserta didik. Instumen yang digunakan adalah angket kelayakan materi LKPD, desain LKPD, kelayakan LKPD berbasis discover learning, penilaian guru serta peserta didik terhadap LKPD yang dikembangkan. Teknik analisis data penelitian ini adalah deskriptif. Hasil validasi diperoleh pengembangan LKPD berbasis discovery learning pada materi suhu dan kalor pada tingkat kelayakan materi LKPD memperoleh persentase 87%, kelayakan desain LKPD 94% dan kelayakan LKPD berbasis discover learning 92%. Persentase tersebut memenuhi kriteria kelayakan BSNP dalam kriteria sangat layak. Penilaian peserta didik pada sampel kecil dan sampel besar memperoleh persentase 87% dan  82% dengan kriteria sangat layak, respon guru bidang studi pada LKPD memperoleh persentase 94% dengan kriteria sangat layak.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI MENGGUNAKAN SIMULASI PhET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK OPTIKA GEOMETRIS DI KELAS X SMAN 2 KABANJAHE T.P. 2014/2015 Jonny Haratua Panggabean; Ira Kesuma Sari Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 2 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.947 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i2.5508

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri menggunakan simulasi PhET terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Optika Geometris di kelas X SMAN 2 Kabanjahe T.P. 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan two group pre-test and pos-test design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil dua kelas dari lima kelas secara acak, yaitu kelas X PMIA-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X PMIA-4 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam ranah kognitif berbentuk uraian yang terdiri dari 8 soal yang sudah divalidasi dan lembar observasi untuk mengukur aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri menggunakan simulasi PhET terhadap hasil belajar. Rata-rata keseluruhan nilai aktivitas belajar siswa adalah 68,23% termasuk kategori cukup aktif. Berdasarkan data yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran inkuiri menggunakan simulasi PhET terhadap hasil belajar dan aktivitas belajar siswa pada materi pokok Optika Geometris di kelas X SMAN 2 Kabanjahe T.P. 2014/2015.   Kata kunci : model pembelajaran inkuiri dan hasil belajar.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SEMESTER 2 PADA MATERI POKOK FLUIDA STATIS DI SMA NEGERI 10 MEDAN TP. 2013/2014 Juniar Hutahaean; Salwa Dwi Ratna
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.889 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2122

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Fluida Statis di kelas XI SMA Negeri 10 Medan T.P. 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas XI yang terdiri dari 3 kelas paralel. Dengan teknik cluster random sampling terpilih kelas XI IPA-2 dan XI IPA-3 sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen berupa tes soal pilihan berganda dan lembar observasi aktivitas siswa serta telah dilakukan uji persyaratan tes untuk mengukur hasil belajar dan aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 43,5 dan 41,8. Pada pengujian data pretes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t pretes diperoleh –ttabel < thitung < ttabel (-1,992 < 0,748 < 1,992), maka H0 diterima artinya kemampuan awal siswa pada kedua kelas sama. Kemudian diberikan perlakuan yaitu kelas eksperimen dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Selama proses pembelajaran, nilai rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 71,4 dengan kategori aktif. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 76,02 dan 69,9. Pada pengujian data postes kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t postes diperoleh thitung > ttabel (2,673 > 1,666) maka Ha diterima yang berarti bahwa ada pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang signifikan terhadap hasil belajar siswa.   Kata kunci:  kooperatif tipe NHT, quasi eksperimen, hasil belajar, fisika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBASIS PICTORIAL RIDDLE TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA Muhammad Aswin Rangkuti
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 6, No 2 (2018): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.177 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v6i2.10100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry berbasis pictorial riddle terhadap hasil belajar dan aktifitas siswa pada materi pokok gejala gelombang di kelas XII semester I SMAN 4 Binjai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen two group pretest postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMAN 4 Binjai yang terdiri dari 3 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu Kelas XII-IA 3 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran inquiry berbasis pictorial riddle dan kelas XII-IA 1 sebagai kelas kontrol, dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 buah, yaitu pertama tes hasil belajar dalam bentuk uraian sebanyak 6 soal dan instrumen yang kedua adalah lembar observasi aktifitas belajar siswa. Hipotesis yang digunakan adalah uji t. Dari hasil penelitian nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 32,22 dan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata pretes 31,20. Setelah dilakukan perlakuan pada masing-masing kelas diperoleh rata-rata nilai postes pada kelas dengan pembelajaran inquiry berbasis pictorial riddle sebesar 70,65 sedangkan siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional diperoleh nilai rata-rata postes siswa 66,14. Begitu juga dengan hasil pengamatan aktifitas siswa selama proses pembelajaran pada kelas dengan model pembelajaran inquiry berbasis pictorial riddle diperoleh rata-rata 13,8 dengan kategori nilai aktifitas tinggi, dan kecendrungan aktifitas yang dilakukan siswa selama proses pembelajaran adalah melakukan visual and writing activities atau pengamatan dan menulis dengan persentase 75,8% dari ketiga pertemuan. Pada hasil pengujian hipotesis diperoleh Sig t < α, yaitu 0,002 < 0,05 pada taraf signifikansi α = 0,05 dan dk = 90. Hal ini berarti terima Ha yang berarti ada pengaruh model pembelajaran inquiry berbasis pitrorial riddle terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok gejala gelombang di kelas XII semester I SMAN 4 BinjaiKata Kunci : Inkuiri, Pictorial Riddle, Hasil Belajar Fisika, Aktifitas Siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI POKOK MOMENTUM DAN IMPULS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 TANJUNG MORAWA T.P 2017/2018 Rita Permata Sari Sitorus; Rappel Situmorang; Hasri Indah Asiah
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 7, No 4 (2019): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.863 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v7i4.17076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pokok momentum dan impuls di kelas X Semester II SMA N 1 Tanjung Morawa. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan two group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA N 1 Tanjung Morawa terdiri dari 6 kelas berjumlah 210 siswa. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas X MIA-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA-4 sebagai kelas kontrol masing-masing berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan proses sains yang terdiri dari 10 soal essay. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi pokok momentum dan impuls di kelas X SMA N 1 Tanjung Morawa.Kata Kunci: inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, momentum dan impuls