PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika"
:
13 Documents
clear
KESALAHAN PENGGUNAAN TANDA BACA TITIK DAN KOMA DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR
Enung Siti Nurjanah;
Aan Kusdiana;
Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.501 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4925
Penelitian ini mendeskripsikan kesalahan penggunaan tanda baca titik dan koma dalam karangan narasi siswa kelas V SDN 3 Nagarawangi Tasikmalaya yang dilihat dari letak dan bentuk kesalahannya. Latar belakang penelitian ini adalah berawal dari kurangnya pemahaman siswa terhadap penggunaan tanda baca sehingga menimbulkan interferensi dalam komunikasi tulis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yakni menggambarkan secara rinci kesalahan penggunaan tanda baca titik dan koma yang terdapat dalam karangan narasi yang ditulis oleh siswa berdasarkan pengalamannya. Selain itu, penggunaan metode ini adalah untuk mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya kesalahan penggunaan tanda baca titik dan koma dalam karangan narasi siswa kelas V. Kesalahan penggunaan tanda baca yang paling banyak terdapat dalam karangan narasi siswa adalah kesalahan tanda koma dengan persentase 69,37%. Letak kesalahan tersebut paling banyak terdapat di tengah kalimat. Bentuk kesalahan penggunaan tanda koma yang paling banyak adalah tidak menggunakan tanda koma setelah kata penghubung atau ungkapan penghubung di awal kalimat. Jumlah kesalahan penggunaan tanda titik tidak sebanyak jumlah kesalahan tanda koma. Persentase kesalahan penggunaan tanda titik adalah 37,91%. Letak kesalahannya paling banyak terdapat di akhir kalimat. Bentuk kesalahan penggunaan tanda titik yang paling banyak adalah tidak menggunakan tanda titik di akhir kalimat berita. Faktor penyebab kesalahan penggunaan tanda baca titik dan koma adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya minat dan motivasi belajar, serta gangguan daya ingat. Faktor eksternal antara lain adalah lingkungan sekitar yang kurang kondusif, sarana prasarana sekolah yang kurang memadai, dan kurangnya pemahaman kebahasaan.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR
Desi Fatwani Yohani;
Cece Rakhmat;
Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (328.588 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4969
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari pendekatan pembelajaran SAVI terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik. Penelitian ini berangkat dari fenomena di lapangan yang sering terjadi yaitu kurangnya persiapan guru dalam merancang proses pembelajaran khususnya pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang sesuai. Pendekatan pembelajaran SAVI dirasakan cocok untuk diterapkan dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa khususnya dalam pembelajaran tematik. Penelitian Quasi eksperimen ini dilakukan di SDN Bunisari dan SDN Pasirmalang Kecamatan Cigalontang dengan sampel berjumlah 65 siswa. Dari hasil penelitian didapat bahwa rata-rata hasil belajar di kelas eksperimen (79,70) lebih tinggi daripada kelas kontrol (66,15). Ini menandakan bahwa terdapat perbedaaan yang cukup jauh antara hasil belajar di kelas eksperimen dengan hasil belajar di kelas kontrol. Dengan demikian penggunaan pendekatan pembelajaran SAVI memiliki pengaruh terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik.
ANALISIS STRUKTUR PANTUN KARYA SISWA KELAS IV SDN NAGARAWANGI 3 KOTA TASIKMALAYA
Sani Aryanto;
Cece Rakhmat;
Aan Kusdiana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (510.32 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4732
Keterampilan menulis pantun merupakan keterampilan berbahasa yang cukup sulit dikuasai oleh siswa, hal ini dikarenakan dalam menginterpretasikan ide/ gagasan melalui sebuah pantun membutuhkan kreativitas dan daya imajinasi tinggi dalam menghubungkan setiap kata dengan struktur pembentuknya sehingga tidak menutup kemungkinan banyaknya kekeliruan yang terjadi ketika siswa menuliskan pantun berdasarkan struktur fisik maupun struktur batinnya, Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mendalami struktur pantun karya siswa. Penelitian ini mendeskripsikan 35 pantun karya siswa kelas IV SD Nagarawangi 3 Kota Tasikmalaya berdasarkan struktur pantun dari segi bentuk maupun segi isi. Dari segi bentuk hal-hal yang dideskripsikan meliputi penggunaan jumlah baris, suku kata, dan penggunaan rima, sedangkan dari segi isi meliputi sampiran dan isi pantun yang ditinjau berdasarkan struktur fisik (diksi dan pengimajian) dan struktur batin (penggunaan tema dan amanat pantun).
PELAKSANAAN TEKNIK READING ASSESSMENT PADA PEMBELAJARAN MEMBACA BAHASA INGGRIS DI KELAS V SEKOLAH DASAR
Atin Pertamasari;
Desiani Natalina;
Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.489 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4931
Penelitian ini mendeskripsikan tentang pelaksanaan teknik reading assessment yang digunakan dalam keterampilan membaca bahasa Inggris di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini juga mendeskripsikan mengenai ada atau tidaknya proses perencanaan, pelaksanaan serta tindak lanjut dari reading assessment yang dilakukan oleh guru dalam keterampilan membaca. Latar belakang penelitian ini berdasarkan dari hasil studi menyatakan bahwa pada dasarnya guru bahasa Inggris di sekolah dasar sudah melaksanakan reading assessment, namun peneliti tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai teknik reading assessment yang digunakan oleh guru dalam keterampilan membaca. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dimana hasilnya dipaparkan dalam bentuk kata-kata. Dalam perencanaan reading assessment guru melakukan pertimbangan berdasarkan SK, KD dan indikator yang harus dicapai oleh siswa, guru membuat reading assessment disesuaikan dengan karakteristik siswa dan kesesuaian dengan materi yang telah dipelajari, serta guru memilih teknik reading assessment yang sesuai untuk digunakan. Dalam pelaksanaan guru melakukan reading assessment sesuai dengan yang telah direncanakan, serta guru melakukan penilaian. Sedangkan tindak lanjut yang diberikan guru kepada siswa yang belum mencapai nilai ketuntasan minimal yaitu dengan melakukan remedial. Jadi, pada dasarnya guru sudah melakukan teknik reading assessment diantaranya yaitu dengan menggunakan pilihan ganda, isian singkat, teks/kalimat rumpang, menyusun kata, benar atau salah, menjodohkan, dan mencocokkan gambar.
PENDIDIKAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VI SDN I MUNCANG KECAMATAN SODONGHILIR KABUPATEN TASIKMALAYA
Dinti Maryanti;
Cece Rakhmat;
Hodidjah Hodidjah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.944 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4926
Penelitian ini adalah deskripsi mengenai pendidikan keluarga dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VI SDN I Muncang, penelitian ini mengambil lokasi Lokasi di SDN I Muncang Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN I Muncang yang berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mengumpulkan data penelitian menggunakan teknik wawancara observasi dan dokumentasil. Data yang berhasil dikumpulkan, selanjutnya diolah dan dianalisis. berhasil dikumpulkan, selanjutnya diolah dan dianalisis Hasil dari pengolahan dan analisis data, antara lain: Pendidikan keluarga yang terdapat di SDN I Muncang kecamatan Sodonghilir dapat dikatakan baik Hasil penelitian menunjukan hampir setiap indikator termasuk pada kategori banyak (60 %-79%) dilakukan oleh keluarga responden . Artinya keluarga responden hampir menjalankan pendidikan keluarga sesuai dengan indikator pendidikan keluarga.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA TEMA PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP DI SEKOLAH DASAR
Eli Siti Halimah;
Didi Sutardi Danawijaya;
Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.568 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4970
Dilatarbelakangi oleh perlunya guru mampu mengembangkan model pembelajaran Problem Based Instruction untuk mengatasi kesulitan belajar (learning obstacle) siswa khususnya pada pembelajaran tematik tema Peduli terhadap Makhluk Hidup di kelas IV Sekolah Dasar. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Problem Based Instruction pada pembelajaran tematik tersebut dengan menggunakan metode Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahap meliputi analisis situasi didaktis, analisis metapedadidaktik, dan analisis retrospektif. Subjek pada penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas IVA dan IVB SD Negeri 1 Kawali Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan teknik triangulasi meliputi tes soal, observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukannya implementasi desain model pembelajaran Problem Based Instruction 1 dan 2 menghasilkan perangkat pembelajaran yang mampu meminimalisir learning obstacle siswa pada tema Peduli terhadap Makhluk Hidup
DIDACTIC DESIGN OF LEARNING TO FIND MAIN IDEA OF PARAGRAPH BY USING COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION MODEL IN ELEMENTARY SCHOOL
Denovi Luthfiyani;
Aan Kusdiana;
Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.154 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4735
To find main idea of paragraph was one of basic competences in KTSP 2006 that had to be mastered by 4th grade students. Learning process was conducted by using conventional learning and it did not notice to students developing characteristic, so the student did not motivate to study. It was one of the causes of learning obstacle in learning to find main idea of the paragraph. To minimize learning obstacle happened needed to be created a didactic learning design. Didactic design was a learing design that was conducted by teacher before learning process, in learning process, and after learning process. Didactic design was arranged by using Cooperative Reading and Composition model ( CIRC). The design noticed student developing characteristic, prediction of student respons toward learning and Pedagogical Didactic Anticipation (ADP) with Hypothetical Learning Trajectory (HLT) for creating expected didactic situation. The approach of this study used was qualitative approach. The approach was descriptive by using Didactical Design Researh (DDR) as the method. The result showed that learning obstacles were descrease significantly in learning to find main idea of paragraph. The students showed up the positive respons in learning because it was suitale with characteristic of students developing. Therefore, didactic design had been arranged and had been implemented successfully in anticipating and minimazing learning obstacles in learning to find main idea of paragraph.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM PENYELESAIAN SOAL CERITA MATEMATIKA
Muhammad Rijal Wahid Muharram;
Yusuf Suryana;
Oyon Haki P
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (448.61 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4932
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Dalam pembelajaran matematika, pendekatan pembelajaran yang dilaksanakan umumnya masih bersifat tradisional dan belum mampu mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa secara signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan indikator kemampuan berpikir kreatif siswa yang masih rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti memilih dan menggunakan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik yang didasarkan atas studi pustaka yang telah dilakukan. Rumusan masalah dalam penelitian ini secara umum mengangkat bagaimana penerapan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam penyelesaian soal cerita matematika. Sedangkan tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam penyelesaian soal cerita matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Gunungpereng 1 Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya dengan teknik pengambil sampel berupa sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan angket. Berdasarkan data yang diperoleh dan hasil analisis, disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik lebih baik dibandingkan dengan kemampuan berpikir kreatif yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional.
PENGARUH TEKNIK SQ3R TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA
Elah Nurlaelah Sari;
Reni Bakhraeni;
Ade Rokhayati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (609.413 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4927
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas IV SDN Pasirjaya Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Teknik SQ3R merupakan salah satu teknik pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan membaca. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan atas anggapan bahwa teknik SQ3R dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa di kelas IV SDN Pasirjaya Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik SQ3R terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa di kelas IV SDN Pasirjaya Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Adapun variabel yang diteliti adalah penggunaan teknik SQ3R (X) dan kemampuan membaca pemahaman (Y). Penelitian dilaksanakan di SDN Pasirjaya yang berlokasi di Pasirjaya Rt 02 Rw 06 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan yaitu metode Pre Eksperimen dengan jenis One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian merupakan populasi yaitu seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 23 orang. Sampel terdiri dari 13 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes. Data yang berhasil dikumpulkan, selanjutnya diolah dan dianalisis secara kuantitatif untuk mengetahui pengaruh teknik SQ3R terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa thitung (5,001) lebih besar dari t table(2,080). Maka dapat disimpulkan bahwa teknik SQ3R berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Pengaruh yang diberikan sebesar 54,4% dan sisanya ditentukan oleh variabel lain.
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR
Sinta Rahayu;
Cece Rakhmat;
Edi Hendri Mulyana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.36 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i2.4972
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengalaman guru dalam menggunakan model pembelajaran yang tepat untuk melaksanakan pembelajaran tematik di Sekolah Dasar. Model pembelajaran yang digunakan seringkali kurang mendorong partisipasi aktif siswa sehingga hasil belajar yang diperoleh belum sesuai dengan harapan. Pada dasarnya pembelajaran tematik menuntut adanya keterlibatan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Model Quantum Teaching merupakan model pembelajaran yang dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman dari suatu konsep yang dipelajari. Dengan demikian, pengetahuan siswa lebih mendalam terhadap materi. Oleh karena itu, model Quantum Teaching diasumsikan sebagai suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas dan keberhasilan pembelajaran. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Quantum Teaching terhadap hasil belajar dalam pembelajaran tematik khususnya pada pembelajaran Subtema Pemanfaatan Energi.