Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MODEL ADVANCE ORGANIZER DENGAN MEDIA INTERNET TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KARAKTER KEMANDIRIAN SISWA Mutiara Agustina Nasution; Dwy Puspita Sari; Intan Permata Putri; Yanthy Leonita Perdana Simanjuntak
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 1: Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i1.52375

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana efektifitas model pembelajaran advance organizer dengan media internet terhadap hasil belajar dan tingkat kemandirian siswa. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di MAN 3 Medan. Tiga kelas eksperimen yaitu X1, X2 dan X3 sebagai sampel melalui teknik random sampling, masing-masing 27 orang siswa. X1 adalah kelas dengan pembelajaran model direct instruction, X2 diberi  pembelajaran advance organizer dan media internet  dan X3 diberi  pembelajaran model pembelajaran advance organizer tanpa media. Untuk mengukur hasil belajar digunakan instrument tes, sedang instrument non-tes digunakan dalam pengukuran karakter kemandirian. Dengan Uji ANOVA One Way, didapati rata-rata hasil belajar kelas X1, X2 dan X3 berturut sebesar 68.44, 72.26, dan 72.04 serta hasil karakter kemandirian siswa sebesar 36.22, 38.48, dan 35.96. Dari data didapat bahwa kelas dengan nilai rata-rata hasil belajar dan karakter kemandirian yang paling tinggi adalah kelas X2. Nilai signifikansi uji ANOVA One Way sebesar 0,016 untuk hasil belajar dan 0,019 untuk karakter kemandirian, ini membuktikan pengaruh variasi model pembelajaran terhadap hasil belajar juga karakter kemandirian siswa. Dari hasil uji korelasi antara hasil belajar dan kemandirian didapat nilai sig. 0.011, ini memperlihatkan ada hubungan yang signifikan antara hasil belajar dan karakter kemandirian siswa.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN AKTIF BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA Yanthy Leonita Perdana Simanjuntak; Silvia Dona Sari; Eviyona Laurenta Br Barus
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 30, No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v30i1.57015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran aktif berbasis proyek dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika pada mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Medan. Pemahaman konsep fisika merupakan aspek kunci dalam pendidikan fisika, namun sering kali mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahaminya. Model pembelajaran aktif berbasis proyek menawarkan pendekatan yang berpotensi untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan melibatkan mahasiswa secara aktif dalam proyek-proyek fisika yang relevan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini akan mengumpulkan data tentang pemahaman konsep fisika sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Data akan dianalisis untuk mengevaluasi dampak model pembelajaran terhadap pemahaman konsep fisika mahasiswa serta merumuskan rekomendasi untuk pengembangan pendidikan fisika di tingkat perguruan tinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi peningkatan kualitas pembelajaran fisika di Universitas Negeri Medan dan institusi pendidikan tinggi lainnya.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN SOFTWARE TRACKERUNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK KELAS X DI MAN 1 MEDAN Anggrainy, Nurintan; Ramadhani, Irham; Simanjuntak, Yanthy Leonita Perdana
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 12, No 2 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i2.60238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker yang layak digunakan. (2) Mengetahui keefektifan LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker. (3) Mengetahui respon guru dan peserta didik MAN 1 Medan terhadap LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan memodifikasi 4D. Sampel penelitian berjumlah 36 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah angket kelayakan materi LKPD, desain LKPD, kelayakan LKPD berbasis discovery learning, penilaian guru serta peserta didik LKPD yang dikembangkan. Teknik analisis data penelitian ini adalah deskriptif. Hasil validasi diperoleh pengembangan LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker materi gerak lurus berubah beraturan tingkat kelayakan materi LKPD memperoleh persentase 89%, kelayakan desain LKPD 92% dan kelayakan LKPD berbasis discovery learning 94%. Persentase tersebut memenuhi kriteria kelayakan BSNP dalam kriteria sangat layak. Penilaian peserta didik pada sampel kecil dan besar memperoleh persentase 89,3% dan 92,7% dengan kriteria sangat layak, respon guru bidang studi pada LKPD memperoleh persentase 94% dengan kriteria sangat layak.Kata Kunci: LKPD, discovery learning, gerak lurus berubah beraturan
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS GOOGLE SITES TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Simanjuntak, Yanthy Leonita Perdana; Nst, Mutiara Agustina
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 11, No 4 (2023): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v11i4.53515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis Google Sites terhadap hasil belajar siswa SMA. Penggunaan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis google sites merupakan salah satu alternatif yang bisa digunakan di masa sekarang. Google Sites dapat digunakan untuk masa pembelajaran baik daring maupun luring. media pembelajaran multimedia interaktif berbasis Google Sites ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengulang pekembelajaran di rumah. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuasi eksperimen dengan desain pre eksperimental atau penelitian semu dengan menggunakan satu kelas eksperimen tanpa kelas kontrol. Jenis penelitian kuantitatif dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 10 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis Google Sites terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas XI SMA Negeri 10 Medan dengan nilai rata-rata pretes diperoleh 48,33 sedangkan untu nilai postes diperoleh rata-rata 82,67. Kata Kunci: media pembelajaran, Google Sites, hasil belajar.
THE RELATIONSHIP BETWEEN ANALYTICAL SKILLS AND THE STAGES OF THE CASE METHOD IN DETERMINING THE BEST SOLUTION Mihardi, Satria; Derlina, Derlina; Siregar, Alkhafi Maas; Simanjuntak, Yanthy Leonita P.
JURNAL CURERE Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Curere
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/jc.v7i2.1218

Abstract

The case method reports descriptive information regarding a trial or experiment, event or analysis, or project. The case method can also be interpreted as the result of intensive and systematic investigations carried out by individuals, groups communities, or units to examine data that is related to several variables. Students or teachers usually take a broad and complex topic or phenomenon in the case method. Then, the topic is narrowed down to the questions to be analyzed. Analysis is an activity that consists of a series of activities such as; parsing, distinguishing, and sorting things to be regrouped according to certain criteria and then looking for connections and interpreting their meaning. The ability to analyze is one of the high-level cognitive abilities that is important for students to master in learning. The selection of control and experimental samples was carried out using class random. This is done to reduce bias when determining or drawing conclusions that may result in adjustments to the circumstances being made. The form of research is a quasi-experiment with a two-group pretest-posttest type. Data analysis in this research was carried out descriptively by determining the residual regression test with the help of the SPSS program. The treatment given through the case method makes analysis the basic and most developed ability in learning. These results prove that the case method analysis each stage of students' basic thinking in providing arguments and conclusions based on the thought analysis itself. Analytical skills can be developed through the case method stages. The case method stages require analysis at each stage to provide arguments and possible solutions. Repeated training helps students improve their analytical skills.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN SOFTWARE TRACKERUNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK KELAS X DI MAN 1 MEDAN Anggrainy, Nurintan; Ramadhani, Irham; Simanjuntak, Yanthy Leonita Perdana
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 12 No. 2 (2024): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v12i2.60238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker yang layak digunakan. (2) Mengetahui keefektifan LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker. (3) Mengetahui respon guru dan peserta didik MAN 1 Medan terhadap LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan memodifikasi 4D. Sampel penelitian berjumlah 36 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah angket kelayakan materi LKPD, desain LKPD, kelayakan LKPD berbasis discovery learning, penilaian guru serta peserta didik LKPD yang dikembangkan. Teknik analisis data penelitian ini adalah deskriptif. Hasil validasi diperoleh pengembangan LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker materi gerak lurus berubah beraturan tingkat kelayakan materi LKPD memperoleh persentase 89%, kelayakan desain LKPD 92% dan kelayakan LKPD berbasis discovery learning 94%. Persentase tersebut memenuhi kriteria kelayakan BSNP dalam kriteria sangat layak. Penilaian peserta didik pada sampel kecil dan besar memperoleh persentase 89,3% dan 92,7% dengan kriteria sangat layak, respon guru bidang studi pada LKPD memperoleh persentase 94% dengan kriteria sangat layak.Kata Kunci: LKPD, discovery learning, gerak lurus berubah beraturan
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN AKTIF BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA Simanjuntak, Yanthy Leonita Perdana; Sari, Silvia Dona; Barus, Eviyona Laurenta Br
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol. 30 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v30i1.57015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran aktif berbasis proyek dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika pada mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Medan. Pemahaman konsep fisika merupakan aspek kunci dalam pendidikan fisika, namun sering kali mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahaminya. Model pembelajaran aktif berbasis proyek menawarkan pendekatan yang berpotensi untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan melibatkan mahasiswa secara aktif dalam proyek-proyek fisika yang relevan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini akan mengumpulkan data tentang pemahaman konsep fisika sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Data akan dianalisis untuk mengevaluasi dampak model pembelajaran terhadap pemahaman konsep fisika mahasiswa serta merumuskan rekomendasi untuk pengembangan pendidikan fisika di tingkat perguruan tinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi peningkatan kualitas pembelajaran fisika di Universitas Negeri Medan dan institusi pendidikan tinggi lainnya.
PERCEPTIONS OF PHYSICS EDUCATION STUDENTS AT UNIVERSITAS NEGERI MEDAN ON THE ROLE OF PHYSICS EDUCATION IN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS Simanjuntak, Yanthy Leonita Perdana; Rangkuti, Muhammad Aswin; Hardianti, Tuti
JURNAL EDUSCIENCE Vol 12, No 6 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Thailand, Malaysia and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v12i6.8073

Abstract

Purpose – This study explores the perspectives of physics education students to understand the integration of SDGs in physics learning. Furthermore, to examine these perspectives, it is important to determine the extent of physics education students’ perceptions of SDGs.Methodology – This research adopts a quantitative questionnaire and is also supported by qualitative approaches. There are 120 physics education students from Universitas Negeri Medan selected through purposive sampling. The questionnaire consists of Likert-scale items, followed by semi-structured interviews with 10 randomly selected respondents. Triangulation was applied to integrate both datasets, providing a comprehensive understanding of students’ knowledge, attitudes, and experiences related to ESD in physics learning.Findings – The results reveal that students perceive physics as a key discipline that contributes to addressing global challenges, including climate change, renewable energy innovation, and sustainable technology development. Physics is viewed as providing conceptual and analytical frameworks essential for sustainability oriented problem solving. However, students’ literacy regarding the SDGs remains limited. Many participants demonstrate general awareness but lack the ability to explicitly connect SDG concepts with physics topics or classroom practices. The integration of ESD in physics learning is still partial.Contribution – One of the contributions of this study presents a significant opportunity to begin integrating physics education, particularly in relation to the perceptions of physics education students, with the SDGs. This study also make a valuable reference for understanding the real contribution of physics education toward achieving the SDGs.
EFEKTIFITAS BAHAN AJAR FISIKA DASAR BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATERI KINEMATIKA GERAK Irham Ramadhani, S.Pd., M.Pd; Kana Saputra S.; Purwanto; Yanthy Leonita Perdana Simanjuntak; Tuti Hardianti
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 13 No. 2 (2025): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v13i2.65181

Abstract

Mata kuliah Fisika Dasar merupakan matakuliah wajib yang diajarkan di FMIPA Unimed dan menjadi dasar bagi berbagai disiplin ilmu lainnya. Namun, masih rendahnya pemahaman mahasiswa non-Fisika terhadap konsep fisika menunjukkan perlunya inovasi dalam pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan bahan ajar berbasis teknologi Augmented Reality (AR) untuk membantu visualisasi konsep fisika yang abstrak. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan ADDIE pada tahapan implementasi. Bahan ajar di ujicobakan pada mahasiswa jurusan fisika untuk melihat efektifitas bahan ajar dari respon mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan ajar Fisika berbasis Augmented Reality (AR) pada topik kinematika gerak terbukti efektif dalam mendukung kegiatan perkuliahan, dengan hasil evaluasi yang termasuk dalam kategori baik. Temuan ini menegaskan bahwa bahan ajar yang dikembangkan mampu memenuhi kebutuhan belajar mahasiswa, baik dari segi isi maupun cara penyampaian materi. Sebagai upaya pengembangan lanjutan, disarankan agar bahan ajar tersebut terus diperbaiki dan disempurnakan untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran serta membantu mahasiswa dalam mencapai kompetensi secara optimal.
Digitalisasi layanan posyandu melalui implementasi timbangan balita berbasis Internet of Things (IoT) di Kelurahan Bantan Silvia Dona Sari; Yuni Warty; Abd Hakim S.; Reni Yuliana Siahaan; Yanthy Leonita Perdana Simanjuntak; Tuti Hardianti; Rita Juliani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.40780

Abstract

AbstrakKeterbatasan akurasi alat ukur dan pencatatan manual pertumbuhan balita menghambat validasi data tumbuh kembang di tingkat pelayanan dasar. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diorientasikan untuk menghilirisasi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) melalui implementasi sistem pemantauan tumbuh kembang balita secara digital di Posyandu Melati VII, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Sistem ini mengintegrasikan sensor ultrasonik dan load cell untuk mengukur tinggi serta berat badan balita secara akurat, sekaligus meningkatkan literasi digital kader. Pendekatan partisipatif dipilih sebagai metodologi pelaksanaan kegiatan, di mana alur kerjanya mencakup pemetaan kebutuhan di lapangan, implementasi perangkat di lokasi, pembekalan keterampilan digital, serta pengukuran keberhasilan program. Melalui tahapan implementasi yang dilakukan, integrasi data pengukuran yang berjalan secara otomatis serta terstandardisasi telah berhasil diwujudkan oleh sistem. Hasil PkM menunjukkan peningkatan kapasitas kognitif dan keterampilan mitra secara signifikan. Berdasarkan akumulasi skor total dari tiga domain materi (Teknologi Digital, Sistem Smart Posyandu, dan Pengoperasian Instrumen), rata-rata pemahaman kader melonjak dari 24,7% pada sesi pretest menjadi 85,5% pada sesi posttest. Kenaikan akumulatif ini mencerminkan keberhasilan transfer pengetahuan dan kesiapan psikomotorik kader dalam mengoperasikan perangkat antropometri berbasis IoT secara mandiri. Evaluasi membuktikan digitalisasi ini mengefisienkan pelayanan, memangkas antrean, dan meminimalkan human error. Meskipun terdapat delay pengiriman data dari sensor ke basis data hingga 15 detik (melebihi target 10 detik), karakteristik penundaan ini tidak mengganggu jalannya pelayanan rutin masyarakat. Kondisi tersebut mendukung kelayakan integrasi sistem Smart Health Community melalui antropometri digital yang menjadi solusi tepat guna untuk meningkatkan validitas data kesehatan, mengoptimalkan kinerja kader, dan mendukung keberlanjutan program pemantauan tumbuh kembang anak di Kelurahan Bantan. Keywords: antropometri digital; Internet of Things; kader posyandu; layanan kesehatan; tumbuh kembang balita.AbstratcLimitations in measuring tool accuracy and manual recording of toddler growth hinder the validation of developmental data at the primary care level. This Community Service (PkM) activity is oriented toward downstreaming Internet of Things (IoT)-based technology through the implementation of a digital toddler growth monitoring system at Posyandu Melati VII, Bantan Village, Medan Tembung District. The system integrates ultrasonic and load cell sensors to accurately measure toddlers' height and weight, while simultaneously enhancing the digital literacy of health cadres. A participatory approach was selected as the implementation methodology, with a workflow comprising field needs assessment, on-site device implementation, digital skills training, and program success measurement. Through the executed implementation phases, the system successfully achieved automated andstandardized integration of measurement data. On a non-technical level, the cadres' capacity increased significantly, with average material comprehension rising from 24.7% to 85.5%. Evaluation proves that this digitalization streamlines services, reduces queues, and minimizes human error. Although there is a data transmission delay from the sensors to the database of up to 15 seconds (exceeding the 10-second target), this delay characteristic does not disrupt routine community services. These conditions support the feasibility of integrating a Smart Health Community system through digital anthropometry, providing an appropriate technological solution to improve health data validity, optimize cadre performance, and support the sustainability of child growth monitoring programs in Bantan Village. Keywords: digital anthropometry; Internet of Things; posyandu cadres; health services; toddler growth and development.