cover
Contact Name
Koernia Nanda Pratama
Contact Email
koernia.pratama@unsoed.ac.id
Phone
+6285726284704
Journal Mail Official
jchd.unsoed@gmail.com
Editorial Address
JL. Dr.Soeparno, Karangwangkal, Karang Bawang, Grendeng, Kec. Purwokerto Utara, Purwokerto, Jawa Tengah 53122
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal of Community Health Development (JCHD)
ISSN : -     EISSN : 27232050     DOI : -
Jurnal of Community Health Development (JCHD) adalah jurnal pengembangan dan penerapan dalam bidang kesehatan berdasarkan IPTEKS yang menyediakan forum untuk pengabdian kepada masyarakat dan beasiswa pada semua bidang profesi kesehatan. Jurnal JCHD adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat peer-review ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari dan Juli) oleh Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia, bekerja sama dengan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memahami intervensi keperawatan yang dapat di gunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yang kompleks serta menggunakan desain dan metode paling efektif yang sesuai untuk berbagai pertanyaan tentang pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal initelah memiliki Online ISSN 2723-2050 dan mencakup semua bidang kesehatan, di antaranya bidang keperawatan (keperawatan manajemen, keperawatan darurat dan kritis, keperawatan bedah medis, keperawatan kesehatan mental, keperawatan bersalin, keperawatan anak, keperawatan gerontologis, keperawatan komunitas, keperawatan pendidikan keperawatan keluarga, pelengkap, pengobatan alternatif (CAM) dan terapi komplementer dalam keperawanan); ilmu kesehatan masyarakat; ilmu kesehatan lingkungan; ilmu kesehatan farmasi; ilmu kesehatan gizi; ilmu pendidikan jasmani; kesehatan dan olahraga; ilmu kesehatan fisioterapi; ilmu kesehatan kebidanan; ilmu kesehatan anastesi; ilmu kesehatan kedokteran gigi; ilmu kesehatan kedokteran umum dan spesialis; ilmu kesehatan radiologi dan ilmu kesehatan lainnya yang relevan.
Articles 97 Documents
Pemberian Edukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa dalam Pelaksanaan Bantuan hidup Dasar Siwi, Adiratna Sekar; Kurniawan, Wasis Eko; Hidayat, Arif Imam
Jurnal of Community Health Development Vol 3 No 2 (2022): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Juli 2022
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.953 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2022.3.2.5720

Abstract

Keadaan gawat darurat merupakan keadaan klinis pasien membutuhkan tindakan medis segera untuk menyelamatkan nyawa dan kecacatan berikutnya. Kondisi jantung berhenti berdenyut merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan. Kasus henti jantung sering terjadi secara tiba-tiba tanpa gejala awal yang dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Hal yang perlu dipahami oleh semua profesi kesehatan termasuk orang awam yaitu konsep dasar gawat darurat. Ada tiga konsep dasar gawat darurat, pertama adalah kecepatan waktu saat pertama korban ditemukan, kedua ketepatan dalam memberikan pertolongan pertama, dan ketiga adalah pertolongan oleh petugas kesehatan yang kompeten. Pemahaman yang utuh tentang konsep gawat darurat, sehingga angka kematian dan kecacatan dapat diminimalisir. Salah satu upaya pertolongan pertama yang perlu dimiliki adalah Basic Life Support (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar (BHD). Penyuluhan dan pelatihan merupakan upaya yang penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam dalam memberikan pertolongan pre hospital. Penyuluhan dan pelatihan ini baik diberikan sejak usia muda untuk menciptakan generasi muda yang berkompeten dalam mengaplikasikan serta mensosialisasikan cara untuk memberikan pertolongan pre hospital. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi. Peserta pengabdian ini adalah anggota pengurus BEM serta mahasiswa tingkat awal sejumlah 40 orang. Diketahui tingkat pemahaman tentang BHD sebelum pengabdian sebagian besar dalam kategori pengetahuan baik (78%) dan setelah dilakukan tindakan sebagian besar dalam kategori pengetahuan baik (95%). Pengabdian kepada masyarakat ini telah berhasil mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan pengetahuan siswa tentang pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar sebagai upaya pertama dalam menyelamatkan korban tidak sadar.
Screening Vaksinasi Covid-19 Pada Kegiatan Vaksinasi Umum Dan Lintas Agama Fijianto, Dwi
Jurnal of Community Health Development Vol 3 No 2 (2022): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Juli 2022
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.173 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2022.3.2.5722

Abstract

Pemerintah RI terus berupaya untuk keluar dari masalah pandemic COVID 19.Vaksisansi massal merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan pandemic COVID 19. Dengan vaksinasi akan terbentuk kekebalan aktif untuk menangkal virus corona. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) mendukung kegiatan tersebut. UMPP bekerjasama dengan Polres Kabupaten Pekalongan dan Rumah Sakit Islam Aisyiyah (RSIA) Pekajangan melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk umum dan Lintas Agama. Kegiatan screening ini bertujuan untuk memastikan vaksin COVID 19 diberikan pada kelompok yang sesuai, menyingkirkan adanya kontraindikasi vaksinasi, meminimalkan risiko kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), dan mengoptimalkan keefektifan/manfaat vaksinasi COVID 19. Metode pelaksanaan kegiatan vaksinator pada meja 2 dilakukan dengan melaksanakan screening kepada calon sasaran vaksin. Screening yang dilakukan menggunakan form screening yang sudah ditetapkan oleh pelaksana vaksinasi. Kegiatan screening pada meja 2 dibantu oleh mahasiswa untuk kelancaran kegiatan. Vaksinasi tahap 2 pada meja 2 telah dilakukan dengan lancar.Jumlah sasaran 1000. Sejumlah 941 dilakukan screening dan dapat dilakukan vaksinasi. Kesimpulan pelaksanaan screening adalah Sasaran yang divaksinasi dilaporkan tidak ada kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI).
Program Latihan Otago untuk Kesehatan Fisik dan Mental Lansia Selama Pandemi COVID 19 di Desa Dukuh Mencek Kecamatan Sukorambi Jember Zulka, Ayesie Natasa
Jurnal of Community Health Development Vol 3 No 2 (2022): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Juli 2022
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.495 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2022.3.2.5879

Abstract

Program latihan otago adalah program latihan yang dikembangkan untuk meningkatkan kekuatan fisik dan keshehatan lansia. Program ini dikembangkan selaras dengan renstra pengabdian UM Jember dan kebijakan pemerintah terkait pemeliharaan kesehatan lansia. Program ini bekerja sama dengan posyandu lansia Desa Dukuh Mencek Kecamatan Sukorambi Jember. Target dan luaran yang dihasilkan dari program pengabdian masyarakat ini adalah 1) produk jasa berupa pengetahuan dan pelatihan otago bagi lansia dan kader posyandu, 2) tersedia modul atau buku sederhana tentang kesehtan fisik dan mental lansia selama pandemi, 3) Video kegiatan, 4) artikel yang terkareditasi nasional. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah 1) pendampingan, 2) edukasi dan 3) praktek latihan otago pada lansia dan kader posyandu lansia dengan evaluasi pada proses dan hasil dari kegiatan program latihan otago. Program latihan otago terlaksana pada 7 April 2022 di balai desa Dukuh Mencek dengan diikuti oleh 31 lansia. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi kegiatan, screening kesehatan fisik dan mental lansia serta pemberian latihan otago. Hasil screening didapatkan bahwa 93,5% lansia tidak berpotensi mengalami gangguan kesehatan mental, dan 61,3% lansia memiliki resiko tinggi jatuh. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan antusias. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut di posyandu lansia desa Dukuh Mencek.
OPTIMALISASI PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PELAYANAN KESEHATAN JIWA Zaini, Mad; Widada, Wahyudi; Dwi Cahya Ningrum, Dian; Isnaini Agustina, Intan
Jurnal of Community Health Development Vol 3 No 2 (2022): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Juli 2022
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.089 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2022.3.2.5882

Abstract

Prevalensi masalah kesehatan jiwa di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018 menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami masalah kesehatan psikososial, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Desa Sukorambi merupakan wilayah transisi perkotaan di Kabupaten jember sehingga memungkinkan masuknya budaya dari luar daerah Jember, hal ini disebabkan banyaknya pendatang baru di wilayah tersebut. Selain itu sebagian masyarakat Desa Sukorambi adalah masyarakat dengan mata pencaharian sebagai petani atau berkebun. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan kesehatan jiwa dan deteksi masalah kesehatan jiwa di masyarakat. Peserta yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 40 orang. Dalam kegiatan ini, seluruh peserta aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Pengetahuan peserta tentang masalah kesehatan jiwa di masyarakat juga mengalami penigkatan. Luaran dalam kegiatan ini adalah terbentuknya kader kesehatan jiwa dan laporan hasil kegiatan sebagai data dasar perencanaan intervensi tahap selanjutnya.
PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DENGAN PEMBERIAN PIL CANTIK MERAH UNTUK MENCEGAH STUNTING Rahmanindar, Nora; Maulida, Iroma; Qudriani, Meyliya; Arti, Tias Dwi; Zulfiana, Evi; Hidayah, Seventina Nurul
Jurnal of Community Health Development Vol 3 No 2 (2022): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Juli 2022
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.246 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2022.3.2.5899

Abstract

Pada periode remaja (10-19 tahun), prevalensi anemia di negara berkembang adalah 27% dan 6% di negara maju, prevalensi anemia remaja di tingkat nasional sebesar 18,4%. Prevalensi anemia pada wanita usia reproduksi adalah 29,4%.Prevalensi anemia pada wanita usia reproduksi adalah 29,4%. Pemberian suplemen zat besi akan meningkatkan haemoglobin darah, Sekitar 50% dari anemia pada wanita bisa dihilangkan dengan suplementasi zat besi secara global. Anemia adalah berkurangnya haemoglobin (Hb) dalam darah. Hb adalah komponen di dalam sel darah merah (eritrosit) yang berfungsi menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Jika Hb berkurang, jaringan tubuh kekurangan oksigen. Oksigen diperlukan tubuh untuk bahan bakar proses metabolisme. Pelaksanaaan pengabdian pada tanggal 25 Mei 2022 di SMAN 5 Kota Tegal dengan jumlah 40 orang remaja putri, dengan memberikan pendidikan kesehatan mengenai pencegahan anemia dengan cara ceramah secara lisan. Penanganan anemia salah satunya dengan program pemberian tablet tambah darah pada remaja putri. Tujuan dari pengabdian ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang Anemia, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri tentang dampak anemia, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri tentang cara meminum tablet tambah darah, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri tentanggizi pada remaja, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri tentang stunting. Pemberian pil cantik merah/ tablet tambah darah kepada remaja putri siswi SMA dinilai efektif dalam menurunkan dan mencegah terjadinya anemia. Dengan mengkonsumsi pil cantik, remaja putri akan memiliki wajah yang segar, tidak pucat, tidak mudah mengantuk dan berdaya konsentrasi tinggi. Selain itu, pil cantik yang dikonsumsi secara rutin dapat membantu mempersiapkan kondisi tubuh prima yang kelak senantiasa sehat saat hamil maupun melahirkan.
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PRODUKSI ABON JAMUR TIRAM SEBAGAI PELUANG USAHA Nurzihan, Nastitie Cinintya
Jurnal of Community Health Development Vol 3 No 2 (2022): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Juli 2022
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.988 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2022.3.2.6263

Abstract

Food has an important role for health, food quality can be viewed from the aspect of quality, nutritional content and health. Development and growth that is fast and relatively low cost makes it easy for oyster mushrooms to be cultivated. Processing of oyster mushrooms into shredded products is an alternative to plant-based food, such as shredded oyster mushrooms is done with simple technology that can be applied at the household level and as food products with lower prices, delicious and healthy flavors. Mushroom processing that does not vary is actually one of the causes that have not been used optimally, for that this community service is carried out with the aim of developing processed oyster mushroom products and can be continued as a small and medium business. Community service activities in the form of community empowerment efforts for the production of oyster mushrooms as a business opportunity were attended by 40 participants by providing materials, demonstrating and presenting books, showing high enough results with a percentage of 85% and also based on monitoring and evaluation it was found that 50% of participants who participated in the activity of repeating the production of shredded oyster mushrooms and as many as 5% of participants carried out the business of shredded oyster mushrooms. Keywords: diversification; oyster mushroom; business opportunity
Peer Group Education untuk Pencegahan Stroke Pada Kelompok Hipertensi di Desa Susukan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Setyo, Arif; Sari, Yunita; Ekowati, Wahyu
Jurnal of Community Health Development Vol 4 No 1 (2023): Vol 4 No 1 (2023): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Januari
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.353 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2023.4.1.6892

Abstract

The prevalence of hypertension in Indonesia is increasing every year. Based on the Basic Health Research (Riskesdas) in 2013 the prevalence of hypertension was 25.8%, while in the 2018 Riskesdas it increased to 34.1%. The results of the study stated that the prevalence of uncontrolled hypertension in Indonesia was high, which was more than 91%. Uncontrolled hypertension can cause stroke. The prevalence of stroke in Indonesia increases every year, based on Riskesdas in 2013 the prevalence of stroke was 7%0, while at Riskesdas in 2018 the prevalence of stroke was 10.9%0. The results of the survey of the hypertension group in Susukan Village, Sumbang Subdistrict showed that the majority of hypertension sufferers had low education (91.67%), low knowledge of hypertension (45.83%), uncontrolled blood pressure >140mmHg (83.33%), stroke prevention behavior was low (54.17%). Implementation methods include training on the introduction of hypertension, stroke risk and the benefits of Peer Group Education for stroke prevention, training on prevention of stroke in the hypertension group through a healthy lifestyle (diet, physical activity and stress management), training in early detection of stroke, training in blood pressure monitoring and style monitoring. life of hypertensive patients to prevent stroke. The results showed 90% of participants increased knowledge about hypertension as measured by HKLS, 90% of participants were able to explain a healthy diet in hypertension for stroke prevention, 100% of participants were able to explain physical activity or exercise in hypertension sufferers, 100% of participants were able to explain psychological stress management in hypertension. , 100% of the group were able to demonstrate blood pressure measurement, 100% of the group were able to fill out a healthy lifestyle monitoring sheet for patients with hypertension, 100% of the group were able to demonstrate early detection of stroke. Conclusion: Training increases the knowledge and skills of partners in stroke prevention effectively.
DETEKSI DINI PRADIABETIK SEBAGAI LANGKAH AWAL PENCEGAHAN DIABETES MELITUS DI MASYARAKAT PERUMAHAN BUKIT KALIBAGOR INDAH, KECAMATAN KALIBAGOR, KABUPATEN BANYUMAS wahyudin, wahyudin; Yusan, Rizak Tiara; Pratama, Koernia Nanda; Hidayah, Arfi Nurul
Jurnal of Community Health Development Vol 4 No 1 (2023): Vol 4 No 1 (2023): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Januari
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.221 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2023.4.1.7012

Abstract

Deteksi dini pradiabetik merupakan salah satu cara untuk menekan tingginya angka kejadian diabetes yang setiap tahun mengalami peningkatan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui kondisi gula darah sejak awal warga yang tinggal di perumahan bukit kalibagor indah. Jika kondisinya adalah pradiabetik, maka warga dapat merubah pola kehidupannya menjadi lebih sehat, sehingga kondisi pradiabetik yang dialami tidak berkembang menjadi diabetik. Metode yang digunakan adalah memeriksa gula darah puasa (GDP) warga. Pemeriksaan GDP bekerjasama dengan kader posbindu, ketua RT, tokoh masyarakat dan takmir mesjid yang dilaksanakan pada pagi hari. Selanjutnya dilakukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan warga terkait dengan pradiabetik, diabetik, komplikasi, manajemen stress pradiabetik dan diabetik, serta penyuluhan terkait dengan olahraga kaki pada diabetes. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dari 105 warga yang memeriksa GDP, diperoleh hasil bahwa yang mengalami pradiabetik adalah sebanyak 43 %. Jumlah yang tidak sedikit tentunya, mengingat banyak warga yang takut memeriksakan GDP, sehingga hanya sejumlah 105 warga yang memeriksa GDP. Pelaksanaan penyuluhan menunjukkan peningkatan pengetahuan warga terhadap materi penyuluhan yang diberikan dengan nilai p< 0.05. pengetahuan tentang pradiabetik diharapkan akan menjadi modal untuk merubah pola hidup yang lebih sehat. Key word: pradiabetik, deteksi dini, gula darah puasa (GDP)
PEMAHAMAN STRATEGI PEMASARAN YOGURT KACANG HIJAU PADA MITRA YOGURT SEHATI Winarsi, Hery; Ramadhan, Gumintang Ratna; Amurwanto, Adi
Jurnal of Community Health Development Vol 4 No 1 (2023): Vol 4 No 1 (2023): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Januari
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.351 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2023.4.1.7175

Abstract

Abstrak Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki pemahaman mitra Yogurt sehati tentang strategi pemasaran produk yogurt kacang hijau. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, praktek, dan penjelasan teknik-teknik pemasaran produk. Kegiatan ini merupakan program lanjutan terkait dengan teknologi pembuatan Yosukai pada produsen Yogurt Sehati Desa Purwanegara Purwokerto Utara dan masyarakat sekitar. Sebanyak 20 ibu-ibu dan bapak-bapak, yang berprofesi sebagai produsen yogurt susu sapi, ibu rumah tangga, produsen roti canai, dan produsen brownies di desa setempat, berperan sebagai peserta. Dalam kegiatan ini dilakukan pre-test dan post-test, dilanjutkan penyuluhan berbagai strategi pemasaran produk pangan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa respons peserta sangat antusias, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan dan nilai post-test yang meningkat signifikan dibandingkan pre-test (P=0,035). Peserta lebih menyukai pemasaran secara online, karena dapat menjangkau area pasar lebih luas dan lebih cepat. Kesimpulannya, peserta berminat mengembangkan pemasaran secara on-line menggunakan media sosial, terutama melalui “whatshapp”.
Pendidikan Kesehatan tentang Sikap Tubuh Ergonomis dan Pola Aktivitas untuk mencegah Muskuloskeletal Disorders pada Remaja Nani, Desiyani; Ulfah, Nur; Heza, Fuad Noor; Sumarwati, Made; Pratiwi, Hikmi Muharromah; Choiruna, Hasby Pri; Mulyono, Wastu Adi; Lestari, Chanthy Tri; Maulita, Adinda Arka
Jurnal of Community Health Development Vol 4 No 1 (2023): Vol 4 No 1 (2023): Journal Of Community Health Development terbitan bulan Januari
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.22 KB) | DOI: 10.20884/1.jchd.2023.4.1.7178

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID 19 selama kurun waktu dua tahun ini telah menghentikan banyak aktivitas manusia, termasuk remaja yang harus belajar secara online di rumah. Aktivitas fisik yang kurang adekuat dan juga sikap kerja tubuh selama beraktivitas di rumah yang tidak memperhatikan prinsip ergonomis dalam jangka waktu yang lama, memberikan dampak terhadap kesehatan terutama munculnya gangguan muskuloskeletal mulai dari yang ringan-sedang pada remaja. Tujuan: melakukan pendidikan kesehatan tentang sikap tubuh ergonomis dan pola hidup sehat untuk mencegah terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs). Metode: Pengabdian kepada masyarakat berbasis riset dilakukan dengan metode pendidikan kesehatan dengan topik sikap tubuh ergonomis dan pola aktivitas/olahraga dalam rangka mencegah gangguan tulang dan sendi. Peserta yang hadir sebanyak 50 orang. Hasil : Tingkat pengetahuan remaja tentang bagaiman pola aktivitas dan olahraga yang ideal untuk remaja berada pada tingkat sedang yaitu sebanyak 41 anak (82%) dan tingkat pengetahuan tentang sikap ergonomis tubuh dalam aktivitas sehai-hari dalam mencegah musculoskeletal disorder sudah mencapai 96% tingkat pengetahuan yang tinggi. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang sikap tubuh ergonomis sangat penting dilakukan pada remaja untuk membekali pengetahuan, sikap dan perilaku sikap tubuh ergonomis yang baik dan benar dalam aktivitas sehari-hari sehingga mencegah terjadinya MSDs. Dengan terjaganya kesehatan otot, tulang, dan sendi maka kualitas hidup dan produktivitas remaja akan terpelihara bahkan meningkat. Kata kunci: Ergonomi, sikap tubuh, musculoskeletal disorders, remaja

Page 6 of 10 | Total Record : 97