cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 725 Documents
ANALISIS KOLABORASI ORANGTUA DAN GURU DALAM MENANAMKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL DI ERA DIGITAL Musdalifah Fitrah Asyiyah; Lukman Hakim; Treny Hera
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 6, No 4 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.152 KB) | DOI: 10.24114/js.v6i4.38782

Abstract

Abstract: Analysis Of The Collaboration Of Parents And Teachers In Instilling Character Social Care In The Digital Age. Conducted to know parents and teachers' role in growing up the social character in the digital era, then, from the both role itself, a collaboration can be had. The method of this research was qualitative method. While the collecting of data used observation, interview and documentation. The technique of analysis data of this research were data reduction, display data and conclusion or verification data. Based on the result of this research shows that: (1) the parents' role in growing up the students' social awareness character in the house is  using introduction way and then ask the children to do it first toward all the whole family team, so it will form the students' habitual action itself, the students will felt emphethy and awareness (2) teachers' rola in growing up the students' social awareness character in the school is by being a role model itself, and also asking the students to do caring activities towards all friends in the class first so that even they are in the school at all, the students already had awareness towards each other (3) parents and teachers' collaboration in growing up the social awareness character in this digital era has been done well yet, it can be proven by the relationship of them both which are they know each other, respect each other and also support each other then they are also being a role model so that they can get the goals to grown the education character towards the students itselfKeywords: Social caring character, role of parents and teachers, collaborationAbstrak: Analisis Kolaborasi Orangtua Dan Guru Dalam Menanamkan Karakter Peduli Sosial Di Era Digital.  Tujuan penelitian untuk mengetahui peran orangtua dan guru dalam menanamkan karakter peduli sosial di era digital sehingga dari kedua peran didapatkan kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi data. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran orangtua dalam menanamkan karakter peduli sosial pada peserta didik di rumah adalah dengan cara mengenalkan dan membiasakan peserta didik untuk peduli terhadap keluarga sekitar sehingga dari pembiasaan peduli terhadap sekitar peserta didik jadi mempunyai rasa empati dan peduli (2) peran guru dalam menanamkan karakter peduli sosial di sekolah yaitu dengan memberikan contoh terlebih dahulu sebagai roll model, memberi teladan serta membiasakan peserta didik untuk dapat peduli terhadap teman di kelas terlebih dahulu sehingga saat diluar lingkungan sekolah peserta didik telah mempunyai rasa kasih peduli terhadap sesama (3) kolaborasi orangtua dan guru dalam menanamkan karakter peduli sosial di era digital sudah terjalin dengan baik, terbukti dengan keduanya dapat saling mengenal, menghormati dan mendukung satu sama lain serta ikut andil dalam peranannya sehingga dapat tercapainya tujuan yang selaras dalam menanamkan pendidikan karakter pada peserta didik.Kata kunci: Karakter peduli sosial, peran orangtua dan guru, kolaborasi
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI OPTIMALISASI METODE PENUGASAN PADA SISWA KELAS I SD NEGERI 217 HUTAPUNGKUT JULU Yunisar Yunisar
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 1, No 3 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.64 KB) | DOI: 10.24114/js.v1i3.8858

Abstract

Abstrak : Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Optimalisasi Metode Penugasan Pada Siswa Kelas I SD Negeri 217 Hutapungkut Julu. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pengukuran berat di kelas I. Subjek penelitian siswa kelas I sebanyak 23 siswa, terdiri dari 11 orang siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan. Diperoleh data peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 12,8. Pada aktivitas kinerja guru dalam proses pembelajaran matematika sebesar 0,15. Dengan optimalisasi metode penugasan pada pelaksanaan pembelajaran matematika dapat dilihat dari peningkatan aktivitas belajar siswa di pra siklus sebesar 56% (kategori kurang aktif), siklus I sebesar 72% (kategori cukup aktif) dan di siklus II menjadi 76 % (kategori aktif), terjadi peningkatan dari prasiklus sampai siklus I dan siklus II.Kata Kunci : Optimalisasi Metode Penugasan, Matematika, Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa
CRITICISM OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENT LEARNING BOOKS IN THE LINGUISTIC THEORY STUDY Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Iis Suwartini; Febi Junaidi; Ramadhan Kusuma Yuda; Suryo Ediyono
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 3, No 4: September 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.209 KB) | DOI: 10.24114/js.v3i4.15597

Abstract

Abstract: Criticism Of Elementary School Student Learning Books In The Linguistic Theory Study. The distribution of textbooks, both printed and electronic, did not all obtain a recommendation on eligibility from the National Book Center. This paper is intended to provide criticism of the textbooks used in language learning. The analysis is done by studying the literature with the theory approach to linguistic schools. This is done to ensure that the developed textbooks do indeed contain the linguistic elements required by the curriculum. As for the book criticized "Indonesian Makes Me Smart 4". Based on analysis at the level of syntax and morphology, this book is still dominated by structural linguistic flow, and generative transformation. Various revisions need to be made so that this book meets the standards as mandated by the curriculum.Keywords: Book criticism, elementary school textbooks, linguistic theory
ANALISIS KEBUTUHAN PENGGUNAAN KOMIK SEBAGAIMEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN SISWA KELAS IV SD Riskika Febriyandani; Kowiyah Kowiyah
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 5, No 3 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.842 KB) | DOI: 10.24114/js.v5i3.26548

Abstract

Abstract :Mathematics is a universal science and the basis of the development of modern technology. Mathematics plays an important role in the development of other sciences because it can answer questions in life quickly and precisely and can be explained including fractional material in mathematics. Several factors are supported in learning outcomes, one of which is the application of learning media. The learning media used to require interest and motivation to learn is comic media. The comic media that uses print technology in the form of a book and has a very interesting story concept will be developed by the researcher. The purpose of this analysis is only to understand the media commonly applied by educators when learning mathematics, especially fractions. This research is included in survey research with file collection techniques through questionnaires and questionnaires which are categorized according to the needs of the target. The results show that the use of learning media is 94%, the use of comics media is 26%, and the positive response to the existence of comics in mathematics learning is 58%.Keywords : Learning Media Development, Comic Media, FractionAbstrak:Matematika ilmu universal dan dasar dari perkembangan teknologi modern. Matematika berperan penting dalam perkembangan ilmu-ilmu lain karena dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam kehidupan dengan cepat dan tepat serta dapat dijelaskan termasuk materi pecahan dalam matematika. Beberapa factor yang didukung dalam hasil belajar salah satunya adalah penerapan media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan untuk membutuhkan minat dan motivasi belajar adalah media komik. Media komik yang menggunakan teknologi cetak yang berbentuk buku dan terdapat konsep cerita yang sangat menarik inilah yang akan dikembangkan oleh peneliti. Tujuan analisis ini hanya untuk memahami media yang biasa diterapkan oleh pendidik pada saat pembelajaran matematika terutama materi pecahan. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian survey dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan angket yang dikategorikan sesuai dengan kebutuhan target. Didapatkan hasil bahwa penggunaan media pembelajaran sebesar 94%, penggunaan media komik sebesar 26%, dan tanggapan positif adanya komik dalam pembelajaran matematika sebesar 58%.Kata Kunci: Pengembangan Media Pembelajaran, Media Komik, Pecahan
PENGARUH ICE BREAKING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI 91 PALEMBANG Putri Anjani; Kiki Aryaningrum; Ida Suryani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 7, No 1 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.032 KB) | DOI: 10.24114/js.v7i1.36831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Ice Breaking Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS Kelas V SD Negeri 91 Palembang. Metode eksperimen ini menggunakan pre experimental design dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V A, B, dan C yang berjumlah 69 siswa di SD Negeri 91 Palembang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini kelas V B yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uj-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t menunjukkan nilai  = 12,760 lebih dari  = sehingga  ditolak. Begitu juga dengan nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian terdapat Pengaruh Ice Breaking Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS Kelas V SD Negeri 91 Palembang.
PENGEMBANGAN BUDAYA MUTU DOSEN DALAM PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DI JURNAL TERAKREDITASI DI JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Fahrur Rozi; Feriyansyah Feriyansyah; Risma Sitohang; Laurensia Laurensia; Lala Jelita Ananda
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.553 KB) | DOI: 10.24114/js.v2i2.9507

Abstract

Abstrak : Pengembangan Budaya Mutu Dosen Dalam Penulisan Artikel Ilmiah Di Jurnal Terakreditasi Di Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan Pengembangan Budaya Mutu Dosen Dalam Penulisan Artikel Ilmiah Di Jurnal Terakreditasi. Kajian penelitian terfokus pada Kemampuan Dosen Dalam Penulisan Artikel Ilmiah Di Jurnal Terakreditasi Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, dengan mengambil sampel penelitian seluruh dosen program studi PGSD FIP Unimed. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan angket, kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan Kemampuan Dosen Dalam Penulisan Artikel Ilmiah Di Jurnal Terakreditasi diperoleh rata-rata 3,62 (72,38%) dengan kategori Baik. Artinya, Pengembangan Kemampuan Dosen PGSD dalam Penulisan Artikel Ilmiah Di Jurnal Terakreditasi sudah baik di Universitas Negeri Medan.Kata Kunci : Dosen, PGSD, Artikel Ilmiah, Jurnal Terakreditasi
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPA DENGAN METODE DISCOVERY DI KELAS VII-5 SMP NEGERI 1 PATUMBAK Dina Haloho
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 3, No 3: Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.869 KB) | DOI: 10.24114/js.v3i3.17870

Abstract

Abstract: Improving Student Learning Achievement in Science Subjects with Discovery Method in Class VII-5 Middle School 1 Patumbak. Cycle I the average value of student learning achievement is 70.00 and mastery learning reaches 67.57% or there are 25 students out of 35 students who have finished learning. Cycle II the average value of student achievement is 77.03 and mastery learning reaches 78.38% or there are 29 students out of 35 students who have finished learning Cycle III the average value of formative tests is 83.24 and of 35 students who have completed 33 students and 2 students have not reached mastery learning. Through the results of this study indicate that discovery learning has a positive impact in improving student achievement. This can be seen from the increased learning completeness of the first, second and third cycles, namely 67.57%, 78.38%, and 89.19%, respectively.Keywords: Learning achievement, Discovery Method, Natural Science LearningAbstrak: Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata  Pelajaran IPA Dengan Metode Discovery Di Kelas VII-5 SMP Negeri 1 Patumbak. Siklus I nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 70,00 dan ketuntasan belajar mencapai 67,57% atau  ada 25 siswa dari 35 siswa sudah tuntas belajar. Siklus II nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 77,03 dan ketuntasan belajar mencapai 78,38%  atau ada 29 siswa dari 35 siswa sudah tuntas belajar Siklus III nilai rata-rata tes formatif sebesar 83,24 dan dari 35 siswa yang telah tuntas sebanyak 33 siswa dan 2 siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Melalui hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran penemuan (discovery) memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan belaja rmeningkat dari sklus I, II, dan III yaitu masing-masing 67,57%, 78,38%, dan 89,19%.Kata kunci: Prestasi  belajar, Metode Discovery, Pembelajaran IPA
KEEFEKTIFAN METODE PRETEST BERBANTU GOOGLE FORM TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK TEMA SELALU BERHEMAT ENERGI KELAS IV SDN SRIWEDARI 01 Ella Nurlita Sari; M. Yusuf Setia Wardana; Fine Reffine
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 6, No 1 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.509 KB) | DOI: 10.24114/js.v6i1.29900

Abstract

Abstract: The Effectiveness of the Google Form Assisted Pretest Method on Student Learning Outcomes with the Theme of Always Saving Energy Class IV SDN Sriwedari 01. This research was conducted due to the low learning outcomes of fourth grade elementary school students in learning during the Covid-19 pandemic. While the low learning outcomes of students, caused by the low learning outcomes are the lack of effective learning in optimizing the learning outcomes of fourth grade students during the Covid-19 pandemic. Therefore, this study aims to determine the effectiveness of the Google Form-assisted pretest method on the learning outcomes of students with the theme Always Save Energy for class IV SDN Sriwedari 01. This research was also conducted using quantitative research methods with the type of research being true experimental design and the static group comparison design. The population used were fourth grade students at SDN Sukorukun as a control class and fourth grade students at SDN Sukorukun as an experimental class for the 2020/2021 school year, with a total sample of 37 students consisting of 21 control class students and 16 students in the control class. experiments using non-probably sampling technique. The data taken in this study were through interviews, questionnaires/tests, documentation, and observation. Student learning outcomes from the questionnaire/test data show that the percentage of classical completeness in the experimental class (68,75%) is smaller than the percentage of classical completeness in the control class (90,48%) with the KKM value of the control class and experimental class, which is 65. While in the analysis t-test, obtained tcount = 0,55 and ttable = 2,08 so that the obtained tcount < ttable with the difference in the percentage of classical completeness of students who complete the KKM of 21,73%. So that the Google Form-assisted pretest method is not effective on the learning outcomes of students with the theme Always Save Energy for class IV SDN Sriwedari 01.Keywords: Pretest Method; learning outcomesAbstrak: Keefektifan Metode Pretest Berbantu Google Form Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Tema Selalu Berhemat Energi Kelas IV SDN Sriwedari 01. Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV sekolah dasar pada pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Sedangkan rendahnya hasil belajar peserta didik, disebabkan oleh rendahnya hasil belajar tersebut adalah kurangnya pembelajaran yang efektif dalam mengoptimalkan hasil belajar peserta didik kelas IV pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode pretest berbantu Google Form terhadap hasil belajar peserta didik tema Selalu Berhemat Energi kelas IV SDN Sriwedari 01. Penelitian ini juga dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian true eksperimental design dan bentuk rancangan static group comparison design. Populasi yang digunakan yaitu peserta didik kelas IV SDN Sukorukun sebagai kelas kontrol dan peserta didik kelas IV SDN Sriwedari 01 di Kabupaten Pati sebagai kelas eksperimen tahun pelajaran 2020/2021, dengan jumlah sampel yaitu sebanyak 37 peserta didik yang terdiri dari 21 peserta didik kelas kontrol dan 16 peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan teknik nonprobably sampling. Adapun data yang diambil dalam penelitian ini yaitu melalui wawancara, kuesioner/tes, dokumentasi, dan observasi. Hasil belajar peserta didik dari data kuesioner/tes menunjukkan bahwa persentase ketuntasan klasikal kelas eksperimen (68,75%) lebih kecil dari persentase ketuntasan klasikal kelas kontrol (90,48%) dengan nilai KKM kelas kontrol dan kelas eksperimen yaitu 65. Sedangkan pada analisis uji-t, diperoleh thitung = 0,55 dan ttabel = 2,08 sehingga diperoleh thitung< ttabel dengan selisih persentase ketuntasan klasikal peserta didik yang tuntas KKM sebesar 21,73%. Sehingga metode pretest berbantu Google Form tidak efektif terhadap hasil belajar peserta didik tema Selalu Berhemat Energi kelas IV SDN Sriwedari 01.Kata Kunci: Metode Pretest;hasil belajar
PENGARUH PENDEKATAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD 101775 Effendi Manalu; Nurazizah Tanjung
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 2, No 1 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.96 KB) | DOI: 10.24114/js.v2i1.9913

Abstract

Abstrak : Pengaruh Pendekatan CTL (Contextual Teaching Learning) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 101775. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pendekatan CTL (Contextual Teaching Learning) terhadap Hasil Belajar IPA siwa kelas IV SD Negeri 101775 Sampali. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen dengan pendekatan Kuantitatif. Pengolahan data dilakukan dengan uji-t. variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah Pendekatan CTL (X) dan Hasil Belajar siswa (Y). Berdasarkan Hasil Perhitungan dengan menggunakan Uji t dengan alfa 0.05 dengan DB 2 maka di peroleh nilai thitung = 6,53 dan nilai ttabel=1,675. karena thitung > ttabel (6.53 > 1,675) pada taraf signifikan nyata (α= 0,05), maka dapat disimpulkan Ha diterima.Kata Kunci : CTL, Signifikan, Obsevasi
PERSEPSI GURU TERHADAP PENILAIAN AUTENTIK PADA KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN BAJENG KAB. GOWA Ninin Anggraeni Fatlin; Muhammad Nawir; H.M Basri
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 6, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.058 KB) | DOI: 10.24114/js.v6i2.33582

Abstract

Abstract: Teachers Perceptions on Authentic Assessments in Curriculum 2013 at Elementary Schools in Bajeng District, Gowa regency. The study aims to describing teachers’ perceptions of authentic assessments in the 1013 curriculum and to identify supporting factors and inhibits teachers in conducting authentic assessments in the 2013 curriculum. This research uses a type of qualitative descriptive research using observation, interview, and documentation techniques. The data analysis techniques used ere data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal.. The results showed that teachers perceived authentic assessment as a fairly good assessment system. The teacher stated that by conducting authentic assessments we could assess the ability of learners as a whole part, not only in the realm of knowledge of learners but also in the realm of attitudes and skills of learners. Supporting factors included the existence of motivation, the existence of cooperation between teachers, the realization of a conducive learning environment, the readiness of learners in learning, teacher understanding and mastery, completeness of facilities and infrastructure, KKG (teacher working group), support from the principal and supervisor. Inhibiliting factors included time constraints in assessing, too many learning devices that must be arranged, lack of motivation of learners in learning, the existence of some teachers who have not mastered IT, the lack of socialization of 2013 curriculum, lack of availability of facilities and infrastructure.     Keywords: authentic Assessment, 2013 Curriculum. Abstrak: Persepsi Guru Terhadap Penilaian Autentik pada Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap penilaian autentik pada kurikulum 2013 serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat guru dalam melakukan penilaian autentik pada kurikulum 2013. Penetilian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang penilaian autentik merupakan sistem penilaian yang Cukup Baik, dengan melakukan penilaian autentik dapat menilai kemampuan peserta didik secara keseluruhan, tidak hanya pada ranah pengetahuan peserta didik saja, tetapi juga pada ranah sikap dan keterampilan peserta didik. Faktor pendukung meliputi adanya motivasi, adanya kerjasama antar guru, terwujudnya lingkungan belajar yang kondusif, kesiapan peserta didik dalam pembelajaran, pemahaman dan penguasaan guru, kelengkapan sarana dan prasarana, pelatihan KKG, dukungan dari kepala sekolah dan pengawas sekolah. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu dalam menilai, terlalu banyak perangkat pembelajaran yang harus di susun, kurangnya motivasi peserta didik dalam pembelajaran, adanya beberapa guru yang belum menguasai IT, kurangnya sosialisasi kurikulum 2013, kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana.Kata Kunci: Authentic Assessment, Kurikulum 2013.

Page 10 of 73 | Total Record : 725