cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima
ISSN : 29857058     EISSN : 2985668X     DOI : https://doi.org/10.59030/jpmbd.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima (JMBD) dalah Jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JPMBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. Jpmbd menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 70 Documents
Skrining Kecanduan Media Sosial Tik Tok untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Kontrol Diri Remaja: Tik Tok Social Media Addiction Screening to Improve Adolescents' Digital Literacy and Self-Control Ernawati, Ernawati; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.95

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah membawa dampak besar terhadap perilaku remaja, khususnya dalam penggunaan media sosial seperti TikTok. Aplikasi ini memiliki potensi adiktif yang tinggi, terutama pada kelompok usia remaja yang sedang berada dalam masa transisi psikososial yang rentan terhadap pengaruh eksternal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeteksi dini tingkat kecanduan TikTok pada remaja melalui instrumen TikTok Addiction Scale (TTAS) yang telah tervalidasi. Kegiatan dilaksanakan di salah satu SMA di wilayah Tangerang Raya pada Juni 2025, dengan melibatkan 145 siswa sebagai responden. Instrumen TTAS yang digunakan terdiri dari 20 pertanyaan yang mencakup enam dimensi, yaitu salience, mood modification, tolerance, withdrawal symptoms, conflict, dan relapse. Pengisian dilakukan secara daring melalui Google Form, dan hasil dianalisis secara agregat tanpa mencantumkan identitas individu. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (54,5%) dengan usia rerata 15,6 tahun (SD = 0,53). Skor rerata TTAS total adalah 35,12 (SD = 12,86) dari rentang skor 20 hingga 72. Dimensi dengan skor tertinggi adalah tolerance (8,54), disusul mood modification (7,93), dan salience (6,21), yang menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menunjukkan kecenderungan adiktif dalam penggunaan TikTok. Diperlukan intervensi edukatif dan preventif berbasis sekolah yang melibatkan pihak pendidik, orang tua, dan tenaga profesional untuk membentuk literasi digital dan kontrol diri yang lebih baik pada remaja.
Skrining Tingkat Kantuk Remaja dengan Karolinska Sleepiness Scale dan Stanford Sleepiness Scale : Screening Adolescent Sleepiness with the Karolinska Sleepiness Scale and Stanford Sleepiness Scale Tadjudin, Noer Saelan; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Hekmatyar, Haritsyah; Dzakwan, Muhammad Fikri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.96

Abstract

Masalah rasa mengantuk pada pagi dan siang hari (daytime sleepiness) menjadi tantangan signifikan bagi pelajar usia remaja, terutama dalam kaitannya dengan prestasi akademik, kesehatan mental, dan fungsi kognitif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining tingkat kantuk pada siswa SMA di wilayah Citra Raya, Kabupaten Tangerang, menggunakan dua instrumen subjektif standar: Karolinska Sleepiness Scale (KSS) dan Stanford Sleepiness Scale (SSS). Sebanyak 145 siswa berpartisipasi dalam kegiatan ini melalui pengisian kuesioner daring, yang telah disesuaikan secara linguistik dan budaya. Skor rata-rata KSS yang diperoleh adalah 5,22 (SD 2,01), menunjukkan tingkat kantuk sedang. Sedangkan skor SSS rata-rata adalah 3,14 (SD 1,26), yang mencerminkan rasa kantuk ringan namun tetap fungsional. Temuan ini menegaskan bahwa sebagian besar siswa mengalami sleepiness pada pagi atau siang hari, diduga berkaitan dengan pola tidur yang tidak teratur, tekanan akademik, serta penggunaan gawai di malam hari. Hasil skrining ini menggarisbawahi pentingnya intervensi promotif dan preventif, seperti edukasi tidur sehat dan manajemen gaya hidup, sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup, kesehatan mental, dan performa akademik pelajar secara berkelanjutan.
Skrining Gizi pada Remaja Sekolah Menengah Atas: Nutrition Screening in High School Adolescents Limas, Peter Ian; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian; Dewanto, Paulus Gegana Thery; Amertha, Anak Agung Ngurah Putrayoga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.97

Abstract

Masalah gizi pada remaja menjadi perhatian penting dalam kesehatan masyarakat, mengingat fase ini merupakan masa pertumbuhan pesat yang memerlukan asupan gizi optimal. Di sisi lain, perubahan pola makan, gaya hidup sedentari, serta kurangnya kesadaran akan kesehatan menyebabkan meningkatnya risiko gizi kurang, obesitas, dan penyakit tidak menular (PTM). Pengukuran antropometri sederhana seperti lingkar lengan atas (LILA), lingkar perut, lingkar panggul, dan rasio pinggang-pinggul (waist-to-hip ratio/WHR) menjadi metode efektif untuk deteksi dini status gizi dan risiko metabolik. Kegiatan dilaksanakan di SMA Tarakanita, Citra Raya, dengan melibatkan 144 siswa sebagai responden. Pengukuran dilakukan secara langsung oleh tim dengan alat pita pengukur. LILA diukur pada lengan nondominan, sedangkan lingkar perut dan panggul diukur sesuai standar WHO. WHR dihitung menggunakan rumus: lingkar pinggang dibagi lingkar panggul. Data dianalisis secara agregat tanpa mencantumkan identitas individu. Sebagian besar responden berusia 16 tahun (55,6%), diikuti usia 15 tahun (42,4%), dan 17 tahun (2,1%) dengan rerata 15,6 tahun. Sebanyak 54,2% adalah perempuan dan 45,8% laki-laki. Rerata LILA adalah 26,58 cm, dengan 4,9% responden memiliki LILA <22 cm. Rerata lingkar perut laki-laki lebih tinggi (83,08 cm) dibanding perempuan (69,52 cm), begitu pula WHR (0,88 vs 0,78), mendekati ambang risiko obesitas sentral. Skrining ini menunjukkan adanya risiko status gizi tidak seimbang pada sebagian remaja. Intervensi lanjutan berupa edukasi gizi, promosi gaya hidup aktif, dan pemantauan rutin sangat disarankan sebagai upaya preventif berbasis sekolah.
Optimalisasi Kesehatan Paru Lansia melalui Pemeriksaan Spirometri Portabel di Panti Werdha: Optimizing Pulmonary Health in the Elderly Through Portable Spirometry Examination in a Nursing Home Setting Gunawan, Paskalis Andrew; Santoso, Alexander Halim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.98

Abstract

Penuaan  adalah proses yang terus berjalan, dan penurunan fungsi paru  sering tidak terdeteksi secara dini, apalagi lanjut usia  yang tinggal di panti wredha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining fungsi paru menggunakan spirometri portabel Minato pada lansia penghuni Panti Wredha Hana, guna mendeteksi gangguan ventilasi dan menyediakan data awal untuk intervensi kesehatan lanjut. Sebanyak 36 lansia berusia ?50 tahun diikutsertakan secara sukarela. Pemeriksaan fungsi paru mencakup pengukuran nilai Vital Capacity (VC), Forced Vital Capacity (FVC), Forced Expiratory Volume in one second (FEV1), dan rasio FEV1/FVC. Data dianalisis berdasarkan kriteria prediksi nilai normal sesuai usia dan jenis kelamin. Hasil menunjukkan 75% responden memiliki VC ?80%, 86,1% memiliki FVC ?80%, dan 69,4% memiliki FEV1 ?80%. Seluruh responden (100%) memiliki rasio FEV1/FVC ?70%, yang mengindikasikan tidak adanya pola obstruksi seperti pada PPOK. Namun, ditemukan 25% lansia dengan VC menurun dan 30,6% dengan FEV1 <80%. Skrining ini menunjukan bahwa fungsi paru sebagian besar lansia masih tergolong baik, namun terdapat kelompok dengan penurunan fungsi yang perlu mendapat perhatian. Temuan ini penting untuk perencanaan intervensi preventif seperti senam pernapasan dan monitoring kesehatan paru secara berkala. Skrining fungsi paru menggunakan spirometri Minato layak diterapkan sebagai program rutin di panti werdha guna mendukung deteksi dini dan peningkatan kualitas hidup lansia.
Penguatan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Melalui Skrining Gula Darah Dan Tekanan Darah: Strengthening Health Awareness Through Blood Sugar and Blood Pressure Screening Maesaroh, Maesaroh; Febsi, Yania; Rinjani, El Zenitia Villa; Alfira, Jihan; Noorlinda, Noorlinda; Rangga, Andito Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.104

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus dan hipertensi merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat ter-hadap deteksi dini menjadi tantangan besar dalam upaya pencegahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan melalui skrining gula darah dan tekanan darah di Kelurahan Warung Jaud, Kota Serang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dan pembagian leaf-let, serta pemeriksaan gula darah sewaktu dan tekanan darah terhadap 47 peserta. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 27,7% peserta berada dalam kategori pra-diabetes dan 6,4% diabetes. Sementara itu, 53,8% peserta mengalami hipertensi. Setelah skrining, peserta mendapat edukasi tentang gaya hidup sehat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.Kesimpulan: Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi kesehatan dan pentingnya pemeriksaan rutin sebagai bagian dari pencegahan PTM. Diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.
Pembuatan Desain Benner dan Pojok Baca Edukatif Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Literasi Anak Usia Dini : Creating Banner Designs and Educational Reading Corners as an Effort to Improve Early Childhood Literacy Health Apriza, Lusi; Alfitri, Winda; Febriana; Eka Putri, Yuliantini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.108

Abstract

Pendahuluan: Upaya pengenalan literasi untuk anak usia dini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca dan menulis,  peningkatan kemampuan berkomunikasi, mengekspresikan diri,  memahami informasi dari berbagai sumber juga menjadi perhatian. Orang tua dan pendidik harus bijaksana untuk memastikan literasi yang digunakan oleh anak berefek sehat dan penuh manfaat. Ketersediaan fasilitas baca yang ramah anak menjadi salah satu faktor rendahnya minat baca di satu lembaga PAUD Desa Rantau Kumpai kecamatan Sosoh Buay Rayap kabupaten Ogan Komering Ulu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ini bertujuan meningkatkan minat literasi sehat untuk anak usia dini melalui pengembangan  desain banner dan pojok baca  pada PAUD Bahrul Ilmi. Metode: yang digunakan adalah pendekatan partisipatif edukatif, dengan melibatkan guru, orang tua, dan pihak desa secara langsung dalam proses identifikasi masalah, perancangan, implementasi, dan evaluasi program. Hasil: Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam frekuensi anak mengunjungi pojok baca dan keterlibatan guru serta orang tua dalam mendampingi proses literasi. Pojok baca yang dilengkapi rak mini, karpet, bantal karakter, serta banner visual mampu menarik perhatian anak dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan wawancara, yang menunjukkan perubahan positif dalam kebiasaan membaca anak. Kesimpulan: Perlunya inovasi untuk menarik perhatian peserta didik dan orang tua pada peningkatan kegiatan literasi berupa pembuatan pojok baca dan media visual sederhana dapat menjadi solusi strategis dalam membangun budaya literasi yang sehat sejak usia dini di lingkungan PAUD pedesaan.
Solusi Mengolah Sampah Organik Menjadi Produk Eco Enzim, Deseminasi di Desa Kalisube: Solutions for Processing Organic Waste into Eco Enzyme Products, Dissemination in Kalisube Village Hanim Rahayuani Ratnaningsih; Mei Arya Dhama; Haikal, Yumnadiya; Salma Anggun Kharisma; Amira Shaliha Zahra; Rajwa; Agung Bagaskoro Dwiputro; Mohammad Gibran Rifa’I; Nasywa Ikhnaton; Steve Vincent Theodore Silitonga; Vallen Sativa Zabrina; Revita Yuliana; Shela Adinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.110

Abstract

Pendahuluan: Melimpahnya produksi sampah organik dimasyarakat desa Kalisube kecamatan Banyumas, kabupaten Banyumas memunculkan ide mahasiswa untuk mengolah sampah organik menjadi limbah yang berharga dalam bentuk eco enzyme. Eco-enzyme adalah cairan yang dihasilkan melalui fermentasi sisa sayuran dan buah dengan campuran gula serta air, dan memiliki berbagai manfaat, antara lain sebagai pembersih alami, pupuk, dan pestisida organik. Tujuan kegiatan ini adalah (1) membekali ibu-ibu kader PKK dengan keterampilan mengolah sampah organik menjadi produk yang berguna, dan (2) meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Metode: Program Kuliah Kerja Nyata mahasiswa Universitas Jendral Soedirman dibulan Agustus tahun 2025 melaksanakan deseminasi pembuatan eco-enzyme sebagai solusi pengelolaan limbah organik rumah tangga yang ramah lingkungan. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemaparan materi, pemberian contoh produk, serta diskusi interaktif. Hasil: Pelaksanaan kegiatan memperlihatkan respons positif dan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, manfaat, dan proses pembuatan eco-enzyme. Kesimpulan: Produk eco enzyme diharapkan mampu menekan jumlah sampah organik, memberikan nilai ekonomi tambahan, serta mendorong kemandirian dan kepedulian lingkungan masyarakat Desa Kalisube.
Skrining Tekanan Darah Berbasis Komunitas sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Jantung Koroner di Kota Bambu, Jakarta Barat: Community-Based Blood Pressure Screening as a Preventive Strategy Against Coronary Heart Disease in Kota Bambu, West Jakarta Priyana, Andria; Santoso, Alexander; Daniel Goh; Muhammad Fikri Dzakwan; Rifandra Rifqi Adi Hendrianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.112

Abstract

Pendahuluan: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab kematian utama di dunia dengan hipertensi sebagai faktor risiko penting. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini menghambat pencegahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan mendukung deteksi dini hipertensi di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat. Metode: Pada kegiatan ini digunakan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA). Tahap Plan dilakukan melalui koordinasi dengan kader dan penyusunan materi edukasi. Tahap Do berupa penyuluhan interaktif mengenai pencegahan PJK dan pemeriksaan tekanan darah dengan tensimeter digital. Tahap Check mencakup analisis hasil pemeriksaan serta evaluasi pemahaman melalui pre-test dan post-test. Tahap Action dilakukan dengan rujukan ke fasilitas kesehatan bagi peserta yang teridentifikasi hipertensi. Hasil: Kegiatan melibatkan 168 peserta dengan rata-rata usia 49,1 tahun. Berdasarkan klasifikasi ACC/AHA 2025, 46,4% berada pada kategori normal, sementara hipertensi grade I dan II masing-masing 26,2% dan 22,6%. Diskusi: Proporsi hipertensi yang cukup tinggi, sejalan dengan pola risiko di masyarakat perkotaan akibat gaya hidup sedentari, konsumsi garam berlebih, dan kurangnya aktivitas fisik. Hal ini menegaskan pentingnya deteksi dini, edukasi pola hidup sehat, dan integrasi skrining rutin ke dalam layanan kesehatan primer Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan PJK serta menemukan kasus hipertensi yang memerlukan tindak lanjut, sehingga skrining komunitas layak diteruskan secara berkesinambungan.
Edukasi dan Skrining Status Gizi melalui Pengukuran IMT dan Komposisi Tubuh di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat: Education and Screening of Nutritional Status through BMI and Body Composition in Kelurahan Kota Bambu, West Jakarta Ruslim, Daniel; Santoso, Alexander; Daniel Goh; Muhammad Fikri Dzakwan; Rifandra Rifqi Adi Hendrianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.113

Abstract

Pendahuluan: Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan berhubungan dengan risiko penyakit metabolik serta kardiovaskular. Di Indonesia, prevalensi obesitas pada orang dewasa mengalami peningkatan signifikan, terutama di wilayah perkotaan dengan gaya hidup sedentari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai status gizi dan kesehatan metabolik melalui edukasi serta pemeriksaan komposisi tubuh. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat pada Juni 2025 dengan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA), melibatkan 168 peserta. Pemeriksaan dilakukan menggunakan timbangan digital berbasis bioelectrical impedance analysis (BIA) untuk mengukur indeks massa tubuh (IMT), lemak tubuh, lemak viseral, restiung metabolic rate dan usia metabolisme. Hasil: Hasil menunjukkan rata-rata IMT 26,74 kg/m², lemak tubuh 31,46%, lemak viseral 11,46%, RMR 1426.01 kkal dan usia metabolisme 53,42 tahun, lebih tinggi dibandingkan usia kronologis. Sebagian besar peserta termasuk kategori obesitas (62,5%). Diskusi: Penelitian ini menekankan bahwa obesitas tidak hanya dapat dinilai dari IMT, tetapi juga dari parameter metabolik yang lebih komprehensif. Edukasi, skrining, dan intervensi berkelanjutan diperlukan untuk mencegah dampak jangka panjang obesitas. Kesimpulan: Kegiatan ini efektif meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai status gizi dan risiko metabolik, sekaligus menegaskan pentingnya upaya preventif di komunitas perkotaan.
Skrining dan Edukasi Status Gizi melalui Pengukuran Lingkar Tubuh dan Lemak Subkutis di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat: Nutritional Status Screening and Education through Body Circumference and Subcutaneous Fat Measurement in Kota Bambu Subdistrict, West Jakarta Limas, Peter Ian; Santoso, Alexander; Goh, Daniel; Mahendri, Ryan Daffano Putra; Philo, Andrew
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.114

Abstract

Pendahuluan: Status gizi merupakan faktor penting dalam menentukan kesehatan masyarakat karena berhubungan erat dengan risiko penyakit metabolik dan kardiovaskular. Namun, penilaian status gizi sering kali hanya terbatas pada indeks massa tubuh (IMT), padahal distribusi lemak tubuh juga berperan besar dalam menentukan risiko kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran sekaligus melakukan skrining status gizi melalui pengukuran antropometri sederhana. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Juni 2025 di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, dengan melibatkan 168 peserta dari berbagai kelompok usia. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) yang mencakup edukasi kesehatan, pemeriksaan lingkar tubuh (perut, panggul, leher, lengan atas, dan betis), serta pengukuran tebal lemak bawah kulit menggunakan kaliper pada delapan titik tubuh. Hasil: Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan rata-rata lingkar perut 89,21 cm, panggul 98,93 cm, dan rasio pinggang-panggul 0,90, dengan variasi ketebalan lemak subkutis pada biseps, trisep, suprailiaka, dan skapula. Histogram distribusi memperlihatkan pola lingkar tubuh yang relatif normal, namun tebal lemak bawah kulit menunjukkan sebaran lebih lebar dengan outlier pada nilai tinggi. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan pentingnya pengukuran antropometri menyeluruh sebagai langkah deteksi dini risiko metabolik. Skrining berbasis antropometri sederhana dapat diintegrasikan dalam program komunitas sebagai upaya preventif sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat.