cover
Contact Name
Humiras Betty Marlina Sihombing
Contact Email
lembagappmuda@gmail.com
Phone
+6282217442010
Journal Mail Official
lembagappmuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. TD Pardede No.21, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20153
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG
ISSN : 20890273     EISSN : 26570084     DOI : 10.46930
ONLINE ISSN 2657-0084 PRINT ISSN 2089-0273 Littera Journal is one of the publications media of research results from academicians, researchers and practitioners. Littera journal is also expected to be a media for disseminating information development from Literature and various linguistic disciplines to the wider community, so that it can stimulate the emergence of ideas to carry out new research. Jurnal of Littera contains scientific work of research results related to the study of English, which deals with Literature, Linguistics and English Language Education. This journal is managed by the English Literature Study Program of the Faculty of Letters of Darma Agung Univerity in collaboration with the UDA Institute for Research and Community Service (LPPM). This journal contains the writings of lecturers, students and linguistic practitioners from both inside and outside the campus. This journal is published twice a year, in April and October.
Articles 90 Documents
SLANG LANGUAGE IN JESSIE J’S SONG LYRICS Halawa, Hanna Putri; Sitorus, Lola Theresia; Silitonga, Andi Jaihutan; Siahaan, Hiace Vega Fernando
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 2 No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v2i2.4082

Abstract

This thesis deals with Slang Words in Jessie J’s Song Lyrics. This study aims at finding out the slang words in Jessie J’s Song Lyrics; the most dominant type of slang words in Jessie J’s Song Lyrics; and the reason of the dominant type word in Jessie J’s Song Lyrics. This study applies qualitative and quantitative research method. Based on the types, It was found that there are 22 slang words in ten Jessie J’s Song Lyrics; Shortened Sentence Forms (til,shh, I’mma, cause, ain’t).Society Slang (Damn, Fuck up, Bitch, L.A, FB), Blending (Gotta, Woulda, Gonna, Wanna), and Someone’s Nickname (Mamma Daddy, Motherfucker, Dude, Babe, Mummy, Bunny). The reason for slang used in Jessie J lyrics are to make them look unique and interesting, keep up with the times, add beauty to the tone in singing, and can make them shorter than grammatical words.
POLITENESS STRATEGIES IN THE TONIGHT SHOW STARRING JIMMY FALLON WITH TAYLOR SWIFT AS A GUEST STAR Girsang, Argadita Christina Sari; Pandiangan, Rosmayda; Siahaan, Hiace Vega Fernando
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 3 No 1 (2024): APRIL
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v3i1.4347

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi kesantunan dalam acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon dengan bintang tamu Taylor Swift. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis strategi kesopanan dan jenis strategi kesopanan yang paling dominan dalam acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon dengan bintang tamu Taylor Swift. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan sumber data yang dibutuhkan berasal dari interaksi antara Jimmy Fallon dan Taylor Swift dalam acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon dengan bintang tamu Taylor Swift. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan teori Brown dan Levinson (1987), terdapat empat jenis strategi kesantunan yang digunakan oleh Jimmy Fallon dan Taylor Swift selama interaksi mereka dalam acara talk show tersebut. Berdasarkan metode penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini, dapat ditemukan bahwa terdapat 321 ujaran yang mengandung strategi kesopanan, yang terdiri dari 219 ujaran untuk kesopanan positif, 45 ujaran untuk kesopanan negatif, 29 ujaran untuk on record dan 28 ujaran untuk off record. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa jenis strategi kesantunan yang paling dominan adalah strategi kesantunan positif dengan jumlah 219 ujaran (68,22%).
AN ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE IN IMAGINE DRAGONS' SELECTED SONG LYRICS Waruwu, Deslina; Gea, Putri Arikan Onoda; Silitonga, Andi Jaihutan
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 3 No 1 (2024): APRIL
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v3i1.4348

Abstract

Artikel ini membahas Analisis Bahasa Kiasan dalam Lirik Lagu Pilihan Imagine Dragons'. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis bahasa kiasan yang digunakan dalam lirik lagu pilihan Imagine Dragons, yang paling dominan dalam lirik lagu pilihan Imagine Dragons, dan alasan dari jenis bahasa kiasan yang paling dominan yang digunakan dalam lirik lagu pilihan Imagine Dragons. Tesis ini dilakukan dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini adalah bahasa kiasan yang ditemukan dalam lirik lagu Imagine Dragons. Hasil dari penelitian ini adalah ada lima jenis bahasa kiasan yang ditemukan dalam lirik lagu Imagine Dragons, yaitu: hiperbola, metafora, personifikasi, simile, dan paradoks. Di mana total data terdiri dari 63 data dengan persentase 100%. Dari total data, hiperbola ditemukan 26 lirik yang persentasenya 41,27%, metafora ditemukan 13 lirik yang persentasenya 20,63%, personifikasi ditemukan 11 lirik yang persentasenya 17,46%, simile ditemukan 11 lirik yang persentasenya 17,46%, dan paradox ditemukan 2 lirik yang persentasenya 3,18%. Setelah menganalisis lirik lagu Imagine Dragons, penulis menyimpulkan bahwa jenis bahasa kiasan yang paling dominan adalah hiperbola (41,27% dari 100%). Dapat disimpulkan bahwa bahasa kiasan dapat di temukan dan dipelajari di dalam lirik lagu.
FIGURATIVE LANGUAGE IN BRIDGERTON SERIES SEASON 2 SELECTED EPISODES Kezyana, Natalia; Ndruru, Nelfis; Hutabarat, Ismarini
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 3 No 1 (2024): APRIL
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v3i1.4349

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bahasa kiasan yang memiliki makna dalam Bridgerton Series Season 2 Episode Pilihan. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Identifikasi dilakukan dengan meninjau dialog yang telah ditranskrip dan memeriksa bahasa kiasan dalam setiap dialog. Hasil dari penelitian ini terdapat delapan jenis bahasa kiasan, yaitu 21 ujaran (40,38%) untuk eufemisme, 9 ujaran (17,31%) untuk ironi, 7 ujaran (13,46%) untuk ironi, 7 ujaran (13,46%) untuk ironi, 7 ujaran (13,46%) untuk idiom, dan 7 ujaran (13,46%) untuk idiom. 46%) untuk idiom, 6 ujaran (11,54%) untuk hiperbola, 3 ujaran (5,77%) untuk litotes, 3 ujaran (5,77%) untuk metafora, 2 ujaran (3,85%) untuk simile, dan 1 ujaran (1,92%) untuk personifikasi. Berdasarkan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa jenis bahasa kiasan yang paling dominan adalah eufemisme, yaitu sebanyak 21 ujaran (40,38%).
METAPHOR IN CHRISTINA PERRI’S SONG LYRICS Gulo, Nirma Asnah; Sidauruk, Rada; Purba, Desmalia
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 3 No 1 (2024): APRIL
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v3i1.4350

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menentukan jenis metafora yang digunakan dalam lirik lagu Christina Perri, menentukan jenis metafora yang paling dominan digunakan, dan alasan penggunaan jenis metafora yang paling dominan dalam lirik lagu Christina Perri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data, penulis memfokuskan pada mengidentifikasi kata-kata, frase atau kata benda. Bagian kalimat yang diidentifikasi sebagai metafora dianalisis berdasarkan teori Lakoff mengenai tenor dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik dalam lagu Christina Perri dapat dikategorikan sebagai structural metafora, orientasional metafora dan ontological metafora. Jenis metafora yang paling dominan adalah structural metafora. Alasannya structural metafora adalah jenis yang paling dominan adalah karena jenis tersebut memiliki persentase frekuensi yang paling tinggi, yaitu 50%, sementara orientasional metafora 30% dan ontological metafora 20%.
FIGURATIVE LANGUAGE IN SELECTED WORSHIP SONGS Buulolo, Yusnita; Gowasa, Rinka; Purba, Desmalia; Sagala, Alvin Zonatan
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 3 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v3i2.4941

Abstract

Penelitian ini membahas bahasa kiasan dalam lagu ibadah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis bahasa kiasan yang digunakan dalam lagu-lagu pujian, untuk mengetahui jenis bahasa kiasan yang paling dominan digunakan dalam lagu pujian, serta untuk mengetahui alasan jenis bahasa kiasan yang paling dominan digunakan dalam lagu pujian. Skripsi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini adalah bahasa kiasan yang ditemukan dalam lagu pujian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam jenis bahasa kiasan yang digunakan dalam lagu pujian terpilih, antara lain metafora, hiperbola, paradoks, personifikasi, metonimi dan simile, dimana total data berjumlah 80 data dengan persentase 100%. Dari keseluruhan data tersebut, metafora terdapat pada 32 lirik dengan persentase 40%, hiperbola terdapat pada 15 lirik dengan persentase 18,75%, personifikasi terdapat pada 14 lirik dengan persentase 17,5%, paradoks terdapat pada 10 lirik. dengan persentase 12,5%, simile terdapat pada 5 lirik lagu dengan persentase 6,25%, dan metonimi terdapat pada 4 lirik lagu dengan persentase 5%. Setelah menganalisis lirik lagu pujian terpilih, penulis menyimpulkan bahwa jenis bahasa kiasan yang paling dominan adalah metafora. Alasan mengapa metafora merupakan jenis bahasa kiasan yang paling dominan digunakan dalam lagu-lagu pujian yang dipilih adalah karena bahasa kiasan ini mempunyai kesatuan yang dapat mewakili perasaan atau mengungkapkan pikiran, kesetiaan, keyakinan dan pengharapan kepada Tuhan secara kompleks sehingga lebih mudah dipahami. Selain itu, bahasa kiasan ini juga mampu menyampaikan isi hati dan pikiran seseorang kepada Tuhan secara mendalam, meski hanya melalui lagu ibadah.
ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE IN LANGSTON HUGHES SELECTED POEMS Nababan, Ricardo; Laia, Fombagdodo; Silaban, Gongsar
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 3 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v3i2.4942

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bahasa kiasan dalam puisi-puisi karya Langston Hughes. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai jenis bahasa kiasan yang digunakan dalam puisi-puisi tersebut, yang paling dominan dalam puisi tersebut, dan alasan dari jenis bahasa kiasan yang dominan. Metode deskriptif kualitatif yang berpedoman pada teori Arvius digunakan untuk menganalisis data. Analisis mengungkapkan bahwa Hughes menggunakan tujuh jenis bahasa kiasan: metafora, personifikasi, simile, metonimi, simbol, hiperbola, dan ironi. Metaforaadalah yang paling umum, mencakup 61,67% dari 60 contoh yang teridentifikasi. Personifikasi (10%), simile (8,33%), metonimi (6,67%), dan simbol (6,67%) semakin menambah kedalaman puisi dengan menambahkan lapisan makna. Ironi dan hiperbola, masing-masing sebesar (3,33%), lebih jarang digunakan namun menonjolkan sikap berlebihan dan kontras. Studi ini menyimpulkan bahwa metafora adalah perangkat figuratif yang paling dominan dalam puisi Hughes, karena metafora secara efektif menjembatani ide-ide kompleks, membangkitkan emosi yang kuat, dan menumbuhkan hubungan budaya melalui gambaran yang jelas dan referensi bersama. Kiasan yang serbaguna ini memungkinkan Hughes menyampaikan pesan yang kuat dengan jelas dan berdampak.
TRANSITIVITY PROCESS IN SELECTED WORSHIP SONGS Halawa, Noverlinda; Giawa, Juliana Putri; Siahaan, Hiace Vega Fernando
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 3 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v3i2.4945

Abstract

Tulisan ini mengulas tentang Transitivitas Proses di dalam Lagu-lagu Rohani terpilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis transitivitas proses yang terdapat dalam lagu-lagu Rohani terpilih, menentukan jenis yang paling dominan dalam lirik-lirik tersebut, serta memahami alasan dibalik dominasi jenis transitivitas proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan menunjukkan adanya enam jenis transitivitas proses dalam lagu-lagu Rohani terpilih, yaitu: material, mental, relasional, perilaku, verbal, dan eksistensial. Total data terdiri dari 214 lirik dengan persentase 100%. Dari jumlah tersebut, proses mental ditemukan dalam 89 lirik (41.58%), proses relasional dalam 48 lirik (22.42%), proses material dalam 36 lirik (16.8%), proses verbal dalam 22 lirik (10.28%), proses perilaku dalam 13 lirik (6.1%), dan proses eksistensial dalam 6 lirik (2.80%). Setelah menganalisis lagu-lagu Rohani terpilih, penulis meyimpulkan bahwa proses mental adalah yang paling dominan (41.58%). Hal ini menunjukkan bahwa transitivitas proses dapat ditemukan dan dipelajari dalam lirik lagu.
HARDIN’S PERSONALITY IN ANNA TODD’S AFTER Lawolo, Edi Suryanto; Siadari, Imanuel Juni Herman; Hutabarat, Ismarini
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 3 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v3i2.4944

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kepribadian tokoh utama dalam Anna Todd’s After. Analisis tesis ini difokuskan pada kepribadian Tokoh Utama Hardin. Hardin Scott adalah salah satu karakter utama dalam novel "After" karya Anna Todd. Ia digambarkan sebagai seorang pemuda dengan rambut coklat acak-acakan, aksen khas Inggris, tato, dan tindik bibir. Hardin memiliki kepribadian yang kasar dan seringkali kejam, namun di balik sikapnya yang dingin, ia memiliki masa lalu yang rumit dan menyakitkan. Permasalahan dan kajian pokok yang dibahas dalam skripsi ini adalah apa sajakah struktur komponen kepribadian tokoh utama, serta apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian tokoh utama novel tersebut. Dalam menyelesaikan tesis ini, penulis menerapkan metode penelitian pustaka deskriptif kualitatif agar dapat memperoleh hasil yang sesuai dengan harapan penulis. Kepribadian psikologis yang digambarkan oleh tokoh utama terdiri dari tiga komponen, yang pertama adalah id, Hardin didorong oleh dorongan dasar dan keinginan, seperti kemarahan dan hasrat seksual. Hal ini sering terlihat pada perilaku impulsif dan agresifnya, terutama saat ia merasa terancam atau tidak aman. Kedua, ego Hardin berfungsi sebagai mediator antara id dan realitas. Ia berupaya untuk memenuhi keinginan id dengan cara yang realistis dan dapat diterima secara sosial. Misalnya, meski sering marah, ia terkadang berusaha menahan diri dan bersikap lebih rasional, terutama saat berinteraksi dengan Tessa. Kepribadian psikologis yang terakhir adalah super ego, superego Hardin mencerminkan nilai-nilai moral dan etika yang dipelajarinya dari lingkungan dan pengalamannya. Hal ini seringkali menimbulkan konflik internal dalam dirinya, terutama ketika tindakannya bertentangan dengan apa yang dianggapnya benar atau salah.
MAIN CHARACTER'S PERSONALITY IN JEANNETTE WALLS’ THE GLASS CASTLE Gowasa, Stefanus Septiaman; Silitonga, Andi Jaihutan
JURNAL LITTERA: FAKULTAS SASTRA DARMA AGUNG Vol 3 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : LPPM Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/littera.v3i2.4943

Abstract

This thesis dealth with main characters personality In Jeannette Walls’ The Glass Castle. The analysis of this thesis focused on main character’s personality of Jeannette. The problem of the study in this thesis are What are types of personality, What is the most dominan type, and the impacts of the main character’s most dominat personality in Jeannette Walls’ The Glass Castle, according to Goldberg Lewis’ theory. While completing this thesis, the writer Apply library research descriptive qualitative methods in order to again the appropriate results as the writer hope to. The result of this study are: (1)The types personality used by the main character in Jeannette Walls’ The Glass Castle are: Openness, Conscientiousness, Extraversion, Agreeableness and Neuroticsm. (2)The most dominant type of personality used by the main character in Jeannette Walls’ The Glass Castle is Conscientiousness. (3) The impact of dominantly personality are: (a) Bullied make mentally stronger; She was frequently bullied by other children because they lived in the garbage. This made her try to escape poverty and become more ambitious. (b) Personality Changing Causes of Permissive parenting; Parents failing to provide food, clothing, shelter, and most importantly, love and attention to a child can harm their physical, mental or emotional condition. This results in children having low self-esteem and having difficulty surviving.