cover
Contact Name
A Tenriugi Daeng Pine
Contact Email
pinefarma@gmail.com
Phone
+6285825222916
Journal Mail Official
akfaryamasi.adm@gmail.com
Editorial Address
Akademi Farmasi Yamasi Makassar Jln Mappala 2 Blok D5 No. 10 Makassar Telp (0411)866229, (0411)883255 Fax (0411)880424 email: akfaryasi.adm@gmail.com
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN YAMASI MAKASSAR
ISSN : 25488279     EISSN : 28091876     DOI : https://doi.org/10.59060/jurkes.v7i1.250
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini memuat naskah hasil penelitian dengan kajian ilmiah yang berkaitan dengan bidang kesehatan secara umum dan bidang farmasi khususnya. Sebuah jurnal yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian seluruh aspek ilmu farmasi sebagai berikut : farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi, bioteknologi farmasi, serta farmakologi dan farmasi klinik, namun tak terbatas secara implisit. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Januari dan Juli.
Articles 265 Documents
EVALUASI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP OBAT PADA PASIEN RAWAT JALAN DI APOTEK MINA MEDIKA (KLINIK RATULANGI MEDICAL CENTRE) MAKASSAR admin; TAUFIQ TAUFIQ
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.017 KB)

Abstract

Lama waktu tunggu pelayanan resep dapat mencerminkan suatu proses kerja dari tenaga farmasi dalam melakukan pelayanan yang disesuaikan dengan situasi dan harapan pasien. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan resep obat berdasarkan waktu tunggu di Apotek Mina Medika Makassar ( Klinik Ratulangi Medical Centre ) pada bulan April tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif observatif yaitu penelitian dengan melakukan pengamatan secara langsung di tempat penelitian untuk mendapatkan data. Sampel penelitian adalah resep racikan dan non racikan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat, waktu tunggu pelayanan resep obat berdasarkan jenis resep yaitu resep obat racikan dan obat jadi dapat dikatakan baik, karena masih memenuhi standar pelayanan minimal dibidang kesehatan pelayanan farmasi tahun 2008 yaitu dibawah 30 menit dengan waktu tunggu obat jadi 10,3 menit dan obat racikan 20,1 menit. Waktu tunggu pelayanan resep obat berdasarkan jumlah item obat berkualitas baik dengan waktu tunggu jumlah item obat lebih dari satu 13,6 menit, dan resep dengan jumlah satu item obat membutuhkan waktu tunggu 3,1 menit . Keywords: Kualitas Pelayanan, Waktu Tunggu, Apotek Mina Medika
EFEKTIVITAS SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN ANDONG MERAH(Cordylinefruticosa (L.) A.Cheval)TERHADAP PENYEMBUHANLUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus). admin; ZAKIAH THAHIR; TAUFIQ TAUFIQ
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.787 KB)

Abstract

Daun andong merah (Cordyline fruticosa) (L) A Chev merupakan salah satu tanaman khas indonesia yang diketahui berkhasiat sebagai obat yang bekerja dalam proses penyembuhan luka. Daun andong merah mengandung saponin, sterioda, polisakarida. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh ekstrak daun andong merah (Cordyline fruticosa) (L) A Chev terhadap kecepatan penyembuhan luka secara topikal pada kelinci (Oryctolagus Cuniculus), sampel penelitian adalah 3 ekor kelinci (Oryctolagus Cuniculus) jenis kelamin jantan berat badan 3 kg. Penelitian ini menggunakan 2 konsentrasi ekstrak 10% dan 15% serta kontrol negatif basis salep. Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh diameter rata rata penyembuhan luka pada konsentrasi salep 10% pada hari ke 7 adalah 0,7cm dengan persentase penyembuhan luka5% dilihat dalam fase penyembuhan luka pada fase maturasi pada konsentrasi 15% pada hari ke 7adalah 1,06cm denan presentase penyembuhan luka 47% dilihat dalam fase penyembuhan luka pada fase poliferasi sehingga dapat disimpulkan bahwa salep ekstrak daun andoong merah dapat membantu menyembuhkan luka sayat dengan efek terbesar pada konsentrasi 10% Keywords: Andong merah, Salep, Luka sayat kelinci
PENGARUH KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN PARE HIJAU (Momordica charantia L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA PUNGGUNG KELINCI (Oryctolagus cuniculus) admin; ANANDA RAMADANI
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.508 KB)

Abstract

Daun pare hijau (Momordica charantia L.) mengandung senyawa-senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, alkaloid, steroid dan terpenoid yang berpotensi untuk menyembuhkan luka.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyembuhan luka bakar sediaan krim ekstrak etanol daun pare hijau (Momordica charantia L.) pada punggung kelinci (Orytolagus cuniculus). Metode yang digunakan adalah pengujian luka bakar derajat dua dimana pada penelitian ini menggunakan kelinci jantan yang dibuat menjadi tiga area luka bakar pada punggung kelinci, luka pertama diberikan konsentrasi krim ekstrak 5% b/b, area luka kedua diberikan basis krim dan area luka ketiga diberikan obat Burnazin. Pengamatan dilakukan selama 2x sehari selama 10 hari, dengan melihat perubahan diameter luka bakar. Diameter penurunan luka bakar dengan menggunakan konsentrasi 5% b/b adalah 1,63 mm konsentrasi yang efektif karena mampu mendekati diameter luka mencapai nol atau telah terbentuk jaringan baru yang menutupi luka Keywords: Cream extract pare, Momordica charantia L, Rabbits, burns
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK N-BUTANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium Lappaceum Linn) DENGAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) admin; MUHAMMAD SAHARUDDIN
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.604 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji aktivitas antioksidan Fraksi n-butanol daun rambutan (Nephelium Lappaceum L.) dengan menggunakan pereaksi DPPH (1,1-diphenyl-2-pycrylhydrazyl). Tujuan penelitian ini untuk mengukur daya aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 yang terdapat dalam Fraksi n-butanol daun rambutan menggunakan metode DPPH. Ekstrak dihasilkan dengan cara maserasi menggunakan metanol, Kemudia difraksinasi dengan n Butanol. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan penambahan DPPH (1,1-diphenyl-2-pycrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukan daun rambutan dengan nilai IC50 86,1334 µg/mL memiliki aktifitas antioksidan yang kuat, sedangkan kuersetin yang digunakan sebagai pembanding memiliki nilai IC50 13,419 µg/mL memiliki aktivitas sangat kuat. Keywords: Daun Rambutan, Radikal bebas, Antioksidan, DPPH
OPTIMASI KOMBINASI HPMC DAN PVP SEBAGAI POLIMER TERHADAP MUTU FISIK PATCH EKSTRAK RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Var. rubrum) admin; ARIYANI BUANG
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.78 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi Hidroksipropilmetil selulosa (HPMC) dan Polivinil Pirolidon (PVP) sebagai polimer yang menghasilkan patch ekstrak Jahe Merah.yang memenuhi syarat mutu fisik. Jahe Merah diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Patch dibuat dalam tiga variasi konsentrasi polimer yaitu : Patch A ( HPMC 600 mg - PVP 200 mg), Patch B (HPMC 500 mg - PVP 500 mg) dan Patch C (HPMC 200 mg - PVP 600 mg). Pengujian mutu fisik yang dilakukan meliputi uji organoleptik, uji keseragaman bobot, uji ketebalan, uji ketahanan lipat, dan uji susut pengeringan. Hasil penelitian dinalisis menggunakan uji t pada taraf kepercayaan 95% didapatkan bahwa Patch A dengan konsentrasi HPMC 600 mg - PVP 200 mg memiliki mutu fisik yang lebih baik berdasarkan parameter organoleptik, keseragaman bobot, ketebalan, ketahanan lipat dan susut pengeringan. Keywords : HPMC, PVP, patch, physical stability Zingiber officinale Var. rubrum
TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TERHADAP OBAT GENERIK DI PUSKESMAS MONCOBALANG KECAMATAN BAROMBONG KABUPATEN GOWA TAHUN 2019 SUHARTINI SUHARTINI
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.255 KB)

Abstract

Obat generik adalah nama obat yang sama dengan zat aktif berkhasiat yang dikandungnya, sesuai nama resmi Internasional Non Property Names yang telah ditetapkan dalam farmakope. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Responden pada penelitian ini adalah pasien yang datang berkunjung di puskesmas Moncobalang selama penelitian berlangsung. Pengambilan sampel diperoleh dengan teknik purposive sampling yakni pengambilan sampel hanya pada individu yang didasarkan pada pertimbangan dan karakteristik tertentu. Responden pada penelitian ini sebanyak 92 orang sebagai responden. Tingkat pengetahuan pasien yaitu pengetahuan umum terhadap jenis, kemasan, khasiat, dan harga. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien terhadap obat generik tergolong tinggi yaitu 61 responden (66,3%) mengetahui tentang obat generik dan sebanyak 6 responden (6,6%) kurang mengetahui tentang obat generik. Keywords: Tingkat Pengetahuan, Pasien, Obat Generik
SKRINING ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH BUNI (Antidesma bunius (L) Spreng.) ASAL KABUPATEN ENREKANG DENGAN METODE PEREDAMAN RADIKAL DPPH admin; ZULFAHMI HAMKA
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.107 KB)

Abstract

Skrining antioksidan ekstrak buah buni (antidesma bunius (L) Spreng) asal kabupaten enrekang dengan menggunakan metode peredaman radikal DPPH,.Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal ketidakseimbangan antara pro-oksidan dan antioksidan didalam tubuh. Tubuh manusia mempunyai mekanisme pertahanan antioksidan, namun asupan antioksidan juga diperlukan untuk mencegah radikal bebas yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan pada ekstrak buah buni (antidesma bunius (L) Spreng). Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol dengan nilai rendamen pada ekstrak etanol buah buni (antidesma bunius (L) Spreng) 9,3 %. Uji fitokimia menunjukkan, pada ekstrak buah buni (antidesma bunius (L) Spreng.) mengandung senyawa fenol, flavanoid, tanin, dan alkaloid. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal DPPH, menunjukkan ekstrak buah buni (antidesma bunius (L) Spreng.) memiliki aktivitas antioksidan yaitu 32,397. yang relatif lebih besar dibandingkan standar kuersetin yang memiliki aktivitas antioksidan sebesar 1,052 .
UJI MUTU FISIK DAN AKTIVITAS KRIM MINYAK ATSIRI RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.Schum) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans admin; RUSMIN RUSMIN
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.922 KB)

Abstract

Rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) memiliki kandungan minyak atsiri yang berkhasiat sebagai antijamur. Senyawa eugenol dalam minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) terbukti dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis jamur. Hasil uji mutu fisik krim minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) pada FI konsentrasi 12% v/b, FII 14% v/b, dan FIII 16% v/b memenuhi syarat untuk uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH dan viskositas namun tidak memenuhi syarat untuk uji daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan krim minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) memiliki kemampuan sebagai antijamur terhadap pertumbuhan Candida albicans. Aktivitas tersebut ditunjukkan dengan adanya zona bening dengan diameter daya hambat pada FI konsentrasi minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) 12% v/b adalah 9,67mm, FII 14% v/b adalah 8,33mm, dan FIII 16% v/b adalah 11,67mm. Dari hasil uji One Way Anova p=0,009 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05) menyatakan bahwa adanya perbedaan daya hambat yang signifikan antar konsentrasi yang berbeda dari pengujian krim minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) terhadap pertumbuhan Candida albicans.
Uji Efek Antihiperglikemik Ekstrak Etanol Buah Pepino (Solanum muricatum Alt) Pada Mencit (Mus musculus). admin; ARIEF AZIS
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.145 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Uji Efek Anti Hiperglikemik Ekstrak Etanol Buah Pepino (Solanum muricatum)terhadap Mencit (Mus musculus)dengan tujuan untuk mengetahui efek antihiperglikemik ekstrak etanol buah pepino terhadap mencit.Penelitian ini menggunakan metode uji toleransi glukosa 25 ekor mencit jantan yang hiperglikemia akibat induksi glukosa dan dilakukan dengan pemberian suspensi ekstrak etanol buah dalam konsentrasi 5,1% b/v10,2% b/v, dan 15,3% b/v pada mencit secara oral.Sebanyak 25 ekor mencit yang digunakan yang terbagi dalam 5 kelompok. Tiga kelompok untuk perlakuan dengan suspensi ekstrak etanol Buah Pepino, satu kelompok sebagai kontrol larutan koloidal Na. CMC 1% b/v dan satu kelompok sebagai pembanding menggunakan suspensi Glibenclamid. Hasil penelitian setelah dianalisis secara statistik menggunakan uji anova menunjukan bahwa Suspensi Ekstrak Etanol Buah Pepino memberikan efek penurunan glukosa darah pada mencit dimana konsentrasi 15,3%b/v memiliki efek penurunan yang lebih baik dibanding konsentrasi 5,1% b/v dan 10,2% b/v. Untuk suspensi kontrol positif glibenklamide memberikan efek penurunan glukosa darah sedangkan untuk suspensi kontrol negatif Na.CMC tidak memberikan efek penurunan glukosa darah. Perhitungan yang diperoleh dengan menggunakan program SPSS memperlihatkan adanya perbedaan yang bermakna (p > 0,05) yang berarti ekstrak etanol buah pepino berpengaruh signifikan terhadap penurunan glukosa darah mencit
UJI EFEKTIVITAS LOSIO EKSTRAK DAUN KEMBANG SORE (Abutilon indicum L) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus. admin; DZULASFI DZULASFI
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.724 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas losio Daun Kembang Sore terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Sediaan losio yang diformulasikan dengan variasi konsentrasi 0,5% b/v, 1% b/v, 2% b/v dan kontrol negatif. Pengujian losio yang dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar untuk menentukan diameter hambatan terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan menggunakan paperdisc pada medium Nutrien Agar (NA). Setelah inkubasi selama 24 jam didapatkan rata-rata zona hambatan untuk formula I konsentrasi 2% b/v yaitu sebesar 11,6 mm, konsentrasi 1% b/v diameter 10,83 mm dan konsentrasi 0,5% diameter 9,6 mm dan untuk formula kontrol 6 mm. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun Kembang Sore yang digunakan dalam penelitian ini maka semakin besar daya hambat.

Page 11 of 27 | Total Record : 265