cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA MOCK-UP PADA MODELPEMBELAJARAN LATIHAN PENELITIAN DI SEKOLAH DASAR Nisa Nurlaila; Ghullam Hamdu; Desiani Natalina Muliasari
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.951 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.5096

Abstract

Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan pengintegrasian mata pelajaran yang   menginspirasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar. Pemberian pengalaman belajar merupakan hal penting, karena peserta didik akan belajar secara lebih bermakna. Media merupakan salah satu upaya untuk menciptakan pembelajaran bermakna. Namun faktanya dari hasil studi pendahuan ke empat sekolah dasar di Kota Tasikmalaya yaitu SDN Citapen, SDN Galunggung, SDN 1 Bojong dan SDN 2 Cibeureum diperoleh informasi terkait penggunaan media yang hanya sebatas pada media praktis. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud melakukan penelitian pengembangan yang pada akhirnya dihasilkan produk berupa media pembelajaran mock-up dengan model pembelajaran latihan penelitian dengan menggunakan metode penelitian design based research model reeves.  Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV yang berjumlah 20 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi. Rancangan produk dinyatakan layak diujicoba berdasarkan hasil validasi ahli. Kegiatan uji coba dilakukan sebanyak dua kali di sekolah yang berbeda. Uji coba yang pertama dilakukan di SDN Sukamulya dan uji coba dua di SDN 2 karangsambung. Hasil uji coba menunjukan bahwa media yang dikembangkan telah baik dan dapat menjadi solusi bagi guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Produk akhir berupa media pembelajaran mock-up tema selalu berhemat energi dengan sub tema macam-macam sumber energi untuk kelas IV Sekolah Dasar yang dilengkapi dengan buku panduan penggunaan.
PENGARUH MEDIA PUZZLE GAMBAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Intan Famela; Dian Indihadi; Seni Apriliya
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.663 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.4797

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Puzzle Gambar terhadap keterampilan menulis kosakata bahasa Inggris siswa kelas III Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan pre-eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di SDN Mangkubumi Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 25 orang siswa di kelas IIIA SDN Mangkubumi. Instrumen utama yang digunakan peneliti adalah tes tertulis berupa isian singkat sebanyak 10 soal. Analisis data yang dilakukan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan Microsoft Excel 2010, dan SPSS 16.0 for windows. Temuan penelitian menujukkan hasil belajar siswa dalam menulis kosakata pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas IIIA SDN Mangkubumi mengalami peningkatan. Hal ini, dilihat dari skor n-gain sebesar 0,71 dan temasuk dalam kategori tinggi. Data rata-rata skor pretest diperoleh sebesar 2,8 sedangkan rata-rata skor posttest sebesar 8,2.  Hasil uji hipotesis dengan menggunakan Paired Sample T Test menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata skor pretest dan posttest yaitu sebesar 16,660 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Puzzle Gambar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan menulis kosakata bahasa Inggris siswa.
DESAIN DIDAKTIS PENGELOMPOKAN BANGUN DATAR UNTUK MENGEMBANGKAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Diana Angraeni Aprianti; Karlimah Karlimah; Syarif Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.927 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.5102

Abstract

Kemampuan komunikasi sangat penting dimiliki oleh manusia sebagai mahluk sosial yang selalu berinteraksi dengan manusia lainnya. Komunikasi merupakan cara untuk menyampaikan pesan, baik disampaikan secara lisan ataupun tulisan. Penelitian ini didasarkan atas ditemukannya hambatan belajar siswa dalam mengkomunikasikan pemikiran matematikanya pada materi pengelompokan bangun datar. Kemampuan komunikasi matematis siswa merupakan tuntutan pada kurikulum dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Hambatan komunikasi yang terjadi pada siswa harus diantisipasi dengan pembelajaran yang dapat mengembangkan komunikasi matematis dengan strategi pembelajaran yang tepat. Tujuan dari penelitian adalah untuk membuat desain didaktis pengelompokan bangun datar sebagai antisipasi terhadap hambatan komunikasi matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Didactical Design Research (DDR). Pada proses penelitian melibatkan doesen matematika, dosen pendidikan nilai/karakter, dosen, rekan sejawat, guru SD dan siswa SD. Desain didaktis yang disusun adalah materi pengelompokan bangun datar yang dapat mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas II SD. Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran bermakna menurut Ausubel. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode ceramah plus dan demonstrasi, dan langkah-langkah pembelajaran Geometri menurut van Hiele. Kegiatan pembelajaran pertama yaitu menyebutkan berbagai bentuk bangun datar dengan mengamati lingkungan kelas dan menyebutkan benda-benda lengkap dengan bentuk permukaannya. Menuliskan berbagai jenis bangun datar melalui kerangka bangun datar. Mengurutkan ukuran bangun datar melalui kartu bangun datar. Mengelompokan bangun datar berdasarkan jenisnya. Membuat gambar bangun datar dengan merangkai kartu bangun datar. Penelitian ini menghasilkan data mengenai hambatan komunikasi matematis pada materi pengelompokan bangun datar. Desain didaktis pengelompokan bangun datar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis diimplementasikan. Hasil dari pengembangan siswa dapat menyebutkan, menuliskan, mengurutkan, mengelompokan dan membuat gambar bangun datar. Kesimpulannya telah dihasilkan desain didaktis pengelompokan bangun datar yang dapat mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas II SD. 
PENGARUH MODEL MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENELADANI PATRIOTISME PAHLAWAN Anggi Purwa Nugraha; Rustono WS; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.301 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.5097

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi atas dasar yang diperoleh di lapangan yaitu pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar kerap kali dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit karena harus menghapal berbagai materi pelajaran serta membuat malas ketika harus membaca materi pelajaran yang begitu banyak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pemilihan model pembelajaran haruslah model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Berdasarkan latar belakang tersebut pada penelitian ini peneliti memiliki tujuan untuk mengukur pengaruh model Mind Mapping terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Sumber data pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi meneladani patriotisme pahlawan di kelas IV SD Negeri Sukamukti. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dengan bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi meneladani patriotisme pahlawan sebelum dan sesudah menggunakan model Mind Mapping, (2) hasil uji normal gain menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS materi meneladini patriotisme pahlawan sebelum dan sesudah mengunakan model Mind Mapping yaitu, diperoleh dengan rata-rata 2.7561 yang termasuk ke dalam kategori peningkatan tinggi, dan (3) hasil uji hipotesis diperoleh nilai t hitung t tabel (6,948 2,086) dan signifikansi 0,05 (0,000  0,05), hal ini menyatakan H0ditolak dan Haditerima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model Mind Mapping terdapat pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi meneladani patriotisme pahlawan.
PENGARUH MEDIA PUZZLE KOSAKATA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KATA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS IV SD Mia Silma Ulfah; Dian Indihadi; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.978 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.4798

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh media puzzle kosakata terhadap keterampilan menulis kata bahasa Inggris siswa kelas IV Sekolah Dasar.  Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan keterampilan menulis kata bahasa Inggris dengan menggunakan media puzzle kosakata. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 25 orang siswa di kelas IV D di SDN Mangkubumi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah tes tertulis berupa jawaban singkat. Hasil pretest dan posttest  dianalisis secara kuantitatif dengan program Microsoft Excel 2013, ANATES dan SPSS 17.0 for windows. Hasil temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan (normalized gain) sebesar 0,79 atau 70% dan peningkatan tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Dengan rata-rata nilai pretest sebesar 3,96, sedangkan rata-rata nilai posttest adalah 8,80. Ditinjau dari skor hasil peningkatan (gain) diketahui bahwa 17 orang siswa atau 68% berkategori tinggi dan 8 orang siswa atau 32% berkategori sedang. Serta tidak ada satupun siswa yang memperoleh skor peningkatan (gain) berkategori rendah. Hasil uji hipotesis pada kelas eksperimen dengan menggunakan uji Paired Sample T Test menunjukkaan bahwa adanya perbedaan nilai rata-rata pre-test dan post-test sebesar 12,119. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya adanya pengaruh media puzzle kosakata terhadap keterampilan menulis kata bahasa Inggris siswa kelas IV Khususnya IV-D di Sekolah Dasar Negeri Mangkubumi. 
ENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI AKTIVITAS EKONOMI DI LINGKUNGAN SETEMPAT MELALUI TEKNIK KANCING GEMERINCING Lisda Lidiawati; Epon Nur’aeni L; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.243 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.5098

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa  kelas IV SDN Sirnagalih Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya dalam pembelajaran IPS tentang materi Aktivitas Ekonomi di Lingkungan Setempat. Sebagai rumusan masalah secara umum dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu apakah penggunaan teknik kancing gemerincing dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada materi materi Aktivitas Ekonomi di Lingkungan Setempat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk memperoleh gambaran tentang perencanaan pembelajaran dengan menggunakan teknik kancing gemerincing; 2. Untuk memperoleh gambaran tentang proses pembelajaran dengan menggunakan teknik kancing gemerincing; 3. Untuk mengetahui peningkatan hasil pembelajaran IPS dengan menggunakan teknik kancing gemerincing. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart yang mencakup empat tahap. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes tulis. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Sirnagalih sebanyak 25 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data hasil belajar siswa dengan menggunakan teknik kancing gemerincing, nilainya terus meningkat pada setiap siklusnya. Nilai rata-rata kelas siklus I adalah 72,8 dan siklus II meningkat menjadi 81,4. Dintinjau dari standar ketuntasan belajar siklus I belum mencapai 75%, tetapi setelah siklus II hasilnya meningkat signifikan yaitu mencapai 88%. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa teknik kancing gemerincing cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan yang tidak menggunakan teknik kancing gemerincing di kelas IV SDN Sirnagalih Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya tahun ajaran 2015/2016. 
ANALISIS STRUKTURAL-SEMIOTIKA PADA MAKNA PUISI KARYA SISWA SD NEGERI 1 MEKARHARJA BANJAR Anri Barkah; Aan Kusdiana; Yusuf Suryana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.988 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.4763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) makna yang terkandung pada puisi karya siswa kelas V SD Negeri 1 Mekarharja, (2) makna sentral (tema) apa saja yang muncul, (3) makna sentral (tema) yang paling dominan muncul, serta (4) unsur apa saja pembentuk makna pada puisi tersebut. Penelitian ini didasari atas rasa ketertarikan peneliti terhadap makna yang terkandung pada puisi anak. Di balik kesederhanaannya, puisi anak memiliki makna yang dalam, wujud ekspresi perasaan dalam diri anak mengenai fenomena menarik yang terjadi di dalam kehidupannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan hasil analisis puisi dengan dua metode analisis struktural-semiotika Riffaterre, yakni (1) analisis ketidaklangsungan ekspresi: penggantian arti, penyimpangan arti, dan penciptaan arti dan (2) analisis dengan pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil temuan adalah sebagai berikut. (1) Makna yang terkandung pada puisi karya siswa kelas V SD Negeri 1 Mekarharja sebagian besar merupakan ungkapan perasaan anak terhadap fenomena menarik yang terjadi di dalam kehidupannya. (2) Makna sentral (tema) yang muncul diantaranya adalah keindahan alam, pahlawan, persahabatan, benda kesayangan, cita-cita, kasih sayang orang tua, dan masalah belajar di sekolah. (3) Makna sentral (tema) yang paling dominan muncul adalah kasih sayang orang tua (ayah, ibu, ayah dan ibu). (4) Unsur-unsur pembentuk makna pada puisi-puisi tersebut diantaranya adalah gaya bahasa (simile, metafora, perumpamaan epos, personifikasi, allegori, sinekdok, paradoks, dan ironi), kata atau kalimat yang ambigu (menimbulkan banyak penafsiran), enjambemen, serta persajakan yang membuat ungkapan terasa begitu liris.
PENGARUH METODE KARYA WISATA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TENTANG EKONOMI MASYARAKAT SEKITAR Via Widia; Dian Indihadi; Rustono WS
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.685 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.5099

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya hasil belajar siswa tentang ekonomi daerah sekitar dengan penggunaan metode karya wisata, materi yang disampaikan mengenai ekonomi daerah sekitar hanya terpaku pada buku sumber, sehingga siswa tidak tahu perekonomian apa yang ada di daerahnya tersebut, khususnya di daerah kawalu yang terkenal akan kerajinan bordir. Salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan metode karya wisata pada pembelajaran ekonomi daerah sekitar dalam mata pelajaran IPS. Alasan penggunaan metode karya wisata  dalam pembelajaran IPS diantaranya untuk membantu siswa mengetahui perekonomian apa saja yang ada di daerahnya tersebut secara nyata, dan siswa dapat mengetahui bordir sebagai salah satu kearifan lokal yang ada di daerah kawalu Kota Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) hasil  belajar siswa sebelum menggunakan metode karya wisata tentang ekonomi daerah sekitar di kelas IV; 2) hasil belajar siswa sesudah menggunakan metode karya wisata tentang ekonomi daerah sekitar di kelas IV; 3) perbandingan hasil belajar siswa sebelum dan setelah menggunakan metode karya wisata tentang ekonomi daerah sekitar di kelas IV. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen bentuk control one group pretest-posttest design dengan pendekatan kuantitatif. Dengan populasi siswa kelas IV SD Negeri 2 Kawalu di kecamatan Kawalu berjumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh gambaran hasil belajar siswa dilakukan dengan tes soal pilihan ganda mengenai ekonomi daerah sekitar. Hasil penelitain menunjukan bahwa: 1.) Hasil belajar siswa tentang ekonomi daerah sekitar sebelum menggunakan metode karya wisata masih ada siswa yang berada pada kategori sangat rendah 2.) hasil belajar siswa setelah menggunakan metode karya wisata, yaitu sebagian siswa berada pada kategori tinggi dan kategori sangat tinggi 3.) terdapat pengaruh dari penggunaan metode karya wisata terhadap hasil belajar siswa tentang ekonomi daerah sekitar.
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Fitri Nurzakiah Fuadi; Ghullam Hamdu; Desiani Natalina
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.308 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.4800

Abstract

Berpikir kritis merupakan kemampuan inti yang penting sehingga guru perlu mengajarkan dan mengembangkannya dalam pembelajaran. Kemudian seiring dengan berlakunya Kurikulum 2013, kemampuan berpikir kritis ini mulai menjadi perhatian pemerintah melalui penyempurnaan pada pola pikir pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran guru kelas rendah dan guru kelas tinggi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa di Sekolah Dasar Kurikulum 2013, indikator keterampilan berpikir kritis yang muncul pada siswa, dan perbedaan strategi pembelajaran guru kelas rendah dan guru kelas tinggi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan guru-siswa kelas 1 dan kelas 4 dari 6 Sekolah Dasar yang yang menerapkan kurikulum 2013 di wilayah Kota Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui observasi dengan cara perekaman pelaksanaan pembelajaran untuk memperoleh gambaran mengenai strategi guru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa dan wawancara yang dilakukan pada 1 guru untuk mengklarifikasi data hasil observasi. Hasil menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang dilaksanakan sudah mengembangkan keterampilan berpikir kritis berdasarkan kerangka Ennis (1996), dengan persentase kemunculan 15,24% untuk guru kelas rendah dan 13,85% untuk guru kelas tinggi, ada 10 dari 12 indikator berpikir kritis yang muncul berdasarkan respon siswa, dan terdapat perbedaan strategi pembelajaran antara guru kelas rendah dan guru kelas tinggi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA THE THING PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MENULIS KALIMAT DESKRIPSI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI KELAS V Irfan Faturohman; Yasbiati Yasbiati; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.71 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.4799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media The Thing Puzzle terhadap kemampuan siswa menulis kalimat deskripsi pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas V. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan menggunakan desain one group pretest postest design. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V-B SDN Sukamulya Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Adapun instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes tertulis berupa essay. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan bantuan software Microsoft Excel 2013, dan SPSS 16.0, for windows. Hasil temuan pada penelitian menunjukan kemampuan siswa menulis kalimat deskripsi pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas V-B meningkat setelah menggunakan media The Thing puzzle pada kegiatan pembelajaran. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata hasil post-test sebesar 17,4 dari skor ideal 20 dan rata-rata hasil pre-test sebesar 12,6 dari skor ideal 20. Berdasarkan hasil uji hipotesis didapatkan bukti bahwa kemampuan menulis kalimat deskripsi siswa mengalami peningkatan yang sangat baik. Hal tersebut ditunjukan oleh data yang diolah melalui uji normalitas gain yang menyatakan bahwa setiap siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai gain 0,638397 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hal tersebut dapat dibuktikan bahwa media The Thing Puzzle memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan siswa menulis kalimat deskripsi pada pembelajaran bahasa Inggris.

Page 1 of 1 | Total Record : 10