Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,098 Documents
Minat Siswa Pada Pembelajaran IPS Berbantu Media Pop Up Book di Kelas IV SD Negeri 24 Palembang
Amelindah Cassi Mira;
Muhamad Idris;
David Budi Irawan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3010
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana minat belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri 24 Palembang dengan berbantu Media Pop Up Book. Tujuan yang dicapai pada penelitian ini untuk mengetahui minat siswa pada pembelajaran IPS berbantu media pop up book di kelas IV SD Negeri 24 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV.A yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa Minat siswa Pada pembelajaran IPS Berbantu Media Pop Up Book adalah sangat tinggi hal ini dilihat dari pengisian kuisioner angket diketahui hasil angket dengan kategori sangat tinggi dengan persentase 93% dan kategori tinggi dengan 7%. Menunjukkan terdapat Minat Siswa Pada Pembelajaran IPS Berbantu Media Pop Up Book di Kelas IV SD Negeri 24 Palembang.
Persepsi Siswa Pada Giat Ice Breaking Dalam Pembelajaran IPS di Kelas V sekolah Dasar Negeri 24 Palembang
Ananda Pertiwi;
Muhamad Idris;
David Budi Irawan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3011
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi siswa pada giat ice breaking dalam pembelajaran IPS di kelas V Sekolah Dasar Negeri 24 Palembang. Tujuan yang dicapai pada penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana persepsi siswa pada giat ice breaking dalam pembelajaran IPS di kelas V Sekolah Dasar Negeri 24 Palembang. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas I sampai VI Sekolah Dasar Negeri 24 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Teknik yang digunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa persepsi siswa pada giat ice breaking pada pembelajaran IPS di kelas V Sekolah Dasar Negeri 24 Palembang diperoleh hasil bahwa persepsi siswa pada giat ice breaking dalam pembelajaran IPS di kelas V Sekolah Dasar Negeri 24 Palembang adalah Sedang dengan pertimbangan frekuensi terbanyak terletak pada kategori sedang dengan 13 siswa atau 39%. Persepsi siswa pada giat ice breaking dalam pembelajaran IPS di kelas V Sekolah Dasar Negeri 24 Palembang yang berkategori tinggi 12 orang atau 36%, rendah 4 orang, dan sangat rendah 4 orang atau 12%.
Analisis Faktor Perbedaan Tingkat Usia dan Lama Masa Kerja terhadap Produktivitas Karyawan di PT. Stars Internasional Surabaya
Gusti, Yenni Kurnia;
Aini, Shafira Dwi Noer;
Sutrischastini, Ary
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perbedaan atau kesenjangan usia dan masa kerja antar karyawan yang cukup jauh memberikan berbagai pandangan yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan di PT. Stars International Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hubungan antara usia dan masa kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Stars International Surabaya karena setiap Sumber Daya Manusia (SDM) pasti memiliki karakteristik yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan angket dengan sampel sebanyak 60 responden yang telah diberikan kepada karyawan PT. Stars International Surabaya dengan berbagai kriteria usia dan masa kerja yang beragam. Analisis faktor menggunakan alat SPSS Versi 26. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa variabel usia (X1) dan masa kerja (X2) secara bersamaan mempengaruhi variabel kinerja karyawan (Y) dengan value Fcount > Ftable, yaitu 18,334 > 3, 16. Hasil pengujian lain menunjukkan bahwa (1) variabel usia tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan Tcount Ttable, yaitu 3,569 > 1,672.
Hambatan Dalam Penyusunan dan Pelaksanaan Program BK di SMA
Rachman Hakim;
Riska Ahmad;
Yarmis Syukur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3014
Program bimbingan dan konseling yang ada belum ditetapkan dengan memperhatikan tahapan pengelolaan seperti pengkajian, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan layanan inti dan penunjang, dan evaluasi. Ini merupakan hambatan karena fakta bahwa prosedur tertentu diperlukan untuk manajemen yang efisien. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk memberikan penjelasan mengenai kendala yang menghadang dalam pembentukan dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMA. Penulisan artikel ini menggunakan motode study kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor seperti penyusunan program bk tidak sesuai dengan aspek fundamental pengembangan program bk, sarana dan prasarana yang menjadi kendala utama pelaksanaan pelayanan bk, dan kurangnya kerjasama. antar personel pelaksana layanan konseling di sekolah, menghambat pengembangan dan pelaksanaan program konseling
Esensi Kepala Sekolah Dalam Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Pertama
Iqbal Arrahman;
Yarmis Syukur;
Riska Ahmad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3015
Sekolah atau organisasi lain dipimpin oleh kepala sekolahnya. Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling yang berkesinambungan hanyalah salah satu dari sekian banyak hal yang digeluti kepala sekolah, selain kegiatan akademik, administrasi, dan sosial. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa penting peran kepala sekolah dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah menengah pertama. Penelitian kepustakaan digunakan untuk menulis artikel ini. Berdasarkan temuan kajian pustaka ini, kepala sekolah memiliki tanggung jawab untuk berperan dalam meningkatkan standar layanan bimbingan dan konseling yang diberikan di sekolah.
Periodesasi Pendidikan Islam Indonesia: Pesantren dan Madrasah
Muhammad Fuad Ikhwansyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3016
Penelitian menerapkan metode Studi Pustaka dengan..pendekatan Kualitatif. Proses penyebaran dan Pendidikan Islam di Nusantara memiliki cara yang menarik yaitu dengan jalur dakwah dan perdagangan. Secara garis besar proses dakwah dan Pendidikan Islam terbagi menjadi empat sesi yaitu masa awal, masa pertengahan, masa kolonial, dan masa pasca kemerdekaan. Secara umum perbandingan Pendidikan Islam dalam ranah Pesantren dan Madrasah pada masa sebelum dan pasca kemerdekaan memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Sebelum masa kolonial, jenis lembaga Pendidikan yang dikenal masyarakat adalah berbentuk pesantren saja, pada masa kolonial terjadi akulturasi antara pendidikan pesantren dan pendidikan yang diajarkan para kolonial Belanda sehingga membentuk sistem baru berupa perpaduan keduanya yang nanti dikenal dengan istilah madrasah. Pasca kemerdekaan pendidikan Islam semakin berkembang baik dalam ranah pesantren maupun madrasah serta mendapat dukungan yang baik dari pemerintah.
Pengaruh Sikap, Pelatihan Dan Keterampilan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Satpol Pp Dan Wh Kota Banda Aceh
Fitriliana Fitriliana;
Zulfan Zulfan;
Putri Mauliza;
Marlina Marlina;
Bukhari Bukhari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap, pelatihan dan keterampilan terhadap kinerja karyawan pada Kantor SATPOL PP dan WH Kota Banda Aceh baik secara simultan maupun parsial. Objek penelitian adalah para karyawan sebanyak 147 responden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik proportional sampling. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji-F (simultan) menunjukkan bahwa semua variabel yang diteliti mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan dengan nilai Fhitung sebesar 26,638, sedangkan Ftabel pada tingkat signifikansi α = 5% adalah sebesar 2,667. Sedangkan hasil uji-t (secara parsial) dengan nilai ttabel sebesar 1,977 pada tingkat signifikansi α =5 % diperoleh hasil bahwa variabel yang sangat signifikan berpengaruh terhadap kinerja karyawan adalah variabel sikap dengan nilai thitung 4,391. Sedangkan variabel keterampilan diperoleh thitung sebesar 4,016 dan variabel pelatihan diperoleh thitung sebesar 3,256. Tingkat Koefisien Korelasi (R) = 0,730 dan Koefisien Determinasi (R²) sebesar 0,533.
Kurikulum Merdeka Dan Pengembangan Modul Ipas Kontekstual Berbasis Inkuiri Untuk Membentuk Nalar Kritis Siswa SD Fase B
Meryna Putri Utami;
Iffa Dian Santika;
Binti Khoiriyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3021
Penelitian ini membahas tentang kurikulum merdeka dan pengembangan modul IPAS kontekstual berbasis inkuiri untuk membentuk Nalar Kritis Siswa SD Fase B. Merujuk pada kenyataan pembelajaran IPAS SD di Indonesia dapat dikatakan cukup memprihatinkan. Bunyamin (2020:4) mengungkapkan bahwa hal tersebut diakibatkan oleh persepsi negatif, baik dari peserta didik maupun masyarakat umum yang beranggapan bahwa IPAS tak lebih dari sebuah mata pelajaran yang semata-mata berkaitan dengan pengumpulan atau koleksi fakta dan konsep dari ilmu alam dan sosial, sehingga mengalami kesulitan melakukan penalaran ketika mempelajarinya, melainkan cukup dengan mengandalkan ingatan. Metode yang digunakan dala penelitian ini adalah R&D. Hasil dari penelitian ini berupa modul ajar IPAS berbasis inkuiri kelas IV SD. Modul ajar ini dinyatakan layak digunakan untuk pembelajaran di kelas khususnya kelas IV SD. Selanjutnya juga disimpulkan bahwa implementasi modul ajar IPAS berbasis inkuiri efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD.
Efl Students’ Perception On Technology-Based Media Used In Listening Class
Widya Oktarini;
Syahrul Mubaraq
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris semester 2 Universitas Muhammadiyah Jember mengenai media teknologi yang digunakan dalam pembelajaran Listening Comprehension. Dalam kelas Listening, diterapkan media berbasis teknologi, yaitu Podcast dan Ted Talks yang belum pernah diterapkan sebelumnya. Oleh karena itu, persepsi mahasiswa terhadap penggunaan media-media ini dianggap perlu sebagai masukan untuk proses pembelajaran di kelas Listening selanjutnya. Perbaikan terhadap proses pembelajaran di kelas Listening Comprehension sangat penting dikarenakan Listening adalah skill dasar yang harus dikuasai dalam pembelajaran bahasa Inggris sebelum menguasai ketiga skill lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan metode kuesioner dan wawancara dengan teknik catat dan rekam. Penyajian hasil analisis data akan berupa kata-kata dan deskripsi yang jelas dan bukan dalam bentuk diagram atau tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap penggunaan media berbasis teknologi dalam pembelajaran Listening sangat membantu mereka dalam meahami kosa kata bahasa Inggris, dikarenakan mereka dapat mengetahui secara langsung kosa kata yang tepat digunakan dalam sebuah konteks pembicaraan, dapat mengetahui pengucapan kata yang benar langsung dari penutur asli. Meskipun demikian, ada beberapa kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dalam penggunaan teknologi khususnya Podcast yaitu nada bicara yang terlalu cepat dan juga aksen British English yang membuat mereka sulit memahami isi pembicaraan.
Pengaruh Latihan Doble Leg Speed Hop Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Atlet Pencak Silat Pat Ban Bu (Empat Banding Budi) Kecamatan Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir
Yosda Gultom;
Zainur Zainur;
Hirja Hidayat;
Faujiah Br Barus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3024
Berdasarkan hasil riset peneliti menemukan bahwa atlet silat PAT BAN BU (Empat Banding Budi) masih memiliki kekurangan pada saat latihan dan pertandingan. Salah satunya adalah otot tungkai saat menendang yang membuat tendangan kurang optimal sehingga memungkinkan lawan untuk menendangnya. Untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai, diperlukan latihan salah satunya dengan memberikan latihan double leg speet hop untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai atlet. Metode penelitian meggunakan desain pre-test dan post-test dalam true experiment . Sampel riset 10 orang atlet putra, instrumen penilaian dengan Vertical power Jump test. Hasil studi pre-test berdasarkan analisis data tes asli menunjukkan hasil: tertinggi 55 dan terendah 39 dengan rata-rata 45,90 dan standar deviasi 5,20. Data distribusi frekuensi 10 sampel diketahui bahwa 3 orang (30%) pada rentang 42-47, kemudian 5 orang (50%) pada rentang 48-53, sedangkan 1 orang (10%) pada rentang 54-59 dan 1 orang (10%) pada rentang 60-65. Disimpulkan bahwa latihan double leg speet hop berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai pada atlet pencak silat PAT BAN BU (empat Banding Budi) yang dibuktikan dengan hasil berkisar antara 3,177 hingga 1,833 pada α0. .05.