cover
Contact Name
Sularso Budilaksono
Contact Email
sularso2007@gmail.com
Phone
+6289608751887
Journal Mail Official
sularso2007@gmail.com
Editorial Address
Jalan Diponegoro No.74 Jakarta Pusat, Gedung B Lantai 4
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Abdimas
ISSN : 29646855     EISSN : 29646952     DOI : https://doi.org/10.37817/MediaAbdimas
This Media Abdimas scientific journal is a Scientific Community Service Journal published by the Institute of Research and Community Service from YAI Persada Indonesia University. This scientific journal is a means of pouring out the ideas and activities of lecturers working in the field of community service. Hopefully the presence of this scientific journal can help in the development and dissemination of ideas, ideas, and activities and not continue in the field of community service.
Articles 91 Documents
Pengembagan Soft Skill Melalui Pembelajaran Non Akademik di Panti Asuhan LKSA Amanah Qurrota A’yuni Amanda Dwi Wantira; Mayati Isabella; Faishal Arham Pratikno
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.873 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2562

Abstract

Panti asuhan LKSA Amanah Qurrota A’yuni merupakan salah satu panti asuhan yang mengelola rumah anakyatim dan dhuafa. Pendirian panti asuhan ini bertujuan mengasuh dan memberikan pelayanan kesejahteraan bagianak – anak khususnya dalam bidang memperluas ilmu pembelajaran, mengolah kepribadian/karakter anak, danmembentuk pribadi yang mandiri. Pendidikan pengetahuan telah diberikan oleh pihak panti dengan mendaftarkananak-anak ke sekolah formal, sedangkan untuk pendidikan karekter pihak panti sudah membekali anak-anakmelalui kegiatan spiritual yaitu mengaji. Pendidikan karakter yang telah diberikan dirasa masih kurang karenaperlu juga menumbuhkan nilai-nilai religius, nasionalis, produktif dan kreatif. Oleh karena itu hal inilah yangmenjadikan pertimbangan untuk melakukan pengabdian masyarakat dengan memfasilitasi anak-anak panti untukmembentuk karakter melalui pengembangan soft skill khususnya dengan pembelajaran non akademik.Pembelajaran non akademik yang diberikan berupa kegiatan dan permainan yang menarik bagi anak-anak sepertitebak gambar dan tebak kata, menggambar objek dari bentuk, tebak ekspresi, bercerita dan menyanyi, kolaborasikelompok, bangun rumah-rumahan, dan memvisualisasikan objek dari huruf. Berdasarkan hasil pelaksanaankegiatan, pada antusiasme belajar anak-anak. Terdapat peningkatan hasil dari yang awalnya 77% anak – anakantusias untuk mengikuti pembelajaran soft skill, meningkat menjadi 100%. Pada aspek pemecahan masalah, yangawalnya hanya 50% anak – anak yang dapat menjawab pertanyaan sesuai dengan permasalahan yang diberikan,setelah dilakukan kegiatan meningkat menjadi 87%.
Daur Ulang Limbah Anyaman Bambu Menjadi Kerajinan Bernilai Ekonomis Sebagai Wujud Pendampingan Remaja Karang Taruna Desa Rejosopinggir Jombang Novia Ayu Sekar Pertiwi; Asiyah Lu’lu’ul Husna; Kartika Wulandari; Maydatul akmalyah machfud; Wildan Khoirun Ni’am; Mohammad Fahassin K
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.744 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2563

Abstract

Remaja karang taruna seharusnya dapat memanfaatkan waktu di rumah untuk mengolahlimbah anyaman bambu. Kegiatan ini dapat menyelamatkan lingkungan dengan cara mengolahlimbah anyaman bambu menjadi kerajinan yang memiliki manfaat atau nilai guna, berkualitas sertadapat membantu perekonomian. Pelatihan pengelolaan limbah anyaman bambu menjadi anekakreasi daur ulang dalam rangka meminimalkan sampah rumah tangga tentunya akan sangatbermanfaat, apalagi jika sampah yang telah didaur ulang menjadi aneka kreasi unik dan cantik.Metode pendekatan yang digunakan adalah case-based reasoning (CBR) merupakan sebuahpendekatan penyelesaian masalah dengan menekankan peran pengalaman sebelumnya. Berdasarkankegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa daur ulang dengan menggunakanlimbah bekas anyaman bambu menjadi kerajinan asbak dapat menjadi salah satu cara untukmeminimalisir penumpukan sampah. selain itu, hasil implementasi limbah anyaman bambu padaKarangtaruna Desa Rejosopinggir dapat mengembangkan seni dan imajinasi,. sehingga prosespembuatan asbak media limbah anyaman bambu menjadi lebih optimal dan menyenangkan sertamereka sangat antusias dan semangat dalam pembuatanya. Dimana daur ulang limbah memilikiperanan penting dan dalam hal ini diharapkan masyarakat bisa lebih sadar terhadap kebersihanlingkungan dan dapat memanfaatkan limbah menjadi barang yang bermanfaat untuk kepentinganbersama.
Edukasi BMC, Kepemimpinan dan Pelatihan Teknologi Untuk Organisasi di Wilayah Rw 02 Kelurahan Penggilingan Rully Mujiastuti; Astriana Baiti Sinaga; Virgi Al-Fiansah; Bintang Mesir; Debby Arrizqi Kamila; Jumail Jumail; Aryuni Arafah
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.156 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2564

Abstract

Pengabdian masyarakat dilakukan di wilayah Rw 02 Kelurahan Penggilingan. Rw 02 memiliki 10 Rtdi lingkungannya. Tim pengabdi adalah tim yang berasal dari Prodi Teknik Informatika FakultasTeknik dan FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Bekerjasama dengan salah satu ketuaRukun Tetangga (RT) yang menjadi fasilitator, yaitu RT 009 Rw 002, Tim pengabdi mencobamemberikan edukasi untuk membuat bisnis model dalam organisasi, memperkuat mindset danleadership, edukasi sosial media dan membuat desain pemasaran produk ataupun acara kegiatan.Adapun pengabdian masyarakat ini merupakan integrasi dari hasil riset yang dilakukan tim pengabdike dalam pengajaran dan pengabdian masyarakat. Metode yang dilakukan dalam program ini adalahdengan pemberian sosialisasi, edukasi dan pelatihan, monitoring, evaluasi dan pendampingan. Darihasil evaluasi diperoleh data 57,1% responden peserta menyatakan sangat puas dari hasilpelaksanaan program ini. Sementara 42,9% lainnya menyatakan puas. Kemudian, dari hasilpendampingan dan juga tantangan yang diberikan kepada peserta, diperoleh hasil akhir berupa 10hasil kreasi respopnden dengan 3 kreasi terbaik, secara berurutan yaitu; Rifqi Nadian (Juarapertama), Kustini (Juara kedua) dan Rahmi Hadiyanti (Juara ketiga). Kriteria yang ditentukan olehtim pengabdi, yaitu : Kreativitas, Kualitas Gambar, Orisinalitas, Kejelasan Tulisan, Font, Warna danLayout.
Edukasi Cara Mengatasi Ansietas Saat Pandemi Covid 19 pada Kader Kesehatan Sri Laela
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.892 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2565

Abstract

Pandemi Covid 19 menyebabkan masyarakat mengalami masalah psikososial berupa rasa khawatir, cemas dan takut, haltersebut di kenal dengan istilah ansietas. Ansietas merupakan gangguan psikososial yang sering terjadi pada setiapindividu ketika berada dalam situasi yang mengancam. Penghentian pikiran merupakan terapi yang bertujuan untukmemutuskan pikiran negatif yang mengganggu. Terapi ini membantu klien mengatasi masalah ansietas, membantu klienuntuk mampu memutuskan pikiran negatif atau maladaptif yang sering muncul. Kader merupakan warga tenaga sukareladalam bidang kesehatan yang langsung dipilih oleh dan dari para masyarakat yang tugasnya membantu dalampengembangan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuanKader tentang cara mengatasi ansietas di masa pandemic Covid 19. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukanpre-test dan post-test melalui kuesioner untuk melihat tingkat pengetahuan Kader. Hasil pre-test dan post-testmenunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dengan nilai pre-test sebesar 64,7% menjadi 97,2% pada post-test.Hal ini menunjukan bahwa kegiatan edukasi ini efektif untuk meningkatkan kemampuan Kader dalam mengatasi ansietas.
Edukasi dan Pelatihan Teknologi Untuk Peningkatan Kualitas Teknis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Penggilingan Rully Mujiastuti; Astriana Baiti Sinaga; Virgi Al-Fiansah; M. Zulmi Wijiyanto; Sitti Nurbaya Ambo
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.861 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2566

Abstract

Rukun Warga (RW) 02 Kelurahan Penggilingan adalah salah satu RW yang berada di wilayahKampung Jembatan. Kampung Jembatan memiliki penduduk yang padat dan meliputi lima RW, yaitu Rw01, Rw 02, Rw 012, Rw 014 dan Rw 017. RW 02 memiliki penduduk yang beragam jenis aktivitas, termasuksebagai pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya adalah Rukun Tetangga (RT)009 yang merupakan salah satu dari sepuluh RT yang berada di lingkungan RW 02. RT 009 memiliki wargayang menjual produk UMKM seperti kuliner dan souvenir. Pengabdian masyarakat ini merupakan integrasihasil riset yang telah dilakukan oleh tim pengabdi. Metode yang digunakan oleh tim pengabdi adalahmelakukan edukasi mengenai Bisnis Model Canvas (BMC), edukasi Leadership, edukasi Sosial Media danPelatihan untuk membuat promosi pemasaran menggunakan desain Canva. Peserta yang hadir sejumlah 18orang dan mengikuti acara secara interaktif. Adapun hasil akhir yang diperoleh adalah para peserta membuatdesain pemasaran usahanya masing-masing. Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim pengabdi terhadappelaksanaan program pengabdian masyarakat ini, didapatkan 69,62% peserta merasa sangat puas terhadapkegiatan ini, dan 30,38% merasa puas. Dengan adanya program pengabdian masyarakat ini, diharapkan agarpeserta dapat memahami model bisnisnya, dan dapat memperluas jangkauan pemasarannya melalui promosidigital.
Edukasi Percepatan 5 Pilar Stbm Melalui Wirausaha Sanitasi di Provinsi Kalimantan Barat Wanda Novita
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.909 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2567

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang masih belum 100 % terbebas daribuang air besar sembarang, masih banyak daerah yang belum memperhatikanterkait hal ini, padahal sanitasi yang baik merupakan salah satu aspek yangpenting untuk meningkatkan harkat hidup kesehatan masyarakat. Sanitasi totalberbasis masyarakat (STBM) merupakan salah satu program nasional di bidangsanitasi yang bersifat lintas sektoral, program ini mulai digaungkan oleh MenteriKesehatan Republik Indonesia per agustus 2008, dimana STBM merupakanpendekatan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaanmasyarakat dengan menggunakan metode pemicuan (Peraturan MenteriKesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014, 2014). WUSAN (WirausahaSanitasi) merupakan masyarakat yang menjalankan kegiatan berwirausahanya dibidang sanitasi, kolaborasi yang baik antara program stbm dan wusan yang baikdiharapkan akan menghasilkan kabupaten/ kota yang mendeklarasikan stop buangair besar sembarangan (Stop BABS), masih kurangnya kesadaran masyarakatdalam hal tersebut, dan juga kurangnya edukasi mengenai hal hal terkaitwirausaha mendorong tim pengabdian masyarakat Institut Teknologi dan BisnisSabda Setia tergerak untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat denganbersinergi bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatanini dilaksanakan dengan metode ceramah serta tutorial pelaksanaan bisnis, dimanakegiatan ini mendapatkan animo yang cukup baik dari peserta kegiatan.Berdasarkan survey yang dilakukan kepada 38 peserta, dapat disimpulkan bahwakegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah meningkatkan pengetahuanpesertanya dalam pentingnya berwirausaha, semangat berwirausaha, serta caramemasarkan produk / barang jadi melalui e-commerce.
EVALUASI CHANNEL JAGO PAJAK SEBAGAI PELOPOR HYBRID LEARNING DI PKN-STAN Muhammad Rheza Ramadhan
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.245 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2568

Abstract

Artikel ini membahas tentang evaluasi channel YouTube Jago Pajak yang telah digunakan sebagai alatuntuk menyelenggarakan hybrid learning pada proses pembelajaran semester 2 di Politeknik KeuanganNegara-STAN. Tujuan dari artikel ini adalah untuk evaluasi dan perkembangan channel Jago Pajak kedepannya dan sebagai referensi bagi para dosen lain yang ingin menyelenggarakan sistem hybrid learning dikelasnya. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah channel Jago Pajak itu sendiri dan para mahasiswaPoliteknik Keuangan Negara-STAN semester 2. Metode yang dilakukan adalah metode kuesioner denganbeberapa tema pertanyaan yaitu: identitas, preferensi pembelajaran hybrid learning, preferensi Teknikpembelajaran di kelas, preferensi kedalaman materi dan durasi, preferensi komentar dan media sosial, danpengembangan channel Jago Pajak di masa depan.
Implementasi Branchless Banking di SMKN 3 Depok Siti Hidayati; Kery Utami; Masripah Masripah
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.441 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2569

Abstract

Sebagai bentuk implementasi Branchless Banking, diperlukan adanya sinergi akademisidan juga industri perbankan. Melalui Program Kemitraan Masyarakat, akademisi bertugasmeningkatkan literasi branchless banking di masyarakat, sehingga tingkat inklusi keuangan dapatmeningkat melalui tersedianya layanan keuangan tanpa kantor (LAKU PANDAI) / BranchlessBanking. Sasaran kegiatan ini akan ditujukan pada kalangan Masyarakat yang tidak ProduktifSecara Ekonomi yakni SMK Negeri 3 Depok. Implementasi Branchless Banking menjadi saranaTeknologi Pendidikan dan Pembelajaran bagi Siswa/i jurusan perbankan yang bermanfaat bagilingkungan sekolah dan masyarakat sekitar dalam meningkatkan Literasi dan Inklusi Masyarakat.Kegiatan diawali dengan sosialisasi literasi branchless banking, sosialisasi pembukuantransaksi branchless banking, pendampingan pembukaan dan pelaksanaan agen branchless bankserta pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut. Sehingga pelaksanaan sistem pembayaran digitalini menjadi sempurna dan memudahkan semua pihak. Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungankepada pemerintah, khususnya Bank Indonesia yang telah meluncurkan blueprint sistempembayaran Indonesia 2025. Sebagaimana kita ketahui bahwa tuntutan terhadap layanankeuangan yang cepat, efisien dan aman semakin menguat seiring dengan pengalaman barukonsumen yang dimanjakan oleh layanan baru yang serba seamless. Oleh karena layananperbankan kepada masyarakat harus ditingkatkan, pembayaran secara cashless mulai dikenalkankepada masyarakat, dengan memanfaatkan handphone serta teknologi informasi yang ada, sertaperan Bank sebagai mitra Lembaga harus dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan masyarakat.
Literasi Asuransi Sosial Bagi Masyarakat Desa Banyuresmi Kabupaten Garut Fanny Novika
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.899 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2570

Abstract

Masyarakat Indonesia mempunyai hak atas perlindungan dan kepastian hukum. Salah satunya melaluiperlindungan asuransi sosial kecelakaan lalu lintas penumpang baik angkutan umum, kendaraan probadimaupun pejalan kaki melalu Asuransi Jasa Raharja. Namun, kebanyakan masyarakat belum mengerti alurpengajuan klaim, persyaratan dokumen dan klasifikasi yang berhak mendapatkan santunan. Programpengabdian kepada masyarakat ini melakukan kegiatan literasi kepada masyarakat desa BanyuresmiKabupaten Garut agar lebih melek asuransi dan mendapatkan haknya apabila terjadi risiko kecelakaan lalulintas. Kegiatan literasi ini dihadiri oleh 15 perwakilan Bumdes masing-masing mengutus 2 orang agar dapatmenyampaikan informasi kepada masyarakat desanya masing-masing. Adapun hal yang disampaikan padasaat literasi adalah asuransi sosial di Indonesia, Jasa Raharja, program asuransi sosial di Jasa Raharja, lingkupjaminan Jasa Raharja, pembayaran iuran asuransi Jasa Raharja, besar santunan, syarat memperoleh santunan,dan cara mengajukan klaim asuransi Jasa Raharja. Masyarakat diberikan flyer yang juga bisa disebarkan kedesa masing-masing, sebanyak 52% masyarakat menyatakan kegiatan literasi ini merupakan kegiatan yangdilaksanakan dengan baik dan 48% menyatakan kegiatan literasi ini merupakan kegiatan yang dilaksanakandengan sangat baik.
Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Yang Mandiri dan Unggul Untuk Siswa-Siswi SMK Raflesia Depok Jawa Barat Fahrul Nurzaman; Asril Basry; I Gede Agus Suwartane; Dian Gustina; Nafisah Yuliani; Marnis Marnis
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.308 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2571

Abstract

Kewirausahaan bukan hanya sebatas kecerdasan akademik dan keterampilan menghasilkan produktetapi juga jiwa dinamis dalam menangkap tantangan dan resiko kemudian mengubahnya menjadi peluangdan potensi. Melalui penyuluhan kewirausahaan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan minatsiswa-siswi dalam dunia entrepreneur sehingga jumlah wirausaha tumbuh dan menciptakan peluang kerjasehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran. Dalam meningkatkan minat berwirausaha siswa-siswidiberi pemahaman akan penting nya berwirausaha. Berwirausaha itu penuh resiko dan ketidakpastian , bisasukses dan bisa gagal, untuk itu maka harus dilakukan dengan keberanian, keuletan serta tekad yang kuat,untuk mencapai usaha yang terus berkembang, unggul, mandiri dan dapat berkompetisi. Tujuan darikegiatan PKM ini adalah menumbuhkan jiwa wirausaha yang mandiri dan unggul untuk siswa-siswi SMKRaflesia Depok Jawa Barat dengan cara sebagai berikut : a) memberikan penyuluhan dalam memanfaatkanteknologi informasi dalam berwirausaha, b) memberikan motivasi dan pengetahuan ilmu kewirausahaandan entrepreneurship, c) memberikan bekal kreatifitas dan pengenalan kewirausahaan secara mandiri sejakdini.

Page 3 of 10 | Total Record : 91