PKM Maju UDA
Journal of Community Service for Advanced Darma Agung University (JPKMMUDA), with registered number ISSN 2745-6064 (print), ISSN 2745-6072 (online) is a multidisciplinary scientific journal published by LP3M Darma Agung University Medan. This journal publication aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service. Please read these guidelines carefully. Writers who want to submit their manuscripts to the JPKMMUDA editorial team must comply with the writing guidelines. If the submitted manuscript does not comply with the guidelines or is written in a different format, it will be REJECTED by the editor before further review. Editors will only accept manuscripts that conform to the specified format. JPKMMUDA is published three times a year, in August, October and December. Please submit your manuscript. Please download the template right side in the website. Focus and Scope This journal publication aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service. JPKMMUDA specifically focuses on the main problems in the development of the sciences of community service as follows: Legal studies Economics Teacher Training Nursing Science Agricultural Science Engineering Science Social and Political Sciences Tourism and Hospitality Sciences
Articles
96 Documents
MEMASYRAKATKAN INTERNET DI PEDESAAN MELALUI PELATIHAN SISWA/I SMK SWASTA HKI PAHAE
Yohannes Simanjuntak, Marthin;
Sibarani, Edy Budi Harjono;
Adri, Sultan;
Gea, Lenaria
PKM Maju UDA Vol 4 No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v4i3.4596
Desa Pahae merupakan salah desa yang berada di Kabupaten Tarutung, desa dengan kultur budayanya yang kental serta masyarakat yang religius menjadikan warga desa yang memiliki tingkat kesadaran terhadap pendidikan sangat tinggi, ini dibuktikan mayoritas remajanya melanjutkan sekolah minimal sampai jenajang SMA/SMK . Kondisi seperti tersebut tidak diimbangi dengan pembangunan insfrastruktur yang seimbang diantaranya layanan internet yang belum merata dan tidak stabil. Dari permalahan tersebut, maka tim pengabdi akan memberikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat agar mampu membangun jaringan internet, sehingga seluruh warga akan menikmati jaringan internet yang stabil, ouput dari kegiatan ini akan menjadikan desa cerdas dengan kemampuan dalam menggunakan teknologi informasi. Metode yang digunakan dengan pendampingan mulai perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian kepada mayasarakat menjadikan warga Desa Bucor Wetan memilkik kemampuan membangun jaringan internet dan menikmati internet yang stabil.
MEMASYARAKATKAN INTERNET DI PEDESAAN MELALUI PELATIHAN SISWA/I SAM N 1 BADIRI KAB.TAPANULI TENGAH
Fotriyodi, Rivon;
Hakim, Arief Rahman;
Simanjuntak, Martin Yohannes;
Harjono, Edy Budi
PKM Maju UDA Vol 3 No 2 (2022): Edisi Bulan AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v3i2.4604
Seiring berkembangnya zaman di era modern ini, Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki masyarakat yang mayoritas aktif dalam menggunakan internet, tetapi perlu di ketahui bahwa 10% masyarakat di Indonesia belum paham dalam menggunakan internet. Masih banyak wilayah di Indonesia yang mengalami keterlambatan masuknya teknologi, contohnya adalah kecamatan Marangkayu yang berada di Kabupaten kutai kartanegara Provinsi Sumatera Utara. Maka dari itu melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini penulis ingin memberikan pelatihan tentang teknologi di era modern seperti saat ini. Khususnya pada Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah karena menurut kami masih banyak yang belum mengerti tentang teknologi digital contohnya pengoperasian komputer. Disini Penulis ingin berbagi ilmu dan informasi mengenai teknologi digital khususnya bagi siswa dan siswi di SMAN N 1 Badiri Kab.Tapanuli. Pada pelatihan ini, penulis menargetkan 5 pertemuan dengan materi yang akan dibawakan yaitu mulai dari pengoperasian komputer, pemberian materi mengenai penggunaan aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Dan Microsoft Power Point. Dengan pelatihan ini diharapkan para siswa dan siswi bisa mengerti tentang pengoperasian komputer, terlebih dalam pengoperasian aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Dan Microsoft Power Point.
KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PERTANIAN DI DESA HATOGUAN KECAMATAN PALIPI KABUPATEN SAMOSIR
Napitupulu, Runggu Besmandala;
Hutabarat, Lamminar;
Silaen, Novia Ruth;
Tarigan, Jenni
PKM Maju UDA Vol 5 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i1.4333
Community service activities aim to create successful entrepreneurs and provide knowledge about the steps to starting a business in agriculture. The problem faced is the character of the Hatoguan village community who are surrendered to their current situation. They are more demanding of the government in meeting their needs. The PkM team motivated the participants by transferring knowledge about entrepreneurship in agriculture, especially cultivation/plantation and fisheries. The activity was carried out for 3 (three) months starting from observation to evaluation. Participants were very enthusiastic about the material provided. The village head is very collaborative with the PkM team. The results of the evaluation show that the above activities have an impact on the community. Some of the participants have started a new business. They are also in the process of establishing a institution for the production and distribution of maize agricultural.
SOSIALISASI TENTANG DAMPAK AMBLYOPIA TERHADAP LOW VISION DI SEKOLAH YAYASAN KARSA UTAMA SEJAHTERA MEDAN
Irma, Khairuna;
Zulianti, Zulianti;
Romadhon, Syahru;
Nainggolan, Roy Candra
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4698
Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 1992, seseorang dengan low vision adalah orang yang mengalami kerusakan fungsi penglihatan setelah penataklasanaan dan atau koreksi refraksi standar dan memiliki tajam penglihatan kurang dari 6/8 (20/60) dan persepsi cahaya atau lapangan pandang kurang dari 10 derajat dari titik fiksasi. Mereka masih dapat menggunakan atau mungkin dapat menggunakan penglihatannya dalam merencanakan atau melakukan tindakan. Namun, dalam ICD-10, versi terakhir dari Klasifikasi Penyakit Internasional WHO, istilah kurang penglihatan dikategorikan sebagai gangguan penglihatan binokuler kategori 1 atau 2, yaitu ketajaman penglihatan terbaik harus lebih rendah dari 6/18 dan lebih baik atau sama dengan 3/60 dengan kedua mata terbuka setelah koreksi. Istilah "visi rendah" mencakup banyak definisi. Seseorang yang mengalami penyakit mata pada tahap awal Mungkin memiliki penglihatan yang hampir normal, tetapi sisanya mungkin mengalami penurunan penglihatan yang berfungsi, meskipun penurunan tersebut mungkin signifikan. Kecuali mereka tidak lagi memiliki penglihatan yang berfungsi, mereka tidak boleh dianggap buta. Kinerja penglihatan setiap orang berbeda.
PENYULUHAN BAHAYA PECANDU NARKOTIKA DAN KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA
Siregar, Gomgom T. P;
Silaban, Rudolf;
Sinaga, Lestari Victoria
PKM Maju UDA Vol 3 No 1 (2022): Edisi Bulan APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v3i1.4029
Narcotics and narcotics addicts after Article 1 Paragraph 6 of the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 2415/Kemenkes/Per/XII/2011 concerning Medical Rehabilitation of Drug Addicts, Abusers and Victims of Narcotics Abuse is someone who accidentally uses narcotics because they are persuaded, deceived, deceived, forced , and/or threatened to use narcotics. Rehabilitation is here to provide protection for addicts and victims of narcotics abuse by giving them the opportunity to recover and continue their lives in society, especially narcotics abuse. The Government has made various efforts to prevent narcotics in Indonesia. This is to prevent the circulation of narcotics and narcotics addicts from becoming more devastating. Based on this, we from the Group 3 KKN Team at Darma Agung University carried out community assistance activities in an effort to formulate narcotics education on the use of narcotics. The aim of implementing this service KKN is to provide knowledge and understanding to the public about the types and dangers of narcotics as well as rehabilitation of narcotics addicts. The expected target in this Community Service Community Service Program is to increase public knowledge about narcotics abuse rehabilitation and provide information to the public about the member institutions involved.
PELATIHAN PERAKITAN DAN TROBLESHOOTING COMPUTER UNTUK SISWA/I SMK NEGERI 2 DOLOK SANGGUL
Fotriyodi, Rivon;
Simanjuntak, Martin Yohannes;
Buulolo, Mesna Wati; Fadillah, Muhammad Rizki
PKM Maju UDA Vol 4 No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v4i3.4603
Pada era industry 4.0 ini, masyarakat diwajibkan untuk selalu uptodate tentang teknologi. Perusahaan serta industri swasta bersaingan menghasilkan area kegiatan dan persaingan memperebutkan SDM yang dapat menggunakan teknologi untuk meningkatkan kapasitas produksi profesi. Dari peralihan ke new normal harus menambahkan pemahaman siswa-siswi dalam memanfaatkan dan mengenal peripheral serta troubleshoot pada komputer. di samping itu, rendahnya antusias serta dukungan terhadap penguasaan komputer selama pandemi jelas membuat siswa-siswi kesulitan ketika menghadapi permasalahan pada komputer. Atas permasalahan ini, tim pengabdian kepada masyarakat universitas Audi Indonesia berupaya meningkatkan kemampuan siswa khususnya siswa-siswi SMKN 2 Dolok Sanggul. Dalam kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini diterapkan metode yakni Pelaksanaan Pre dan Pos test, pemaparan materi peripheral dan troubleshooting, praktikum perakitan dan penyelesaian troubleshooting. Dalam kegiatan ini siswasiswi SMKN 2 Dolok Sanggul diikuti sebanyak 38 orang. Dari hasil kegiantan ini siswa-siswi diharapkan dapat menambahkan softskill serta percaya diri sehingga dapat bersaing pada masyarakat dan didunia industry.
MEMASYARAKATKAN INTERET KEPADA SISWA/I SMK TRISULA DOLOK SANGGUL
Harjono, Edy Budi;
Sinaga, Juliana;
Fotriyodi, Rivon;
Syahputra, Andry
PKM Maju UDA Vol 3 No 2 (2022): Edisi Bulan AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v3i2.4600
Pesatnya perkembangan teknologi internet yang tidak diiringi dengan edukasi dalam penggunaanya menyebabkan candu terhadap internet dan cenderung menggunakan internet untuk hal yang sia-sia bahkan negatif. Karena itu penulis melakukan PKM dengan judul “MEMASYARAKATKAN INTERNET KEPADA SISWA/i SMK TRISULA DOLOK SANGGUL”. Pengabdian kepada SMK Trisula Dolok Sanggul (PKM) bertujuan untuk mengedukasi siswa dalam pemanfaatan internet, khususnya Siswa/i Sekolah SMK Trisula Dolok Sannggul. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SMK Trisula Dolok Sanggul, adalah 1.Para siswa dan siswi yang mengikuti penyuluhan merespon hangat dan mengapresiasi yang mendalam ter- hadap kegiatan tersebut, 2.Pada saat penyampaian materi peserta memahami cara memilah informasi yang terse- bar diinternet, menjaga kemanan berinternet salah satunya dari kejahatan phising dan tips untuk tetap produktif dalam bekerja atau belajar, 3.Para peserta dapat menjawab pertanyaan yang diberikan dengan baik dan merespon secara positif merupakan tanda tersampaikannya materi penyuluhan, 4.Siswa dan siswi peserta PKM mendapat ilmu pengetahuan baru dan mendapatkan sertifikat keikutsertaan yang diberikan oleh penyelenggara kegiatan.
BELAJAR SAMBIL BERMAIN UNTUK MENUMBUHKAN NILAI GOTONG ROYONG MENUJU KEBHINEKAAN MELALUI PENDIDIKAN BERKUALITAS
Pardede, Lukman;
Pardede, Dewi Lestari;
Sinurat, Hersakso;
Siahaan, Monalisa Marta;
Silalahi, Dewi Paulina;
Alexander, Irving Josafat
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4568
Salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan yakni Pendidikan. Salah satu manfaatnya membuat kita menjadi berilmu serta dapat memahami sesuatu. Terdapat banyak cara untuk mendapatkan pendidikan selain dari sekolah, yaitu melalui lingkungan rumah, masyarakat dan gadget. Dengan semakin banyak sarana pembelajaran, diharapkan para pelajar memberikan inovasi pada semua bidang. Maka inovasi ini pun dapat membuat taraf pendidikan semakin berkualitas.Saat ini pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk mendorong kehidupan agar lebih maju dan mampu bersaing dalam era globalisasi. Hal ini dikarenakan pendidikan berkualitas menjadi kunci dasar dari keberhasilan suatu negara. Dan pendidikan dijadikan sebagai salah satu indikator utama dalam meningkatkan sumber daya manusia dikarenakan dapat mempengaruhi suatu tindakan. Maka salah satu misi pendidikan berkualitas yaitu, membangun karakter anak bangsa. Oleh karena itu, pendidikan karakter yang baik merupakan bagian dari penerapan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan karakter memiliki peran untuk mengembangkan kemampuan para pelajar dalam berperilaku dan berbudi pekerti yang baik. Pelajar diharapkan dapat menyaring kebudayaan yang bertentangan dengan nilai dan budi pekerti ataupun karakter bangsa. Selain itu, melalui pendidikan karakter budaya gotong royong diharapkan dapat tetap terjaga. Karena gotong royong mencakup dalam bekerjasama, demokrasi, pembiasaan musyawarah mufakat, meningkatkan rasa empati, solidaritas dan anti diskriminasi. Salah satu dampaknya ini sangat erat kaitannya dengan kebhinekaan. Karena dalam menjaga kebhinekaan diperlukan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat. Luas dan pentingnya cakupan pendidikan karakter menandakan bahwa dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas diperlukan usaha dari semua pihak. Dengan terwujudnya pendidikan berkualitas, maka akan mendukung salah satu tujuan SDG’s yaitu pada indikator nomor 4 “Pendidikan Berkualitas”.
PEMANFAATAN PWM SEBAGAI PENGENDALI TEMPERATUR PADA HEATING UNIT MOIST HEAT PACK THERAPY MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER
Suryanto, Bambang;
Siregar, Tuful Zuchri;
Hanim, Ulfa;
Sitepu, Nur Weni Fefiana Br
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4705
Moist heat pack dipanaskan dengan cara dikukus (steam) menggunakan heating unit moist heat pack therapy. Dikarenakaan heating unit moist heat pack therapy pada alat sebelumnya masih menggunakan thermostat digital, mengakibatkan alat tersebut memiliki beberapa kelemahan terutama pada bagian pengontrol temperaturnya. Maka dari itu dibutuhkan pemanfaatan PWM (Pulse Widht Modulation) dalam mengontrol kestabilan temperatur. Jenis penelitian yang digunakan adalah Experiment dengan melakukan perancangan, pengujian, dan pengukuran pada titik-titik pengukuran yang telah di tetapkan. Pembahasan di lakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan menjelaskan cara kerja blok/rangkaian berdasarkan fakta-fakta hasil pengukuran yang di dapatkan.Dari hasil pengukuran tegangan pada TP1 terukur rata-rata tegangan sebesar 4.9V DC, pada TP2 terukur rata-rata tegangan sebesar 4.9V DC, pada TP3 terukur rata- rata tegangan sebesar 4.9V DC.Telah didapatkan hasil pengukuran dutty cycle dari hasil pemrograman PWM pada mikrokkontroler yang di tetapkan pada TP4. Setelah di tentukan range temperatur yaitu pada 70oC terdeteksi dutty cycle sebesar 100%. Pada range temperatur 73oC terdeteksi dutty cycle sebesar 40%. Pada range temperatur 75oC terdeteksi dutty cycle sebesar 0%.Rangkaian pengendali temperatur menggunakan pemanfaatan pulsa PWM telah berkerja sesuai dengan yang telah dirancang berserta fungsinya sebagai menstabilkan temperatur air pada chamber heating unit moist heat pack therapy.
SOSIALISASI PEDULI PENYANDANG DISABILITAS: KESETARAAN HAK DALAM SISTEM PENDIDIKAN DI SMA NAMIRA MEDAN
Pardede, Lukman;
Pardede, Dewi Lestari;
Sinurat, Hersakso;
Laia, Didi Yusuf Friend
PKM Maju UDA Vol 4 No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i3.4037
The rising number of disabilities in Indonesia, currently at 22.97 million, equivalent to 8.5% of the population, highlights the urgent need for inclusive education. Despite constitutional and international commitments to non-discrimination, people with disabilities face challenges in accessing higher education due to exclusionary admission practices. This paper reveals discriminatory criteria in brochures, limiting the choice of majors for disabled students.The research exposes the pervasive stigma against disabilities, resulting in social marginalization and denial of equal educational opportunities. These discriminatory practices extend to public facilities, legal standing, and violate basic human rights. Despite constitutional guarantees and global commitments, challenges persist in providing effective educational programs and services for all individuals with disabilities. This study explores the educational disparities faced by people with disabilities, assessing student awareness at Namira Private High School and examining the role of formal education in promoting inclusivity. The conclusion emphasizes the need for collective efforts to eliminate internal and external barriers hindering the full realization of educational rights for people with disabilities. The findings underscore the existing gaps and encourage actions to ensure equal opportunities for people with disabilities in education.