cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 830 Documents
Pembelajaran Seni Multikultural Menghadapi Konstruksi Masyarakat 5.0 Pada Era Vuca Nuning Zaidah; M Jazuli; Darsono Darsono; Sunarto Sunarto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mewujudkan pembelajaran seni multikultural adalah mengintegrasikan kemampuan fisik, intelektual, kreativitas, pertautan pembelajarandengan kebudayaan yang dinamis dan bermakna untuk dikelola menjadi sarana mewujudkan cita-cita nasional. Untuk menciptakan struktur dan proses kebudayaan secara fondamentaltidaklah mudah, dibuktikan sulitnya implementasi di lapangan, hal ini dibebabkan adanya jeratan kebiasaan masa lalu yang sulit berubah serta ketidaksiapan penanganan teknis dan praktis.Menyikapi dekade transformasi revolusi industri 4.0, Society 5.0 dan premis VUCA(Volatility, Uncertainity, Complexity, dan Ambiguity) berdampak positif terhadap individu dalam meminimalisir resiko dan peluang yang muncul, memberi kesempatan bagi pembelajaran seni untuk berinovasi berbeda dengan apa yang dialami manusia sebelumnya. Sebuah gagasan berorentasi dengan study kasus empirisyaitu menjelaskan fakta yang diperoleh selama penelitian untuk dianalisis dan diproses berdasarkan teori, dibeberapa lembaga pembelajaranseni.Metode diskriptif kualitatif perspektif fenomenologi bidang pembelajaranseni dan paradikmanya.Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dianalisis menggunakan teknik analisis konten dan analisis komparatif.Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang kesadaran bersama dalam pengajara seni untuk mengubah pikiran negatif dan ketakutan terhadap perkembangan industri yang kian maraksekalipun masih bergerak dalam Revolusi Industri 4.0, tetapi tetap bergerak beradaptasi pada era Society 5.0 melampui VUCA terhadap paradikma seni.
Peran Hands On Activity pada Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Nur Ilmia Nisarohmah; Rochmad Rochmad; Isnaini Rosyida
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan sebuah ilmu pasti yang menjadi dasar dari ilmu lain, sehingga matematika salingberkaitan dengan ilmu lainnya. Salah satu kemampuan yang perlu dikembangkan dalam pembelajaranmatematika di sekolah adalah kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan hasil PISA pada tahun 2015menunjukkan bahwa Indonesia berada peringkat 62 dari 72 negara artinya bahwa kemampuan literasi yangsalah satunya meliputi kemampuan komunikasi matematis khususnya di SMP masih rendah. Salah satu usaha untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis adalah dengan memberikan inovasi pembelajaran yang mendorong pengembangan kemampuan komunikasi matematis. TAI merupakan pembelajaran yang terdiri dari enam tahapan pembelajaran yaitu: placement test, teams, student creative, team study, team scorer and team recognition, teaching group, fact test, whole-class unit.Pembelajaran TAI ditambah dengan aktivitas-aktivitas dalam pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan komunikasi matematis dalam bentuk hands on activity. Pembelajaran TAI dengan hands on activity akan terbentuk suatu penghayatan dan pengalaman untuk menetapkan suatu pengertian, kerena mampu membelajarkan secara bersama-sama kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik serta dapat memberikan penghayatan secara mendalam terhadap apa yang dipelajari, sehingga apa yang diperoleh oleh siswa tidak mudah dilupakan. Jadi, dari beberapa penjelasan tersebut jelas bahwa Hands on activity berperan untuk melihat kemampuan komunikasi matematis pada pembelajaran TAI.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Berdasarkan Teori Wallas pada Materi Geometri Kelas VIII Nur Livia Dewi Mashitoh; Y L Sukestiyarno; Wardono Wardono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki dan dikembangkan siswadalam pembelajaran matematika sebagai upaya untuk menghadapi tantangan abad 21. Penelitian inimenggunakan tahapan berpikir kreatif berdasarkan teori Wallas yang terdiri dari empat tahap yaituperencanaan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuanberpikir kreatif berdasarkan teori Wallas pada materi geometri kelas VIII. Metode yang digunakan dalampenelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa kelas VIII SMP Negeri 3Rembang yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes dan wawancara.Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi teknik. Triangulasi teknik dalam penelitianini dilakukan dengan membandingkan hasil tes dengan data hasil wawancara subjek dan pencapaiannya. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian belum terbiasa melakukan tahapan berpikir kreatif Wallaskhususnya pada tahap inkubasi dan verifikasi.
Kesulitan Belajar dalam Pembelajaran Mata Kuliah Dasar Gerak Pencak Silat pada Mahasiswa PJKR di FIK UNY Nur Rohmah Muktiani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian diawali adanya keinginan untuk dapat mewujudkan pembelajaran dasar gerak pencaksilat yangberkualitas. Langkah awal adalah pentingnya memiliki data tentang analisis kebutuhan terutama mengenaifaktor kesulitan belajar yang akan menentukan proses dalam mendesain pembelajaran. Tujuan penelitian iniadalah mengetahui faktor-faktor kesulitan belajar dalam pembelajaran Dasar Gerak Pencaksilat padamahasiswa PJKR FIK UNY. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif menggunakan metode survey daninstrumen penelitian berupa angket. Validitas instrumen berdasarkan validitas konstruksi. Subyek penelitianadalah mahasiswa prodi PJKR sebanyak 103 mahasiswa. Mahasiswa tersebut adalah mahasiswa yang sudahmengikuti perkuliahan Dasar gerak pencak silat. Teknik Analisis data menggunakan analisis diskriptif dalambentuk persentase. Hasil penelitian bahwa mahasiswa merasa kesulitan belajar yang bersumber dari faktormateri yakni tentang peraturan pertandingan (63.10%) dan jurus baku(50,63%), bersumber dari faktor dirisendiri(27,53%) karena tidak memiliki keterampilan awal(57.28%) dan keterampilanberbahasa/komunikasi(31.06%), bersumber dari faktor Dosen(12,06%) karena faktor kuranginteraksi(23.30%) dan tugas-tugas pembelajaran (16.50%), dan bersumber dari faktor lingkungan (9,78%)karena faktor alat (46.60%) dan tempat/hall (33.00).
Sertifikasi Kompetensi sebagai Upaya Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Lulusan Program Studi Tata Laksana Angkutan Laut dan Kepelabuhanan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang di Era Disrupsi Nur Rohmah
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era disrupsi sekarang ini menuntut perguruan tinggi vokasi menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Sejalan dengan itu Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi negeri di bidang transportasi laut memandang perlu untuk menghasilkan lulusan dengan standar dan kompetensi yang diakui dalam bentuk sertifikat kompetensi. Sertifikat ini diperoleh melalui proses assesmentsebagai rangkaian kegiatan pembuktian terhadap bidang pekerjaan yang digeluti oleh seorang assessor kompetensi yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia dan dilaksanakan di Lembaga Sertifikasi Profesi sehingga mereka memiliki keunggulan kompetitif untuk bisa menang dalam persaingan pasar tenaga kerja di dalam maupun di luar negeri. Sertifikat kompetensi ini dapat pula digunakan sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan tertentu.
Penguatan Karakter dan Literasi Baru pada Sekolah Berbasis Boarding Menjawab Tantangan Era Society 5.0 Nur Rohman
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penguatan karakter dan literasi baru pada sekolah berbasis boarding menjawab tantangan era Society 5.0 di SMP Unggulan Terpadu Bumi Kartini Islamic Boarding School Jepara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data berasal dari informan yaitu kepala sekolah, guru, pengasuh boarding, murobbi-murobbiyah dan para siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik penyajian data dilakukan dengan triangulasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan penguatan karakter diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dan boarding melalui pembiasaan karakter dalam kehidupan sehari-hari dengan pengawalan dan pemberian suri tauladanmeliputinilai kejujuran, keikhlasan, kedisiplinan, ketaatan, kesederhanaan, kebersihan, semangat mencari ilmu, semangat mengaji kitab kuning dan menghafal al-Qur’an, semangat belajar bahasa asing, shalat berjama’ahdan shalat sunnah. Penguatan literasi baru dilaksanakan melalui pembelajaran formal di sekolah dimana para siswa telah dibiasakan mengasah ketrampilan 4C (komunikasi, kolaborasi, kritis dan kreatif) dan di boarding melalui literasi data, literasi teknologi dan literasi sumber daya manusia.Kendala yang dihadapi yaitu terjadi dikotomi antara guru sekolah dengan kepengasuhan danpenyelarasan antara manajemen sekolah dan boarding. Ini menarik untuk dilakukan penelitian berikutnya. Perlu pendekatan menyeluruh, konsep sekolah berbasis boarding terutama dalam memahami siswa-siswi.
Tingkat Kemampuan Berpikir Geometri Siswa Kelas VIII Nurul Ma’rifah; Iwan Junaedi; Mulyono Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir geometri siswa kelas VIII menurut teori Van Hiele. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 20siswa kelas VIII SMP PT Ulul Abshor Semarang. Data dianalisis secara deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui metode tes dan non tes. Metode tes berupa soal kemampuan berpikir geometri pada materi segiempat sedangkan metode non tes berupa wawancara kepada siswa dan guru. Berdasarkan data yang diperoleh dari analisis kemampuan berpikir geometri siswa dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat kemampuan berpikir geometri siswamasih berada pada tingkat pre 0 (level terendah) yaitu baru mampu mengenal bangun segiempat dari bentuknya, namun tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan mendefinisikan bangun datar, belum mampu mengetahui aturan melabeli bangun, persamaan dan perbedaan segiempat, menerapkan model geometri dan sifat-sifatnya dalam pemecahan masalah.
Eksplorasi Etnomatematika Alat Musik Gong Waning Masyarakat Sikka Petronela Ivoni Susantya; Zaenuri M; Iqbal Kharisudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dan budaya adalah hal yang tidak dapat dipisahakan. Budaya merupakan cara hidup yangberkembang dalam sekelompok orang yang diwariskan turun temurun. Etnomatematika hadir menjadijembatan bagi pendidikan dan budaya, khususnya pada pelajaran matematika. Tanpa disadari konsep dasarmatematika dan ide-ide matematis telah digunakan oleh masyarakat dalam berbagai aktivitas kehidupan. Salah satunya adalah aktivitas bermusik masyarakat Sikka dalam musik gong waning. Penelitian ini adalahpenelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengeksplorasi bentuk-bentuk etnomatematika pada alat musik Gong Waning. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil eksplorasimenunjukkan bahwa alat musik gong waning mengandung unsur-unsur matematika di antaranya bangun datar dan bangun ruang.
Redesigning English For Specific Purpose (Esp) Curriculum To Pre-Service Teachers Of Primary Education Department At STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Pratiwi Amelia
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to design English for Specific Purposes (ESP) curriculum to pre-service teachers under Primary Education Department of STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung (STKIP MBB), Pangkalpinang, Indonesia. Based on observation and need analysis, there are no specific English materials of teaching which enables the learners to participate actively based on their socio-cultural context. The English course which is taught to the students were general English without specific consideration when designing its curriculum. The writer is eager to redesign the English course by following the Common European Framework (CEFR) provided by the European Council and also implement the language curriculum design and socialization by Mickan, Peter (2013) and Macalister, J and Nation (2010). It is hoped that this curriculum would be beneficial to the students and it can be used as one of model on teaching English as Second Language for specific purpose.
Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Inpres Rabakodo Kecamatan Woha Kabupaten Bima Rabwan Satriawan
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya konsentrasi siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo dalammengikuti pembelajaran, perkembangan IPTEK menyebabkan sebagian siswa kurang beraktivitas, dan belum diketahui tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo.Penelitian ini adalah penelitian diskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo yang berjumlah 27 siswa. Penelitian ini penelitian populasi dengan menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah Tes Kesegaran Jasmani Indonesia 2010 untuk anak umur 10-12. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif berdasarkan norma kesegaran jasmani dan Tingkat Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualifikasi tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo, sebagai berikut : terdapat 0% siswa dalam klasifikasi baik sekali, 0% siswa dalam klasifikasi baik, 81% atau sebanyak 22 siswa dalam klasifikasi sedang, 19% atau sebanyak 5 siswa dalam klasifikasi kurang dan 0% siswa dalam kalsifikasi kurang sekali. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo berkategori sedang.

Page 5 of 83 | Total Record : 830