cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018)" : 8 Documents clear
Konsep Promosi Kampung Wisata Dolly Melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok Karang Taruna Di Kelurahan Putat Jaya Eka Dian Savitri; Kartika Nuswantara; Ni Gusti Made Rai
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.93 KB)

Abstract

Salah satu cara membangun citra positif eks lokalisasi Dolly adalah dengan mempromosikannya sebagai kampung wisata edukasi. Upaya mempromosikan kampung wisata membutuhkan peran dan keterlibatan kelompok pemuda karang taruna. Mereka diharapkan dapat berperan sebagai agen promosi dan pengelola bisnis perjalanan wisata Dolly. Oleh karena itu, pelatihan peningkatan kapasitas dilakukan agar karang taruna memiliki persiapan dalam mengelola bisnis perjalanan wisata. Konsep pelatihan bersifat andragogi, bertujuan memberi gambaran dan pengalaman nyata dalam mengonsep, mengelola, dan memandu kawasan wisata Dolly. Pelatihan dibagi menjadi dua kegiatan yaitu: pertama, kegiatan pelatihan memandu dan mengelola bisnis perjalanan wisata Dolly. Kegiatan kedua berupa praktik perjalanan wisata Dolly. Luaran pengabdian berupa modul pelatihan Mengelola dan Memandu Bisnis Perjalanan Wisata Dolly. Hasil kegiatan pengabdian yaitu (1) peserta mampu mengidentifikasi potensi wisata di Dolly, (2) peserta mampu menyusun konsep perjalanan wisata Dolly, (3) peserta mampu mengelola perjalanan wisata, dan (4) peserta mampu menyusun konsep pengembangan kawasan wisata Dolly. Konsep pengembangan kawasan wisata Dolly berupa kampung tematik “Kampung Bunga dan Toga”, “Kampung Mural Batik”, “Kampung Kostum”, “Kampung Literasi”, dan “Kampung IT” yang rencananya akan ditawarkan kepada pihak swasta agar dapat direalisasikan. Oleh karena itu, pendampingan lanjutan pengembangan, pengelolaan, dan promosi kawasan wisata Dolly masih dibutuhkan hingga tahun berikutnya.
Pelatihan Pembuatan Produk Personal Care: Shower Gel dan Sabun Cair Bagi Masyarakat Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya Eva Oktavia Ningrum; Hikmatun Ni’mah; Ni Made Intan Putri Suari; Orchidea Rachmaniah; Yeni Rahmawati; Rizky Tetrisyanda; Siti Nurkhamidah; Donny Satria Bhuana; Firman Kurniawansyah; Kusdianto
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.492 KB)

Abstract

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia memiliki keahlian yang mumpuni di masing-masing bidang ilmunya untuk membuat suatu produk industri. Sebagai sebuah institusi, terdapat kewajiban untuk mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di kampus kepada masyarakat sekitar secara nyata, salah satunya dengan aplikasi teknologi. Salah satu bidang yang bergerak pada inovasi teknologi adalah Jurusan Teknik Kimia. Ilmu teknik kimia mempelajari perubahan bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah dengan menggunakan proses ekonomis, aman, dan bersih untuk lingkungan. Berdasarkan latar belakang ilmu teknik kimia, salah satu aplikasi teknologi yang dapat diberikan kepada masyarakat yaitu berupa proses pembuatan produk-produk personal care, seperti shower gel dan sabun cair. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini akan memberikan pelatihan pembuatan sabun mandi khususnya sabun cair sehingga dapat membuka wawasan dan meningkatkan keterampilan masyarakat di daerah sekitar kampus ITS, yaitu masyarakat Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Dengan adanya keterampilan tersebut, maka diharapkan masyarakat Keputih memiliki wawasan, pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan sabun mandi. Sehingga masyarakat Keputih yang tertarik untuk membuat usaha dapat mengembangkan kemampuannya dalam membuat sabun mandi khususnya sabun cair. Kegiatan pelatihan telah dilakukan di ruang pertemuan di Kantor Kelurahan Keputih Sukolilo Surabaya selama 1 hari, yaitu tanggal 9 September 2017. Peserta pelatihan terdiri dari ibu-ibu warga Keputih sebanyak 23 peserta. Dalam kegiatan pelatihan ini, selain diberikan materi mengenai shower gel dan proses pembuatannya juga dilakukan praktek langsung oleh para peserta.
Mengembangkan Kampung Literasi sebagai Upaya Peningkatan Daya Berpikir Kreatif Imajinatif Anak-Anak Gang Dolly Melalui Penulisan Cerpen Layak Jual Kartika Nuswantara; Eka Dian Savitri
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.315 KB)

Abstract

Gang Dolly merupakan salah satu kawasan lokalisasi prostitusi di jalan Jarak. Tahun 2014, lokalisasi Dolly yang merupakan lokalisasi prostitusi terbesar di Surabaya telah ditutup oleh pemerintah Kota Surabaya mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 1999 tentang Larangan Menggunakan Bangunan/Tempat untuk Perbuatan Asusila serta Pemikatan untuk melakukan Perbuatan Asusila. Penutupan lokalisasi prostitusi yang berada di wilayah Kelurahan Putat Jaya ini, masih menyisakan berbagai masalah sosial khususnya menimpa masyarakat sekitar. Selama lokalisasi beroperasi, masyarakat sekitar mengalami berbagai dampak negatif. Dampak negatif juga menimpa anak-anak yang hidup dan tinggal di kawasan ini. Merekalah yang menjadi alasan utama ditutupnya prostitusi di wilayah ini. Pengaruh buruk dapat menghancurkan masa depan mereka. Salah satu upaya pemerintah kota mempertahankan pengaruh positif pada anak anak adalah dengan didirikannya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kawan Kami. Di sinilah mereka memulai mencintai dan membaca buku. Hal ini merupakan eksisting kondisi yang dimanfaatkan oleh tim peneliti. Tim peneliti akan membantu mengembangkan keterampilan membaca dan menulis sehingga dapat menghasilkan tulisan yang baik agar dapat dibantu oleh mitra penerbit yaitu DAR! MIZAN untuk diterbitkan dan menghasilkan sumber pendapatan baru.
Pembuatan Website dan Sistem Informasi Pembayaran SPP sebagai Pendukung Kompetitif dan Eksistensi Madrasah Aliyah Abadiyah Gabus-Pati Sholiq; Nisfu Asrul Sani; Andre Parvian Aristio; Hanim Maria Astuti; Tony Dwi Susanto; Eristya Maya Safitri; Endang Sulistiyani; Nina Fadilah Najwa; Afifah Nurul Izzati
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.169 KB)

Abstract

Madrasah Aliyah Abadiyah merupakan madrasah swasta di bawah naungan Yayasan Abadiyah Kurokalangan yang sudah 30 tahun berdiri dan saat ini sudah terakreditasi A. Akan tetapi berdasarkan rincian nilai per standar pada data histori akreditasi terlihat bahwa standar sarana menyumbang nilai terkecil, yakni 78. Berdasarkan wawancara dengan pimpinan Madrasah diketahui bahwa rendahnya nilai pada standar tersebut dikarenakan masih minimnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana pendukung. Sebagai contoh, promosi dan publikasi terkait profil madrasah masih menggunakan media cetak seperti banner dan spanduk. Media formal sebagai identitas madrasah juga masih belum dimiliki (masih menggunakan blog dan facebook yang tidak dikelola resmi oleh madrasah). Tidak hanya itu pengelolaan pembayaran SPP yang merupakan aspek krusial pun masih dilakukan secara manual. Di lihat dari sisi eksternal, persaingan madrasah swasta juga tidak bisa dihindarkan (dimana terdapat 16 madrasah swasta di Kabupaten Pati). Oleh karena itu, pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Abadiyah ini memberikan produk berupa website sekolah dan sistem keuangan, kemudian memberikan pelatihan Microsoft Office kepada tenaga pendidik dengan jangka waktu selama tiga bulan. Sehingga, dengan adanya teknologi baru yang dikenalkan, maka tim pengabdi juga akan mengamati proses penerimaan teknologi baru (inovasi) di lingkungan madrasah sembari menyusun strategi adopsi teknologi informasi yang sesuai dengan kondisi individu dan lingkungan sosial di tempat pengabdian.
Pilot Project Pemanfaatan Sel Surya sebagai Pembangkit Listrik Alternatif untuk Rumah Tangga di Pulau Gili Iyang Sumenep Yoyok Cahyono; Nurul Amalia T; Masyitatus Daris S; Santi Puspitasari; Badri G.S; Heru Sukamto; Malik Anjelh Baqiya; Mochamad Zainuri; Endarko; Agus Purwanto; Triwikantoro; Suminar Pratapa; Suasmoro; Darminto
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1097.573 KB)

Abstract

Kelompok Penelitian Material Sel Surya, merupakan bagian dari Kelompok Penelitian dan Laboratorium Bahan Maju, Departemen Fisika, FIA, ITS Surabaya, berusaha untuk berperan aktif, dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh upaya dunia untuk mengatasi krisis energi dan pemanasan global, melalui penelitian dan pengembangan energi terbarukan, dan mensosialisasikannya ke masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat di pulau Gili Iyang ini adalah bagian dari upaya itu, yaitu membantu meningkatkan kemandirian masyarakat pulau Gili Iyang dalam bidang energi listrik, dengan memanfaatkan energi terbarukan menggunakan teknologi sel surya. Dengan demikian, potensi masyarakat maupun sumber daya alam yang ada di pulau Gili Iyang yang belum termanfaatkan dengan baik dapat diberdayakan sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kemandirian energi masyarakat tersebut, dan tidak bergantung kepada energi konvensional. Untuk jangka pendek, perancangan teknologi tepat guna (sistem pembangkit / modul listrik sel surya), dan terbentuknya pilot project energi listrik berbasis sel surya telah tercapai dengan baik. Walaupun demikian, masih dibutuhkan pendampingan yang berkelanjutan, terutama mengenai perawatan (maintenance) dan perubahan kultur masyarakat.
Analisa Mekanis Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro sebagai Pemanfaatan Air Sungai Mendak di Desa Wagirkidul Kabupaten Ponorogo untuk Kebutuhan Wisata Arung Jeram Arif Wahjudi; Adi Soeprijanto; Dinny Harnani
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.287 KB)

Abstract

Saat ini, kebutuhan akan listrik menjadi sangat penting karena hampir semua aktifitas manusia harus dibantu oleh sumber energi listrik. Demikian pula tempat wisata arum jeram yang baru dibangun di sungai Mendak Dusun Wagirkidul Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo juga membutuhkan sumber energy listrik untuk mendukung kegiatan dan pengembangannya. Akan tetapi, jaringan listrik PLN belum masuk ke daerah wisata tersebut. Oleh karena itu, sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang memanfaatkan sumber daya air sungai Mendak perlu dirancang. Untuk merancang PLTMH, ada dua tahapan kegiatan yang harus dilakukan yang pertama adalah analisa kapasitas pembangkit untuk menentukan kapasitas maksimum dan minimum dari pembangkit serta kedua adalah perancangan perpipaan dan turbin yang sesuai.
Sosialisasi Pentingnya Penerapan SI/TI Di Usaha Kecil Menengah MakMar Tony Dwi Susanto; Arif Wibisono; Mahendrawathi ER; Rully Agus Hendrawan; Erma Suryani; Muhammad Septama Prasetya; Litafira Syahadiyanti; Anggi Yhurinda Perdana Putri; Rindu Puspita Wibawa
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.416 KB)

Abstract

Usaha kecil menengah(UKM) MakMar merupakan usaha kecil menengah yang beralamat di Jalan Kedungtomas 4/39B Surabaya. UKM MakMar beranggotakan bapak dan ibu PKK yang ada di lingkungan Kedungtomas Surabaya. UKM ini memiliki visi “Menjadi UKM terbesar di Surabaya dalam bidang penjualan minuman herbal dan organik”. Sedangkan misi dari UKM ini adalah; (1) Menghasilkan produk minuman herbal dan organik bersertifikat BPOM, (2) Meningkatkan pemasaran dengan mengikuti pameran dan event daerah. UKM ini memproduksi minuman herbal, susu murni dan jus organik. Harga minuman herbal yang diproduksi oleh UKM ini adalah Rp. 8.000 untuk temulawak dan Rp. 10.000 untuk beras kencur. Sedangkan harga susu murni dan jus organic adalah Rp. 10.000. UKM MakMar dapat menjual 10-30 botol minuman perharinya. Sedangkan ketika mengikuti pameran atau event tertentu, omset penjualan dapat meningkat 50-100 botol perharinya. UKM yang sudah berjalan 5 tahun ini masih menerpakan prinsip manual dalam mengelola proses bisnis. Hal ini yang mendasari pengabdi untuk menerapkan teknologi informasi di dalam UKM MakMar. Dalam pelaksanaannya, kami melibatkan anggota UKM MakMardalam kegiatan pengabdian antara lain: (1) Wawancara terkait kebutuhan perancangan sistem. (2) Pelatihan dasar Microsoft Office untuk para anggota UKM MakMar. (3) Launching sistem operasional yang telah dibangun (website dan sistem informasi keuangan berbasis Microsoft Excel). Berdasarkan tahapan diatas dapat diketahui bagaimana hasil Pengabdian Masyarakat dalam Topik Adopsi SI/TI berupa bagaimana penerimaan SI/TI di dalam UKM MakMarKedungtomas-Surabaya.
Pelatihan Teknik Social Media Marketing sebagai Sarana Pemasaran Produk pada Konveksi Kerudung ‘Al- Kattar’ di Kelurahan Merjosari, Malang Apol Pribadi; Khakim Ghozali; Bekti Cahyo Hidayanto; Irmasari Hafidz; Feby Artwodini Muqtadiroh; Mohammad Al Hafidz; Endah Septa Sintiya; Ari Cahaya Puspitaningrum; Rita Sari
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.007 KB)

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat, terutama masyarakat ekonomi menengah dan ekonomi bawah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan, jumlah UMKM di Indonesia terus mengalami perkembangan dari tahun 2015, 2016 hingga tahun 2017. Semakin meningkatnya jumlah UMKM menjadikan pelaku UMKM dituntut menerapkan berbagai macam strategi bisnis untuk dapat mempertahankan bisnis yang dijalankan. Strategi bisnis yang dilakukan mengarah pada pengembangan usaha dalam mencapai pangsa pasar yang lebih luas dan mendapatkan lebih banyak konsumen. Penerapan teknologi informasi (TI) merupakan salah satu cara yang banyak digunakan oleh UMKM dalam mendukung pengelolaan proses bisnisnya. Pengelolaan pemanfaatan TI dalam suatu bisnis tidak terbatas pada ketersediaan tools yang ada, tetapi memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten dalam penguasaan TI. Namun, sayangnya belum semua UMKM memiliki SDM yang mendukung untuk pengelolaan TI. Keterbatasan SDM yang dimiliki UMKM bisa disebabkan karena ketidakmampuan pengelola UMKM dalam memanfaatkan penggunaan TI. Konveksi kerudung ‘Al- Kattar’ merupakan salah satu bentuk usaha yang bisa disebut dengan UMKM. Permasalahan utama yang selalu dihadapi oleh pemilik konveksi adalah apabila jumlah pesanan kerudung dalam kondisi sepi. Pesanan dalam jumlah sedikit berdampak pada beberapa aspek, diantaranya: aspek perekrutan karyawan dan aspek penggajian. Berdasarkan indentifikasi permasalahan, akar permasalahan tersebut muncul karena pemasaran yang dilakukan oleh pihak konveksi Al- Kattar masih dilakukan secara konvensional. Produk jadi yang ditawarkan masih dari mulut ke mulut. Padahal terdapat potensi SDM masyarakat sekitar Al- Kattar seperti ibu rumah tangga dan remaja pengangguran yang mampu menjahit, memiliki smartphone dan memiliki semangat tinggi untuk bekerja. Namun, memang belum banyak SDM yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk melalui smartphone. Permasalahan terhadap pemasaran dilakukan dengan cara adopsi sosial media yang ada dan saat ini banyak digunakan oleh masyarakat. Pemasaran melalui sosial media, dapat memberikan manfaat pada pengembangan usaha dalam mencapai pangsa pasar yang lebih luas dan mendapatkan lebih banyak konsumen. Hasil proses adopsi yang dilakukan menunjukkan terdapat 5 tahapan, yaitu tahapan pengetahuan, tahapan persuasi, tahapan keputusan, tahapan implementasi, dan tahapan konfirmasi. Dari penerima adopsi juga dapat diklasifikasikan menjadi 3 bagian, yaitu early adoption, early majority, late majority, dan lagard. Dari hasil pelatihan ini juga menghasilkan berupa: buku modul/materi strategi penjualan secara online melalui social media, akun media pemasaran secara online dan laporan evaluasi dan dokumentasi kegiatan pengabdian masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 8