Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Jurnal Psikologi dan Konseling yang diterbitkan oleh West Science Press yang bertujuan untuk publikasi karya ilmiah, studi literatur, studi kasus, dan laporan hasil penelitian. JPKWS merupakan wadah bagi peneliti, staf pengajar (dosen dan guru pembimbing/Konselor) dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan khasanah keilmuan dalam bidang Psikologi dan Konseling serta ilmu-ilmu yang berkaitan. Adapun naskah yang diterbitkan pada jurnal ini adalah hasil penelitian yang fokus pada masalah persepsi, sikap, kognisi, dan perilaku manusia terutama dalam dunia pendidikan. Hal lainnya adalah penelitan pengembangan baik instrumen, program BK, bahan atau materi bimbingan, strategi atau teknik BK, model BK, media BK dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kajian keilmuan bimbingan dan konseling.
Articles
172 Documents
Mapping Global Research Trends in School Counseling: A Bibliometric Analysis from Scopus Data (2000–2024)
Judijanto, Loso
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 02 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i02.2357
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren global dalam kajian school counseling menggunakan pendekatan bibliometrik terhadap data publikasi dari Scopus selama periode 2000–2024. Analisis dilakukan terhadap jaringan kolaborasi penulis, kolaborasi antar negara, keterkaitan istilah, serta evolusi temporal topik-topik utama dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa school counseling berkembang sebagai bidang interdisipliner dengan fokus utama pada isu kesehatan mental siswa, profesionalisme konselor, dan keadilan sosial. Amerika Serikat menjadi pusat kolaborasi ilmiah global, sementara topik seperti professional identity, leadership, dan social justice menunjukkan tren yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Visualisasi densitas juga memperlihatkan bahwa sebagian besar literatur berpusat pada isu psikososial dan intervensi berbasis sekolah. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai dinamika pengetahuan dalam bidang konseling sekolah serta mengidentifikasi peluang penelitian lanjutan di area yang masih kurang dieksplorasi.
Kecanduan Media Sosial dan Dampaknya terhadap Perkembangan Sosial Remaja SMP di Jawa Barat
Sukini, Sukini;
Sujatmiko, Wandi
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 02 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i02.2358
Penelitian ini mengkaji dampak kecanduan media sosial terhadap perkembangan sosial siswa SMP di Jawa Barat. Dengan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 150 siswa melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS 3). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kecanduan media sosial dan aspek-aspek kunci perkembangan sosial, termasuk keterampilan interpersonal, regulasi emosi, dan kualitas interaksi sosial. Temuan ini menyoroti pentingnya intervensi yang ditargetkan oleh pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan untuk mengurangi dampak negatif penggunaan media sosial yang berlebihan dan mendorong keterlibatan digital yang seimbang di kalangan remaja.
Teachers' Perceptions of Students' Psychological Challenges in Hybrid Learning
Arsyad, Muhammad
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 02 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i02.2359
Pembelajaran hibrida telah menjadi model pendidikan terkemuka di Indonesia, menggabungkan pengajaran tradisional dan digital. Meskipun pendekatan ini menawarkan fleksibilitas, pendekatan ini menimbulkan tantangan psikologis yang unik bagi siswa, seperti kecemasan, kurangnya motivasi, dan kesulitan dengan kemampuan beradaptasi dan interaksi sosial. Studi ini menyelidiki persepsi guru tentang tantangan psikologis ini, menarik data dari 250 responden menggunakan skala Likert (1-5). Pemodelan Persamaan Struktural - Kuadrat Terkecil Parsial (SEM-PLS) 3 digunakan untuk menganalisis hubungan antar konstruk. Hasil menunjukkan bahwa kecemasan berdampak negatif pada keterlibatan, sementara motivasi dan kemampuan beradaptasi memainkan peran penting dalam mengurangi tantangan ini dan mendorong hasil belajar yang positif. Interaksi sosial ditemukan secara signifikan meningkatkan kesejahteraan siswa. Temuan ini menyoroti peran penting wawasan guru dalam mengatasi hambatan psikologis dan meningkatkan pengalaman belajar hibrida. Studi ini menyumbangkan perspektif yang berharga untuk kebijakan dan praktik pendidikan, terutama dalam konteks di mana model pembelajaran hibrida semakin diadopsi.
Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Kecemasan Sosial Pada Remaja di Pondok Pesantren
Zuhro, Oryza Hanifah;
Oktaviana, Mimbar
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 02 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i02.2360
Kecemasan sosial merupakan bentuk gangguan emosional yang dapat menghambat kemampuan remaja dalam berinteraksi secara efektif di lingkungan sosial, khususnya dalam konteks kehidupan pesantren. Salah satu faktor yang diyakini berperan dalam menurunkan tingkat kecemasan sosial adalah kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan sosial pada remaja di pondok pesantren. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 97 santriwati kelas 10 di Pondok Pesantren X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Skala pengumpulan data berupa skala kepercayaan diri serta skala Social Anxiety Scale for Adolescents (SAS-A). Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kepercayaan diri dan kecemasan sosial (r = -0,625; p = 0,000), artinya menunjukkan hubungan kepercayaan diri dengan kecemasan sosial yang masuk dalam kategori kuat. Dari hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan terdapat hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan sosial. Peneliti selanjutnya disarankan untuk melibatkan subjek dari usia atau latar pendidikan berbeda agar hasil penelitian lebih generalis.
Hubungan antara Self-Efficacy dengan Kecemasan Akademik pada Mahasiswa sedang Menyusun Skripsi di Universitas X
Susanto, Alviony Ave Yunan Firdaus;
Darmawanti, Ira
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 02 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i02.2394
Tingginya tingkat kecemasan akademik pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi dapat menjadi hambatan yang besar dalam proses penyelesaian skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan kecemasan akademik pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Universitas X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian yang digunakan adalah Mahasiswa aktif Fakultas Psikologi angkatan 2021 yang berjumlah 180 mahasiswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling, dengan kriteria Mahasiswa aktif Fakultas Psikologi angkatan 2021 yang sudah memprogram skripsi sebagai tugas akhir, yaitu sebanyak 170 mahasiswa dan 32 mahasiswa digunakan sebagai responden untuk uji coba. Analisa data dilakukan dengan uji korelasi pearson product moment dengan bantuan SPSS 26.0 for Windows dengan hasil nilai signifikansi 0,000 (p<0,005) dan nilai koefisien korelasi sebesar (-0,714) . Hal ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dengan kecemasan akademik, yaitu semakin tinggi tingkat self-efficacy maka semakin rendah tingkat kecemasan akademik, begitu juga sebaliknya. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan variabel kecemasan akademik pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya peran self-efficacy bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengeksplor variabel-variabel lain selain self-efficacy yang berhubungan dengan kecemasan akademik.
Pengaruh Asertivitas terhadap Psychological Well-being pada Istri di Usia Awal Pernikahan
Ketrin, Irene;
Darmawanti, Ira
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 02 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i02.2395
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh variabel asertivitas terhadap psychological well-being pada istri yang berada di usia awal pernikahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi penelitiannya yaitu istri yang berada pada usia pernikahan di bawah 5 tahun. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Instrumen yang digunakan meliputi skala asertivitas dan skala psychological well-being. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asertivitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap psychological well-being (p = 0,000 ; p < 0,05), yang berarti semakin tinggi asertivitas, maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis istri. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada fokus subjek istri di usia awal pernikahan yang masih belum banyak diteliti, serta penggunaan variabel asertivitas sebagai faktor yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi intervensi psikologis dan program pemberdayaan perempuan dalam menghadapi dinamika awal kehidupan pernikahan.
Hubungan Antara Fear of Missing Out dengan Perilaku Konsumtif pada Perempuan Dewasa Awal di Kota Surabaya
Darma, Adinda Caesarialoka Adjie;
Satwika, Yohana Wuri
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 03 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i03.2379
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Fear of Missing Out (FoMO) dan perilaku konsumtif pada perempuan dewasa awal di Kota Surabaya. FoMO merupakan bentuk kecemasan saat individu merasa tertinggal dari pengalaman menyenangkan yang dialami orang lain, sedangkan perilaku konsumtif adalah tindakan membeli barang atau jasa secara tidak rasional demi memenuhi keinginan, bukan kebutuhan. Penelitian ini melibatkan 385 responden perempuan berusia 18–25 tahun yang berdomisili di Surabaya. Instrumen berupa skala psikologi untuk mengukur kedua variabel, dengan data dikumpulkan secara daring melalui Google Form. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan software JASP versi 19. Hasil menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,927 dengan signifikansi p < 0,001. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara FoMO dan perilaku konsumtif, yang berarti semakin tinggi tingkat FoMO, semakin tinggi pula kecenderungan individu untuk berperilaku konsumtif.
Hubungan antara Perilaku Konsumtif dengan Self Presentation Pada Mahasiswa
Rosaline, Irvira Uniqe;
Oktaviana, Mimbar
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 03 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i03.2380
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku yang mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam konsumtif berlebihan sering kali disebabkan oleh keinginan untuk tampil fashionable dan mengikuti tren. Mahasiswa mempresentasikan diri bahwa penampilan mereka keren dan sesuai dengan perkembangan zaman. Status fashionable menjadi salah satu alasan bagi mahasiswa untuk berperilaku konsumtif dalam membeli pakaian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku konsumtif dengan self presentation pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 123 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui kuesioner, dengan instrumen yang disusun berdasarkan aspek perilaku konsumtif dan self presentation. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara perilaku konsumtif dengan self presentation nilai r= - 0,400, p < 0,001). Diartikan bahwa semakin tinggi perilaku konsumtif pada mahasiswa maka semakin rendah self presentation nya.
Hubungan antara Work-Family Conflict dengan Stres Kerja pada Pekerja Perempuan di PT. X
Putri, Jessica Amellya;
Santosa, Rizky Putra
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 03 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i03.2381
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work-family conflict (WFC) dengan stres kerja pada pekerja perempuan di PT.X. Peran ganda sebagai pekerja dan pengurus rumah tangga berpotensi menimbulkan konflik peran yang memicu stres kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 134 pekerja perempuan divisi produksi yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Work-Family Conflict Scale (WFCS) dan Work Stress Scale, dengan data dikumpulkan secara daring melalui Google Form. Hasil uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan software JASP menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara work-family conflict dan stres kerja (r = 0,790; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi work-family conflict, semakin tinggi pula tingkat stres kerja yang dialami pekerja perempuan divisi produksi di PT. X.
Pengaruh Persepsi Beban Kerja terhadap Persepsi Produktivitas Kerja pada Karyawan di PT. X
Azzarah, Vindy;
Santosa, Rizky Putra
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 03 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58812/jpkws.v3i03.2382
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan produktivitas kerja karyawan di PT. X meskipun jumlah proyek meningkat, yang diduga berkaitan dengan ketidakseimbangan beban kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi beban kerja terhadap persepsi produktivitas kerja karyawan di PT. X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian dilakukan di Head Office PT. X. Subjek penelitian berjumlah 80 karyawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dengan instrumen yang disusun berdasarkan dimensi beban kerja dan produktivitas kerja, serta dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif dan signifikan antara persepsi beban kerja terhadap persepsi produktivitas kerja (β = 0,47, p < 0,001), dengan kontribusi sebesar 21,6% terhadap variabel persepsi produktivitas kerja. Penelitian selanjutnya disarankan mempertimbangkan variabel lain yang dapat memengaruhi produktivitas kerja, seperti stres kerja, motivasi, atau kepuasan kerja.