cover
Contact Name
Dermawan Waruwu
Contact Email
dermawanwaruwu@undhirabali.ac.id
Phone
+6281338665028
Journal Mail Official
jakasakti@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Padangluwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
ISSN : -     EISSN : 29630940     DOI : -
Journal on Health, Science, and Technology (JAKASAKTI) is an national journal published by the Research and Community Service Institute of Universitas Dhyana Pura, Bali. The Journal of Jakasakti is an open access and peer-reviewed journal, which is a dissemination medium for research result from scientists in the field of Health, Science and Technology. Jakasakti is issued three times a year on April, August, and December. The Jakasakti invites manuscripts in the various topics include functional areas of Biology, Biological and Bio System Engineering, Food and Agriculture Engineering, Community Based Health, Medical Record, Physical Therapy, Physiotherapy, Psychology, Computer Science and Engineering, Computers, Computer Information System, Internet, Multimedia in Engineering Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 352 Documents
Hubungan Pengetahuan Ibu dan Perilaku Merokok di Dalam Rumah dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Marga I Rasasiwi, Ni Kadek Melati; Astuti, Ni Putu Widya; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3130

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita adalah masalah yang masih belum dapat teratasi di Indonesia. Di Indonesia, ISPA menyerang 10-20% penduduk setiap tahunnya. Sekitar 150.000 anak meninggal setiap tahunnya akibat ISPA. Salah satu wilayah dengan penderita ISPA tinggi adalah Puskesmas Marga I, dengan jumlah kasus sebesar 96,3% pada balita. Faktor yang dapat mempengaruhi ISPA pada balita yakni pengetahuan ibu, perilaku merokok ibu dan anggota keluarga didalam rumah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan perilaku merokok didalam rumah dengan kejadian ISPA pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional. Sampel pada penelitian berjumlah 60 orang Ibu Balita. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kepada ibu balita. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square dengan taraf signifikansi 0,05 atau (p < 0,05) dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik berganda. Berdasarkan hasil analisis data terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan perilaku merokok anggota keluarga didalam rumah dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Marga I.
Persepsi Pedagang Rokok Sekitar Sekolah terhadap Kebijakan Ritel Rokok dan Pemasangan Iklan Rokok di Kabupaten Badung Putra, I Made Angga Pranata; Kurniati, I Made; Putri, Kadek Fina Aryani
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3137

Abstract

Kebijakan ritel rokok penting dijalankan untuk mengurangi pembelian rokok oleh remaja. Diketahui bahwa masih tingginya kasus merokok pada remaja, karena masih mudahnya remaja mendapatkan akses rokok seperti rokok eceran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pedagang rokok sekitar sekolah terhadap kebijakan ritel rokok dan pemasangan iklan rokok di Kabupaten Badung berdasarkan faktor fungsional, faktor personal, faktor eksternal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak tujuh informan, meliputi enam pedagang rokok yang berada di sekitar sekolah dan kepala seksi P2PTM. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada faktor fungsional pedagang rokok sudah mulai berjualan selama satu tahun sampai 27 tahun dan sudah berjualan rokok dari awal buka warung. Pada faktor personal pedagang menyayangkan remaja yang merokok namun mereka juga tidak bisa melarang remaja membeli rokok. Serta pada faktor eksternal pedagang belum setuju jika kebijakan ritel rokok ini dijalankan. Kesimpulan dari penelitian ini sebagian besar pedagang belum setuju dengan kebijakan ritel rokok jika kebijakan ini dijalankan. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dari pemerintah bisa menginisiasi kebijakan larangan menjual rokok di sekitar sekolah.
Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Pasien Covid Tentang Covid-19 Di Kabupaten Badung Jayanti, Komang Tri
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3141

Abstract

Coronavirus Disease (Covid-19) telah menjadi wabah yang menjangkit jutaan individu di Dunia. Penyakit ini melandasi World Health Organization (WHO) mengeluarkan status darurat Covid-19 dikarenakan angka mortalitas yang tinggi dan dampak yang ditimbulkan cukup signifikan. Penyakit ini memberikan banyak dampak yang merugikan diberbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien Covid-19 pada kejadian Covid-19 di Kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan melakukan survey deskritif. Penentuan sampel pada penelitian berikut memakai nonprobability sampling melalui penggunaan teknik snowball sampling. Analisis yang dilakukan untuk mengatahui sebaran data distribusi frekuensi setiap variable. Hasil penelitian menunjukan pasien Covid dengan pengetahuan baik 77 orang (80,2%) dan berpengatahuan kurang 19 orang (16,7%), sikap positif 72 orang (75%) dan sikap negative 24 orang (25%), perilaku baik 62 orang (64,6%), perilaku cukup 23 orang (24%) dan 11 orang berperilaku kurang (11,5%). Sedangkan pasien yang menunjukan gejala ringan sedang sebanyak 80 orang (83,3%) dan gejala sedang berat 16 orang (16,7%). Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa sebagaian besar responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai Covid-19, memiliki sikap postif dan berperilaku baik dalam mengahadapi Covid-19. Sebagian besar responden menunjukan jika memiliki riwayat dengan gejala ringan sedang.
Gambaran Penerimaan Diri Pada Ibu Yang Mengalami BABY BLUES SYNDROME Pasca Melahirkan Anak Pertama Perdana, I Gede Audric Satria; Retnoningtias, Diah Widiawati; Hardika, I Rai
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3143

Abstract

Babyblues Syndrome merupakan gangguan Psikologis yang dapat dialami oleh Ibu pasca melahirkan. Umumnya babyblues syndrome lebih banyak dialami oleh ibu yang baru melahirkan anak pertama karena kurangnya pengalaman yang dimiliki oleh ibu dalam mengasuh buah hati. Penerimaan diri menjadi salah satu hal yang essensial bagi ibu. Dengan memiliki penerimaan diri yang baik, seorang ibu akan dapat lebih mudah untuk mengasuh buah hatinya serta menerima status barunya menjadi seorang ibu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan bersama tiga ibu postpartum dengan usia anak 0-3 bulan. Teknik yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari ketiga narasumber memiliki penerimaan diri yang baik karena terpenuhinya aspek-aspek penerimaan diri pada ketiga narasumber walaupun diawal ketiga narasumber memiliki pengalaman yang berbeda-beda dalam menyambut kehadiran buah hati namun saat ini sudah mampu untuk menerima kehadiran buah hati dengan baik.
Fenomena Childfree Dalam Perspektif Generasi Z Lastika, Innocentia Armabella; Ayuningtias, Agnes Utari Hanum; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah fenomena childfree marak terjadi di kalangan generasi z, bagaimana perspektif generasi z terhadap fenomena childfree di Indonesia, dan mengetahui alasan-alasan yang mendasari generasi z sudah berpikiran untuk melakukan childfree. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi dengan subjek generasi z kelahiran 1997-2012. Metode pengambilan data yang digunakan adalah dengan melakukan wawancara pada narasumber dan informan. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah fenomena childfree memang tengah berkembang di kalangan generasi z dilihat dari berbagai macam konten bertemakan childfree yang bertebaran di media sosial dan pengaruh budaya asing dari luar negeri. Beberapa alasan yang menjadi latar belakang mengapa generasi z berpikiran untuk childfree adalah ekonomi, trauma masa lalu, dan belum siap baik secara psikis maupun fisik
Hubungan Antara Fear of Missing Out dan Social Media Addiction Generasi Z. Mangerongkoda, Dhyo Jeremy; Hartika, Listiyani Dewi; Levi, Yashinta
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan social media addiction dan fear of missing out pada generasi Z pengguna media sosial. Data dalam penelitian ini diambil dalam rentang waktu 1 Juni 2023 – 30 Juli 2023. Social media addiction diukur dengan Soial Media Addiction Scale (SMAS) yang di kembangkan oleh Manayes (2015) dalam Neli (2019). Sedangkan Fear of Missing Out menggunakan skala dari Przyblyski (2013) yang kemudian dimodifikasi dan telah di try out oleh Salwa Nafisa (2021). Responden dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dari Generasi Z yang berada di Manado. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi (p) < 0.001 dan untuk nilai koefisien korelasinya sebesar .477. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang cukup dan signifikan antara social media addiction dan fear of missing out. Sedangkan untuk arah hubungan antara kedua variabel bersifat positf dimana semakin tinggi social media addiction, maka semakin tinggi juga fear of missing out dan begitu juga sebaliknya.
Evaluasi Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar Purnama, Dewa Gede Dedy; Kurniati, Ni Made; Martini, Ni Ketut
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3146

Abstract

Kawasan Tanpa Rokok (KTR) adalah area yang dinyatakan tidak boleh merokok atau kegiatan yang memproduksi, menjual, dan atau mempromosikan produk tembakau. Fasilitas pelayanan kesehatan termasuk tempat atau gedung tertutup sampai batas pagar terluar sehingga dilarang menyediakan tempat khusus untuk merokok. (PKRS) Tahun 2022, ditemukan pelanggaran KTR di balai bengong, parkir bawah, area kamar jenazah, selasar gedung C, ditemukan banyak puntung rokok, dan tercium bau asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya berdasarkan pada aspek input, process, dan output. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak tujuh informan, meliputi Kepala Instalasi PKRS, Koordinator Edukasi, Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan Mutu, Koordinator Satpam, pedagang kantin, dan dua orang pengunjung rumah sakit. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dalam aspek input, telah memadai dan pengalokasian dana belum dapat dipastikan adanya anggaran. Dalam aspek process, pengawasan di lapangan belum maksimal dan masih terdapat pelanggaran KTR. Serta dalam aspek output, diketahui bahwa Perda KTR masih belum ditegakkan secara maksimal dan penerapan sanksi belum sesuai ketentuan pidana pada Perda yaitu Rp. 50.000.000 (lima puluh juta), dimana sanksi hanya berupa pembinaan dan teguran saja. Kesimpulan dari penelitian ini, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok, baik dari aspek input, process, dan output. Diharapkan Manajemen RSUD Wangaya dapat meningkatkan pengawasan KTR dan menegakan sanksi.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Petugas Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Tahun 2023 Widana, I Komang Riko Agus; Putri, Kadek Fina Aryani; Suarjana, Nyoman
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3147

Abstract

Kepuasan kerja adalah perasaan seseorang terhadap pekerjaannya yang segala sesuatu yang ada serta dihadapi di lingkungan pekerjaannya. Berdasarkan Survei kepuasan pegawai di RSD Mangusada pada tahun 2022 mencapai 74,2%, tahun 2021 77%, tahun 2020 75,2%, tahun 2019 mencapai 74,8%, pada hasil ini menurun apabila dibandingkan 3 tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja petugas Unit Rawat Inap di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Badung. Penelitian menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner melalui google form. Populasi penelitian ini 251 orang di unit rawat inap RSD mangusada. Sampel penelitian ini menggunakan 154 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 3 variabel terdapat hubungan yang signifikan dengan kepuasan kerja pada uji bivariat yaitu pada pengakuan orang lain dengan nilai (p=0,001), kompensasi dengan nilai (p=0,003), company policy and administration dengan nilai (p=0,004). Dan terdapat 2 variabel yang paling berpengaruh dengan kepuasan kerja pada uji multivariat yaitu pengakuan orang lain dengan nilai p-value (0,005) dan company policy and administration dengan nilai p-value (0,009). Kesimpulan penelitian ini, terdapat tiga variabel yang terdapat hubungan yg signifikan dengan kepuasan kerja dan dua variabel yang paling berpengaruh.
Gambaran Kecemasan Memilih Pasangan pada Wanita Hindu etnis Bali yang Mencari Sentana Putri, Ni Made Nadila Arika; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra; Rosaliana, Tio
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan seperti apa yang timbul saat memilih pasangan pada wanita Hindu etnis Bali yang mencari sentana dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kecemasan itu muncul. Pendekatan dalam penelitian ini adalah fenomenologi dengan subjek wanita Hindu etnis Bali yang mencari sentana. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah Observasi,wawancara, dan dokumen pada subjek dan informan. Bentuk Analisa yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan gambaran kecemasan yang terjadi saat mencari sentana pada wanita Hindu etnis Bali yang mencari sentana, pada hasil penelitian dalam dilihat beragam kecemasan yang timbul saat proses mencari sentana seperti, grogi saat di tanya sentana, gemetar saat berkenalan dengan orang baru, dan sedih jika tidak mendapatkan sentana. Dan juga ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecemasan itu timbul saat wanita Hindu etnis Bali mencari sentana, antara lain adanya dorongan dari diri sendiri dan lingkungan untuk mencari sentana, ada juga beberapa kendala seperti stigma masyarakat tentang sentana, restu dari orang tua, dan para lelaki yang tidak berkenan sentana.
Dinamika Adaptasi Karier Bagi Usia Di Generasi Z Dengan Kondisi Fatherless Di Kota Denpasar Dewi, Gst. Ag. Indah Manik Cantika; Widarnandana, I Gde Dhika; Hardika, I Rai
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3150

Abstract

Gen Z adalah individu yang lahir dalam rentang tahun 1997 hingga 2012. Karakteristik Generasi Z dalam berkarier yang cenderung memiliki keinginan berpindah-pindah, kurang berkomitmen, fleksibel, dan kurang mampu bekerja di bawah tekanan dalam mengambil pekerjaan. Maka dari itu dalam bekerja perlu adaptabilitas karier. Adaptabilitas karier adalah kesiapan individu dalam menghadapi suatu tantangan yang dapat dan tidak dapat diprediksi guna beradaptasi pada segala perubahan lingkungan yang memengaruhi pekerjaan. Namun dalam perjalanan kariernya individu tidak dapat disama ratakan, faktor keluarga menjadi slah satu penentu keberhasilan anak dalam berkarier. Indonesia menjadi negara dengan tingkat fatherless tertinggi ketiga di dunia. Fatherless merupakan kondisi di mana terdapat ketidakhadiran sosok seorang ayah secara emosi, fisik, dan psikologis pada anaknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan purposive sampling sebagai cara menentukan subjek penelitian dengan kriteria sudah bekerja, generasi Z, mengalami fatherless, dan tinggal di Kota Denpasar. Pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara semi terstruktur dan observasi. Subjek penelitian berjumlah lima orang. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa kelima subjek memiliki kepedulian, pengendalian, keingintahuan, dan keyakinan karier yang tinggi. Walaupun termasuk dalam golongan generasi Z yang kurang berkomitmen dan tidak memiliki figur ayah sebagai role model dalam bekerja kelimanya memiliki cita-cita, motivasi, dan keyakinan yang kuat dalam berkarier.