cover
Contact Name
Rizki Yudha Bramantyo
Contact Email
rizki_bramantyo@unik-kediri.ac.id
Phone
+6281556414792
Journal Mail Official
dinamikahukum@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Hukum Universitas kadiri Jl. Selomangleng Nomor 1 Kota Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Hukum Dan Masyarakat
Published by Universitas Kadiri
ISSN : -     EISSN : 26217228     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
FOKUS Jurnal Ilmiah Dinamika Hukum dan Masyarakat memiliki fokus pada pemikiran serta penelitian bidang ilmu hukum dan humaniora. Kami menerima naskah-naskah empiris maupun normatif dimana empirik mencakup penelitian yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data empiris untuk menguji hipotesis atau teori-teori hukum. Empirik juga dapat meneliti berbagai aspek hukum, seperti kebijakan publik, proses peradilan, atau perilaku hukum individu atau korporasi. Kami juga menerima naskah-naskah hasil penelitian dan pemikiran normatif, dimana normatif bermakna hasil karya pemikiran dan penelitian teoretis serta filosofis terhadap prinsip-prinsip hukum dan konsep-konsep hukum. Jurnal hukum normatif dapat mengeksplorasi konsep hukum seperti keadilan, kesetaraan, kebebasan, atau hak asasi manusia, dan bagaimana konsep-konsep ini diimplementasikan dalam hukum. Meskipun terdapat perbedaan antara karya ilmiah hukum empirik dan normatif, keduanya dapat saling melengkapi dalam memahami permasalahan hukum. Penelitian empiris dapat memberikan data dan fakta tentang bagaimana hukum diimplementasikan dalam praktik, sedangkan penelitian normatif dapat memberikan dasar teoretis dan filosofis untuk mengembangkan prinsip-prinsip hukum yang lebih baik dan lebih adil. SKUP Skup utama Jurnal Ilmiah Dinamika Hukum dan Masyarakat adalah hasil penelitian dan pemikiran insan yustisia pada bidang Hukum, sosiologi hukum, hukum adat, perkembangan hukum, sosiologi hukum, filosofi hukum, kemanfaatan hukum tak tertutup pula pada pelaksanaan undang-undang dan regulasi, evaluasi kebijakan hukum, praktik-praktik hukum, kenotariatan, dokumen-dokumen hukum, agraria, hukum pajak, fiskal, hukum acara, hukum medis, obat dan pangan terlebih lagi di jaman modern ini hukum telematikan, perdagangan online, perjanjian-perjanjian online dan lain sebagainya dimana masih memiliki muatan bidang ilmu hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 132 Documents
KEMANDIRIAN KEKUASAAN KEHAKIMAN DAN TANTANGAN INDEPENDENSI PERADILAN DI INDONESIA La Ode Muhammad Taufiq Afoeli
Dinamika Hukum & Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): DINAMIKA HUKUM DAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/dhm.v9i1.7634

Abstract

Kemandirian kekuasaan kehakiman merupakan prinsip mendasar dalam suatu negara hukum yangbertujuan untuk menjamin peradilan yang adil, tidak memihak, dan independen. Dalam sistemketatanegaraan Indonesia, kemandirian kekuasaan kehakiman diperkuat secara signifikan setelah erareformasi melalui amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,penerapan sistem satu atap di bawah Mahkamah Agung, serta pembentukan Mahkamah Konstitusidan Komisi Yudisial sebagai bagian dari reformasi institusi peradilan. Namun, dalam praktiknya,kemandirian kekuasaan kehakiman masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk campur tangandari cabang kekuasaan lain, rendahnya integritas aparat penegak hukum/peradilan, lemahnyapengawasan, serta ketidakseimbangan antara kemandirian dan akuntabilitas di dalam institusiperadilan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kemandirian kekuasaan kehakiman dalam sistemketatanegaraan Indonesia dan implementasinya dalam struktur peradilan nasional. Penelitian inimenggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan danpendekatan konseptual. Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan mengkaji peraturanperundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan sumber hukum relevan lainnya, yang kemudiandianalisis secara kualitatif menggunakan metode deskriptif-analitis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara normatif, kemandirian kekuasaan kehakiman diIndonesia telah memperoleh landasan konstitusional yang kuat; namun, implementasinya masihmenghadapi tantangan struktural dan kultural yang memengaruhi efektivitas penegakan hukum dankeadilan. Oleh karena itu, penguatan integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas institusi peradilansangat diperlukan untuk mewujudkan sistem peradilan yang mandiri, profesional, dan berorientasipada keadilan.Kata Kunci : Kekuasaan Kehakiman, Indepedensi, Peradilan
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP LAGU YANG DIHASILKAN OLEH SUNO AI DALAM PERSPEKTIF HUKUM HAK CIPTA DI INDONESIA La Ode Muhammad Saleh Saputra; Endah Widyastuti; Romi
Dinamika Hukum & Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): DINAMIKA HUKUM DAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/dhm.v9i1.7635

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence dalam industri musik telah melahirkan sistemyang mampu menghasilkan lagu secara otomatis tanpa keterlibatan langsungmanusia dalam keseluruhan proses kreatif. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kedudukan hukum lagu yang dihasilkan oleh Suno AI sebagai objekperlindungan hak cipta serta menganalisi pihak yang dapat diakui sebagai penciptaatas lagu tersebut dalam perspektif Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentangHak Cipta Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatifdengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatanperbandingan hukum. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui penafsiransistematis terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan.. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa lagu yang dihasilkan oleh Suno AI tidak dapatdiakui sebagai ciptaan yang dilindungi hak cipta karena tidak terpenuhinya unsurorisinalitas dan kreativitas yang mensyaratkan adanya ekspresi intelektual manusiayang bersifat khas dan pribadi sebagaimana diatur dalam UU Hak Cipta. Selain itu,tidak terdapat pihak yang dapat diakui sebagai pencipta atas lagu yang dihasilkanoleh Suno AI, baik developer, Suno AI, maupun pengguna, karena tidak adanyakontribusi kreatif manusia yang secara langsung dan substantif terhadap ekspresimusikal yang dihasilkan. Ketiadaan human authorship tersebut menyebabkan laguhasil Suno AI tidak melahirkan hak cipta dan berada di luar rezim perlindungan hakcipta di Indonesia.Kata Kunci : Kecerdasan Buatan, Kreatifitas, Hak Cipta