cover
Contact Name
Dermawan Waruwu
Contact Email
dermawanwaruwu@undhirabali.ac.id
Phone
+6281338665028
Journal Mail Official
jakasakti@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Padangluwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
ISSN : -     EISSN : 29630940     DOI : -
Journal on Health, Science, and Technology (JAKASAKTI) is an national journal published by the Research and Community Service Institute of Universitas Dhyana Pura, Bali. The Journal of Jakasakti is an open access and peer-reviewed journal, which is a dissemination medium for research result from scientists in the field of Health, Science and Technology. Jakasakti is issued three times a year on April, August, and December. The Jakasakti invites manuscripts in the various topics include functional areas of Biology, Biological and Bio System Engineering, Food and Agriculture Engineering, Community Based Health, Medical Record, Physical Therapy, Physiotherapy, Psychology, Computer Science and Engineering, Computers, Computer Information System, Internet, Multimedia in Engineering Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 352 Documents
Gambaran Emosi Remaja Dengan Orang Tua yang Bercerai Mautama, Made Azra; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra; Waruwu, Dermawan
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3151

Abstract

Perceraian yang terjadi pada kedua orang tua akan memengruhi kondisi emosion dan psikis pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui gambaran emosional pada remaja usia (11-20) tahun yang menjadi korban perceraian kedua orang tuanya di Ungasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah remaja dengan rentan usia (11-20) tahun yang berada di desa Ungasan. Teknik penggalian data pada Penelitian menggunakan metode wawancara. Gambaran emosional pada remaja yang mengalami berbagai macam dampak. ketiga subjek penelitian adalah remaja yang mendapatkan dampak dari orangtua yang bercerai, sehingga membuat mereka kurang mendapatkan rasa kasih sayang, kurang mendapatkan perhatian dari kedua orangtuanya, dan menjadi pribadi yang kurang percaya diri. Dari perceraian tersebut, hubungan antara orangtua dengan si anak akan memiliki jarak, bahkan bisa sampai tidak berhubungan sama sekali. Emosi yang dirasakan oleh ketiga subjek penelitian tersebut ialah sedih, marah, cemas dan khawatir akan perjalanan hidupnya yang akan mendatang.
Perilaku Asertif Pada Individu Dewasa Awal Dengan Pola Pengasuhan Toxic Parents Pratiwi, Ni Komang Marthina; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra; Waruwu, Dermawan
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3152

Abstract

Perilaku asertif merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menyatakan pendapat atau pemikiran dengan jujur, terbuka dan terus terang tanpa mengabaikan hak atau perasaan orang lain. Toxic parents merupakan orang tua yang tidak menghargai anak mereka dan memperlakukan secara tidak baik sebagai individu dengan melakukan kekerasan yang membuat baik psikis dan fisiknya terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku asertif pada individu dewasa awal sebagai anak di keluarga dengan pola pengasuhan toxic parents. Subjek penelitian ini adalah individu dewasa awal dengan usia 18-25 tahun dan mengalami paparan toxic parents. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah pola asuh yang diberikan orang tua kepada subjek memengaruhi perkembangan perilaku asertif yang dimiliki oleh subjek. Kesimpulan dari penelitian ini adalah toxic parents yang dialami oleh subjek memberikan dampak negatif bagi mereka saat merespon perilaku orang tua mereka dan menjadikan mereka bersikap apatis, tidak terbuka, melukai diri sendiri, dan destruktif.
Self-Regulated Learning Memprediksi Tingkat Kecemasan Akademik Mahasiswa yang Sedang Mengambil Skripsi di Universitas Dhyana Pura Widiarti, Ni Made Ayu Diah; Widarnandana, I Gde Dhika; Hartika, Listiyani Dewi
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel self-regulated learning dapat memprediksi tingkat kecemasan akademik mahasiswa yang sedang mengambil skripsi di Universitas Dhyana Pura. Variabel self-regulated learning dimodifikasi dari skala milik Suputra dan Susilawati (2019) dan skala kecemasan akademik berdasarkan teori Holmes (1991). Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa yang sedang mengambil skripsi di Universitas Dhyana Pura berjumlah 105 sampel penelitian. Metode penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-regulated learning dapat memprediksi tingkat kecemasan akademik mahasiswa yang sedang mengambil skripsi.
Coping Stress Konflik Peran Perempuan Hindu Etnis Bali di Desa Sanur Kauh Pratiwi, Ni Wayan Putriya; Damayana, I Wayan Damayana; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3154

Abstract

Konflik peran yang dialami oleh perempuan Hindu etnis Bali di Desa Sanur Kauh yang menjalankan peran domestik, peran pekerja maupun peran sosial secara bersamaan.Dampak yang timbul karena konflik peran yang terjadi menimbulkan adanya stress ataupun tekanan bagi perempuan Hindu etnis Bali. Adanya faktor-faktor yang memengaruhi cara individu dalam melakukan strategi coping stress. Model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus Penelitian ini dapat disebut juga sebagai fenomena komunal karena berkaitan dengan coping stress konflik peran pada perempuan Hindu etnis Bali di Desa Sanur Kauh. Beberapa faktor yang memengaruhi coping stress, pertama faktor persaingan, adanya perasaan tertekan oleh perilaku bersaing oleh mertua maupun ipar dan juga tekanan terhadap seluruh tanggung jawab dirumah tangga dan dimasyarakat. Kedua faktor kurangnya pertanggung jawaban suami terhadap keluarga, Ketiga faktor ekonomi keluarga yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar dan kurangnya komunikasi sehingga sering muncul konflik di rumah tangga yang memengaruhi terhadap peran yang lain Berdasarkan hasil penelitian coping stress yang dilakukan subjek yaitu Strategi coping stress yang berpusat pada emosi yaitu penerimaan diri yang positif, penerimaan tanggung jawab dan kontrol diri sedangkan strategi coping stress yang berpusat pada masalah yaitu mencari dukungan sosial.
Partisipasi Lansia Dalam Kegiatan Posyandu Di Banjar Padang Linjong Wilayah Kerja Puskesmas Kuta UtarA Rostriana, Angelina Adventa; Nyandra, Made; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3155

Abstract

Posyandu lansia adalah suatu wadah pelayanan kesehatan yang bersumber daya masyarakat. Terbentuknya posyandu lansia dikarenakan populasi lansia yang semakin meningkat agar dengan adanya posyandu lansia bisa menjaga kesehatan lansia agar selama mungkin bisa hidup produktif sesuai kemampuan sehingga dapat ikut serta dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi lansia dalam pelaksanaan posyandu lansia di Banjar Padang Linjong Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Utara. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Responden pada Penelitian ini berjumlah 8 orang. Variabel pada penelitian ini adalah input, process, dan output dengan melakukan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan pendekatan tematik dan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini bahwa kegiatan posyandu lansia tidak rutin dilaksanakan setiap bulan serta kurangnya partisipasi dan minat masyarakat lansia terhadap kegiatan posyandu. Adapun saran untuk pihak puskesmas agar dapat terus melakukan sosialisasi dan kunjungan rumah masyarakat lansia.
Aplikasi Health Belief Model Pada Perilaku Orang yang Melakukan Tes VCT di Klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Cahayantari, Luh Diah Rosa; Nyandra, Made; Suarjana, Nyoman
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3156

Abstract

Kasus HIV tahun 2021 di Denpasar mengalami peningkatan sampai 804 kasus dibandingkan pada tahun 2020 sebanyak 509 kasus. Peningkatan yang cukup drastis ini tentu diketahui dari hasil pemeriksaan masyarakat yang datang ke pelayanan kesehatan salah satunya pelayanan VCT. Hal yang menarik adalah ditengah stigma masyarakat yang masih beredar, masih banyak masyarakat yang mau memeriksakan diri secara sukarela dilihat dari data tersebut. Perilaku masyarakat ini dipengaruhi oleh persepsi mengenai pemeriksaan dan penanganan tersebut. Persepsi masyarakat ini terdapat dalam Health Belief Model yang mana teori ini memuat persepsi seseorang untuk bertindak melakukan pencegahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perceived susceptibility (persepsi kerentanan), perceived severity (persepsi keparahan), perceived barriers (persepsi hambatan), perceived benefit (persepsi manfaat), self efficacy (efikasi diri), dan cues to action pada perilaku orang yang melakukan tes VCT di klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Jumlah responden sebanyak 9 orangdengan teknik sampling purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini adalah persepsi dalam health belief model (perceived susceptibility (persepsi kerentanan), perceived severity (persepsi keparahan), perceived barriers (persepsi hambatan), perceived benefit (persepsi manfaat), self efficacy (efikasi diri), dan cues to action) berpengaruh pada perilaku orang yang melakukan tes VCT. Persepsi yang paling berpengaruh pada perilaku orang yang melakukan tes VCT di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya adalah perceived severity (persepsi keparahan/keseriusan).
Hubungan Posyandu Lansia Sadari Terhadap Tingkat Pengetahuan, Status Gizi, Dan Tingkat Kehadiran Lansia Di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan Pertiwi, Gusi Putu Hindi; Sugianto, Made Agus; Putri, Kadek Fina Aryani
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3157

Abstract

Hubungan Posyandu Lansia Sadari terhadap Tingkat Pengetahuan, Status Gizi, dan Tingkat Kehadiran Lansia. Dibentuknya suatu inovasi berupa Posyandu Lansia Sadari dikarenakan capaian target mengenai tingkat pengetahuan, status gizi, dan tingkat kehadiran lansia belum tercapai di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan Posyandu Lansia Sadari terhadap Tingkat Pengetahuan, Status Gizi, dan Tingkat Kehadiran Lansia di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan. Jenis penelitian ini, penelitian analitik kuantitatif. Penentuan responden diambil dengan teknik simple random sampling, sebanyak 100 responden lansia yang berusia 67 – 80 tahun. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner dan laporan data di UPTD Puskesmas II Denpasar Selatan. Data yang telah dikumpulkan dianalisa dengan uji statistik yaitu uji chi-square dengan tingkat signifikan (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat pengetahuan lansia mendapatkan P-Value 0,002 (p<0,05). Pada status gizi lansia mendapatkan P-Value 0,004 (p<0,05). Pada tingkat kehadiran lansia mendapatkan P-Value 0,001 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini, terdapat hubungan bermakna antara Posyandu Lansia Sadari terhadap tingkat pengetahuan, status gizi, dan tingkat kehadiran lansia. Dan saran yang dapat diberikan untuk mencari tahu hal yang melatarbelakangi belum terbentuknya Posyandu Lansia Sadari di wilayah kerja Puskesmas.
Identifikasi Fase-Fase Siklus Kekerasan dan Kebermaknaan Hidup pada Perempuan Penyintas KDRT Saraswati, Ni Made Yulia Paramita; Hardika, I Rai; Retnoningtias, Diah Widiawati
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3158

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengalaman penyintas kekerasan melalui fase-fase siklus kekerasan dalam rumah tangga dan makna hidup yang diperoleh pasca pengalaman kekerasan yang dilakukan oleh suami. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap perempuan korban penyintas KDRT. Penelitian ini berfokus pada fase-fase dalam siklus kekerasan serta sumber-sumber, aspek, dan faktor kebermaknaan hidup. Hasil dari penelitian ini adalah semua korban KDRT mengalami ketiga fase dalam siklus kekerasan. Fase pembentukan ketegangan ditandai dengan awal mula pemicu terjadinya konflik seperti faktor ekonomi, campur tangan mertua atau ipar, munculnya serangan verbal. Fase kekerasan akut adalah puncak terjadinya kekerasan yang ditandai dengan perilaku merusak barang dan melakukan kekerasan fisik. Fase bulan madu ditandai dengan perilaku meminta maaf dari suami terhadap istri dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Makna hidup para korban ditemukan melalui nilai kreatif, nilai penghayatan, dan nilai sikap. Faktor internal seperti pemahaman terhadap diri sendiri, kemampuan mengubah sikap menjadi lebih positif, melakukan kegiatan yang terarah, dan memiliki komitmen untuk bertahan menjalani kehidupan dan mencapai tujuannya. Faktor eksternal yaitu adanya dukungan sosial. Terdapat pula aspek-aspek yang menjadi tolak ukur dalam proses penemuan makna hidup para narasumber seperti mengetahui tujuan hidupnya, memiliki kepuasan hidup, kebebasan dalam berkehendak, sikap terhadap kematian, pikiran tentang bunuh diri, dan merasa pantas atas hidup yang dijalaninya. Sebagian besar narasumber menekankan pada kebahagiaan pribadi, fokus menjalankan peran dan tanggung jawab sebagai orang tua yang baik, dan penghargaan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Dukungan Sosial terhadap Mahasiswa Tingkat Akhir yang Memiliki Prokrastinasi saat Penyusunan Skripsi Arthawan, Adelina; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra; Waruwu, Dermawan
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan sosial terhadap mahasiswa yang melakukan tindakan prokrastinasi pada saat penyusunan skripsi. Secara lebih spesifik, penelitian ini mengupas tentang tentang sumber dukungan sosial, bentuk dukungan sosial dan dampak dukungan sosial yang didapatkan oleh mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model pendekatan fenomenologi dengan subjek mahasiswa semester 9 dan semester 10 angkatan 2018 Program Studi Psikologi Universitas Dhyana Pura. Pengambilan data diperoleh dari hasil wawancara dengan narasumber dan informan. Dalam menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi, dan kesimpulan akhir. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dukungan sosial yang diterima oleh narasumber dapat memberikan suatu perubahan pada skripsinya yaitu adanya motivasi untuk menyelesaikan skripsi dan progres skripsi yang baik. Narasumber mendapat dukungan emosional seperti kasih sayang dan perhatian. Dukungan persahabatan berupa kehadiran sahabat yang bersedia mendengar keluh kesah dan bertukar cerita, mengerjakan skripsi bersama. Dukungan informasi seperti mencari jurnal dan buku serta informasi terkait keperluan skripsi. Dukungan instrumental seperti kehadiran orang-orang terdekat sebagai pendengar keluh kesah dan dukungan material berupa biaya kuliah, kendaraan dan fasilitas. Dukungan-dukungan tersebut bersumber dari lingkungan terdekat seperti keluarga, teman kuliah, pasangan, dan dosen pembimbing. Dampak lainnya yang ditimbulkan oleh dukungan sosial adalah prokrastinasi yang dimiliki oleh mahasiswa perlahan mulai berkurang dan mahasiswa memiliki kesadaran penuh atas tanggung jawab dalam penyelesaian skripsi tersebut.
Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Bidan di UPT Puskesmas Bangli Utara Rina, Ni Nengah; Sugianto, Made Agus; Kurniati, Ni Made
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i3.3525

Abstract

Bidan sebagai ujung tombak dalam upaya penurunan angka kematian dan kesakitan ibu. Karena bidan diharapkan dapat memberikan pelayanan sesuai dengan profesinya, mereka harus mampu melakukannya dan memiliki keterampilan yang diperlukan Kondisi ideal rasio bidan yaitu 1:1.000 penduduk. Namun distribusi tenaga kesehatan belum merata di Indonesia. Tujuan penelitian menganalisis beban kerja dan kebutuhan tenaga bidan di UPT Puskesmas Bangli Utara. Tujuan penelitian menganalisis beban kerja dan kebutuhan tenaga bidan di UPT Puskesmas Bangli Utara. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan WISN. Besar sampel 4 orang bbidan yang diambil secara total sampling. Hasil penelitian kegiatan langsung bidan yang paling banyak melakukan anamnesa dna pemeriksan pasien, waktu kerja 96.840 menit/tahun, stadar beban kerjanya 19.368, jumlah waktu kelonggaran 0,274, jumlah bidan yang dibutuhkan adalah 6 orang. Kesimpulan jumlah kebutuhan tenaga bidan berdasarkan beban kerja di UPT Puskesmas Bangli Utara yaitu 6 orang dengan menggunakan metode WISN. Sehingga dari 4 orang bidan yang ada di UPT Puskesmas Bangli Utara masih terdapat kekurangan lagi 2 orang.