Jurnal Keperawatan
Jurnal keperawatan (JK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan. JK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, : meliputikeperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. JK diterbitkan pertama kali dengan ISSN versi cetak pada Volume 1 No 1 Maret 2009 dan ISSN versi online pada Volume 9 No 1 Maret 2017. JK awalnya terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret dan September. JK mulai Desember 2018 terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JK telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
772 Documents
Upaya Mengurangi Restraint di Rumah Sakit Jiwa: Literatur Review
Suwito Suwito;
Luky Dwiantoro;
Anggorowati Anggorowati
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.1135
Penggunaan restraint\masih cukup tinggi dilakukan meskipun dampak negatif restraint bisa mengakibatkan cedera fisik dan psikologis bagi pasien. Restraint digunakan untuk membatasi gerak ekstremitas seseorang yang barrierlike tidak terkontrol dengan maksud untuk memberikan keamanan fisik dan psikologis bagi pasien perilaku kekerasan. untuk mengidentifikasi upaya mengurangi tindakan restraint di rumah sakit jiwa. metode literatur review digunakan pencarian electronic data base 4 sumber Scopus, Pubmed, ScienceDirect, dan Spingerlink artikel yang diambil dari tahun 2018 sampai tahun 2022, open acces, full text, berbahasa inggris dan sesuai topik dan tujuan. Dari analisa yang dilakukan di temukan 4 upaya yang secara signifikan dapat menurunkan tindakan restraint. 1)Penggunaan Panduan pelatihan restraint “No Force First” dapat menurunkan tindakan restraint (17%) nilai (p <0,0001). 2)Pendidikan dan pelatihan restraint menurunkan tindakan restraint secara signifikan dengan (P < 0,001). 3)Menerapkan metode safewards dapat menurunkan tindakan restraint sebesar (4%) nilai (p < 0,001). 4)Restraint reduction program “Restrain Yourself” dapat menurunkan penggunaan restraint sebesar (22%). Dari artikel ini dapat disimpulkan penggunaan panduan pelatihan restraint “No Force First”, pendidikan dan pelatihan restraint, safewards, restraint reduction program “Restrain Yourself” secara signifikan mengurangi tindakan restraint pada pasien gangguan jiwa di rumah sakit jiwa.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Menggunakan Media Video terhadap Pengetahuan tentang Dampak Kehamilan pada Remaja
Selina Boseren;
Andi Wardihan Sinrang;
Elisabeth Chaterine Jusuf
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.1137
Berbagai masalah kesehatan seksual dan reproduksi terjadi dikalangan remaja. Masalah yang cukup tinggi pada remaja saat ini adalah kehamilan pada remaja.Tujuan penelitian ini melakukan tinjaun literatur mengenai pendidikan kesehatan reproduksi. Menggunakan studi literatur. Penelusuran artikel menggunakan databased Google Scholar, ScienceDirect, BMC dan PubMed dengan rentang waktu 2017 sampai dengan 2021. Didapatkan sebanyak 6 artikel yang relavan berdasarkan kriteria inklusi. Dari hasil review jurnal di dapatkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi berdampak pada system reproduksi remaja serta dengan menggunakan media video sebagai sarana yang menjanjikan untuk memberikan pendidikan kesehatan seksual yang komprehensif kepada remaja yang lebih tua yang menghadiri community college. Penggunaan media video dalam meingkatkan pendidikan kesehatan reproduksi pada kalangan remaja dengan menggunakan media video berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja serta dapat di gunakan sebagai upaya promitif dan prefentif kesehatan reproduksi terhadap dampak kemahilan dini.
Penerapan Telenursing N-SMSI (Ners-Short Message Service Intervention) terhadap Manajemen Post Perawatan Pasien Tuberkulosis
Irpan Ali Rahman;
Asep Gunawan;
Alis Sundewi;
Dwi Purnomo Azi;
Restika Puspa Ningtias
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.1150
Kegagalan pengobatan dan kekambuhan pasien TB Paru berakibat pada tingginya tingkat infeksi penularan, resistensi obat, serta angka kematian yang terus meningkat. Ners Short Message Service Intervention merupakan salah satu solusi agar pasien TB Paru patuh untuk menjalani pengobatan hingga tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan Telenursing Ners Short Message Service Intervention terhadap manajemen post perawatan pasien Tuberkulosis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan one grup pretest postest design. Teknik sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 32 responden pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Ciamis tahun 2022. Instrumen penelitian ini adalah the 8-item Morisky Medication Scale. Analisis data menggunakan uji t non parametrik wilcoxon. hasil dari uji wilcoxon test menunjukan angka p value 0,001 (p < a) dengan mean±SD pre (4,38±1,581) dan post (5,66±1,125). Maka dapat disimpulkan bahwa Ners Short Message Service Intervention efektif terhadap kepatuhan pengobatan post perawatan pasien TB Paru. Dengan adanya Ners Short Message Service Intervention dapat membantu meningkatkan pemantauan kepatuhan pengobatan TB Paru serta mencegah penularan lebih luas.
Pengalaman Perawat dalam Merawat Pasien dengan Diagnosa Covid-19 di Indonesia: Qualitative Study
Irfanita Nurhidayah;
Riski Amalia;
Marlina Marlina;
Aklima Aklima
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.1153
Novel coronavirus pneumonia yang dikenal sebagai Covid-19 adalah jenis peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi virus corona baru. Covid-19 Sudah menyebar ke seluruh dunia sejak Desember 2019. Selama pandemi, perawat yang memiliki kontak lebih dekat dan lebih sering dengan pasien yang terinfeksi menjadi takut dan cemas karena kekhawatiran yang menular virus dapat mempengaruhi mereka dan keluarganya terutama secara resmi ketika mereka melihat penyedia layanan kesehatan lain terinfeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman perawat dalam Merawat Pasien dengan Diagnosa Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif dengan desain fenomenologi. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 8 partisipan. Hasil penelitian ini ditemukan 5 tema, yaitu : 1) Kecemasan dalam merawat Covid 19, 2) Mekanisme Koping, 3) Tantangan Selama Merawat Covid-19 dan 4) Perilaku Caring Perawat dan 5) Harapan Perawat dalam Merawat Covid-19. Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman perawat dalam merawat pasien Covid-19. Pengalaman perawat dalam merawat pasien Covid-19 tergambar dalam 5 tema yaitu : Kecemasan dalam merawat Covid 19, Mekanisme Koping, Tantangan Selama Merawat Covid-19, Perilaku Caring Perawat dan Harapan Perawat dalam Merawat Covid-19.
Kecemasan Siswa Sekolah Dasar Menghadapi Assesment Nasional Berbasis Komputer
Dewi Fuji Fatmawati;
Reni Nuryani;
Sri Wulan Lindasari
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.1155
Koneksi internet sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan sistem evaluasi pembelajaran yang didasari oleh penggunaan komputer termasuk Assesment Nasional Berbasis Komputer. Namun, bagi sekolah di wilayah pedesaan akan sulit untuk melakukan evaluasi tersebut. Hal ini sangat berpengaruh pada siswa yang akan melakukan Assesment, karena dengan adanya keterbatasan jaringan internet dapat membuat siswa takut untuk mengoperasikan komputer. Pada dasarnya, anak usia sekolah lebih rentan mengalami kecemasan yang luas dalam beberapa situasi termasuk Assesment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa menghadapi Assesment Nasional Berbasis Komputer menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang mencakup siswa kelas V sekolah dasar gugus III yang berjumlah 86 siswa, menggunakan teknik total sampling dengan kuisioner dari SCAS-C yang telah dilakukan modifikasi untuk mengukur gambaran kecemasan pada anak usia sekolah dengan hasil uji validitas 0,501 dan uji reliabilitas 0,742. Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan alat pengukur tingkat kecemasan, maka diperoleh data bahwa sebanyak 33 siswa (38%) masuk dalam kategori ringan dan 53 siswa (62%) masuk dalam kategori sedang pada saat menghadapi Assesment. Hasil dari penelitian dan pembahasan mengenai kecemasan siswa dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kecemasan dalam kategori sedang. Maka dari itu, salah satu cara untuk mengatasi kecemasan pada siswa dengan dilakukannya simulasi secara berkala dalam penggunaan komputer.
Edukasi Perawatan Kaki Efektif dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Pasien Diabetes Mellitus
Sanny Frisca;
Dheni Koerniawan
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.200
Diabetes mellitus tipe II merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah yang dapat menyebabkan banyak komplikasi. Komplikasi DM yang sering terjadi pada pasien adalah ulkus kaki, karena pada umumnya pasien tidak menyadari adanya ulkus akibat neuropati yang dialami. Ulkus kaki dapat meningkatkan kebutuhan pengobatan dan perawatan pada pasien. Namun, ulkus kaki dapat dideteksi secara dini oleh pasien secara mandiri dengan melakukan pemeriksaan berkala pada kaki pasien. Pemberian edukasi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pasien dan membuat pasien memiliki sikap yang baik dan pada akhirnya melakukan tindakan skrining yang diajarkan. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui efektivitas edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku. Penelitian kuantitatif ini dilakukan terhadap 40 responden (20 kontrol dan 20 intervensi) dengan desain kuasi eksperimen pre-test dan post-test menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian pengetahuan responden pada kelompok intervensi meningkat secara signifikan sebelum dan setelah edukasi dengan p-value 0,001, sementara tidak terjadi perbedaan pada kelompok kontrol. Perilaku responden pada kelompok intervensi meningkat secara signifikan sebelum dan setelah edukasi dengan p-value 0,046, sementara tidak terjadi perbedaan pada kelompok kontrol. Pengetahuan (p-value= 0,001) dan perilaku (p-value= 0,037) antar kelompok memiliki perbedaan secara signifikan, namun pada sikap tidak terlihat perbedaan signifikan. Perlu diberikan pendampingan untuk memaksimalkan hasil edukasi pada sikap dan perilaku. Perlu melakukan survey awal untuk kebiasaan pasien DM melakukan perawatan kaki dan alasan pasien tidak melakukannya.
Sikap Kelompok Rentan (Lansia) dalam Melaksanakan Kebijakan Physical Distancing dan Personal Hygiene sebagai Pencegahan Penularan Covid-19
Yuliana Suryati;
Fransiska Yuniati Demang;
Heribertus Handi;
Maria Sriana Banul;
Epifania Lestari Mihen
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.804
Salah satu sindrom pernapasan akut yang sedang marak terjadi saat ini disebabkan oleh virus Covid-19. Pada sebagian orang penyakit ini hanya seperti flu biasa, namun pada beberapa kelompok masyarakat (seperti lansia dan orang dengan penyakit penyerta) dapat berkembang menjadi pneumonia, sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) dan kegagalan multi organ. Sebagian besar pasien yang terinfeksi adalah lansia, disebabkan karena penurunan fungsi dan kualitas tubuh, selain itu lansia yang menderita penyakit penyerta. Kasus Covid-19 dapat diturunkan melalui penerapkan tindakan-tindakan pencegahan yang sesuai seperti pelaksanaan physical distancing dan personal hygiene yang berlaku bagi seluruh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sikap kelompok rentan (kelompok lansia) dalam melaksanakan kebijakan physical distancing dan personal hygiene dalam mencegah penularan covid-19. Desain penelitian menggunakan metode survey melalui pendekatan cross sectional. Physical distancing dan personal hygiene merupakan variabel dependen sedangkan variabel independennya yaitu sikap lansia. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Pustu Karot. Populasi target penelitian adalah lansia dengan usia > 55 tahun di Wilayah 3 Paroki Karot. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling melalui kriteria inklusi dan eksklusi. Penilaian sikap Physical distancing dan personal hygiene menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univaiat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar lansia memiliki sikap Physical Dictancing cukup (61,8%). Lansia yang memiliki sikap Personal Hygiene cukup berjumlah 78,2%. Usia, jenis kelamin, dan pendidikan tidak berhubungan dengan Physical distancing dan personal hygiene.
Hubungan Penggunaan Laptop dengan Neck Pain pada Mahasiswa Prodi Ners
Lindawati Simorangkir;
Lindawati F. Tampubolon;
Citra Kartika Waruwu
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.820
Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis hubungan penggunaan laptop dengan neck pain pada mahasiswa Prodi Ners Di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2022. Jenis penelitian ini penelitian corelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi Ners Tahap akademik, jumlah sampel 196 responden dengan teknik sampling fraction per cluster.Pengumpulan data dilakukan dengan google form. Hasil: Rerata penggunaan laptop 7,19 dengan SD 1,758. Rerata nyeri leher 3,93 dengan SD 1,756. Hasil uji korelasi pearson product moment diperoleh p-value 0,000 (p < 0,05) menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara penggunaan laptop dengan neck pain Prodi Ners STIKes Santa Elisabeth Medan tahun 2022. Pengambilan data tidak dilakukan secara langsung sehingga tidak menunjukkan persepsi yang berbeda. Penggunaan laptop maksimal 2 jam dengan melakukan peragangan selama 15 menit untuk mengurangi nyeri leher.
Logotherapy pada Lansia dengan Masalah Psikososial: Systematic Review
Ida Ayu Trisnadewi;
Herni Susanti;
Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.949
Masalah psikososial adalah masalah yang sering terjadi pada lansia terkait masa krisis akibat penuaan. Logoterapi merupakan salah satu metode terapi yang dapat digunakan dalam mengatasi masalah psikososial yang dialami lansia. Belum ada tinjauan sistematis tentang efektifitas logoterapi terhadap masalah psikososial lansia. Meninjau dan mengevaluasi artikel yang berkaitan dengan pengaruh logoterapi pada masalah psikososial yang dialami oleh lansia. Studi ini merupakan Systematic Review dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyzes (PRISMA) untuk mengevaluasi efektifitas logoterapi terhadap masalah psikososial pada lansia. Penelusuran literatur yang dilakukan menemukan 7 artikel yang relevan setelah disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Logoterapi dapat digunakan sebagai salah satu terapi modalitas pada lansia dengan masalah psikososial baik di komunitas maupun yang tinggal panti jompo.
Pengaruh Kualitas Aplikasi E-Rm terhadap Kinerja Petugas Poli Rawat Jalan di Rumah Sakit
Bachrulli Wildan Bari;
Umi Khoirun Nisak
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.995
Kualitas Rekam medis elektronik juga berdampak pada antrian rawat jalan. Penilaian kualitas suatu sistem sangat penting dilakukan agar optimal dalam memberikan pelayanan. Tujuan yang dicapai melalui penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kualitas aplikasi E-RM terhadap kinerja petugas poli rawat jalan dengan mengidentifikasi pengaruh antar variabel dari model teori Technology to performance chain dan berikutnya membagikan saran ataupun pedoman guna peningkatan kualitas aplikasi E-RM. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah semua petugas yang menggunakan aplikasi E-RM yang diseleksi secara acak. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan PLS (Partial Least Squares) yaitu model persamaan Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis komponen varian. Penelitian ini akan meninjau ulang sebagian dari model TPC (Technology to performance chain) yang telah diuji oleh Goodhue & Thompson dengan menggunakan setting utilization pada aplikasi E-RM di RSUD. Dr. Wahidin sudiro husodo Mojokerto. Pada proses uji mengenai Pengaruh Kualitas Aplikasi E-RM Terhadap Kinerja Petugas Poli Rawat Jalan di RSUD DR. Wahidin SUdiro Husodo Mojokerta mengeluarkan hasil value yang signifikan 0,008 dimana jika (p) < 0,05 maka tidak memiliki pengaruh yang signifikan, dengan kata lain hasil uji yang sudah kita buat sudah signifikan.