cover
Contact Name
Yuliani Wahyu Sardana
Contact Email
yulianiwahyusardana25@gmail.com
Phone
+6282234657237
Journal Mail Official
deteksi.jurnaltekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lettu Suyitno No. 2 Kalirejo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
De`Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Published by Universitas Bojonegoro
ISSN : -     EISSN : 25023152     DOI : https://doi.org/10.56071/de'teksi
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini Memiliki bidang keahlian yang terdiri dari Teknik Struktural, Teknik dan Manajemen Konstruksi, Teknik Geoteknik, Teknik Sumber Daya Air, Teknik Transportasi dan Teknik Kelautan.
Articles 134 Documents
ANALISIS DAMPAK BERFUNGSINYA JEMBATAN SOSRODILOGO TERHADAP LALU LINTAS DI PERSIMPANGAN DESA KLANGON Novianto, Herta
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 1 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.9 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i1.246

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan bertujuan untuk mendukung distribusi lalu lintas barang maupun manusia dan membentuk struktur ruang wilayah (Renstra Kementerian PU 2010-2014,2010), sehingga pembangunan infrastruktur memiliki 2 (dua) sisi yaitu : tujuan pembangunan dan dampak pembangunan. Setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pasti menimbulkan dampak terhadap lingkungan baik dampak positif maupun dampak negatif, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana melaksanakan pembangunan untuk mendapatkan hasil dan manfaat yang maksimum dengan dampak negatif terhadap lingkungan yang minimum. Penelitian ini menggunakan metode observasi merupakan teknik pegumpulan data yang dilakuan dengan cara terjun langsung ke lapangan. Teknik ini dinilai efisien bila peneliti tahu dengan pasti varibel yang akan diukur dan tahu apa yg diharapkan. Dalam penelitian,menghasilkan data survey dampak berfungsinya jembatan sosrodilogo memiliki hambatan samping sangat rendah. Dari hasil penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan dengan kondisi setelah terjadi perubahan terhadap simpang bersinyal jembatan sosrodilogo didapat kecepatan tempuh 0,45 km/jam dan kecepatan arus bebas 32,825 km/jam. Dan kondisi aktifitas lalu lintas jalan Rajekwesi termasuk tingkat pelayanan golongan A dengan prosentase dari kecepatan bebas lebih besar dari 90 km/jam yang termasuk lalu lintas bebas. Volume lalu lintas merupakan jumlah kendaraan yang melewati suatu titik tertentu dari satu segmen/ruas jalan selama waktu tertentu. Jenis volume yang digunakan adalah volume jam puncak. Volume jam puncak merupakan banyaknya kendaraan yang melewati suatu titik tertentu dari suatu ruas jalan selama satu jam pada saat terjadi arus lalu lintas yang terbesar dalam satu hari. Menurut PKJI 2014, semua nilai arus lalu lintas diubah menjadi satuan kendaraan ringan (skr) dengan menggunakan ekivalensi kendaraan ringan (ekr).
Perencanaan Embung Di Desa Karangsono Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro harjono
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.108 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i2.259

Abstract

Wilayah Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan sumber daya air berupa penurunan muka air tanah yang signifikan, kondisi air sungai yang kering pada musim kemarau dan banjir pada musim hujan, serta berkurangnya ketersediaan air baku baik untuk air minum maupun untuk irigasi. Kerusakan sumber daya air tersebut disebabkan oleh faktor alam maupun manusia. Berbagai macam upaya dapat dilakukan untuk mengembalikan kondisi sumber daya air seperti semula, atau paling tidak dapat memperlambat laju kerusakannya. Perhitungan-perhitungan yang dilakukan dalam perencanaan embung ini meliputi analisa tampungan embung, perhitungan curah hujan rencana, Analisa tubuh embung serta menghitung rencana anggaran biaya (RAB). Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh ketersediaan air yang dapat ditampung dari hujan diperkirakan 26.429,3 m3, volume tampungan air embung yang didapat adalah 13.249,89 m3, Evaporasi selama musim kering (Agustus sampai dengan November) sebesar 310,15 m3 sehingga sisa tampungan menjadi 12.939,74 m3, jika kebutuhan air penduduk adalah 12.849 m3, maka terdapat sisa 90,74 m3, luas tanah yang dibutuhkan guna melaksanakan pekerjaan pembuatan embung tersebut adalah minimal sebesar 6.320,25 m2 atau 0,632 Ha, serta biaya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan pembuatan embung jika dilaksanakan sekarang adalah sebesar Rp 467.620.379,46,-.
Pengaruh Kadar Lumpur Di 3 Wilayah Penambang Pasir Bengawan Solo Terhadap Kuat Tekan Beton Normal Menggunakan Metode Sni 03-2834-2000: Studi Kasus Kecamatan Kalitidu, Tulung Dan Ledok Kulon soegiyarto
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.003 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i2.260

Abstract

Beton merupakan bahan bangunan yang sudah lama di kenal lama dan sangat banyak di gunakan. Beton terdiri dari bahan campuran material semen, pasir, air, kerikil. Salah satu bahan pencampuran beton yaitu agregat halus (pasir) yang dimana di daerah Bojonegoro banyak orang yang kurang memperhatikan kualitas agregat halus (pasir) terutama kandungan kadar lumpur pasir. Kandungan kadar lumpur pada pasir sangat mempengaruhi kuat tekan beton yang dimana semakin banyak kandungan lumpur pada pasir maka kuat tekan beton semakin rendah begitu juga sebaliknya semakin sedikit kandungan lumpur pada pasir maka kuat tekan beton semakin tinggi. Bahan-bahan penyusun beton sebaiknya memenuhi syarat. Kandungan kadar lumpur yang melekat pada agregat dibatasi atau tidak boleh melebihi syarat. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui berapakah kadar lumpur agregat halus di 3 wilayah bengawan solo (kalitidu, tulung dan ledok kulon) yang sesuai dengan persyaratan sehingga mendapatkan mutu beton yang kuat tekanan. Metode pencampuran beton mengacu pada SNI-03-2834-2000 tentang “Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal”. Pada penelitian ini Benda uji yang di gunakan dalam pengujian kuat tekan adalah Mould silinder ukuran 15 x 30 cm. persen kadar lumpur yang diperoleh dimana Untuk pasir Ledok belum dicuci sebesar 13%, pasir ledok sudah dicuci 3%, pasir Tulung 5%, pasir Kalitidu belum dicuci 17% dan Pasir Kalitidu sudah dicuci 0%. Pengujian dilakukan pada saat beton berumur 28 hari. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa semakin rendah kadar lumpur dan semakin kasar variasi butiran pasir maka semakin tinggi nilai kuat tekan beton. kuat tekan beton pada pasir Ledok belum dicuci mendapatkan nilai kuat tekan 10,95 MPa, untuk pasir Ledok sudah dicuci mendapatkan nilai kuat tekan 11,23 MPa, untuk pasir Tulung mendapatkan nilai kuat tekan 10,24 MPa, untuk pasir Kalitidu belum dicuci mendapatkan nilai kuat tekan 10,66 dan untuk pasir Kalitidu sudah dicuci mendapatkan nilai kuat tekan 15,90 MPa. Namun kekuatan beton tersebut tidak memenuhi kekuatan rencana, Karena memiliki nilai kuat di bawah 21 MPa.
Analisis Kemacetan Lalu Lintas Akibat Parkir Di Badan Jalan: Studi Kasus : Sekitar Jalan Ketapang Selatan Depan Pasar Cepu Kabupaten Blora Novianto, Herta
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.53 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i2.261

Abstract

Permasalahan lalu lintas terdapat beberapa aspek yang saling berkaitan. Lalu lintas yang baik adalah yang mampu mewujudkan arus yang lancar, kecepatan yang cukup, aman, nyaman dan murah. Kemacetan merupakan permasalahan yang sering kali terjadi di wilayah perkotaan. Volume arus lalu lintas sudah hampir mendekati atau melebihi kapasitas jalan akan menimbulkan suatu kemacetan. Kegiatan parkir di bahu jalan menjadi fenomena yang mempengaruhi pergerakan kendaraan di saat kendaraan-kendaraan yang mempunyai intensitas pergerakan yang begitu tinggi akan terhambat oleh kendaraan yang parkir di bahu jalan sehingga menyebabkan kemacetan. Fenomena kemacetan akibat dari pengaruh parkir pada badan jalan parkir pada badan jalan (on street parking) menjadi hal yang menarik untuk dikaji. Dalam Penelitian ini jenis penelitian yang digunakan berdasarkan rumusan masalah adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemacetan akibat parkir di badan jalan. Lokasi jalan yang diteliti adalah Sekitar Jalan Ketapang Selatan Depan Pasar Cepu Kabupaten Blora. Titik fokus yang diteliti berada pada sekitar Pasar Cepu, pertokoan dan pengamatan parkir di badan jalan. Berdasarkan analisa dan pembahasan diketahui bahwa parkir di badan jalan sekitar Jalan Ketapang Selatan Depan Pasar Cepu, menimbulkan permasalahan yaitu berupa kemacetan, meskipun demikian secara umum kondisi kemacetannya masih bisa dikendalikan oleh para pengendara yang melintas dijalan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari volume yang menunjukkan berkisar antara 489,7 smp/jam. Diketahui pula kelas hambatan samping pada hari libur dengan jumlah total berkisar 1.196, sedangkan untuk hari kerja kelas hambatan sampinya total 1.042. dengan demikian kelas hambatan samping tergolong sangat tinggi. Sedangkan untuk nilai kepadatan lalu lintas diketahui pada hari libur sebesar 45,36. Pada hari kerja sebesar 33,82. Untuk derajat kejenuhan diketahui berkisar 0,55 pada hari Minggu dan pada hari Senin berkisar 0,51. Tingkat pelayanan jalan tergolong pada kategori C. Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa arus lalu lintas masih dalam batas stabil namun hambatan dari kendaraan lain dirasakan semakin besar akibat dari aktivitas parkir di badan jalan.
Analisis Struktur Gedung Fakultas Sains Dan Teknik Dan Universitas Bojonegoro zainuddin
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.884 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i2.262

Abstract

Pada setiap bangunan konstruksi gedung, semua komponen strukturnya harus memiliki kekuatan untuk menahan beban yang di pikulnya. Balok dan kolom merupakan komponen struktur yang sangat penting dalam konstruksi bangunan. Untuk itu kedua komponen tersebut harus di hitung dan di analisa berdasarkan kombinasi beban dan gaya terfaktor yang sesuai. Dalam penyusunan penelitian ini penulis meninjau pelat, balok dan kolom struktur gedung fakultas Teknik Universitas Bojonegoro terhadap tekanan yang sesuai dengan fungsinya. Analisa struktur pada gedung fakultas teknik ini menggunakan bantuan program sap 2000 V.14 yang mengacu pada persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan struktur lain ( SNI 2847-2013) , Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk bangunan gedung dan non gedung, serta peraturan pembebanan indonesia untuk bangunan Gedung (PPIUG 1983). Pada control tulangan struktur dapat di ketahui bahwa : Pada balok B1 (25/40) untuk Panjang 4 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B1 (25/40) untuk Panjang 3 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B1 (25/40) untuk Panjang 2 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B1 (25/40) untuk Panjang 9/3 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B1 (20/30) untuk Panjang 9/3 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B3 (WF200) untuk Panjang 4 meter, penggunaan balok aman. Pada balok B3 (WF200) untuk Panjang 3 meter, penggunaan balok aman. Pada balok B4 (WF150) untuk Panjang 3 meter, penggunaan balok aman. Pada balok B4 (WF150) untuk Panjang 2 meter, penggunaan balok aman. Pada kolom lantai 1 (35x35), penggunaan tulangan aman. Pada kolom lantai 2 (35x35), penggunaan tulangan aman. Pada kolom lantai 2 (35x35), penggunaan tulangan aman. Plat mampu menerima beban.
Analisis Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Pekerja Proyek Konstruksi: Studi Kasus: Proyek Pembongkaran dan Pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III PT. Garuda Joyo Kusumo mushthofa
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.5 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i2.263

Abstract

Penelitian ini mengambil lokasi yaitu pada proyek pembongkaran dan pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III berlokasi di Desa Sumberarum Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran angket/kuesioner dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja proyek konstruksi sebanyak 100 dengan teknik sampel yang digunakan yaitu simple random sampling (sampel acak sederhana), sehingga jumlah sampel diperoleh sebanyak 50 responden. Metode analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan Regresi Linier Berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap kinerja pekerja proyek konstruksi pembongkaran dan pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III PT. Garuda Joyo Kusumo secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil jawaban responden dimana variabel Sistem Manajemen Keselematan dan Kesehatan Kerja (K3) masuk dalam kategori setuju dengan nilai rerata sebesar 3,70. Variabel Alat Pelindung Diri (APD) masuk dalam kategori sangat setuju dengan nilai rerata sebesar 4,05. Sedangkan variabel risiko kecelakaan kerja masuk dalam kategori sangat setuju dengan nilai rerata sebesar 4,22. Variabel yang berpengaruh terhadap kinerja pekerja proyek konstruksi pembongkaran dan pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III PT. Garuda Joyo Kusumo yaitu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan nilai ????ℎ???????????????????? 2,334, untuk variabel Alat Pelindung Diri (APD) diperoleh nilai ????ℎ???????????????????? 2,037 sedangkan untuk variabel Risiko Kecelakaan Kerja diperoleh nilai ????ℎ???????????????????? 2,053. Variabel yang berpengaruh paling dominan terhadap kinerja pekerja proyek konstruksi pembongkaran dan pemasangan Ducting CT 343CT01 di Area Raw Mill Tuban III PT. Garuda Joyo Kusumo adalah variabel Risiko Kecelakaan Kerja dengan hasil nilai rerata sebesar 4,22.
Analisis Sistem Drainase Kota Bojonegoro Wilayah Afvoer Karang Pacar Kabupaten Bojonegoro: Studi Kasus: Persilangan Saluran Jalan Mastrip – Jalan Pemuda harjono
Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2021): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4327.254 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v6i1.265

Abstract

Penelitian ini dilakukan di wilayah Afvoer Karang Pacar Kabupaten Bojonegoro, dengan daerah tangkapan air seluas 2,898 Km2 . Beberapa jalan di wilayah tersebut sering terjadi banjir saat hujan turun. Wilayah afvoer Karang Pacar yang akan diteliti berawal dari persilangan saluran Jalan Mastri sampai Jalan Pemuda. Peneliti menggunakan data curah hujan stasiun Bojonegoro yang diperoleh dari Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Bojonegoro. Data curah hujan yang digunakan adalah data hujan harian 15 tahun terakhir (2005-2019). Dalam analisi ini untuk perhitungan debit rencana menggunakan metode Log Pearson III dan untuk menghitung debit rencana menggunakan metode rasional. Berdasarkan hasil analisis, ada beberapa saluran yang dikatakan tidak aman. Maka dari itu saluran-saluran tersebut harusnya menjadi fokus pemerintah untuk mencari solusi agar tidak lagi terjadi banjir saat musim hujan. Ada dua alternatif yang bisa digunakan dalam mengurangi potensi banjir, yaitu dengan sosialisasi kepada masyarakat agar turut serta dalam merawat saluran agar terhindar dari sampah yang menyumbat atau dengan melakukan normalisasi infrastruktur drainase dengan mengubah bentuk maupun dimensi saluran.
Perencanaan Tembok Penahan Tanah ( Kantilever ) Desa Sidomukti Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban Pada Awal Tahun 2020 Sudirham, Sudirham
Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2021): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1133.052 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v6i1.266

Abstract

Pada penelitian ini peneliti mengambil lokasi study di Kecamatan Kenduruan tepatnya di dibelakang pasar Desa Sidomukti Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur. Karena tanah di belakang pasar Desa Sidomukti Kecamatan Kenduruan yang tipe tanahnya bersifat tanah gerak/ hidup dan mudah susut namun bukan tanah likuifaksi.Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perencanaan dimensi tembok penahan tanah. Melakukan perhitungan kestabilan tembok penahantanah.Menghitung gaya guling, geser dan daya dukung.Perhitungan struktur penulangan dinding penahantanah. Menggambar hasil penulangan. Pada penelitian ini peneliti fokus pada TPT dengan type kantilever yang memiliki kelebihan mengandalkan daya jepit untuk menjaga kestabilan dari struktur penahan dibandingkan dengan type tpt lainnya yang dianggap sesuai dengan jenis tanah di lokasi study. Analisa data tanah dari data tanah yang ada dapat kita ketahui kemampuan tanah dalam menahan beban dari suatu struktur yang direncanakan.Kohesi (c) dan sudut gesek didapatkan dengan melakukan pengujian uji geser langsung (direct shear test) di Laboratorium, Berat isi tanah juga diperoleh dengan pengujian di laboratorium. Perencanaan menggunakan berat isi beton 24kN/m. Adapun data tanah yang didapatkan dari pengujian laboratorium adalah volume tanah 1 (γ) 19,15 kN/m3; kohesi (c) 0,624 kN/m2; sudut gesek dalam (φ) 4,50o .volume tanah 2 (γ) 17,75 kN/m3; kohesi (c) 0,669 kN/m2; sudut gesek dalam (φ) 4,80o .volume tanah 3 (γ) 18,73 kN/m3; kohesi (c) 0,730 kN/m2; sudut gesek dalam (φ) 4,60o .Hasil perencanaan stabilitas tembok penahan tanah aman terhadap geser, guling dan daya dukung tanah menggunakan teori terzaghi,dengan hasil perhitungan sebagai berikut: Stabilitas terhadap gaya geser = 3,36 > 2 (aman). Stabilitas terhadap gaya guling = 2,16 > 2(aman). Stabilitas terhadap daya dukung tanah =5,08 > 3(aman). Dari hasil perhitungangeser, guling dan daya dukung tanah dapat dinyatakan aman karena nilai di atas sudah lebih besar dari nilai Safety Factor. Dari analisis perencanaan tpt di gunakan penulangan dengan di ameter tulangan utama D10-250mm untuk tulangan sengkang dengan diameter D10 dengan jarak 25 cm.
Analisis Kelayakan Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Tuban Ditinjau Dari Segi Kepadatan Arus Lalu Lintas Dan Kecepatan Laju Kendaraan Khususnya Di Segmen Satu Andi Tjandra, Antonius
Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2021): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.792 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v6i1.268

Abstract

Kepadatan volume lalu lintas yang terjadi khususnya di jalan dalam kota adalah dampak langsung dari kemajuan perekonomian dibidang industri yang menjadi bomerang karena menimbulkan ketidak nyamanan bagi penduduk setempat disekitar sepanjang jalan dalam Kota Tuban dan pengguna jalan yang melintas jalan dalam kota. Dengan rencana pembangunan Jalan Lingkar Selatan Tuban dengan total panjang 19 km yang terbagi menjadi tiga segmen, sehingga jalan tersebut digadang-gadang dapat mengurai dan mengurangi tingkat kepadatan yang berdampak arus lalu lintas di jalan raya dalam Kota Tuban. Untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas diperlukan suatu sistem pengaturan lalu lintas yang benar-benar baik sehingga mampu memberikan kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan bagi 2 pengguan jalan yang melintasi di jalan raya dalam kota dan penduduk setempat di sekitar jalan raya dalam kota Kabupaten Tuban. Sebagai studi kasus, penelitian ini mengambil lokasi di Jalan Lingkar Selatan Tuban. Dari penelitian yang telah dilaksanakan dengan menggunakan kajian-kajian yang ada dan analisis pembahasan dilaksanakan dapat disimpulkan, bahwa Jalan Lingkar Selatan khususnya di Segmen Satu Layak Digunakan, Pada perhitungan TMS dilihat besarnya time mean speed di lokasi studi adalah 42,598 km/jam, space mean speed dapat dihitung pada besarnya space mean speed di lokasi studi adalah 41,62 km/jam, dengan data volume jam-an maksimum dan arus ekuivalen jam-an maksimum PHF dapat dilihat kapasitas yang terpakai sebesar 32% dari kapasitas maksimumnya, volume lalu lintas paling tinggi selama satu jam terjadi mulai pukul 16.00 – 16.15 WIB sampai pukul 17.00 - 17.15 WIB. kapasitas praktis yang dapat disimpulkan sebesar 1432 kend/jam atau sama dengan 942,1 smp/jam. kapasitas sisa yang didapat masih dapat digunakan pengguna jalan 68% dari kapaitas jalan tersebut, kapasitas teoritis mengacu pada hasil beberapa faktor seperti Co (Kapasitas Dasar), FCw (Factor Penyesuaian Lebar Lajur), FCsp (Faktor Penyesuaian Pemisah Arah), FCsf (Faktor Penyesuaian Hambatan Samping), dan FCcs (Faktor Penyesuaian Ukuran Kota) maka hasil kapasitas teoritis adalah 2453,4 smp/jam. komposisi lalu lintas pada jalan tersebut secara total adalah 2474,45 smp/jam.
Analisis Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Pengguna Jalan Dan Lingkungan Masyarakat: Studi Kasus: Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro mushthofa
Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2021): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.328 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v6i1.269

Abstract

Perkembangan sektor industri di Indonesia beberapa tahun belakang menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Dalam pendistribusian suatu barang sektor industri tentu saja membutuhkan sebuah transportasi. Agar transportasi juga berjalan dengan baik dibutuhkan akses jalan yang maksimal dan mudah untuk dilalui. Salah satu kabupaten dengan potensi perkembangan industri yang cukup pesat yaitu Kabupaten Bojonegoro. Bojonegoro merupakan salah satu wilayah yang saat ini sedang berkembang dalam Industri Migas. Banyak truk-truk besar yang melewati kawasan jalan Raya Pemuda Timur dengan melebihi kapasitas. Dalam penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh yang ditimbulkan akibat dari kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur. Akibat yang ditimbulkan dari Kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro bagi pengguna jalan dan lingkungan masyarakat adalah berdampak pada aspek keamanan, kenyamanan dan aspek biaya. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,675 yang berarti bahwa variabel bebas yaitu aspek keamanan, aspek kenyamanan dan aspek biaya dapat menjelaskan variasi variabel terikat (kerusakan jalan) sebesar 67,5% sedangkan sisanya sebesar 32,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel yang mempengaruhi kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro yaitu aspek keamanan, aspek kenyamanan dan aspek biaya. Hal ini dibuktikan dengan hasil Uji Regresi Linier Berganda dimana variabel Aspek Keamanan memiliki nilai koefisien sebesar 0,216, variabel Aspek Kenyamanan memiliki nilai koefisien sebesar 0,663 dan variabel Aspek Biaya memiliki nilai koeefisien sebesar 0,276. Variabel yang paling dominan terhadap kerusakan Jalan Raya Pemuda Timur Kabupaten Bojonegoro adalah aspek kenyamanan dengan nilai koefisien sebesar 0,663.

Page 7 of 14 | Total Record : 134