Jurnal Keperawatan
Jurnal keperawatan (JK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan. JK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, : meliputikeperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. JK diterbitkan pertama kali dengan ISSN versi cetak pada Volume 1 No 1 Maret 2009 dan ISSN versi online pada Volume 9 No 1 Maret 2017. JK awalnya terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret dan September. JK mulai Desember 2018 terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JK telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
772 Documents
Model Prediksi Kejadian Stunting pada Balita Berdasarkan Faktor Personal Ibu dan Pola Asuh
Yulia Wardita;
Eka Meiri Kurniyati;
Cory Nelia Damayanti;
Mujib Hannan;
Emdat Suprayitno
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.387 KB)
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.580
Masalah gizi di Indonesia meliputi penurunan berat badan, stunting, wasting dan defisiensi mikronutrien, serta masalah kelebihan gizi yang semakin meningkat yang ditandai dengan tingginya angka obesitas di kalangan bayi, remaja dan dewasa. Dari tahun 2018 hingga 2021, prevalensi stunting menunjukkan jumlah penurunan sebesar 9,3%. Dengan angka prevalensi 23,5%, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan angka stunting yang cukup tinggi. Kabupaten Sumenep merupakan Kabupaten yang terletak di Jawa Timur dengan jumlah angka prevalensi stunting balita yakni 28,9%. Desain penelitian cross-sectional digunakan dalam penelitian analitik observasional ini. Populasi penelitian ini mengikutsertakan seluruh ibu dengan balita yang mengalami stunting di bawah usia 5 tahun di seluruh Puskesmas Kabupaten Sumenep tahun 2022, sebanyak 1862 ibu balita. Sampel pada penelitian sebanyak 92 responden. Hasil Penelitian ini menjelaskan bahwa kejadian infeksi secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting. Pengetahuan dan pola asuh ibu berpengaruh signifikan terhadap ketaatan dalam melakukan imunisasi. Imunisasi menjadi faktor untuk mengurangi kejadian infeksi yang dapat berpengaruh signifikan terhadap secara kejadian stunting balita. Perlunya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan stunting yang dapat dilakukan dengan pemberian informasi (penyuluhan) yang komprehensif merupakan salah satu saran dari penelitian ini.
Implementasi Konsep Safe Community dalam Penanganan Gawatdarurat Multisektoral: -
Rheni Prihanti;
Bagoes Widjanarko;
Budiyono Budiyono
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.463 KB)
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.582
Konsep Safe Community yang pertama kali diterapkan di negara Swedia telah diimplementasikan di berbagai belahan negara dalam upaya penurunan angka kesakitan dan kematian akibat kegawatdaruratan. Penanganan kegawatdaruratan dengan konsep Safe Community diterapkan diberbagai sektor antara lain cidera (kegawatdaruratan sehari-hari di rumah, tempat kerja, sekolah, tempat-tempat umum dan lainnya), bencana, kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi konsep Safe Community dalam berbagai sektor. Metode literatur ini dilakukan dengan pendekatan narrative review. Pencarian database yang digunakan melalui ScienceDirect, ProQuest, PubMed Central, JSTOR, Springer Link dan Google Cendikia tahun 2012 -2022 dengan kata kunci serta kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Hasil dari penelitian ini adalah menganalisa 15 artikel dari 72 artikel yang telah ditemukan, dari hasil telaah artikel dengan simple narrative literatur review dihasilkan bahwa penerapan konsep Safe Community di beberapa negara terdiri dari program pencegahan dan penanganan cedera, bencana, kecelakaan lalu lintas dan bencana yang berbasis pemberdayaan masyarakat dan pemerintah sebagai fasilitator. Kesimpulan penelitian ini adalah program -program penanganan kegawatdaruratan yang menerapkan konsep Safe Community terbukti efektif sehingga dapat diterapkan dalam upaya penurunan angka kesakitan dan kematian akibat kegawatdaruratan multisectoral.
Gambaran Pengetahuan Mengenai Teknik Komunikasi SBAR pada Perawat dalam Handover
Komang Menik Sri Krisnawati;
Ni Putu Emy Darma Yanti
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (208.554 KB)
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.590
Kejadian tidak diinginkan (KTD) di rumah sakit berisiko tinggi menimbulkan kecacatan dan kerugian bagi pasien. Sebesar 70% kejadian tidak diinginkan di Rumah Sakit terjadi akibat kegagalan komunikasi dan 75% diantaranya mengakibatkan kematian. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko KTD akibat kegagalan komunikasi adalah melalui peningkatan komunikasi yang efektif, oleh tenaga kesehatan melalui teknik komunikasi SBAR. Penelitian kuantitatif deskriptif analitik ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran pengetahuan perawat mengenai komunikasi SBAR pada saat timbang terima di RSUD Bali Mandara. Penelitian dilakukan pada 130 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner berisi 10 pertanyaan melalui google form. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat memiliki pengetahuan yang baik dalam penerapan komunikasi SBAR. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah komunikasi SBAR sangat penting di implementasikan pada tatanan klinis, sebab dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Penerapan Telenursing Latihan Fisik Media Smartphone pada Gangguan Muskuloskletal: Studi Literatur
Muchamad Ardi Putrawardana;
Rr Tutik Sri Haryati;
Masfuri Masfuri
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.678 KB)
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.592
Perkembangan sistem teknologi informasi saat ini sudah berkembang dengan sangat pesat. Dalam bidang kesehatan sitem teknologi dan informasi pun menjadi sebuah peranan penting dimana interaksi pemberi pelayanan dan pasien kini tidak lagi terbatas oleh jarak dan waktu. Pasien kini dengan mudah dapat memanfaatkan perawatan dalam bentuk teknologi berbasis digital. Dalam perawatan muskuloskletal di beberapa negara maju sudah di terapkan Telenursing terkait latihan fisik dalam bentuk Synchronus, Asynchronus therapy. Tujuan dibuat nya study literatur ini adalah untuk mengetahui penerapan telenursing latihan fisik dengan media smarphone pada gangguan muskuloskletal. Metode penulisan yang digunakan adalah study literatur dan dilakukan analisis dari beberapa artikel yang didapat dari Proquest, ClinicalKey, Clinical key Nursing dan Ebsco. Dari 132 artikel yang didapatkan dari tahun 2018 hingga 2022 kemudian diseleksi sesuai dengan topik yang dibahas. Selanjutnya didapatkan 6 artikel yang dibahas. Hasil studi literatur ini didapatkan bahwa smartphone merupakan media dalam latihan fisik yang handal, mudah murah dan memiliki fleksibilitas yang tinggi menjadikan smartphone merupakan pilihan utama dalam telenursing latihan fisik.
Efektifitas Ekstrak Nano Daun Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Penurunkan Tingkat Kecemasan dan Tekanan Darah pada Ibu Hamil dengan Hipertensi
Dina Indrati Dyah Sulistyowati;
Ariawan Soejoenoes;
Soeharyo Hadisaputro;
Untung Sujianto;
Mardiyono Mardiyono
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.482 KB)
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.593
Hipertensi pada kehamilan (hypertension pregnancy disorders) merupakan salah satu penyebab peningkatan morbiditas dan mortalitas maternal, janin dan neonates. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sekarang ini masih cukup tinggi. Salah satu penyebab kematian ibu adalah hipertensi. Sebagai tindakan preventif, WHO merekomendasikan setiap ibu hamil untuk mengkosumsi kalsium. Daun kelor berdasarkan hasil penelitian, banyak mengandung flavonoid, kalsium dan antioksidan, dimana baik untuk dikosumsi oleh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak nano daun kelor (moringa oleifera), berpengaruh terhadap tekanan darah dan tingkat kecemasan pada ibu hamil dengan hipertensi, membandingkan pre-test kelompok kontrol dan eksperimen, membandingkan pre dan post test dalam kelompok control dan eksperimen, dan membandingkan selisih pre-post test antara kelompok control dan eksperimen. penelitian termasuk experiment, dengan menggunakan desain penelitian the randomized pre-test post test control group design. Responden adalah ibu hamil dengan hipertensi sejumlah 30 orang. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan dengan memberikan intervensi kapsul ekstrak nano daun kelor (moringa oleifera) 500 mg/hari selama 2 minggu setiap responden. Sedangkan kelompok kontrol diberikan intervensi sesuai standar puskesmas. Analisis penelitian ini menggunakan korelasi, pair t-test, dan independent t-test. Hasil penelitian ini diharapkan dapat sebagai standar operasional dalam membantu meningkatkan pengetahuan untuk mengatasi ibu hamil dengan hipertensi secara non farmakologi yang aman bagi ibu dan bayi.
Validity and Reliability of Peristomal Skin Assessment Instruments: Integrative Review
Alimuddin Ali;
Syahrul Syahrul;
Yuliana Syam;
Sintawati Majid;
Syaiful Syaiful
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.811 KB)
The incidence of early complications such as skin irritation, erosion, and peristomal ulceration is reported to be quite high. It is important to assess the peristomal skin in order to prevent complications. Valid and reliable instruments are needed to collect assessment data. This integrative review aims to summarize and identify the current literature related to valid and reliable peristomal assessment instruments. An integrative review was carried out using published literature during the search period March 9, 2007-9 March 2022. Database using PubMed, Science Direct, EBSCO, ProQuest, Cochrane Library, and Wiley Online Library. Study selection (both on title/abstract screening and full-text screening) was carried out by two independently experienced reviewers. disagreements were resolved by the decision of the third reviewer. A total of 7 peristomal skin assessment instruments were found from 10 articles passed as the main study. Among the peristomal skin assessment instruments that have good value and process validation and reliability are Ostomi Skin Tools dan Studio Alterazioni Cutanee Stomali. Peristomal skin assessment as an effort to prevent early stoma complications can be carried out by conducting an assessment using a valid and reliable measuring instrument, and practically easy to introduce.
Analysis of Affecting Factors in Increasing the Quality of Performance of Employees at Health
Rini Sulistyoasih;
Yuly Peristiowati;
Indasah Indasah
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.610
Performance is a result of work both in quality and quantity achieved by an employee in carrying out his duties. The purpose of this study is to analyzethe influence effect of motivation, reinforcement and job satisfaction on the quality of employee performance at the Gresik District Health Center, Gresik Regency.The design of this research is an observational quantitative research with a cross sectional approach with the focus of the research being directed at analyzingthe influence effect of motivation, reinforcement and job satisfaction on the quality of employee performance at the Gresik District Health Center, Gresik Regency. The total population of 171 respondents and a sample of 120 respondents were taken using the Simple Random Sampling technique. The findings showed that almost half of the respondents havegood category motivation as many as 57 respondents (48%). Almost half of the respondentshave a good category of reinforcement as many as 59 respondents (49%). Almost half of the respondents have job satisfaction in the moderately satisfied category as many as 51 respondents (43%). Most respondentshave quality performance in the good category as many as 61 respondents (51%). Based on the results of Multiple Linear Regression analysis shows that with a p-value of 0.000 <0.05 then H1 is accepted so it can be concluded that simultaneously there is the effect of motivation, reinforcement and job satisfaction on the quality of employee performance at the Gresik District Health Center, Gresik Regency with an effect of 74.9%.
Edukasi Kesehatan dengan Metode Simulation Game terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Penyakit Hepatitis Akut Pada Orang Tua
Ferawati Ferawati;
Mei Fitria Kurniati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.403 KB)
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.614
Penyakit hepatitis dapat memberikan kerugian ekonomi dan social karena lamanya proses masa penyembuhan. Bentuk pencegahan yang dapat dilakukan dengan cara memberikan edukasi menjaga Kesehatan melalui perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Edukasi Kesehatan dengan metode simulation game Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Penyakit Hepatitis Akut Pada Orang Tua Di TK Pertiwi Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juli 2022. Peneliti menggunakan metode penelitian pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa siswi sejumlah 32 jiwa non probability sampling dengan total sampling. Proses analisa data menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating. Kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, hasil uji Wilcoxon menunjukan hasil nilai P- value pada kolom sig (2 tailed ) didapatkan nilai 0.001 lebih kecil dari level of significant α 0,05 ( 0,001 < 0,05 ). Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan metode simulation game Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Penyakit Hepatitis Akut Di TK Pertiwi Bojonegoro. Peningkatan derajat kesehatan merupakan salah satu penilaian dalam indeks pembangunan manusia. Hali ini didasari oleh sebuah perilaku setiap individu, tatanan rumah tangga, kantor, tempat umum dan sebagainya, khususnya kepada anak-anak.
Gambaran Prevalensi Computer Vision Syndrome pada Mahasiswa dengan Pembelajaran Jarak Jauh
Vivop Marti Lengga;
R. Siti Jundiah;
Cucu Rokayah;
Eka Nurhayati;
Moch Hisyam Fathurahman
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.81 KB)
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.622
Pandemi Covid-19 memberikan banyak dampak positif dan negatif terhadap dunia pendidikan, salah satunya adaptasi pembelajaran jarak jauh, sehingga penggunaan layar digital seperti komputer tidak dapat dihindari. Penggunaan komputer lebih dari 2 jam sehari berisiko menimbulkan gangguan kesehatan mata pada pengguna atau disebut dengan Computer Vision Syndrome (CVS). Akan tetapi, prevalensi CVS pada mahasiswa saat pembelajaran jarak jauh masih belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran prevalensi CVS pada mahasiswa dengan pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif deskriptif. Terdapat 90 mahasiswa keperawatan tingkat I Universitas Bhakti Kencana sebagai responden yang didapatkan melalui teknik one stage cluster sampling. Data dikumpulkan dengan instrument kuesioner CVS dan dianalisis dengan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami CVS yakni sebanyak 59 mahasiswa (66%) dengan gejala terbanyak berupa mata lelah dan tegang, nyeri kepala, dan mata berair. CVS berisiko menyebabkan komplikasi gangguan mata permanen. Diperlukan penelitian lanjutan mengenai solusi pencegahan CVS, karena penggunaan komputer setiap hari oleh mahasiswa khususnya dengan pembelajaran jarak jauh, tidak dapat dihindari.
Penerapan Health Belief Model terhadap Pencegahan Perilaku Covid-19: A Literature Review
Pradita Ayu Fernanda;
Tintin Sukartini;
Makhfudli Makhfudli
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 4 (2022): Jurnal Keperawatan: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.295 KB)
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v14i4.626
Health belief model merupakan persepsi individu tentang perilaku tertentu dapat memprediksi kinerja perilaku masing-masing. Selama ini model tersebut digunakan untuk menjelaskan mengapa masyarakat tidak mengikuti perilaku pencegahan COVID-19. Health belief model kemampuan prediktifnya dalam perilaku pencegahan COVID-19 belum diketahui. Jadi, tinjauan ini bertujuan untuk menilai kemampuan prediksi model dan mengidentifikasi konstruk yang paling sering terkait dengan pencegahan perilaku COVID-19. Desain penelitian menggunakan Preferred Reporting Items for Systemic Review and Meta-Analysis (PRISMA) Guidelines dengan strategi pencarian literature online menggunakan Scopus, CINAHL, Sage, Science Direct dan Pro Quest. Tahun sumber literature yang diambil mulai tahun 2020 sampai dengan 2022. Dari artikel yang dicari, diperoleh 10 artikel dan direview. Dari 861 artikel yang didapatkan, ada 11 artikel yang sesuai dengan kriteria penulisan tinjauan sistematis ini. Hasil tinjauan didapatkan bahwa studi besar peserta bermaksud untuk melakukan perilaku pencegahan COVID-19. Manfaat dari perilaku pencegahan meningkatkan persepsi self efikasi dan dengan demikian mengatasi hambatan perilaku pencegahan dari COVID-19.