cover
Contact Name
Koernia Nanda Pratama
Contact Email
koernia.pratama@unsoed.ac.id
Phone
+6285726284704
Journal Mail Official
jchd.unsoed@gmail.com
Editorial Address
JL. Dr.Soeparno, Karangwangkal, Karang Bawang, Grendeng, Kec. Purwokerto Utara, Purwokerto, Jawa Tengah 53122
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal of Community Health Development (JCHD)
ISSN : -     EISSN : 27232050     DOI : -
Jurnal of Community Health Development (JCHD) adalah jurnal pengembangan dan penerapan dalam bidang kesehatan berdasarkan IPTEKS yang menyediakan forum untuk pengabdian kepada masyarakat dan beasiswa pada semua bidang profesi kesehatan. Jurnal JCHD adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat peer-review ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari dan Juli) oleh Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia, bekerja sama dengan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memahami intervensi keperawatan yang dapat di gunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yang kompleks serta menggunakan desain dan metode paling efektif yang sesuai untuk berbagai pertanyaan tentang pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal initelah memiliki Online ISSN 2723-2050 dan mencakup semua bidang kesehatan, di antaranya bidang keperawatan (keperawatan manajemen, keperawatan darurat dan kritis, keperawatan bedah medis, keperawatan kesehatan mental, keperawatan bersalin, keperawatan anak, keperawatan gerontologis, keperawatan komunitas, keperawatan pendidikan keperawatan keluarga, pelengkap, pengobatan alternatif (CAM) dan terapi komplementer dalam keperawanan); ilmu kesehatan masyarakat; ilmu kesehatan lingkungan; ilmu kesehatan farmasi; ilmu kesehatan gizi; ilmu pendidikan jasmani; kesehatan dan olahraga; ilmu kesehatan fisioterapi; ilmu kesehatan kebidanan; ilmu kesehatan anastesi; ilmu kesehatan kedokteran gigi; ilmu kesehatan kedokteran umum dan spesialis; ilmu kesehatan radiologi dan ilmu kesehatan lainnya yang relevan.
Articles 97 Documents
Upaya Pengendalian Hipertensi pada Petani di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Anandari, Dian; Nurlaela, Sri
Jurnal of Community Health Development Vol 5 No 1 (2024): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2024.5.1.9940

Abstract

Hipertensi ini sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia. Jika tidak terkontrol hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi jantung, stroke, penyakit ginjal, retinopati dan gangguan saraf. Kajian hipertensi di wilayah pedesaan dan perkotaan di Kabupaten Banyumas hampir sama persentasenya yaitu kisaran 40%. Di Pedesaan dimana mata pencaharian sebagai petani merupakan pekerjaan yang dominan, didapatkan sebanyak 63% petani mengalami hipertensi. Tujuan kegiatan ini adalah mencegah dan mengendalikan hipertensi pada petani di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas dengan model manajemen terpadu. Kegiatan yang dilakukan selama 3 tahun, meliputi kegiatan sosialisasi, pendidikan kesehatan, pelatihan, pendampingan, revitalisasi Posyandu Lansia, peningkatan sarana prasarana, KIE (Komunikasi, Edukasi dan Informasi) dan kemitraan. Bentuk kegiatan meliputi ceramah, diskusi, tanyajawab, roleplay, FGD, studi kasus, pendampingan dan lain-lain. Pada tahun tahun pertama kegiatan yang dilakukan meliputi 1) Sosialisasi program 2) Peningkatan pengetahun petani mengenai hipertensi dan faktor risikonya 3) Peningkatkan ketrampilan petani mengenai manajemen diri hipertensi 4) Penyediakan media informasi berupa buku pencegahan hipertensi bagi petani 5)Penyediaan sarana pengukuran tekanan darah bagi petani 6) Pendampingan. Kegiatan dilakukan di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Sosialisasi program dilakukan pada perangkat desa untuk memberikan pemahaman pentingnya kegiatan dilakukan. Peningkatan pengetahuan dilakukan dengan ceramah dan diskusi pada petani di Desa Linggasari. Peningkatan ketrampilan dilakukan dengan FGD pada petani untuk merumuskan manajemen diri yang baik bagi petani yang hipertensi. Penyediaan media dengan membuat buku yang diberikan kepada petani mengenai hipertensi dan pengendaliaanya. Pendampingan dilakukan dengan menjalin komunikasi dengan petani dan juga pihak Puskesmas untuk kegiatan pengendalian hipertensi pada petani. Hasil kegiatan Pendidikan Kesehatan menunjukkan rata-rata skor pengetahuan responden tentang hipertensi sesudah kegiatan meningkat sebesar 34,78% dari skor sebelumnya, yaitu dari 63,89 menjadi 86,11. Kedua skor tersebut dinyatakan berbeda secara signifikan berdasarkan hasil uji t berpasangan dengan nilai p=0,000 (< α 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pendidikan kesehatan berhasil meningkatkan pengetahuan petani tentang hipertensi. ertensi ini sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia. Jika tidak terkontrol hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi jantung, stroke, penyakit ginjal, retinopati dan gangguan saraf. Kajian hipertensi di wilayah pedesaan dan perkotaan di Kabupaten Banyumas hampir sama persentasenya yaitu kisaran 40%. Di Pedesaan dimana mata pencaharian sebagai petani merupakan pekerjaan yang dominan, didapatkan sebanyak 63% petani mengalami hipertensi. Tujuan kegiatan ini adalah mencegah dan mengendalikan hipertensi pada petani di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas dengan model manajemen terpadu. Kegiatan yang dilakukan selama 3 tahun, meliputi kegiatan sosialisasi, pendidikan kesehatan, pelatihan, pendampingan, revitalisasi Posyandu Lansia, peningkatan sarana prasarana, KIE (Komunikasi, Edukasi dan Informasi) dan kemitraan. Bentuk kegiatan meliputi ceramah, diskusi, tanyajawab, roleplay, FGD, studi kasus, pendampingan dan lain-lain. Pada tahun tahun pertama kegiatan yang dilakukan meliputi 1) Sosialisasi program 2) Peningkatan pengetahun petani mengenai hipertensi dan faktor risikonya 3) Peningkatkan ketrampilan petani mengenai manajemen diri hipertensi 4) Penyediakan media informasi berupa buku pencegahan hipertensi bagi petani 5)Penyediaan sarana pengukuran tekanan darah bagi petani 6) Pendampingan. Kegiatan dilakukan di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Sosialisasi program dilakukan pada perangkat desa untuk memberikan pemahaman pentingnya kegiatan dilakukan. Peningkatan pengetahuan dilakukan dengan ceramah dan diskusi pada petani di Desa Linggasari. Peningkatan ketrampilan dilakukan dengan FGD pada petani untuk merumuskan manajemen diri yang baik bagi petani yang hipertensi. Penyediaan media dengan membuat buku yang diberikan kepada petani mengenai hipertensi dan pengendaliaanya. Pendampingan dilakukan dengan menjalin komunikasi dengan petani dan juga pihak Puskesmas untuk kegiatan pengendalian hipertensi pada petani. Hasil kegiatan Pendidikan Kesehatan menunjukkan rata-rata skor pengetahuan responden tentang hipertensi sesudah kegiatan meningkat sebesar 34,78% dari skor sebelumnya, yaitu dari 63,89 menjadi 86,11. Kedua skor tersebut dinyatakan berbeda secara signifikan berdasarkan hasil uji t berpasangan dengan nilai p=0,000 (< α 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pendidikan kesehatan berhasil meningkatkan pengetahuan petani tentang hipertensi.
Peran Edukasi Kesehatan dan Pelatihan Ketrampilan dalam Peningkatan Kapasitas Kader POSBINDU Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal of Community Health Development Vol 5 No 1 (2024): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2024.5.1.9942

Abstract

Edukasi kesehatan terutama tentang upaya pencegahan penyakit tidak menular dan pelatihan pemeriksaan kesehatan sangat dibutuhkan bagi para kader Posbindu.Tujuan dari kegiatan ini yakni untuk memberikan edukasi kesehatan dan pelatihan ketrampilan pengecekan kesehatan bagi kader Posbindu. Kegiatan edukasi kesehatan dilakukan pada kader PKK dan kader Posbindu di Desa Kebanggan. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan berupa penyuluhan dengan pertemuan langsung dan media, serta pelatihan pengecekan menggunakan alat kesehatan bagi kader posbindu.Peserta sejumlah 60 orang untuk edukasi kesehatan dan 10 orang untuk pelatihan pengecekan kesehatan dengan sasaran kader Posbindu. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para kader yang harapannya dapat meningkatkan kualitas pelayanan kegiatan Posbindu yang rutin berjalan di Desa Kebanggan, Kecamatan Sumbang.
Pengaruh Pemberian Pelatihan Safety Behavior terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Tenaga Kerja Sektor Informal ulfah, nur; aji, budi; harwanti, siti
Jurnal of Community Health Development Vol 5 No 1 (2024): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2024.5.1.9984

Abstract

ABSTRACT Background: Work accidents are an occupational safety and health problem. Safety behavior can increase safety, productivity, reduce work accidents and improve worker welfare. Training can help workers in the informal sector in implementing safety behavior. Methodology: Service is carried out using counseling methods to informal sector workers consisting of false eyelash workers, exhaust workers, sand miners, cracker industry home workers and street vendors. The number of participants who attended was 100% with a total of 50 people. The assessment instrument uses pre and post test sheets. Research Results: The results of the service showed that there was a difference in knowledge in the pre-test between the treatment group and the control group (p<0.05), there was no difference in attitudes in the pre-test between the treatment group and the control group (p>0.05), none differences in both knowledge and attitudes before and after in the treatment group (p>0.05), there were no differences in both knowledge and attitudes in the pre-test and post-test in the control group (p>0.05), there were differences in knowledge in the post-test between groups treatment and control groups (p>0.05), there was no difference in attitudes in the post test between the treatment group and the control group (p>0.05). Conclusion: Safety behavior training is effective in increasing the knowledge and attitudes of informal sector workers. Keywords: Knowledge, Attitude, Safety Behavior
Kelebihan Yogurt Berbasis Kecambah Kacang Tolo Dibandingkan Yogurt Susu Sapi: Transfer Informasi dan Teknologi kepada Produsen Yogurt Cony di Desa Purwanegara, Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas Winarsi, Hery; Subardjo, Yovita Puri; Ramadhan, Gumintang Ratna
Jurnal of Community Health Development Vol 4 No 2 (2023): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2023.4.2.10494

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk transfer informasi dan teknologi tentang yogurt berbasis kecambah kacang tolo (Yocmcalo) dan kelebihannya dibandingkan dengan yogurt susu sapi, kepada produsen yogurt Cony di desa Purwanegara Purwokerto Utara dan masyarakat sekitar, serta memotivasi peserta untuk memanfaatkannya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, praktek, dan penjelasan kelebihan produk yogurt nabati dari yogurt hewani. Kegiatan ini diawali dengan seleksi khalayak sasaran yang strategis, yang sanggup dan mampu melaksanakan seluruh kegiatan. Sebanyak 10 ibu-ibu berprofesi sebagai produsen yogurt susu sapi, Catering, produsen snack, dan ibu ruamh tangga berperan sebagai peserta. Dalam kegiatan ini dilakukan pre-test dan post-test, dilanjutkan penyuluhan produk yogurt kecambah kacang tolo dan manfaatnya, serta praktek pembuatannya, serta perhitungan kelayakan usaha. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta sangat antusias, tampak dari peningkatan nilai test dari 76,19+1,5 menjadi 86,06+1,16 (P=0,04). Ketika dilakukan praktek pembuatan yogurt kecambah kacang tolo, terdapat beberapa pertanyaan yang diajukan dari peserta. Berbagai pertanyaan terkait kelebihan yocamcalo juga variatif. Kesimpulannya, peserta berminat mengembangkan produk yocamcalo yang dirasa mudah dibuat, modal rendah, besar manfaat dan memiliki banyak kelebihan dibandingkan yogurt susu sapi. Peserta memahami cara pembuatan Yocamcalo dan kelebihan produk yogurt nabati ini.
Optimalisasi Peran Pokdarwis Salamerta melalui Brain Gym Exercise kusuma, indra jati; Wahono, Bayu Suko; Heza, Fuad Noor; Purwati, Tuti; Pratama, Koernia Nanda
Jurnal of Community Health Development Vol 5 No 1 (2024): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2024.5.1.10668

Abstract

Desa Salamerta kecamatan mandiraja, mempunyai Pokdarwis Wayang Sakti yang dibentuk sebagai unsur penggerak wisata olahraga. Permasalahan yang dihadapi;1) Belum adanya pelatihan untuk bisa membangun kerjasama tim, 2) Banyak pengunjung yang menginginkan adanya paket outbound dengan ice breaking, agar bisa menikmati objek wisata lebih lama. Tujuan utama kegiatan ini adalah agar anggota pokdarwis pengetahuan dan keterampilannya meningkat, dalam optimalisasi peran dan brain gym exercise. Metode pelaksanaan kegiatan, yaitu dengan ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan ini diikuti oleh 18 anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pokdarwis tentang peran dan latihan brain gym exercise. Ada peningkatan berdasarakan data hasil pre test dan post tes. Dengan Uji Paired Sampel T-Test, didapatkan nilai Sig.(2-tailed) <0.05. Kesimpulannya adalah anggota kelompok sadar wisata, dapat melanjutkan kegiatan dan mengupdate pengetahuan dan keterampilan, tentang peran dan brain gym exercise di desa salamerta kecamatan mandiraja, agar dalam mengawal pengunjung dapat lebih nyaman dan menyenangkan
Socialization Website-Based Nursing Data Analysis Services at Banyumas Regional Hospital Choiruna, Hasby Pri; Amalia, Reza Fajar; Pratama, Koernia Nanda; Setiono, Tulus; Ramadhan, Indah
Jurnal of Community Health Development Vol 5 No 2 (2024): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2024.5.2.10669

Abstract

Determining a nursing diagnosis is a very important part of being able to provide holistic and comprehensive nursing care for patients. Nursing diagnoses are determined based on the analysis of nursing data from the results of nursing assessments. Data analysis carried out manually has weaknesses, namely the precision and accuracy of the results, which are very dependent on the nurse's knowledge and experience in carrying out the nursing process. The process of manually analyzing nursing data also takes a relatively long time. Ramut Nursing Data Analysis (RNDA) is the first and free nursing data analysis service in Indonesia, which can help nurses, lecturers, and nursing students more easily, quickly, and accurately analyze nursing data and determine nursing diagnoses from the results of nursing assessments. Nurses at Banyumas Regional Hospital still carry out conventional nursing data analysis and are not yet familiar with the existence of RNDA services; Therefore, it is important to socialize the application of RNDA to analyze nursing data at Banyumas Regional Hospital. The activity was attended by 35 nurses with a series of activities including socialization of RNDA using the lecture method, demonstration of steps for using RNDA, discussion, and questions and answers, followed by nurses trying to practice using RNDA and providing feedback on RNDA. The results of the evaluation of this activity are that nurses understand more about nursing data analysis and RNDA, increase the speed of nurses in analyzing patient nursing data, increase the accuracy of identifying patient nursing diagnoses, increase the ease felt by Banyumas Regional Hospital nurses when patient analyzing nursing data, and providing positive feedback for RNDA.
Upaya Optimalisasi Penatalaksanaan Stunting berbasis Masyarakat Triyanto, Endang; Iskndar, Asep; Kartikasari, April; Kusumawardani, Lita Heni
Jurnal of Community Health Development Vol 5 No 2 (2024): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2024.5.2.10847

Abstract

Stunting merupakan salah satu indikator derajat kesehatan dan tingkat perekonomian suatu bangsa. Penyebab stunting diantaranya adalah kemiskinan, pendidikan dan pengetahuan, penelantaran, dan budaya. Praktik integrasi antara kader, tokoh masyarakat, keluarga dan tenaga kesehatan merupakan terobosan baru, namun pengetahuan keluarga masih rendah, sehingga diperlukan pendidikan kesehatan secara intens. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam penanganan stunting. Solusi yang dilakukan adalah pelatihan dengan metode ceramah dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Gununglurah Cilongok pada bulan September 2023. Peserta hadir adalah 42 orang yang terdiri dari 10 kader, 30 orangtua dan 5 petugas kesehatan. Materi pelatihan yang diajarkan, diantaranya adalah pengertian stunting, penyebab, dampak, dan penanganannya. Sebelum kegiatan pelatihan, dilakukan pretest terlebih dahulu dengan hasil rata-rata nilai sebesar 60,5. Selama pelatihan terlihat antusias dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan serta tidak ada satupun peserta yang pulang sebelum acara selesai. Hasil postest diketahui rata-rata nilainya adalah 85. Aplikasi berbasis android “Denmas Slamet” dapat digunakan untuk memudahkan pendampingan, konsultasi dan pemantauan program penatalaksanaan stunting. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan keluarga tentang penanganan stunting dengan didukung aplikasi yang murah dan mudah digunakan oleh masyarakat dan kader kesehatan.
Hipertensi Edukasi dan Pendampingan Self Care Deteksi Dini Pasien Hipertensi Melalui Pengukuran Tekanan Darah di Banjarsari wahyudi, wahyudi wahyudi
Jurnal of Community Health Development Vol 5 No 2 (2024): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2024.5.2.11913

Abstract

Hypertension is an important health problem and one of the chronic diseases with a high incidence and resulting in complications, so cases continue to increase over time. Similarly to what happened in Banyumas district, many chronic diseases are caused by hypertension. One factor is the limited amount of health personnel that requires the involvement of health cadres to empower the public to understand about hypertension. Then another reason, people do not do routine blood pressure tests. This community service activity aims to implement community-based programs so that people can manage their health primarily hypertension and add knowledge and good behavior on how to prevent and treat hypertensive disease in Banyumas district. Self-care activities include weighting, height, and body mass index (BMI) for hypertension screening, followed by 30-hypertensive outpatient. Results of the Pretest knowledge of respondents of the value of knowledge 63,3. The results of the Pre-Test of Knowledge respondents were 63.3. Post-test results were 85.6. Therefore, there was an increase in knowledge by 22.3. Which means that the level of knowledge has increased by 35.23%. Self-care management with compliance taking antihypertensive drugs, a healthy lifestyle that is not smoking is a change in attitude of hypertensive patients that is positive behavior. Based on the research, pre, and posttest results in this community service activity, the results are very effective. It is evident from the enthusiasm of the public when given education about hypertension with the results of the evaluation of activities undergoing increased knowledge. In addition, the independence of the health cadres on early detection of cases of hypertension can have an impact on the improvement of public health levels in Banyumas District
Pemberian Edukasi Kegel Exercise dan Penanganan Hemoroid untuk menurunkan Frekuensi Miksi dan mencegah Kekambuhan Hemoroid pada Ibu Hamil Nurlita, Sarah; Setiawati, NIna; Kartikasari, Aprillia
Jurnal of Community Health Development Vol 5 No 2 (2024): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2024.5.2.12706

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan seringkali menimbulkan ketidaknyamanan, di antaranya sering miksi dan risiko terjadi hemoroid. Pada ibu hamil dengan riwayat hemoroid sebelum kehamilan, hemoroid lebih rentan untuk kambuh. Karena keluhan-keluhan tersebut bersifat temporer, penanganan non-farmakologis lebih dianjurkan. Salah satu terapi yang dapat mengatasi kedua keluhan tersebut adalah Kegel exercise. Edukasi menggunakan metode demonstrasi dan media booklet mengenai Kegel exercise, manfaat, serta pencegahan hemoroid kambuh. Pre test dan post test dilakukan untuk mengetahui pemahaman klien mengenai edukasi yang diberikan. Klien adalah ibu G4P2A1 H22 Minggu berusia 37 tahun dengan keluhan sering miksi dan riwayat hemoroid sebelum kehamilan. Hasil: Klien dapat memeragakan Kegel exercise secara mandiri tanpa instruksi dan frekuensi miksi berkurang. Hasil post test klien meningkat menjadi 80% dan klien mulai meningkatkan perilaku sehat dengan menambah asupan cairan air putih. Kesimpulan: Terdapat penurunan frekuensi miksi dan peningkatan perilaku sehat pada klien setelah diberikan edukasi Kegel exercise.
Pengaruh Foot Massage dan Terapi Musik Gamelan terhadap Tekanan Darah, Denyut Jantung, dan Kualitas Tidur Pasien Hipertensi Sashikirana, Amalda; Upoyo, Arif Setyo; Triyanto, Endang
Jurnal of Community Health Development Vol 5 No 2 (2024): Journal Of Community Health Development
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jchd.2024.5.2.12935

Abstract

Hipertensi sebagai salah satu Penyakit Tidak Menular dengan jumlah penderita terbanyak di Indonesia, seringkali menimbulkan keluhan pada penderitanya seperti tekanan darah yang tidak kunjung turun meskipun sudah mengonsumsi obat, jantung berdebar-debar menyebabkan kesulitan pada tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh foot massage dan terapi musik gamelan terhadap penurunan tekanan darah dan frekuensi denyut jantung, serta peningkatan kualitas tidur pada pasien dengan hipertensi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus kepada satu orang responden perempuan berusia 61 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan pada tekanan darah dengan rata-rata penurunan 10,3 mmHg per hari pada tekanan darah sistolik dan 4,3 mmHg pada tekanan diastolic. Sementara itu, rata-rata penurunan frekuensi denyut jantung setelah intervensi adalah 2,3 x/menit per hari dan skor PSQI mengalami penurunan rata-rata 1,3 per hari. Kesimpulan: foot massage dan terapi musik gamelan dapat digunakan sebagai terapi komplementer pendamping obat untuk menurunkan tekanan darah dan frekuensi denyut jantung, serta meningkatkan kualitas tidur. Kata kunci: denyut jantung, foot massage, kualitas tidur, tekanan darah, terapi musik gamelan

Page 8 of 10 | Total Record : 97