cover
Contact Name
A Tenriugi Daeng Pine
Contact Email
pinefarma@gmail.com
Phone
+6285825222916
Journal Mail Official
akfaryamasi.adm@gmail.com
Editorial Address
Akademi Farmasi Yamasi Makassar Jln. Mappala 2 Blok D5 No.10 Makassar Telp. (0411) 883255, 886229 Fax. (0411) 880424 Email: akfaryamasi.adm@gmail.com
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT YAMASI
ISSN : 29860121     EISSN : 2985671X     DOI : https://doi.org/10.59060/jpmy.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal ini merupakan jurnal nasional sebagai wadah publikasi atas kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah diselenggarakan sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. JPMY ini terbit dua kali yakni pada bulan April dan Oktober setiap tahunnya. Berisikan informasi seputar kegiatan pengabdian di bidang kesehatan secara umum.
Articles 34 Documents
PENCEGAHAN ANEMIA TERPADU PADA REMAJA DI LIUKANG KALMAS, KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Nur Hikmawaty Syarifuddin; Holif, Fitriyah; Widya Lestari Nurpratama; Fitriyah, Holif
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT YAMASI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Yamasi
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/3hdc6h75

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang sangat rentan mengalami anemia, terutama di wilayah kepulaua dengan akses pelayanan kesehatan dan pangan bergizi. Kegiatan pegabdian masyaraakat ini bertujuan melaksanakan program pecegahan anemia terpadu melalui pemeriksaan hemoglobin dan penyuluhan kesehatan pada remaja di Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kegiatan meliputi pemeriksaan hemoglobin serta penyuluhan mengenai pencegahan aneia dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD). Sebanyak 32 remaja berpartisipasi dan data kadar hemoglobin dicatat. Rata-rata kadar hemoglobin adalah 12,8 g/dL dengan rentang 11,0-14,6 g/dL. Berdasarkan ambang batas WHO, sebanyak 21,9% peserta dikategorikan anemia. Penyuluhan meningkatkan pemahaman remaja tentang strategi pencegahan anemia, temasuk pola makan seimbang dan kepatuhan konsumsi TTD. Kegiatan ini juga mnngkatkan kesadaran tenag pentingnya deteksi dini kadar hemoglobin sebagai bagian dari pemantauan kesehatan remaja. Kesimpulannya, pencegahan anemia terpadu melalui pemeriksaan hemoglobin dan edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran serta mengidentifikasi remaja berisiko anemia di wilayah kepulauan
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SD NEGERI SAMATA Wijaya, Dian Rezki; Sukfitrianty Syahrir; Afifah Zafira; Dhea Adhelia; Farah Jilan Nasywa
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT YAMASI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Yamasi
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/1zrkr892

Abstract

Pendidikan usia dini adalah fondasi penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan seseorang. Salah satu aspek krusial yang perlu ditanamkan sejak dini adalah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Anak sekolah dasar berada pada fase tumbuh kembang yang sangat aktif, di mana mereka mulai meniru, memahami, dan membangun kebiasaan sehari-hari yang kelak dibawa hingga dewasa. Oleh karena itu, penting untuk memberikan pemahaman tentang nilai-nilai PHBS sejak dini melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan siswa  terkait  Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan penyuluhan. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini menggunakan metode ceramah  dengan pemutaran video animasi, diskusi serta pemberian pre-test dan post-test untuk mengevaluasi hasil dari penyuluhan yang dilakukan. Kegiatan yang dilakukan berjalan dengan lancar serta siswa sangat aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung. Hasil dari pengukuran menggunakan pre-test dan post-tes menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan responden terkait PHBS sebelum dilakukannya penyuluhan dan setelah dilakukannya penyuluhan yaitu terjadi peningkatan pengetahuan PHBS pada siswa SD Negeri Samata. Diharapkan siswa dapat mempraktikkan langsung cara mencuci tangan yang benar, menggosok gigi dan kebiasaan hidup bersih lainnya serta melibatkan guru dan orang tua untuk memperkuat pesan PHBS agar kebiasaan tersebut tidak hanya berlangsung di sekolah saja tetapi juga di rumah. 
PKM PRODUKSI TEH HERBAL DARI KOMBINASI DAUN DAN BUNGA KERSEN (Muntingia calabura L.) PADA IBU PKK DI DESA PADDINGIN KAB. TAKALAR Tahir, Masdiana; Suhaenah, Asriani; Nurlina; Safruddin
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT YAMASI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Yamasi
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/v47e7g03

Abstract

Tanaman kersen banyak tumbuh di daerah desa Paddingin Kec. Sanrobone, Kab.Takalar yang terlihat disepanjang jalan desa sebagai tanaman pelindung. Daun dan bunga kersen telah terbukti mengandung banyak senyawa kimia yang dapat memberikan aktivitas farmakologis seperti antidiabetes, antikolesterol, antibakteri, dan antioksidan, Berdasarkan hasil survei diketahui bahwa penyakit diabetes, kolesterol, asam urat dan tekanan darah merupakan penyakit yang masuk dalam 10 besar terbanyak yang diderita oleh masyarakat di desa Paddingin. Sehingga masyarakat perlu diedukasi cara penanganan dan pencegahannya dengan pemanfaatan tanaman kersen sebagai alternatif pengobatan tanpa menggunakan obat kimia yang memiliki efek samping. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan IPTEK pembuatan teh herbal dari kombinasi daun dan bunga kersen pada mitra ibu PKK desa Paddingin. Pelaksanaan kegiatan PKM ini diawali dengan tahap pre test kemudian penyuluhan tentang manfaat kersen dan sediaan teh herbal. Selanjutnya dilakukan  pelatihan cara membuat produk teh herbal dalam kantong teh celup dan dikemas dalam pouch yang diberi label agar bernilai komersial, yang dipraktekkan langsung oleh peserta. Tahap berikutnya adalah uji hedonik untuk mengukur tingkat kesukaan pada produk teh herbal yang telah dibuat dan diperoleh hasil 95% peserta memilih suka dan 5% memilih sangat suka dan 0% yang memilih agak suka dan tidak suka. Tahap terakhir evaluasi dengan melakukan post test dan tanya jawab. Hasil evaluasi menjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 75% dan keterampilan sebesar 100% dalam mengolah tanaman kersen dengan memanfaatkan daun peserta dan bunganya menjadi produk teh herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Dengan dilakukannya kegiatan PKM ini diharapkan ibu-ibu PKK desa Paddingin dapat membuat produk teh herbal dari kersen secara mandiri dirumah untuk kebutuhan pengobatan sendiri serta keluarga dan dapat memberi peluang wirausaha untuk membantu perekonomian keluarga.
PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH, GULA DARAH DAN ASAM URAT SECARA RUTIN MASYARAKAT MALINO TERBEBAS DARI PENYAKIT DEGENERATIF Hafid, Muliana; Andi Muhammad Farid; Muh. Aris; Sulastri; Andi Armisman Edi Paturusi; Deniyati
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT YAMASI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Yamasi
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/k7kpbh30

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs) are caused by progressive changes in cell and tissue function, such as coronary heart disease, diabetes mellitus, hypertension, cancer, and osteoporosis. Degenerative diseases such as diabetes mellitus, hypertension, and gouty arthritis are major health problems in society. One preventive measure is early detection through routine health checks, especially blood sugar and uric acid level checks. This community service activity aims to increase public awareness in preventing degenerative diseases through health checks and education. The methods used are direct examinations (random blood sugar and uric acid level screening), blood pressure checks, and health education. The results of the activity showed community participation of 85% of the total invitations, with 32% of participants having above-normal blood sugar levels, and 28% of participants having high uric acid levels. After being given education, 90% of participants stated that they would undergo re-examination and adopt a healthy lifestyle. This activity has a positive impact in increasing public awareness, especially in Malino, about the importance of regular health checks as a step to prevent degenerative diseases

Page 4 of 4 | Total Record : 34