cover
Contact Name
Septian Prawijaya
Contact Email
wijaya@unimed.ac.id
Phone
+6281396906213
Journal Mail Official
jurnalsekolah@unimed.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr. V, Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JS (Jurnal Sekolah)
ISSN : 25488856     EISSN : 2549127X     DOI : https://doi.org/10.24114/js.v7i2
Core Subject : Education,
JS (Jurnal Sekolah) berisi artikel yang berkaitan dengan pendidikan, yang meliputi pembelajaran, hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah), dikelola oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JS (Jurnal Sekolah) merupakan jurnal yang berisi tulisan Dosen, Guru, dan Mahasiswa. Diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi PGSD FIP UNIMED. Agenda JS (Jurnal Sekolah) menjadi penting perannya bagi Prodi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi pendidikan yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, JS (Jurnal Sekolah) diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat. JS (Jurnal Sekolah) pertama kali terbit pada tahun 2016. Ketika itu, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak, namun belum mempunyai ISSN elektronik. Seiring berjalannya waktu, JS (Jurnal Sekolah) terus belajar dan mencoba mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Hingga saat ini, JS (Jurnal Sekolah) sudah mempunyai ISSN cetak dan elektronik. ISSN Cetak: 2548-8856 dan ISSN Elektronik: 2549-127X. Secara perlahan pada 2016, menerbitkan tulisan secara online (electronic journal) yang berbasis OJS (Open Journal System) pada laman: http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 725 Documents
PENERAPAN METODE BELAJAR AKTIF MODEL PENGAJARAN TERARAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 098 PIDOLI Nuriana Nuriana
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 1, No 4 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.914 KB) | DOI: 10.24114/js.v1i4.9102

Abstract

Abstrak. Penerapan Metode Belajar Aktif Model Pengajaran Terarah Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Pada SiswaKelas VISD Negeri 098 Pidoli. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan penerapan metode belajar aktif model pengajaranterarahyang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar, melihat penerapan model pengajaran terarah dan melihat aktivitas belajar mengajar dengan menerapkan model pengajaran terarah. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dimulai dari bulan Januari – Maret 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI tahun pembelajaran 2015/2016. Hasil belajar siswa pada Persiapan Kemerdekaan Dan Perumusan Dasar Negara dengan menerapkan metode belajar model pengajaran terarah pada Siklus I mencapai rata-rata 65,9 dengan ketuntasan klasikal 55,17% dan Siklus II mencapai 82,1 dengan ketuntasan klasikal 86,2%.Kata Kunci : Model Pengajaran Terarah, Prestasi Belajar, Aktivitas Belajar.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR BERBASIS FILSAFAT PADA ANAK DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BELAJAR DI ERA DISRUPTIF YANG TIDAK MENENTU Feriyansyah Feriyansyah; Muhammad Iqbal
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 4, No 2: Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.783 KB) | DOI: 10.24114/js.v4i2.27798

Abstract

Abstract. Technological advances present an uncertain situation that requires rapid adaptability in capturing the changes that occur. Students currently live in a condition of information inflation, so they easily accept various information which is actually just waste of knowledge if they are not able to develop critical thinking skills as a characteristic of philosophical thinking skills. Thus, the main question that will arise in this study is whether children are able to develop the ability to think philosophically. This paper uses an analytical descriptive study that aims to describe in a natural setting about the first, the benefits of developing philosophical thinking skills in children in the learning process in an uncertain disruptive era Second, how to internalize Pancasila as a Philosophical System in developing philosophical thinking skills in children in learning civic education. Elementary school in an uncertain disruptive era, third, how to develop Civics learning with a philosophy learning approach in children for learning skills in a disruptive and uncertain eraKeyword: Philosophy for Children (P4C), Learning Skill, PancasilaAbsrtact Kemajuan teknologi menghadirkan sebuah situasi yang tidak menentu sehingga memebutuhkan kemampuan beradaptasi yang cepat dalam menangkap perubahan-perubahan yang terjadi. Siswa saat ini hidup dalam kondisi inflasi informasi, sehingga mereka dengan mudah menerima berbagai informasi yang sebenarnya hanya sebagai sampah pengetahuan jika tidak mampu dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis sebagai ciri keterampilan berpikir secara filosofi. Sehingga, Muncul pertanyaan utama yang akan muncul dalam penelitian ini adalah apakah anak-nakak mampu mengembangkan kemampuan berpikir secara filosofis. Tulisan ini menggunakan studi deskriptif analitik yang bertujuan menggambarkan dalam latar natural tentang pertama, manfaat mengembangkan keterampilan berfikir filsafat pada anak dalam proses pembelajaran di era disruptif yang tidak menentu Kedua, bagaimana internalisasi Pancasila sebagai Sistem Filsafat dalam mengembangkan keterampilan berfikir filsafat pada anak dalam pembelajaran Pendidikan kewarganegaraan Sekolah Dasar pada Era disruptif yang tidak menentu, ketiga, Bagaiaman mengembangkan pembelajaran PKn dengan pendeketan belajar filsafat Pada anak untuk keterampilan belajar di era disruptif dan yang tidak menentu.Keyword: Philosophy fo Children (P4C), Learning Skill, Pancasila.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ADOBE FLASH PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS IV SD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Mahmuji Ramadlan Jafa; Dedy Setiawan; Ro’uf Aufalin Al Ghoitsal; Riska Dami Ristanto
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 7, No 2 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.281 KB) | DOI: 10.24114/js.v7i2.41238

Abstract

Abstract : Development of Learning Media Using Adobe Flash in Social Studies Subjects in Grade IV Elementary Schools to Improve Student Learning Outcomes. The aims of this study were: (1) To analyze the learning outcomes from the use of learning media that had been developed using Adobe Flash in Social Studies subjects that were applied to SD Negeri 1 Sekaran. (2) Develop teaching and learning activities that are more creative, innovative, effective so that students can better understand the material provided. The subjects of this study were 28 grade IV students of SD Negeri 1 Sekaran. This study uses the 4D learning media development method developed by S. Thiagarajan. Based on the results of the implementation of the development of learning media using Adobe Flash which has gone through the 4D development method. The results of the pre-test assessment data before using learning media had an average value of 62.5 while the post-test score after the Adobe Flash learning media was applied increased to 72.5 with an increase percentage of 16% from 28 fourth grade students of SD Negeri 1 Now following the assessment. Based on this, student learning outcomes increased due to the development of learning media using Adobe Flash.Keyword : Learning Media, Adobe Flash, Improves Learning OutcomesAbstrak : Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Adobe Flash pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IV SD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis hasil belajar dari penggunaan media pembelajaran yang sudah dikembangkan yang menggunakan Adobe Flash pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang diterapkan pada SD Negeri 1 Sekaran. (2) Mengembangkan kegiatan belajar mengajar yang lebih kreatif, inovatif, efektif sehingga peserta didik dapat memahami materi yang diberikan dengan lebih baik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Sekaran sejumlah 28 anak. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan media pembelajaran 4D dikembangkan oleh S. Thiagarajan. Berdasarkan hasil implementasi dari pengembangan media pembelajaran menggunakan Adobe Flash yang telah melalui metode pengembangan 4D. Dapat diperoleh hasil data assesmen pre-test sebelum menggunakan media pembelajaran memiliki nilai rata-rata 62,5 sedangkan nilai post-test sesudah media pembelajaran Adobe Flash diterapkan meningkat menjadi 72,5 dengan persentase kenaikan sebesar 16% dari 28 siswa kelas IV SD Negeri 1 Sekaran yang mengikuti asesmen. Berdasarkan ini hasil belajar siswa meningkat karena pengembangan media pengembangan media pembelajaran menggunakan Adobe Flash.Kata Kunci : Media Pembelajaran, Adobe Flash, Meningkatkan Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL TALKING STICK BERBANTU MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK KELAS V SD Zia Elvani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.518 KB) | DOI: 10.24114/js.v2i2.9523

Abstract

Abstrak : Penerapan Model Talking Stick Berbantu Macromedia Flash Terhadap Hasil Belajar Tematik Kelas V SD. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh dari penerapan model Talking Stick berbantu Macromedia Flash untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas V SD N Tawang Mas 01 Kota Semarang.Metode yang digunakan yaitu Quasi Eksperimen jenis Nonequivalen Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan kelas eksperimen memiliki rata-rata nilai 80,974 dan kelas kontrol memiliki rata-rata nilai 73,128 sehingga nilai uji t yaitu 3,582 dengan ttabel yaitu 2,022 maka dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel berarti H1 diterima dengan pernyataan penerapan model Talking Stick berbantu Macromedia Flash berpengaruh untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas V SD N Tawang Mas 01 Kota Semarang.Kata Kunci : Talking Stick, Macromedia Flash, Pembelajaran tematik
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL INKUIRI PADA SISWA KELAS XII RPL 2 DI SMK NEGERI 7 PEKANBARU Edwar Edwar
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 4, No 3: Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.332 KB) | DOI: 10.24114/js.v4i3.18524

Abstract

Abstract: Improving Mathematics Learning Outcomes Using Inquiry Model in Class XII RPL 2 Students at SMK Negeri 7 Pekanbaru. The application of inquiry learning strategies in mathematics can improve mathematics learning outcomes of students of class XII RPL 2 SMK Negeri 7. This is indicated by the willingness and ability and activity of students to formulate problems, determine hypotheses, make students dare to ask, answer, and submit ideas . It also has activated students in the discussion process. From observations in the first and second cycles obtained, in the first cycle student learning outcomes increased from 72.73% of students achieving the KKM value and after the action in the second cycle there was an increase in student learning outcomes to 86.36% had reached the KKM value. Keywords: learning outcomes, mathematics, inquiry. Abstrak: Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Inkuiri Pada Siswa Kelas XII RPL 2 di SMK Negeri 7 Pekanbaru. Penerapan strategi pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas XII RPL 2 SMK Negeri 7. Hal ini ditandai dengan  adanya kemauan dan kemampuan serta aktivitas siswa dalam merumuskan masalah, menentukan hipotesis, membuat siswa berani bertanya, menjawab, dan mengajukan gagasan. Selain itu juga telah mengaktifkan siswa dalam proses diskusi. Dari observasi pada siklus I dan II diperoleh, pada siklus I hasil belajar siswa meningkat dari 72.73 % siswa mencapai nilai KKM  dan setelah tindakan pada siklus II ada  peningkatan hasil belajar siswa menjadi  86.36 % telah mencapai nilai KKM. Kata kunci : hasil belajar, matematika, inkuiri.
EVALUASI KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SD NEGERI 27 BANYUASIN III Elsa Pulungan
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 6, No 4 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.527 KB) | DOI: 10.24114/js.v6i4.38852

Abstract

Abstract  : Evaluation of Students cognitive abilities on social studie learning outcomes for grade IV SD Negeri 27 Banyuasin III. Learning evaluation is a process of activities in order to determine the process and learning outcomes of students as a form of determining the success of teachers in carrying out learning activities. This study aims to analyze and describe students' cognitive abilities towards social studies learning outcomes for grade IV SD Negeri 27 Banyuasin III. The research method used is descriptive research method with a quantitative approach. The technique used to collect data is a questionnaire (questionnaire), interviews, and documentation. Data analysis using descriptive statistics by using the mean, median, mode, and standard deviation with group data. In conclusion, it can be concluded that students' cognitive abilities towards social studies learning outcomes for grade IV at SD Negeri 27 Banyuasin III are quite good, we can see from the results of the overall questionnaire recapitulation with the percentage of results quite good at 43.61% with the percentage of the assessment scale or dominant answering quite both on a scale of 3 students amounted to 14.71% and based on the results of the recapitulation on students' cognitive abilities, then on each indicator of students' cognitive abilities more dominantly answered on the indicator of ability to evaluate the score of 211 an average of 50.24% with good category, at learning outcomes obtained an average value of 71 with a sufficient category, this is clarified by the results of the fourth grade teacher interviews Keyword : Evaluation, Cognitive Ability, Learning Outcomes Abstak   : Evaluasi kemampuan kognitif siswa terhadap hasil belajr IPS kelas IV SD Negeri 27 Banyuasin III. Evaluasi pembelajaran adalah suatu proses kegiatan dalam rangka untuk menentukan proses dan hasil belajar peserta didik sebagai bentuk menentukan keberhasilan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan kognitif siswa terhadap hasil belajar IPS kelas IV SD Negeri 27 Banyuasin III. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket (kuensioner), wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif yakni dengan menggunakan mean, median, modus, dan simpangan baku dengan data kelompok. Kesimpulan maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan kognitif siswa terhadap hasil belajar IPS kelas IV di SD Negeri 27 Banyuasin III yakni cukup baik dapat kita lihat dari hasil rekapitulasi keseluruhan angket dengaan persentase hasil dengan cukup baik sebesar 43,61% dengan persentase sekala penilaian atau dominan menjawab cukup baik pada sekala 3 siswa sebesar 14,71 % dan berdasarkan hasil rekapitulasi pada kemampuan kognitif siswa, kemudian pada masing – masing indikator kemampuan kognitif siswa lebih dominan menjawab pada indikator kemampuan mengevaluasi skor nilai 211 rata – rata 50,24% dengan kategori baik, pada hasil belajar diperoleh nilai rata-rata sebesar 71 dengan kategori cukup, hal tersebut diperjelas dengan hasil wawancara guru kelas IVKata Kunci  : Evaluasi, Kemampuan Kognitif, Hasil Belajar
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENILAIAN KOGNITIF SUBTEMA KESEIMBANGAN EKOSISTEM KELAS V SD Sucia Astyaningrum; Suyitno YP
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 2, No 1 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.429 KB) | DOI: 10.24114/js.v2i1.9927

Abstract

Abstrak : Efektivitas Model Problem Based Learning Terhadap Penilaian Kognitif Subtema Keseimbangan Ekosistem Kelas V SD. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keefektifan model problem based learnng terhadap penilaian kognitif pada subtema keseimbangan ekosistem. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Candi 03 Semarang pada kelas V yang berjumlah 30 siswa dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapatkan perlakuan menunjukan bahwa pada pembelajaran subtema 3 keseimbangan ekosistem menggunakan model Problem Based Learning dapat meningkat. Hasil analisis dengan menggunakan uji t diperoleh nilai thitung=12,835 dengan taraf signifikan 5% didapat nilai ttabel = 1,671 karena thitung (11,7049) > ttabel (1,671).Kata Kunci : Efektivitas, Model Problem Based Learning, Penilaian Kognitif, Keseimbangan Ekosistem
PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Respina Simanjuntak; Erlinawaty Simanjuntak
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 4, No 3: Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.43 KB) | DOI: 10.24114/js.v4i3.18830

Abstract

Abstract: Realistic Mathematics Learning To Improve Mathematical Problem Solving Ability. This type of research is experimental research. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 35 Medan consisting of 11 classes. Class VIII-8 as an experimental class with a total of 31 people. The results showed that: a) the average mastery of learning classically from the results of the test of problem solving abilities, namely students who completed the pre-test as many as 12 people (38.70%) and students who did not complete as many as 19 people (61.29 %) while in the post test there were 27 people (87.09%) of students who completed and 4 people (12.09%) of students who did not complete; b) Increased mathematical problem solving abilities in pretest and posttest have increased by an average of 28.74%. Based on the data that has been obtained, it is concluded that realistic mathematics learning can improve mathematical problem solving abilities. Keywords: Realistic Mathematics Learning, Problem Solving Ability. Abstrak: Pembelajaran Matematika Realistik  Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah  Matematis. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Medan yang terdiri dari 11 kelas. Kelas VIII-8 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) rata-rata ketuntasan belajar secara klasikal dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah yaitu peserta didik yang tuntas pada pre test sebanyak 12 orang (38,70%) dan peserta didik yang tidak tuntas sebanyak 19 orang (61,29%) sedangkan pada post test terdapat sebanyak 27 orang (87,09%) peserta didik yang tuntas dan sebanyak 4 orang (12,09%) peserta didik yang tidak tuntas; b) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada pretes dan postes mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 28,74%. Berdasarkan data yang telah diperoleh, disimpulkan bahwa pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis.Kata Kunci : Pembelajaran Matematika Realistik, Kemampuan Pemecahan Masalah.
KESIAPAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) LITERASI DAN NUMERASI KELAS V SDN PALEBON 1 SEMARANG Siskawati Siskawati; Ryky Mandar Sary; Veryliana Purnamasari
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 6, No 3 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.266 KB) | DOI: 10.24114/js.v6i3.35323

Abstract

Abstract: Student Readiness in Completing the Literacy and Numeracy Minimum Competency Assessment (AKM) for Class V SDN Palebon 1 Semarang. The purpose of this study is to find out how the level of readiness and difficulty of class V students in solving AKM literacy and numeracy problems. Data collection techniques used in research are questionnaires, interviews, test, and documentation. The data source used in this study were 10 students of class V, where the results of this study are the level of readiness of class V students in solving AKM literacy and numeracy problems from internal factors that include intelligence, talent, interest, motivation, and physical and spiritual health of students, which is 51% with the category "sufficient", while from external factors that include the family environment, which is 49% with the category "sufficient". Based on the results of the analysis of literacy and numeracy tests, the average student gets a score below KKM. In the problem of literacy tests the highest score obtained by students is 56.6 "enough" and the lowest score obtained by students is 10.5 "very less". While in the matter of numeracy test the highest grade obtained by students is 43 "enough" and the lowest score obtained by students is 18 "very less". Based on interviews conducted with students, the readiness level criteria of students of class V SDN Palebon 01 Semarang are 20% of students with "excellent" readiness level categories, 20% of students with "good" readiness level categories, 50% of students with "sufficient" readiness level categories, while 10% of students with "low" readiness level categories.Keywords: Minimum Competency Assessment, Readiness, Literacy and Numeracy.  Abstrak: Kesiapan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi Dan Numerasi Kelas V SDN Palebon 1 Semarang.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kesiapan siswa kelas V dalam menyelesaikan soal AKM literasi dan numerasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah angket, wawancara, soal tes, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10 siswa kelas V, dimana hasil penelitian ini adalah tingkat kesiapan siswa kelas V dalam menyelesaikan soal AKM literasi dan numerasi dari faktor internal yang meliputi intelegensi, bakat, minat, motivasi, serta kesehatan jasmani dan rohani siswa yaitu 51% dengan kategori “cukup”, sedangkan dari faktor eksternal yang meliputi lingkungan keluarga yaitu 49% dengan kategori “cukup”. Berdasarkan hasil analisis soal tes literasi dan numerasi, rata-rata siswa mendapatkan nilai di bawah KKM. Pada soal tes literasi nilai tertinggi yang diperoleh siswa yakni 56,6 “cukup” dan nilai terendah yang diperoleh siswa yakni 10,5 “sangat kurang”. Sedangkan pada soal tes numerasi nilai tertinggi yang diperoleh siswa yakni 43 “cukup” dan nilai terendah diperoleh siswa yakni 18 “sangat kurang”. Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan siswa, kriteria tingkat kesiapan siswa kelas V SDN Palebon 01 Semarang yaitu 20% siswa dengan kategori tingkat kesiapan “sangat baik”, 20% siswa dengan kategori tingkat kesiapan “baik”, 50% siswa dengan kategori tingkat kesiapan “cukup”, sedangkan 10% siswa dengan kategori tingkat kesiapan “rendah”. Kata Kunci: Asesmen Kompetensi Minimum, Kesiapan, Literasi dan Numerasi.
PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD Rizki Ananda
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.482 KB) | DOI: 10.24114/js.v1i2.7340

Abstract

Abstrak : Penerapan Pendekatan Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas IV SD. Tujuan penelitian untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar. Subjek dalam penelitian siswa kelas IV SDN 006 Bangkinang Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan tes, observasi, wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian dari setiap siklus yang telah dilaksanakan terlihat adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata tes awal yaitu 5,5 selanjutnya nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 6,4 dan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 8,1.Kata Kunci : Pendekatan Problem Solving, Hasil Belajar, Ilmu Pengetahuan Sosial