cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jmei@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Sumedang Jawa Barat, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia
ISSN : 2087748X     EISSN : 25796054     DOI : https://doi.org/10.24198/jmei
Core Subject : Science,
Jurnal Material dan Energi Indonesia (JMEI) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Material dan Energi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Redaksi menerima naskah ilmiah hasil penelitian, pikiran dan pandangan, review, komunikasi singkat dalam bidang material dan energi. Petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan dan secara online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bebestari dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2024)" : 5 Documents clear
ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN SIKLON TROPIS TERATAI PADA PERIODE 30 NOVEMBER – 2 DESEMBER Sulistiyono, Wahyu; Fadlilah, Anisa
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.53530

Abstract

Pertumbuhan siklon tropis diakibatkan timbulnya gangguan atmosfer yang disebabkan kondisi atmosfer yang labil, kelembaban yang tinggi, disertai terbentuknya wilayah bertekanan rendah. Tahap perkembangan siklon tropis dibagi menjadi tahapan pembentukan dan perkembangan, tahap matang hingga pelemahan. Pada penelitian ini membahas lebih lanjut terkait proses perkembangan siklon tropis berdasarkan kejadian Siklon Tropis Teratai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis proses perkembangan siklon tropis berdasarkan pengaruh nilai kelembaban atmosfer, suhu permukaan laut, nilai vortisitas, nilai tekanan udara, dan suhu puncak awan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kondisi suhu permukaan laut berada di rentang 29.5-30 0C saat proses perkembangan dan menunjukkan penurunan suhu saat fase pelemahan. Analisis nilai kelembaban relatif menunjukkan nilai diatas 90% selama proses perkembangan siklon tropis. Berdasarkan analisis pola streamline menunjukkan bahwa saat proses perkembangan pola aliran angin cenderung lebih rapat dan menjadi renggang seiring proses pelemahan. Analisis tekanan udara menunjukkan penurunan nilai saat proses pembentukan siklon tropis, dan nilai tersebut meningkat perlahan seiring proses pelemaan. Nilai vortisitas potensial cenderung bernilai negatif selama proses perkembangan siklon tropis.
PENGARUH DOPING SULFUR PADA KARAKTERISTIK KARBON BERPORI DARI LIMBAH KAYU MAHONI UNTUK APLIKASI PENANGKAP KARBON DIOKSIDA Lathif, Abdul; Aisy, Shofwah Rihadatul; Adiperdana, Budi; Bahtiar, Ayi
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.52859

Abstract

Emisi karbon dioksida (CO2) menjadi salah satu penyumbang utama pemanasan global, perubahan iklim, serta dapat berdampak pada gangguan sistem pernapasan manusia. Penangkapan karbon adalah metode yang berperan penting dalam mengurangi emisi gas CO2 karena tersedia secara luas, porositas yang tinggi, fisikokimia yang tinggi, sintesis sederhana dan bermiaya murah, serta tidak menghasilkan polutan. Dalam penelitian ini, disintesis karbon berpori yang didoping atom sulfur (S) yang berasal dari limbah kayu mahoni menggunakan metode one step carbonization, dimana proses aktivasi dan doping pada sampel dilakukan secara sekaligus masing-masing menggunakan KOH sebagai aktivator dan sodium tiosulfat (Na2S2O3) sebagai sumber doping S. Variasi massa dari komposisi biomassa:KOH:sodium tiosulfat yang dilakukan adalah (1:1:0), (1:1:0,5) dan (1:1:1), yang berturut-turut diberi nama CS-0, CS-0,5 dan CS-1. Hasil EDS menunjukkan bahwa doping atom S telah berhasil dilakukan pada karbon berpori yang ditandai dengan terukurnya kandungan persen atomik dari S pada sampel CS-0,5 dan CS-1, masing-masing sebesar 11,57% dan 33,46%. Hasil FTIR juga menunjukkan adanya gugus fungsi C=S pada bilangan gelombang 1080 cm-1. Hasil pengukuran BET menunjukkan bahwa sampel CS-0,5 memiliki luas permukaan dan volume total pori sebesar 385,814 m2/g dan 0,425 cm3/g, yang lebih tinggi jika dibandingkan karbon tanpa doping (CS-0). Doping S yang tinggi pada sampel CS-1 mengakibatkan pori-pori tertutup oleh atom S sebagaimana hasil dari foto SEM, dan juga ditunjukkan oleh luas permukaan dan volume total pori yang rendah, yaitu 115,235 m2/g dan 0,200 cm3/g. Dengan demikian sampel CS-0,5 dengan rasio raw material:KOH:sodium tiosulfat (1:1:0,5)  memiliki potensi paling tinggi sebagai material karbon berpori untuk aplikasi penangkap karbon dioksida.
KONVERSI ENERGI BRIKET SAMPAH DAUN DAN RANTING POHON MENUJU ECO-CAMPUS Nurhilal, Otong; Sugandi, Wahyu Kristian
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.60653

Abstract

Eco-campus (green campus) adalah program untuk menciptakan kondisi kampus yang ramah lingkungan melalui penghijauan di berbagai sudut kampus. Salah satu aktivitas program kampus hijau adalah memperbanyak penanaman pepohonan sehingga menciptakan kondisi yang sejuk, oksigen bersih yang melimpah dan keindahan. Namun, keberadaan pohon-pohon yang banyak akan menghasilkan sampah daun-daun dan ranting-ranting pohon yang sudah kering. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah mengelola sampah tersebut dengan mengolah sampah organik menjadi produk baru yang berguna seperti eko-briket/biobriket. Tujuan dari penelitian ini adalah konversi limbah organik menjadi energi alternatif berupa briket. Proses utama pada pembuatan briket adalah torefaksi, kompresi briket dan pengujian proksimat serta laju pembakaran. Torefaksi dilakukan pada variasi suhu 200oC, 300oC, and 400oC selama 30, 60, 90, 120 menit. Briket dibuat dengan menggunakan variasi ukuran partikel 20 mesh, 40 mesh, 60 mesh dan variasi tekanan . Hasil pengujian proksimat arang menunjukkan kadar abu, kadar air, zat volatil dan karbon terikat SNI 01-6235-2000. Hasil pengujian nilai kalor tertinggi sebesar 5650 kal/g pada suhu 400oC dengan waktu 90 menit. Hasil pengujian laju pembakaran briket diperoleh dengan ukuran partikel arang  60 mesh dengan tekanan   menghasilkan briket dengan kerapatan tertinggi yaitu 0,88 ,  laju pembakaran  sebesar 0,71 g/menit dan waktu pembakaran selama  88,07 menit.
PENGARUH PH PADA EFISIENSI ADSORPSI DAN KAPASITAS DALAM PROSES ADSORPSI RHODAMINE B OLEH GRAPHENE OXIDE Yuliani, Dilla Dwi; F, FITRILAWATI; Syakir, Norman
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.53131

Abstract

Graphene Oxide (GO) banyak digunakan sebagai material adsorben pewarna sintetis karena memiliki luas permukaan spesifik yang tinggi dan memiliki gugus fungsi oksigen yang bersifat hidrofilik. Pada penelitian ini dikaji kemampuan GO mengadsorpsi Rhodamine B (RhB) pada berbagai kondisi pH. Eksperimen adsorpsi dilakukan dengan mencampur dispersi GO (1 mg/mL) dan larutan RhB (5 mg/L) dengan rasio massa GO:RhB=1:10 pada berbagai variasi pH. Campuran tersebut diaduk dalam rentang waktu tertentu, kemudian sampel tersebut dicuplik untuk diukur absorbansi maksimum RhB untuk mengestimasi efisiensinya. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pH larutan RhB dapat mempengaruhi efisiensi GO dalam mengadsorpsi RhB. Efisiensi adsorpsi maksimum dan kapasitas maksimum terjadi pada pH 3,6 (larutan HCl) sebesar 67,3% dengan kapasitas sebesar 65,03 mg/g. Efisiensi adsorpsi minimum dan kapasitas minimum terjadi pada pH 9,9 (larutan KOH) yaitu sebesar 47,3% dengan kapasitas 45,67 mg/g. Model kinetika pseudo first order merupakan model kinetika yang cocok dengan hasil eksperimen adsorpsi terjadi secara fisik.
STUDI SIFAT OPTIK PADA MATERIAL HIBRID P3HT:NANOPARTIKEL ZnO MENGGUNAKAN SPEKTROSKOPI UV-VIS Eda, Sukma Jan; Azizah, Euis Siti Nur; Aprilia, Annisa; Syakir, Norman; Saragi, Togar; Safriani, Lusi; Risdiana, Risdiana
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.54297

Abstract

Poly(3-hexylthiophene) (P3HT) merupakan polimer konduktif yang memiliki sifat listrik dan optik yang baik sehingga diaplikasikan sebagai material aktif pada sel surya. Akan tetapi, mobilitas pembawa muatan pada P3HT masih rendah, sehingga dicampurkan dengan material lain yang memiliki mobilitas pembawa muatan lebih baik. Salah satu material yang memiliki mobilitas pembawa muatan yang baik adalah nanopartikel ZnO. Penambahan nanopartikel ZnO pada P3HT memunculkan adanya sistem donor-acceptor sehingga terdapat transfer elektron dalam material hibrid P3HT:nanopartikel ZnO yang berpengaruh terhadap sifat listrik dan optik material. Pada paper ini, nanopartikel ZnO disintesis dengan metode sol-gel dan dikarakterisasi TEM dan XRD untuk melihat ukuran partikel dan kristalitnya. Selanjutnya, sifat optik material hibrid P3HT:nanopartikel ZnO diuji dengan spektroskopi UV-Vis. Hasil pengukuran TEM dan XRD menunjukkan ukuran partikel dan kristalit nanopartikel ZnO masing-masing 8 nm dan 3,877 nm. Hasil spektroskopi UV-Vis menunjukkan rentang absorbansi nanopartikel ZnO berada di daerah UV, yaitu 330-400 nm. Pada P3HT dan P3HT:nanopartikel ZnO, absorbansi berada di daerah UV-Vis, yaitu 350-650 nm. Secara umum, penambahan nanopartikel ZnO tidak berpengaruh terhadap perubahan daerah absorbansi dan cenderung didominasi oleh P3HT yang dapat dikarenakan perbedaan rasio P3HT dan nanopartikel ZnO pada material P3HT:nanopartikel ZnO. Meskipun begitu, penambahan nanopartikel ZnO berpengaruh terhadap pergeseran panjang gelombang cut-off ke daerah UV sehingga meningkatkan energi gap material. Peningkatan energi gap pada material hibrid P3HT:nanopartikel ZnO dikarenakan adanya peningkatan mobilitas elektron pada material akibat penambahan nanopartikel ZnO pada P3HT.Kata kunci: karakteristik optik, P3HT:nanopartikel ZnO, spektroskopi UV-Vis

Page 1 of 1 | Total Record : 5