cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6281377008616
Journal Mail Official
jurnaljishs@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29635802     DOI : https://doi.org/10.47233/jishs
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni ( E-ISSN 2963-5802) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari" : 24 Documents clear
Penerapan Kode Etik Jurnalistik Dalam Membangun Kepercayaan Publik S, Ester Esari; Shandy, Shandy
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1609

Abstract

Mass media has now become an indispensable need and cannot be separated from our activities. Every day we use media to gather information. Intense competition between mass media institutions currently makes it difficult to carry out mass media functions well. This inability can be seen from news packaging that violates the journalistic code of ethics. So the journalistic code of ethics is the foundation of journalist ethics, including rules that direct and guide what journalists can and cannot do in carrying out their journalistic functions. The aim of this research is to analyze the application of the code of ethics in building public trust. This research aims to determine the importance of certain strategies, such as separating facts and opinions. By implementing this strategy consistently, media and journalists can strengthen ties with society and build solid trust. This research uses a qualitative approach, to explore the strategies used to build public trust through implementing a journalism code of ethics. By adhering to ethical principles, the media can increase public trust in the information conveyed and strengthen their role as providers of trustworthy information in society.
Kondisi Sarana dan Prasarana Perpustakaan sebagai Fasilitas Gerakan Literasi di Sekolah Dasar Amelia, Nisa; Apriliya, Seni; Alia, Dwi
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1610

Abstract

Based on international research, Indonesia is a country whose population is relatively low in terms of literacy. The latest test results conducted by PISA in 2022 also showed that the score obtained decreased by 12 points. Some experts say that the condition of library facilities and infrastructure is an external factor in low student interest in reading. The purpose of this study is to present the results of an analysis of the condition of library facilities and infrastructure as a facility for the literacy movement in elementary schools. The research method used was a qualitative approach. Data collection was conducted using observation and interview techniques with 3 librarians, 3 principals, 18 teachers and 90 students from 3 elementary schools in one of the cities in West Java. The analysis of the condition of library facilities and infrastructure carried out refers to the National Standards for SD / MI Libraries precisely according to the Regulation of the Head of the National Library of the Republic of Indonesia No. 10 of 2017. The results showed that SDN A has many aspects that have met the national standards, SDN B has quite a lot of aspects that have met the national standards, there are only a few shortcomings in both SDNs, and SDN C requires a lot of development in order to meet national standards. With library facilities and infrastructure that meet national standards, it is hoped that they can support the literacy movement.
Strategi Pengembangan Koleksi Fiksi Di Perpustakaan SMA Negeri 1 Bangko Kabupaten Rokan Hilir Dalam Meningkatkan Minat Kunjung Siswa Tusadiah, Halimah; Batubara, Abdul Karim; Ali, M.Nasihudin
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1614

Abstract

This study aims to determine the utilization of fiction collections and strategies for developing fiction collections in the library of SMA Negeri 1 Bangko, Rokan Hilir Regency. This type of research is descriptive with a qualitative approach. Data collection techniques used for data collection are interview, observation, and documentation methods. While data analysis techniques go through three stages, namely, data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. This research was conducted at the Library of SMA Negeri 1 Bangko, Rokan Hilir Regency. The theory used in this study is branding theory. The results of this study are that in its use the fiction collection owned by the library has been used by library users / users in their daily activities to fill their spare time, as entertainment, motivation, and learning. The strategy of developing fiction collections used by the Library of SMA Negeri 1 Bangko, Rokan Hilir Regency is through promotion, procurement of library materials, and weeding (weeding library materials).
Strategi Pemberdayaan Dan Peningkatan Kualitas Arang Dari Kayu Gelam Di Desa Pangkalan Benteng Kabupaten Banyuasin Hidayatullah , Rahmat Faris; Suryati, Suryati; Muzaiyanah , Muzaiyanah
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1631

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Pemberdayaan Dan Peningkatan Kualitas Arang dari Kayu Gelam di Desa Pangkalan Benteng Kabupaten Banyuasin yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemberdayaan dan peningkatan kualitas arang dari kayu gelam di desa pangkalan benteng kabupaten banyuasin. Selain itu, akan dijelaskan juga faktor pendukung dan penghambat dari strategi pemberdayaan dan peningkatan kualitas arang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun untuk analisa data menggunakan deskriptif. Kesimpulannya adalah Startegi pengembangan yang diberikan untuk usaha arang di Desa Pangkalan Benteng yaitu : Startegi S-O terdiri dari melakukan pengembangan produk dengan memanfaatkan bahan baku yang mudah didapatkan dan pengalaman dalam berusaha, produk yang berkualitas dan permintaan produk yang semakin tinggi dapat dimanfaatkan untuk memasarkan produk secara lebih luas, mempertahankan peluang pasar yang cukup tinggi dengan cara menjual harga produk yang terjangkau. Startegi W-O terdiri dari melakukan perbaikan dengan cara merubah bentuk kemasan agar lebih menarik dan memanfaatkan peluang pasar yang cukup tinggi, dan mempertahankan atau meningkatkan permintaan produk arang dengan cara melakukan kegiatan promosi. Strategi S-T terdiri dari pengalaman dalam berusaha dan poduk yang berkualitas dapat mengatasi ancaman munculnya pesaing baru, harga yang terjangkau akan mengatasi ancaman kemajuan teknologi. Strategi W-T terdiri dari keterbatasan perluasan usaha dapat diatasi dengan melakukan kerja sama dengan pihak bank, serta menjaga hubungan kepada pihak konsumen, dan membuat label atau merk agar dapat mengatasi ancaman munculnya pesaing baru.
Peran Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dalam Melakukan Pemberdayaan Terhadap Mantan Anak Didik Lapas Afdalaziz , Muhammad Omar; Muzaiyanah , Muzaiyanah; Fitri , Hartika Utami
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1634

Abstract

Skripsi ini berjudul Peran Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dalam Melakukan Pemberdayaan Terhadap Mantan Anak Didik Lapas Penelitian ini di latar belakangi oleh Fakta dilapangan menunjukkan ketika Mantan anak didik tersebut sudah keluar dan beradaptasi kembali ke lingkungan masyarakat hal yang mereka dapat kan selama masa binaan tidak di terapkan didalam masyarakat. Bahkan adajuga beberapa mantan anak didik tersebut mengulagi kesalhan yang telah mereka lakukan sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif empiris dengan sumber data yang diperoleh langsung melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang menguraikan dan menganalisis permasalahan yang relevan. Hasil dari Penelitian ini adalah Satu LPKA tidak memiliki Program Pemberdayaan khusus untuk mantan anak didik lapas, tetapi berkolaborasi dengan PKBI untuk melaksanakan program pemberdayaan umum. Dua LPKA tidak menyelenggarakan pelatihan khusus untuk keterampilan sosial mantan anak didik lapas. Namun, fokusnya adalah mendukung reintegrasi sosial dengan pengembangan potensi positif Andik untuk persiapan kembali ke masyarakat. Tiga LPKA mengadopsi pendekatan fleksibel tanpa menetapkan batasan jumlah minimum peserta untuk program pendidikan dan pelatihan, memberikan prioritas kepada mantan anak didik yang masih terdaftar atau belajar di sekolah filial. Akses terbuka tanpa batasan diberikan untuk pendidikan dan pelatihan tambahan. Proses pemantauan dan evaluasi perkembangan mantan anak didik lapas dilakukan oleh BAPAS, menunjukkan kolaborasi erat antara LPKA dan lembaga terkait untuk memastikan reintegrasi yang responsif dan cermat ke dalam masyarakat. Dukungan psikologis diberikan melalui kerjasama dengan PKBI, yang menentukan kebijakan dan frekuensi konseling. Meskipun tidak ada program khusus untuk kesejahteraan mental mantan anak didik lapas, kerjasama ini menjadi kunci dalam memberikan dukungan psikologis, memanfaatkan keahlian dan layanan mitra. Kesimpulannya, LPKA menggabungkan fleksibilitas, kolaborasi, dan kerjasamauntuk efektivitas dalam memberdayakan mantan anak didik lapas dan mendukung reintegrasi mereka ke dalam masyarakat.
Peran Tokoh Masyarakat Dalam Menyatukan Ide Menuju Pembangunan Desa Yang Maju Dan Makmur Di Desa Tanjung Menang Kec. Banyuasin III Kab. Banyuasin Rabbani, Naufal; Choiriyah, Choiriyah; Isnaini , Mohd Aji
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1637

Abstract

Peran Pelaku Usaha Pengolahan Ikan Giling Dalam Pemberdayaan Keluarga Sejahtera Di Kelurahan Satu Ulu Palembang Rizki, Muhammad; Murdianti, Eni; Duku , Sumaina
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1638

Abstract

Berangkat dari kesadaran masyarakat akan pentingnya punya kesadaran untuk menata masa depan, membangun kemampuan keluarga secara finansial maupun moral, pemberdayaan oleh mereka yang sudah terberdaya sangat dibutuhkan, dalam hal ini sebagai pemberi masukan dan juga sebagai contoh untuk masyarakat sekitar yang belum terberdaya agar pengaruh positif dari pemberdayaan bisa merata di masyarakat. Bersarkan teori Robert Linton, yang menyebutkan banyak seorang yang memiliki peran pengembangan menjadi harapan bagi masyarakat sekitar, menjadi seorang yang punya pemahaman dan kepekaan lingkungan yang lebih baik, menjadi contoh bagi masyarakat bagi masyarakat tua, muda sebaga umur segala golongan, dan terpenting menjadi contoh bagi keluarga tua Keluarga prasejahtera juga dapat diartikan sebagai keluarga yang masih dalam keadaan miskin atau kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar sandang dan pangan keluarga, dimana masalah ini masih banyak terjadi di masyarakat terkhusus daerah yang nantinya akan diteliti yaitu kelurahan dua ulu, walaupun kelurahan dua ulu termasuk bagian ibu kota sumatra selatan, namun masih banyak sekali bisa kita jumpai masalah ekonomi terkhusus ekonomi rumah tangga, banyak faktor yang membuat masalah ini seperti kurangnya pendidikan, lingkungan yang kurang mendudung maupun kemauan untuk maju di dalam diri sudah tidak ada lagi, tetapi banyak juga mereka yang punya keinginan untuk maju, tetapi sulit bahkan bingung mau memulai dari mana.
Budaya K-Pop dan Perubahan Perilaku Sosial Pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatra Utara Afrida, Mauliani; Riza, Faisal; Kamal, Aulia
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1642

Abstract

The purpose of this study was to find out how the relationship between K-Pop culture and changes in social behavior in students of the Faculty of Ushuluddin and Islamic Studies, State Islamic University of North Sumatra. The results showed that K-Pop Culture can cause behavioral changes in students of the Faculty of Ushuluddin and Islamic Studies, namely: K-Pop is an inspiration and motivation for fans in the fashion world.By studying K-Pop Culture, fans (kpopers) know their selfimage and love themselves more. Furthermore, changes in terms of interaction, with the friendship between fans they have many friends from various regions or from outside countries.They can also socialize well. Fans are more independent, creative and innovative, such as learning Korean, opening an online shop by selling K-Pop things such as clothes, cosmetics, and others. The impact of K-Pop culture on consumerism varies, some fans buy goods related to their idols, everyone does not have the same opportunity to enjoy K-Pop goods. It did not cause a change in social strata because students of the Faculty of Ushuluddin and Islamic Stdusi were still able to balance between the needs and desires for goods related to K-Pop culture.
Dampak Sosiologis Keberadaan Wisata Kuliner Dalam Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Handrina, Emi; Gusnayetti, Gusnayetti; B, Doddie Arya Kusuma
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1647

Abstract

The emergence of culinary tourism in the Aur Kuning subdistrict, Aur Birugo Tigo Baleh subdistrict was founded by business people and assisted and developed by the surrounding community. Culinary tourism requires supporting resources to be able to create a positive effect on the community's economy. This means that people also need seriousness in helping to create a good image for the tourist attraction, so that it will invite tourists to visit there. the friendliness and honesty of the people can create a special impression, so that it can arouse interest in coming back. The role of the community is very much needed to create favorable conditions for tourism development. Community participation around tourist attractions can be realized in trade objects or services such as souvenir shops that sell various souvenirs, photography and so on. Good cooperation is really needed between the managers of culinary tourism objects and the community around the tourist attraction. The community will provide support if it is considered that the business can have a positive effect on them, especially in improving the standard of living or the economy of the community, therefore this research is important to carry out to see the impact of the existence of culinary tourism in the Aur Kuning sub-district, Aur Birugo Tigo Baleh District
Penerapan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan Dalam Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Gusnayetti, Gusnayetti; Handrina, Emi
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 4 (2024): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i4.1650

Abstract

In writing scientific papers, apart from vocabulary and grammar, spelling also plays an important role so that the writing is well organized. Indonesian spelling problems in writing scientific papers include the use of letters, the use of capital letters and italics, writing words, writing absorption elements. Examined using the General Guidelines for Improved Indonesian Spelling (1994) published by the Ministry of Education and Culture. The purpose of this writing is as follows: (1) to know the main aspects of Indonesian spelling. (2) determine students' ability to apply Indonesian spelling guidelines in writing scientific essays. The results of this research are firstly the main aspects of Indonesian spelling including the use of letters, writing words, the use of punctuation marks, and writing absorption elements. Secondly, students' ability to write scientific essays according to Indonesian spelling can be said to be quite good.

Page 1 of 3 | Total Record : 24