cover
Contact Name
-
Contact Email
asghar@iainpekalongan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
asghar@iainpekalongan.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Program, Faculty of Education and Teacher Training, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Asghar: Journal of Children Studies
ISSN : 27975630     EISSN : 28073479     DOI : https://doi.org/10.28918/asghar
Core Subject : Education,
Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Program, Faculty of Education and Teacher Training, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022" : 8 Documents clear
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS (RESITASI) DI ERA NEW NORMAL Ratna Nila Puspitasari
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.442 KB) | DOI: 10.28918/asghar.v2i1.5749

Abstract

Masuknya virus corona ke Indonesia membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat di berbagai bidang. Misalnya pada bidang Pendidikan, tak terkeculai pada Pendidikan anak usia dini. Anak usia dini termasuk kategori yang sangat rentan terhadap penularan Covid19. Salah satu cara untuk meminimalisir terinfeksinya anak dari Covid-19 adalah dengan menerapkan Perilaku hidup bersih dan sehat. Metode pemberian tugas (resitasi) dapat digunakan untuk mengajarkan PHBS pada anak, melalui metode ini anak diajak untuk mempraktikan PHBS seperti olahraga (senam), cuci tangan, membuang sampah, memakai baju bersih, dan minum air putih yang cukup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pemberian tugas (resitasi) terhadap PHBS anak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Pre-eksperimental jenis one group pretest-postest. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil analisis data menggunakan uji jenjang bertanda wilcoxon, diketahui bahwa Thitung<Ttabel (0<11), sehingga hipotesis alternatif penelitian (Ha) diterima yaitu ada pengaruh metode pemberian tugas (resitasi) terhadap perilaku hidup bersih dan sehat anak kelompok B.
PEMBENTUKAN KARAKTER RAMAH MELALUI PEMBIASAAN SENYUM, SAPA, SALAM, SOPAN, SANTUN (5S) PADA ANAK USIA DINI Syifa Fauziah Nur Inayah; Novan Ardy Wiyani
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.259 KB) | DOI: 10.28918/asghar.v2i1.5750

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan pembentukan karakter ramah melalui pembiasaan senyum, sapa, salam, sopan, santun (5S) di RA Muslimat NU Diponegoro 54 Darmakradenan Ajibarang Banyumas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif-naturalis. Ini karena penulis tidak melakukan rekayasa terhadap data atau fakta di objek penelitian. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, anak dan wali murid. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter ramah melalui pembiasaan senyum, sapa, salam, sopan, santun (5S) di RA Muslimat NU Diponegoro 54 Darmakradenan dilakukan melalui tiga bentuk pembiasaan, yaitu pembiasaan rutin, pembiasaan spontan dan pembiasaan keteladanan. Dengan ketiga pembiasaan tersebut dihasilkan kepribadian anak yang ramah. Keramahan pada anak membuatnya menjadi sosok yang sadar diri, peduli pada sesama, disiplin, mandiri, memiliki kepekaan sosial, dan mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman.
STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Faliqul Isbah; Ahmad Taufiq; Ahmad Jamaludin; Misbahul Munir
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.046 KB) | DOI: 10.28918/asghar.v2i1.5751

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab pada anak usia dini pada umumnya sangat strategis dan penting bagi perkembangan bahasa Arab di Indonesia baik untuk menunjang ranah Pendidikan sesuai tingkatannya maupun fungsi komunikasi Bahasa Arab sebagai Bahasa pengantar ibadah umat Islam. Dengan bahasa, anak mulai bertanya, berdiskusi, mengungkapkan pikirannya dan berkomunikasi dengan orang lain. Strategi pembelajaran memudahkan guru untuk memahami guru atau makna yang dijelaskan oleh guru lebih cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan untuk anak usia dini, yang mana secara kemampuan bahasa arab anak masih terbilang butuh bantuan karena potensi yang dimiliki oleh anak usia dini tidak bisa tumbuh secara optimal. Penelitian ini berbasis library research, dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Yakni dengan menganalisis dokumen dari buku, jurnal dn artikel terkait pembahasan. adapun hasil dari penelitian ini adalah beberapa opsi pilihan strategi pembelajaran yang dapat digunakan untuk belajar bahasa Arab pada anak usia dini. Pertama strategi pembelajaran langsung: memori, kognitif dan kompensasi. Kedua strategi tidak langsung: metakognitif, emosional dan sosial. Setidaknya ada empat metode yang tersedia untuk pembelajaran belajar bahasa Arab pada anak usia dini: mendongeng, proyek, menyanyi, dan tugas.
ISLAMIC PARENTING: ACTUALIZATION OF TASAMUH VALUES FOR EARLY CHILDHOOD IN A PLURAL SOCIETY Fadilah Utami; Hatmawati; Devi Oktavia; Nordiyanti; Aghnaita; Ali Iskandar Zulkarnain
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.495 KB) | DOI: 10.28918/asghar.v2i1.5752

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pola asuh keluarga muslim yang hidup dalam masyarakat majemuk dalam menerapkan nilai-nilai tasamuh dalam kehidupan sehari-hari. Adanya keragaman agama dan budaya ini menjadi masalah bagi orang tua muslim dalam mengasuh dan mendidik anaknya. Khususnya bagi anak usia dini yang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, mereka membutuhkan perawatan yang tepat dalam memberikan pengetahuan tentang keragaman agama dan budaya setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pola asuh Islami dalam menanamkan nilai tasamuh (toleransi) pada anak usia dini pada keluarga yang hidup dalam masyarakat majemuk. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian terletak di Kalimantan Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa hal dalam penerapan pola asuh Islami yang telah dilakukan oleh orang tua dalam mengenalkan perbedaan agama, suku, ras, dan budaya lokal kepada anak sejak dini. Misalnya: memberikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami anak, tidak melarang anak bermain dengan anak lain yang berbeda agama, dan anak diperbolehkan mengunjungi rumah temannya yang sedang merayakan hari besar keagamaan.
PENANAMAN NILAI AGAMA PADA ANAK USIA DINI DENGAN METODE EXPERIENTIAL LEARNING DI DESA PALAHIDU BARAT Mardia; Siti Misra Susanti; Asma Kurniati
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.056 KB) | DOI: 10.28918/asghar.v2i1.5757

Abstract

Penanaman nilai agama pada anak usia dini merupakan suatu upaya untuk mengenalkan dan mengajarkan nilai ajaran agama karena dapat membentuk perilaku maupun mental spiritual dan keagaamaan anak dimasa depannya. Dalam penanaman nilai agama pada anak usia dini perlu adanya metode. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penanaman nilai agama pada anak usia dini melalui metode experiential learning di Desa Palahidu Barat Kecamatan Binongko. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif yang melibatkan guru dan orang tua anak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penanaman nilai agama pada anak usia dini dengan metode experiential learning di Desa Palahidu Barat Kecamatan Binongko yaitu: 1) Mengenalkan agama yang dianutnya, seperti menyanyikan lagu Allah Tuhanku dan Islam agamaku, rukun Islam dan rukun iman yang dominan dalam indikator pertama yaitu 2 orang anak yang berkembang sangat baik. 2) Membaca doa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu, seperti membaca doa sebelum dan sesudah makan, doa masuk dan keluar rumah dan doa masuk, yang dominan dalam indikator kedua yaitu 2 orang anak yang berkembang sangat baik. 3) Meniru gerakan beribadah dengan urutan yang benar, yang dominan dalam indikator ketiga yaitu 5 orang (semua) anak berkembang dengan sangat baik.
ASESMEN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KARAKTER Risdianto Hermawan
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.21 KB) | DOI: 10.28918/asghar.v2i1.5758

Abstract

Asesmen bagi anak usia dini sangatlah penting untuk dilaksanakan, selain untuk mengetahui perkembangan anak, asesmen juga diperuntukkan sebagai acuan untuk mengembangkan potensi anak secara tepat. Dengan demikian perkembangan anak akan dapat terekam dan didampingi secara tepat. Selain untuk perkembangan yang berkaitan dengan kecerdasan intelektual, asesmen juga perlu diterapkan dalam perkembangan karakter anak. Hal ini sesuai dengan gerakan atau pun program yang dicanangkan pemerintah yaitu revolusi mental. Dari sinilah penting untuk dilakukan asesmen yang berbasis pada pendidikan karakter khususnya anak usia dini. Artikel in membahas terkait pentingnya dan bagaimana asesmen bagi anak usia dini dalam perspektif pendidikan karakter.
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Karimaturriza; Ningsih Fadhillah
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.186 KB) | DOI: 10.28918/asghar.v2i1.5765

Abstract

Anak usia 5-6 tahun merupakan masa di mana anak mulai mempersiapkan diri memasuki dunia sekolah melalui kelompok bermain. Pada masa ini, akan mulai mengenal lingkungan luar rumah dan akan bertemu dengan teman-teman sebayanya. Sehingga aspek yang cukup krusial untuk dioptimalkan yaitu perkembangan sosial emosional anak. Perkembangan zaman yang seperti inilah menjadi salah satu permasalahan yaitu salah satunya jika anak diberikan sebuah gadget dengan intensitas yang tidak sesuai dengan usia anak, maka akan sangat berdampak pada perkembangan sosial emosional anak. Artikel ini ditujukan untuk mengetahui seberapa besar intensitas penggunaan gadget, perkembangan sosial emosional, dan hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di RA Muslimat NU Karangdowo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket (skala likert) dan dokumentasi. Sampel penelitian ini sebanyak 50 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis uji prasyarat data dalam penelitian ini menggunkan uji normalitas dan linieritas. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa intensitas penggunaan gadget anak usia 5-6 tahun di RA Muslimat NU Karangdowo diperoleh jumlah total yaitu 2929 dan nilai rata-ratanya sebesar 58,58. Nilai rata-rata tersebut berada pada kelas interval 42 – 62,5 dan termasuk dalam kategori sedang dan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di RA Muslimat NU Karangdowo diperoleh jumlah total yaitu 3166 dan nilai rata-ratanya sebesar 63,32. Nilai rata-rata tersebut berada pada kelas interval 44 – 66 dan termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil perhitungan yang didapatkan pada tingkat kesalahan 5% rt = 0,278 dengan hasil pehitungan rxy = -0,440 berarti rxy > rt maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan pada perbandingan rxy dan rt pada tingkat kesalahan 5% yaitu terdapat hubungan negatif yang signifikan antara intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di RA Muslimat NU Karangdowo.
MUSIK TRADISIONAL BAGI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Firdaus Perdana
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.895 KB) | DOI: 10.28918/asghar.v2i1.5772

Abstract

This study discusses the music traditional for early childhood to cognitive development. Through music education of children can develop a variety of cognitive abilities, especially in the cognitive development. Based on some of theories cognitive ability in early childhood in a musical activity able to develop well because of the music, children will be interested to learn. Music is important to someone, especially children who are still happy to move freely and play. Based on the theory that music will help explain the cognitive development of children. Fact music can give a good impact on the brain development of infants and children if he hears music playing softly, rhythmically quiet and not loud.

Page 1 of 1 | Total Record : 8