cover
Contact Name
Yuliani Wahyu Sardana
Contact Email
yulianiwahyusardana25@gmail.com
Phone
+6282234657237
Journal Mail Official
deteksi.jurnaltekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lettu Suyitno No. 2 Kalirejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
De`Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Published by Universitas Bojonegoro
ISSN : -     EISSN : 25023152     DOI : https://doi.org/10.56071/de'teksi
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini Memiliki bidang keahlian yang terdiri dari Teknik Struktural, Teknik dan Manajemen Konstruksi, Teknik Geoteknik, Teknik Sumber Daya Air, Teknik Transportasi dan Teknik Kelautan.
Articles 137 Documents
ANALISIS PENYEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DS. BAYEMGEDE KEC. KEPOHBARU Harjono.,ST.,M.Si
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2628.809 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i1.149

Abstract

Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa publik dalam penyediaan air bersih yang berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam upaya memberikan pelayanan terhadap masyarakat terutama yang terdapat di Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru dituntut untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sehingga kebutuhan air bersih di Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru ini bisa tercukupi, maka dengan ini kami sebagai penulis ingin menganalisa kebutuhan dan kebutuhan air bersih di desa tersebut apakah sudah dapat memenuhi kebutuhan air bersih atau tidak. Tujuan dari tugas akhir ini yaitu untuk mengetahui jumlah kebutuhan air bersih yang harus terpenuhi oleh IPA Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru PDAM Kota Bojonegoro pada tahun 2028, serta mengetahui kapasitas Reservoir untuk mencukupi kebutuhan air di wilayah Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru PDAM Kota Bojonegoro pada tahun 2028, dan Untuk mengetahui kebutuhan harian maksimum dan puncak debit air Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru PDAM Kota Bojonegoro. Pelaksanaan tugas akhir merupakan desain dasar dari identifikasi potensi kebutuhan air bersih di Desa Bayemgede Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, berdasarkan sumbernya data dibedakan menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder, dan pada tahap analisis dilakukan dengan menghitung data yang ada untuk mencari laju perubahan dari hasil - hasil elemen dan mengetahui kebutuhan air bersih. Data yang diperlukan dari segi kuantitas yaitu penambahan pelanggan PDAM menurut variable - variabelnya selama 5 tahun terakhir, kemudian data tersebut dianalisis menggunakan rumus - rumus untuk mencari kebutuhan air bersih periode 10 tahun mendatang. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, kebutuhan air bersih Desa Bayemgede tahun 2028 menurut prediksi jumlah penduduk adalah 2,27 liter/detik, kebutuhan harian maksimum 2,72 liter/detik, debit pada jam puncak 4,09 liter/detik. Cakupan pelayanan yaitu 1.906 jiwa, dan kekurangan kapasitas Reservoir yaitu 29 m³.
PENGUKURAN DAN PEMETAAN TANAH PADA KEGIATAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (Studi kasus Desa Bakalan Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro) Herta Novianto.,ST.,M.Si
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3620.285 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i1.150

Abstract

Angkutan umum adalah salah satu moda trasportasi yang menghubungkan kawasan satu dengan kawasan yang lain. Oleh karenanya perlu diperhatikan kinerja angkutan umum sehingga sistem transportasi dapat berjalan dengan baik. Namun salah satu jenis moda transportasi di bojonegoro dengan trayek Bojonegoro – Nganjuk, Nganjuk – Bojonegoro nampaknya masih kurang memadai. Berdasarkan hal tersebut dilakukan suatu studi untuk mengetahui faktor – faktor kinerja terhadap angkutan umum dan menganalisis kinerja angkutan di jalur Bojonegoro - Nganjuk. Lingkup penelitian meliputi kinerja angkutan umum berdasarkan tingkat efektifitas dan efisiensi. Data yang diambil untuk mengetahui kinerja angkutan umum jalur Bojonegroro - Nganjuk dari tingkat efektifitas yaitu kemudahan, kapasitas, dan kualitas dari headway dan waktu tungu, kecepatan rata-rata, waktu perjalanan dan jumlah kendaraan sedangkan tingkat efisiensi yaitu utilitas dan load factor. Hasil penelitian diperoleh faktor-faktor tingkat efektifitas dan efisiensi. Dan di dapat hasil analisis kinerja angkutan umum jalur Bojonegoro - Nganjuk dilihat dari tingkat efektifitas dari Headway untuk keberangkatan dari Bojonegoro sebesar 77,41 menit dan untuk keberangkatan dari Nganjuk sebesar 67,61 menit dan Dan untuk hasil Waktu Tunggu rata – rata dari keberangkatan dari Bojonegoro sebesar 38,70 menit dan untuk keberangkatan dari Terminal Nganjuk sebesar 33,80 menit melebihi standar yang ditentukan World Bank maka kinerja angkutan umum dalam kondisi kurang baik karena melayani penumpang dalam waktu tunggu yang lama. Di tinjau dari aspek kapasitas operasi sebesar 45%. Bila dibandingkan menurut standar World Bank sebesar 80-90% belum memenuhi standar. Ditinjau dari waktu perjalanan untuk perjalanan dari Bojonegoro Ke Nganjuk di dapat Waktu Tempuh sebesar 2,58 jam dan sebaliknya sebesar 3,19 jam standar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sebesar 2 – 3 jam sudah memenuhi standart yang di tetapkan. Ditinjau dari kecepatan perjalanan keberangkatan dari Bojonegoro ke Nganjuk sebesar 41,14 km/jam dan sebaliknya sebesar 33,11 km/jam standar dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yaitu sebesar 25 km/jam kecepatan perjalanan melebihi standar yang telah di tetapkan. Dari tingkat efesiensi dari load factor keberangkatan dari Bojonegoro sebesar 39.67% dan dari Nganjuk 73.33% standar parameter World Bank sebesar 70% sudah baik. Dan ditinjau dari Jarak Perjalanan angkutan umum bus adalah menempuh jarak 315 km/kend/hari bahwa Jarak Perjalanan angkutan umum melebihi standar yang telah ditentukan World Bank sebesar 230 - 260 km/kend/hari.
PENGARUH KOMPOSISI RECYCLE CONCRETE AGREGATE (RCA) DAN ABU TERBANG (FLY ASH) TERHADAP KUAT TEKAN DALAM PEMBUATAN BETON POROUS Ir. H. Zainuddin,M.T
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2762.663 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i1.151

Abstract

Dengan meningkatnya aktifitas konstruksi di indonesia, menyebabkan bertambahnya limbah-limbah beton. Limbah beton adalah bahan sisa atau bahan bekas yang diperoleh dari penghancuran dari bangunan konstruksi yang tidak digunakan. Beton Agregat kasar daur ulang atau RCA adalah agregat kasar yang diperoleh dari beton daur ulang yang telah mengalami proses pulsed power (Eva Arifi, 2014) dan berdasarkan beberapa permasalahan yang terjadi sudah seharusnya memanfaatkan komposisi material berupa Abu terbang (Fly Ash) sebagai pengganti sebagian semen dan menggunakan beton daur ulang sebagai agregat kasar Recycle Concrete Agregate (RCA) sebagai pengganti batu alam. Beton porous atau beton non-pasir juga dikenal sebagai pervious concrete adalah campuran antara semen , air dan agregat kasar yang membentuk suatu material tembus air. Skema pekerjaan ini adalah komposisi benda diteliti serta dilakukan pembersihan setelah dilakukan pembersihan dilakukan pencampuran kompoosisi yaitu Batu alam, Beton daur ulang (RCA), Semen, Abu Terbang (Fly Ash), dan Air. Lanjut benda uji di rendam air selama 28 Hari. Uji kuat tekan menggunakan alat Compression Testing Machine (CTM) saat umur beton mencapai 28 hari. Pemakaian Fly Ash sebesar 22,5% dan RCA sebesar 25% menghasilkan kuat tekan dengan mutu 10,19 Mpa pada umur 7 Haridan Pemakaian Fly Ash sebesar 22,5% dan RCA sebesar 25% menghasilkan kuat tekan dengan mutu 19,25 Mpa pada umur 28 Hari.
ANALISIS FAKTOR PENGARUH HARGA JUAL RUMAH PADA PERUMAHAN (Studi kasus Perumahan griya Permata Sumbang Part II dan Griya Permata Asri) Eko Wahyu Abryandoko.,S.Pd.,MT
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2599.479 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i1.152

Abstract

Rumah merupakan kebutuhan dasar manusia selain sandang dan pangan. Perkembangan pembangunan rumah sejalan dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, sehingga kebutuhan manusia semakin beragam, salah satunya kebutuhan akan tempat tinggal yaitu rumah. H. Sutrisno adalah salah satu pengembang yang menawarkan produk perumahan di lota Bojonegoro yaitu Perumahan Griya Permata Sumbang Part II dan Griya Permata asri. Akan tetapi, permasalahan yang dihadapi yaitu bangaimana meningkatkan penjualan dimana saat ini banyak bermunculan pengembang-pengembang baru yang berani memunculkan terobosan-terobosan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga jual rumah pada perumahan di perumahan griya permata sumbang part II dan Griya permata asri. Tahapan penelitian ini adalah studi berbagai literatur untuk menentukan variabel yang akan digunakan. Tahap selanjutnya mendesain kuisioner penelitian kemudian melakukan pengambilan data dengan cara wawancara langsung dan dengan metode Simple Random Sampling. Data yang diperoleh dari kuisioner dijelaskan melalui analisis deskriptif dan untuk mengetahui faktor pengaruh bangunan, lokasi, fasilitas, kenyamanan terhadap harga jual digunakan analisis regresi linear berganda meluputi uji validitas & realibilitas, uji asumsi klasik (multikolinieritas, normalitas autokorelasi, heterokedasitas) uji regresi ( uji f & t ). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas Kenyamanan (X4) terhadap Harga jual secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan dan positif terhadap variabel Harga pada Perumahan Griya Permata sumbang Part II, dimana pengaruh variabel (X4) sebesar 0,842 (84,2%). Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel Kenyamanan (X4) berpengaruh dominan dibandingkan variabel Bangunan (X1), variabel Lokasi (X2), variabel Fasilitas (X3).
PERENCANAAN PEMBANGUNAN TEMBOK PENAHAN TANAH DENGAN KONSTRUKSI BETON BERTULANG DI DESA SIMO KECAMATAN SOKO KABUPATEN TUBAN Mushthofa.,ST.,MT
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1979.283 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i1.153

Abstract

Jalan di desa tersebut merupakan jalan arteri dan merupakan jalur akses yang digunakan warga sekitar untuk kegiatan sehari-hari., maka saat hujan rawan terjadi kelongsoran atau pergeseran tanah akibat beban-beban kerja yang dapat menjadikan tanah terjadi penurunan sehingga menjadi rusak dan berdampak menghambatnya aktivitas warga sehari-hari yang melewati jalan tersebut. Berdasarkan uraian dan latar belakang masalah yang telah dikemukakan didepan dapat diidentifikasi beberapa permasalahan antara lain apakah tembok penahan tanah stabil terhadap gaya geser, guling dan daya dukung tanahnya. Adapun maksud dari penulisan skripsi ini adalah untuk menghitung stabilitas dinding penahan tanah pada kegiatan pembangunan TPT di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, apakah stabil terhadap gaya geser, guling dan stabil terhadap daya dukung tanah. Batasan masalah dikhususkan pada perencanaan dinding penahan tanah dengan simulasi dinding kantilever, perencanaan TPT di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, dan tidak memperhitungkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dalam perencanaan dinding penahan tanah di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Dari hasil pembahasan di BAB IV dapat disimpulkan beberapa hal mengenai perencanaan dinding penahan tanah yang berada di Desa Simo kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Dapat disimpulkan Stabilitas Geserdiperoleh 2,07, Stabilitas Guling diperoleh 0,31, dan Daya Dukung Tanah diperoleh 51246,3 , dari perhitungan tersebut telah memenuhi angka aman. Sehingga jenis TPT tersebut dapat diaplikasikan di lokasi tersebut.
PENERAPAN SUMUR RESAPAN PADA PERENCANAAN DRAINASE WILAYAH DI DESA NGAMPEL-BOJONEGORO (Studi : Kawasan Permukiman Desa Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro) Ir. Antonius andi Tjandra., MM., MT.
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2556.152 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i1.154

Abstract

su krisis air di Indonesia khususnya di wilayah perkotaan akan menjadi kenyataan, apabila upaya pengelolaan sumberdaya air secara terprogram, terpadu dan berkelanjutan, tidak dilakukan secara serius. Maka, implementasi rancang tindak pengelolaan sumberdaya air tanah bukan saatnya lagi untuk ditelaah, akan tetapi upaya pemulihan melalui penerapan sumur resapan merupakan tindakan strategis dalam kancah revitalisasi air tanah guna sebagai pembangunan berwawasan Lingkungan dalam impelementasi pembangunan Berkelanjutan.Studi ini bertujuan untuk mengetahui nilai permeabilitas tanah dalam penentuan dimensi sumur resapan dalam mereduksi debit banjir serta mengetahui desain Sumur Resapan Air yang ideal,serta lokasi studi di ambil di RT 03 RW 01. Sebagai studi kasus, penelitian ini mengambil lokasi di kawasan permukiman Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Sampel tanah di lokasi studi juga diambil untuk dilakukan uji permeabilitas yang dilaksanakan di Cepu.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai koefisien permeabilitas (k) sampel tanahnya adalah 2,18 x 10-4cm/detik. Berdasarkan perhitungan, desain sumur resapan adalah berpenampang lingkaran dengan diameter 1 m, kedalaman 1,26 m dan debit banjir yang mampu ditampung oleh sumur resapan (Qo) = 0,301 m3/detik.serta air yang masuuk kedalam drainase tanpa sumur resapan didapatkan dengan rumus rasional = 97,1055 m3/detik.Dan drainase dengan sumur resapan = 0,301 m3/detik sehingga terjadi pengurangan debit limpasan air sebesar setelah di dapatkan dengan mengurangi hasil yang sudah di dapatkan sebelum dan sesudah menerapkan Sumur Resapan Air = 96,8045 m3/detik atau 6 %.Penempatan Jarak terhadap tangki septik 2 m, resapan tangki septik tank/cubluk/saluran air limbah 5 m, sumur air bersih 2m.
ANALISIS KINERJA EMBUNG UNTUK IRIGASI LAHAN PERTANIAN DESA PAJENG KECAMATAN GONDANG KABUPATEN BOJONEGORO Noer Hidayah.,S.Si.,M.Si
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3510.086 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i1.155

Abstract

Embung Desa Pajeng adalah embung yang terletak di alas plumpung Dukuh Brendo Desa Pajeng Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro yang selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Pajeng untuk memenuhi kebutuhan air lahan pertanian mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja Embung Desa Pajeng terutama untuk irigasi lahan pertanian Desa Pajeng. Analisa kinerja embung dapat ditinjau dengan menggunakan sistem pendekatan pada 3 aspek yakni: aspek fisik, aspek pemanfaatan, aspek operasional dan pemeliharaan (O&P). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi, kuesioner, dan teknik dokumentasi serta menggunakan analisis deskriptif sebagai teknik analisis data. Penilaian yang diberikan dengan menggunakan metode skala likert yakni pengukuran terhadap sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok tentang kejadian atau gejala sosial. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil sebagai berikut: kinerja Embung Desa Pajeng ditinjau dari aspek fisik menghasilkan nilai 2,82 (dalam kondisi baik), ditinjau dari aspek pemanfaatan menghasilkan nilai 3,35 (dalam kondisi baik), ditinjau dari aspek operasional dan pemanfaatan (O&P) menghasilkan nilai 2,86 (dalam kondisi baik), dan secara keseluruhan kiner ja Embung Desa Pajeng ditinjau dari ketiga aspek tersebut menghasilkan nilai sebesar 3,01 (dalam kondisi baik). Kebutuhan air per hari untuk lahan pertanian Desa Pajeng seluas 60 Ha yang selama ini dapat dialiri oleh air Embung untuk musim tanam I dengan metode perhitungan LPR-FPR adalah sebesar: 0,2607 mᶟ/det x 12 (jam) x 60 (menit) x 60 (detik) = 11.262,24 mᶟ/hari. Kapasitas Embung Desa Pajeng adalah sebesar 21.109,65 mᶟ. Sehingga perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan air untuk lahan pertanian cukup untuk satu kali musim tanam saja dan untuk musim tanam kedua sebaiknya dianjurkan tanaman polowijo.
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA PROYEK DI PT NANA YAMANO TECHNIK Harjono
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.067 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i2.208

Abstract

Proyek adalah sekumpulan kegiatan yang dimaksudkan untuk mencapai hasil akhir tertentu yang cukup penting bagi kepentingan pihak manajemen. Proyek tersebut salah satunya meliputi proyek konstruksi. Proses pembangunan proyek konstruksi pada umumnya merupakan kegiatan yang banyak mengandung unsur bahaya. Salah satu fokus perusahaan kontraktor adalah menciptakan kondisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik di proyek. SedangkanKeselamatan dan Kesehatan Kerja memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk perilaku pekerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisa pengaruh penerapan keselamatan kerja terhadap kinerja proyek pada proyek kontruksi PT. Nana Yamano Technik, serta menganalisa keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh terhadap kinerja proyek konstruksi . penelitian ini menggunakancara kualitatif yaitu suatu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata orang atau tulisan yang dapat diamati, metode pengumpulan data dengan cara menganalisis, obsesvasi, wawancara, dan koesioner. Analisis regresi linear berganda. Untuk pengolahan data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial variabel bebas yang terdiri dari Keselamatan Kerja(X1), Kesehatan Kerja (X2), berpengaruh signifikan terhadap variabel Kinerja Proyek Konstruksi Industri (Y). Untuk variabel keselamatan kerja (X1) tidak berpengaruh terhadap variabel kinerja proyek (Y). Variabel kesehatan kerja (X2) berpengaruh terhadap Kinerja Proyek (Y).
ANALISA KERUSAKAN DAN PERBAIKAN JALAN ASPAL: Studi kasus : Jalan Bangilan – Tapelan Kec. Kapas Kab. Bojonegoro Musthofa
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.186 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i2.209

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan mobilitas keseharian, sehingga volume kendaraan yang melewati suatu ruas jalan akan mempengaruhi kapasitas dan kemampuan dukungnya. Kekuatan dan keawetan kontruksi perkerasan jalan sangat ditentukan oleh beban yang diterima jalan tersebut, sifat-sifat daya dukung tanah dasar, kualitas bahan baku perkerasan. Dari hasil survey didapat beberapa kerusakan yaitu tambalan, retak, lubang, gelombang dan amblas pada desa Bangilan – Tapelan dilakukan penanganan perbaikan untuk mengatasi kerusakan dengan menambal atau melakukan lapis ulang tetapi tidak menyelesaikan masalah. Tambalan luas kerusakan 218 dengan Nq 4,26, Retak luas kerusakan 208 dengan Nq 4,16, Lubang luas kerusakan 205 dengan Nq 4,1, Alur luas keruskan 113 dengan Nq 2,26, Gelombang luas kerusakan 204 dengan Nq 4,08, Belahan luas kerusakan 29,8 dengan Nq 0,596, Nilai kerusakan jalan = 19,5, Untuk perencanaan tebal lapis tambahan dengan Umur Rencana 5 tahun, sesuai dengan perhitungan yang di peroleh dari hasil, maka untuk tebal lapisan tambahan yaitu Laston = 3 cm ( laston ms 774 ).
ANALISIS PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA JATITENGAH KECAMATAN SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO Novianto, Herta; Ermawan, Agus
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.973 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i2.210

Abstract

Masalah penyediaan air bersih menjadi permasalahan yang sangat serius di Perdesaan. Desa Jatitengah Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro salah satu daerah yang mengalami kekeringan saat musim kemarau, Hampir semua daerah minim air bersih agar tidak terjadi kekurangan air perlu menjaga dan memanfaatkan sumber air yang ada maka pemerintah desa setempat membuatkan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih.dalam tugas akhir ini dipredisikan kebutuhan air bersih sampai dengan tahun 2023 dengan acuan dari data perangkat desa dalam perhitungannya menggunakan rumus geometri dan debit sumber air prduksi sumur bor.hasilnya menunjukan bahwa kebutuhan air bersih untuk tahun 2023 sebesar 0,81 liter/detik.dan ketersediaan air dari sumur bor 1,89 liter/detik.Penelitian ini bertujuan untuk memprediksikan kebutuhan air bersih pada tahun 2023 sehingga kebutuhan air yang tersedia masih mencukupi pada tahun 2023.

Page 5 of 14 | Total Record : 137