cover
Contact Name
Lantip Rujito
Contact Email
smhj@unsoed.ac.id
Phone
+6281343880797
Journal Mail Official
smhj@unsoed.ac.id
Editorial Address
Address: Jl. Dr. Gumbreg, Medical Street, Mersi, Purwokerto Central Java 53122 Telp. (0281) 622022, Fax. (0281) 624990
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Medical and Health Journal
ISSN : -     EISSN : 28073541     DOI : https://doi.org/10.20884/1.mhj.2023.2.2.8053
Core Subject : Health,
Medical and Health Journal (EISSN. 2807-3541) is containing various articles/ manuscripts in the forms of research article, systematic reviews, case reports in the field of medicine focusing on basic medicine, clinical medicine, biomedical sciences, medical biotechnology, and public health. This journal is published by Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia.
Articles 124 Documents
PENGARUH PEMBERIAN SARI MARKISA UNGU (Passiflora edulis var edulis) TERHADAP PROFIL LIPID TIKUS WISTAR MODEL DIABETES MELITUS Aulia Okhid Ariza; Nor Sri Inayati; Alfi Muntafiah
Medical and Health Journal Vol 1 No 2 (2022): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.463 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.1.2.5639

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) dan gangguan metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak. Gangguan metabolisme lemak pada DM ditandai dengan peningkatan kolesterol total, trigliserida, LDL, dan penurunan HDL. Markisa ungu memiliki berbagai kandungan zat gizi yang dapat memperbaiki profil lipid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari markisa ungu (Passiflora edulis var edulis) terhadap profil lipid tikus putih (Rattus norvegicus) jantan model DM. Parameter profil lipid yang digunakan terdiri dari kolesterol total, trigliserida, LDL, dan HDL. Penelitian ini merupakan eksperimental murni, dengan desain post-test with control group, menggunakan 30 ekor tikus putih jantan Galur Wistar. Penelitian dibagi dalam 5 kelompok: I) kontrol normal, II) kontrol DM, dan III, IV, V perlakuan sari markisa ungu dosis 1,05; 2,1; dan 4,2 mL/200 gBB/hari melalui sonde selama 21 hari. Induksi DM dengan aloksan intraperitoneal 120 mg/kgBB dosis tunggal. Induksi dinyatakan berhasil apabila kadar glukosa darah puasa hewan coba ≥ 200 mg/dL. Profil lipid diukur menggunakan metode enzimatic-photometric. Data dianalisis menggunakan uji parametrik One Way ANOVA dan uji non parametrik Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan profil lipid antar kelompok (p>0,05). Kesimpulan: pemberian sari markisa ungu (Passiflora edulis var edulis) tidak berpengaruh terhadap profil lipid serum tikus (Rattus norvegicus) jantan model DM.
HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN STADIUM PENYAKIT PARKINSON BERDASARKAN KRITERIA HOEHN & YAHR (STUDI PADA PASIEN PARKINSON RSUD MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO) Adzra Alifiah; Prasetyo Tri Kuncoro; Tendi Novara
Medical and Health Journal Vol 1 No 2 (2022): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.096 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.1.2.5640

Abstract

Salah satu faktor risiko dari penyakit Parkinson adalah hipertensi, namun apakah hipertensi berhubungan dengan progresivitas penyakit Parkinson masih belum jelas. Kriteria Hoehn & Yahr merupakan salah satu kriteria yang dapat digunakan untuk menggolongkan progresivitas penyakit Parkinson menjadi 5 stadium. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara hipertensi dengan stadium penyakit Parkinson berdasarkan kriteria Hoehn & Yahr pada pasien Parkinson RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Metode penelitian ini menggunakan design cross-sectional dengan sampel penelitian sebanyak 48 pasien di poli saraf RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Variabel hipertensi diukur pada saat pasien datang ke poli saraf RSUD Margono Soekarjo Purwokerto untuk kontrol penyakit Parkinson dan variabel stadium penyakit Parkinson berdasarkan kriteria Hoehn & Yahr dinilai dengan pengamatan peneliti. Data penelitian dilakukan analisis menggunakan uji Somers’d. Hasil analisis bivariat antara hipertensi dengan stadium Hoehn & Yahr menunjukkan nilai p = 0,517 dan r = -0,084. Artinya tidak terdapat korelasi yang bermakna antara hipertensi dengan stadium penyakit Parkinson berdasarkan kriteria Hoehn & Yahr dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah dan arah korelasi negative. Hal tersebut berarti semakin tinggi stadium hipertensi maka semakin rendah stadium Hoehn & Yahr. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat korelasi yang bermakna antara hipertensi dengan stadium penyakit Parkinson berdasarkan kriteria Hoehn & Yahr.
HUBUNGAN LONG COVID-19 DENGAN KEJADIAN KECEMASAN DI BANYUMAS Fauziyyah Shofura Yasmin; Hilma Paramita; Nurlaela Nurlaela
Medical and Health Journal Vol 1 No 2 (2022): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.026 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.1.2.5657

Abstract

Kejadian kecemasan banyak dilaporkan menetap atau bahkan baru muncul beberapa bulan setelah pasien terkonfimasi COVID-19. Ada 22,7% gejala psikososial didapatkan pada Long COVID-19, dan sebanyak 6,5% mengalami kecemasan. Penelitian lebih jauh diperlukan agar masyarakat maupun tenaga kesehatan lebih memperhatikan dan mencegah kejadian kecemasan yang lebih dini terhadap penderita Long COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Long COVID-19 dengan kejadian kecemasan di Banyumas. Metode yang digunakan yaitu penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional pada masyarakat umum yang telah melewati masa akut COVID-19 dan berdomisili di Banyumas dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data tingkat kecemasan menggunakan kuesioner hamilton rating scale for anxiety (HRS-A) dan Long COVID-19 melalui lembar identitas pasien. Analisis hipotesis menggunakan uji statistik alternatif yaitu uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian pada 60 responden yang sudah melewati masa akut COVID-19 dengan uji Kolmogorov-Smirnov didapatkan nilai p = 0,032 dengan 33,3% tidak mengalami kecemasan dan 66,7% mengalami kecemasan. Dengan tingkat kecemasan ringan (18,4%), kecemasan sedang (23,3%), kecemasan berat (15%), dan kecemasan berat sekali (10%). Berdasarkan hasil analisis data didapatkan hubungan yang bermakna antara Long COVID-19 dengan kejadian kecemasan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara Long COVID-19 dengan kejadian kecemasan di Banyumas.
KORELASI ANTARA ACADEMIC SELF EFFICACY DENGAN NILAI UJIAN SOCA BLOK 1.3 MAHASISWA JURUSAN KEDOKTERAN UMUM FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Heidy Angelina Mulyadi; Catharina Widiartini; Muhammad Zaenuri Syamsu Hidayat
Medical and Health Journal Vol 1 No 2 (2022): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.214 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.1.2.5800

Abstract

Introduction : Academic self efficacy (ASE) is student's self confidence on his/her ability to be succeed in the assignments and to organize learning activities in order to achieve the expected achievement. A high ASE helps students overcome anxiety in facing exams. One form of the final block exam at the General Medicine Department, Faculty of Medicine Universitas Jenderal Soedirman (KU, FK Unsoed) that often causes anxiety is the Structured Oral Case Analysis (SOCA). Objective : To find out whether there was a correlation between ASE and Block 1.3 SOCA test scores. Methods : This was an observational analytic study using a cross sectional design. The respondents were student participants of Block 1.3 General Medicine Department, Faculty of Medicine Universitas Jenderal Soedirman batch 2021 determined by total sampling method based on the inclusion and exclusion criteria. ASE score were collected using the Indonesian version of MSLQ questionnaire, self efficacy for learning and performance subscale. The correlation between ASE scores and pre-remedial SOCA test scores was analyzed using Pearson test with significance level at p<0,05. Results : Data obtained from 126 students (response rate 100%). Most (47,6%) students had high ASE level. The biggest (62,7%) proportion of the SOCA test scores was at level E. The results of the Pearson test showed that the value of p=0,020 and r=0,826. Conclusion : There is a significant correlation with a positive direction and the strength of the correlation is very strong between ASE and SOCA test scores of student participants of Blok 1.3 General Medicine Department, Faculty of Medicine Universitas Jenderal Soedirman.
HUBUNGAN BURNOUT AKADEMIK DAN SELF-DIRECTED LEARNING READINESS DENGAN MOTIVASI PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UMUM UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Heidy Angelina Mulyadi; Karina Evandra Nathaniel; Yochananta Wira
Medical and Health Journal Vol 1 No 2 (2022): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.584 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.1.2.5801

Abstract

Medical students often experience academic burnout events due to demands for responsibility of taking care of patients life. Academic burnout defined as both physically and psychologically fatigue that results from academic-related job and emotional demands. Burnout may affect ones study motivation. It can cause lower study motivation that at the end will result achievement decrease. On the one side, Self Directed Learning Readiness (SDLR) is needed to make one reach their goal. Academic burnout, motivation, and SDLR play an important role in high academic performance and achievement, but very few research that focuses on these variables especially in the Faculty of Medicine, Jenderal Soedirmas University. This research aims to find out the correlation of academic burnout and Self Directed Learning Readiness with motivation in Medical Students of Jenderal Soedirman University. This research is an observational study. The subject of this study is Medical Students of Jenderal Soedirman University batch 2020. This study used a sample of 112 students taken with total sampling. The method of collecting data this study used is by questionnaire, which includes Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS), Motivational Questionnaire Motivated Strategies of Learning Questionnaire (MSLQ) and Self Directed Learning Readiness (SDLR) using the SDLR questionnaire. The results are -0.510 for correlation value between burnout and motivation, 0.406 between motivation and SDLR, -0.359 for direct correlation, and -0.207 for indirect correlation between burnout and SDLR. This means that the value of direct influence is greater than indirect influence. Directly, burnout is concluded to affect motivation and have a significant influence on SDLR.
KORELASI ANTARA TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN MUNCULNYA IDE BUNUH DIRI PADA PASIEN HUMAN IMMUNODEFFICIENCY VIRUS (HIV) POSITIF DI RSUD BANYUMAS Awanis, Nuraida Absharina; Paramita, Hilma; Nurlaela, Nurlaela; Wahyudin, Wahyudin
Medical and Health Journal Vol 2 No 1 (2022): August
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.752 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.2.1.5822

Abstract

Kejadian bunuh diri di seluruh dunia mencapai jumlah 800.000 orang setiap tahunnya. Keinginan untuk bunuh diri dapat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, diantaranya yaitu faktor genetik, biologis, psikososial, serta stresor lingkungan. Pasien HIV+ merupakan kelompok yang rentan memiliki ide bunuh diri karena berbagai permasalahan yang dihadapi mereka, baik dari faktor internal maupun eksternal berisiko memicu stres yang berkepanjangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara tingkat stres dengan kejadian munculnya ide bunuh diri pada pasien HIV+ di RSUD Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Consecutive sampling digunakan sebagai teknik sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 pasien HIV+. Tingkat stres diukur dengan kuesioner DASS42 (Depression, Anxiety, and Stress Scale 42) dan ide bunuh diri diukur menggunakan kuesioner BSSI (Beck Scale of Suicide Ideation). Uji Spearman digunakan untuk mencari korelasi antar variabel. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa tingkat stres responden secara umum berkategori normal. Tidak didapatkan adanya kemunculan ide bunuh diri pada pasien HIV+ di RSUD Banyumas. Korelasi tingkat stres dengan kemunculan ide bunuh diri yang diperoleh menggunakan uji spearman menunjukkan p value = 0,515 (p > 0,05) dan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,112 yang menunjukkan korelasi positif atau searah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat korelasi antara tingkat stres dengan kejadian munculnya ide bunuh diri pada pasien HIV+ di RSUD Banyumas.
ACTINOMYCETES AS A SOURCE OF POTENTIAL ANTIMICROBIAL AND ANTIBIOFILM AGENTS Setiawati Setiawati; Rizak Tiara Yusan
Medical and Health Journal Vol 1 No 2 (2022): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.185 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.1.2.5831

Abstract

Actinomycetes are Gram-positive bacteria, anaerobic or facultative with a fungal-like morphology, widely distributed in both waters and land. Actinomycetes are bacteria with the largest taxonomic unit with diverse phyla diversity related to morphology, physiology, and metabolic ability. Actinomycetes have been known to have many benefits in medicine, including antibiotics, antifungals, antivirals, and anticancer. The content of secondary metabolites produced by actinomycetes varies widely. Actinomycetes contain active compounds from the polyene, terpenoid, phenolic, polyketide, phenazine, piperazine, and non-polyene groups, which have been shown to have antibacterial, antifungal, and antibiofilm activities. Streptomycetes known produce most of the antibiotics. Many compounds have been isolated from actinomycetes have antimicrobial and antibiofilm activities. It can be developed for further research because there are no antibiofilm candidate drugs from actinomycetes that the FDA approved until now. This paper discusses the active compounds isolated from actinomycetes which have antibacterial, antifungal, and antibiofilm activities, and their mechanism of action.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN GOUT ARTHRITIS TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PENCEGAHAN GOUT ATRHITIS PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LASEPANG KABUPATEN BANTAENG Nining Yusnitasari; Zainuddin Zainuddin; Wahyudin Wahyudin
Medical and Health Journal Vol 1 No 2 (2022): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.758 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.1.2.5840

Abstract

Masalah stunting Dapat terjadi pada semua kelompok umur. Anak balita merupakan kelompok umur yang rawan gizi dan rawan penyakit, hal ini di sebabkan karena anak balita baru berada dalam masa transisi dari makanan bayi ke makanan dewasa. Stunting adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi dalam masyarakat Akibat dari stunting lainnya, menurut beberapa penelitian yaitu, meningkatnya risiko infeksi dan kematian, keterlambatan perkembangan mental dan motorik, serta penurunan kapasitas kerja. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 pasien. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner.dan dianalisis dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square diperoleh nilai significancy sebesar 0,000 (p < 0,05), terhadap Hubungan status gizi dengan terjadinya stunting, sedangkan untuk Hubungan ASI eksklusif dengan terjadinya stunting diperoleh nilai significancy sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian ini Dapat dijadikan sebagai literatur, khususnya dalam penerapan asuhan keperawatan tentang Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya stunting pada balita Umur 1-3. Kata Kunci: Asi eksklusif, Kejadian stunting, Status Gizi.
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN PERTUMBUHAN BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BISSAPPU KABUPATEN BANTAENG TAHUN 2019 Rismayanti Rismayanti; Wahyudin Wahyudin; zainuddin zainuddin
Medical and Health Journal Vol 1 No 2 (2022): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.242 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.1.2.5841

Abstract

Latar Belakang Berat badan lahir adalah berat badan bayi yang ditimbang dalam waktu 1 jam pertama setelah lahir. Berdasarkan hubungan antara berat lahir dengan umur kehamilan, berat menjadi Sesuai masa kehamilan (SMK), Kecil masa kehamilan berat bayi lahir dapat dikelompokkan (KMK) dan Besar masa kehamilan (BMK) dan dengan cara yang sama berdasarkan umur kehamilan saja bayi-bayi dapat digolongkan menjadi bayi kurang bulan, cukup dan lebih bulan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk diketahuinya ada hubungan riwayat berat badan lahir (bbl) dengan pertumbuhan bayi pada usia 6-12 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Bissappu Kabupaten Bantaeng. Desain Penelitian dengan menggunakan jenis analitik deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Purpossive sampling.dengan sampel sejumlah 23 responden. Hasil Penelitian ini menggunakan hasil uji chi-square diperoleh nilai p = 0,001 hal ini berarti nilai p< É‘(0,05).demikian berarti hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini berarti ada hubungan riwayat berat badan lahir dengan panjang badan saat ini di wilayah kerja puskesmas bissappu. Diharapkan dapat berguna sebagai salah satu hasil penemuan dan kajian serta bahan acuan atau pedemoman bagi instusi jurusan keperawatan dalam menetukan perecanaan dan program selanjutnya. Kata Kunci : Latar Belakang Berat badan lahir adalah berat badan bayi yang ditimbang dalam waktu 1 jam pertama setelah lahir. Berdasarkan hubungan antara berat lahir dengan umur kehamilan, berat menjadi Sesuai masa kehamilan (SMK), Kecil masa kehamilan berat bayi lahir dapat dikelompokkan (KMK) dan Besar masa kehamilan (BMK) dan dengan cara yang sama berdasarkan umur kehamilan saja bayi-bayi dapat digolongkan menjadi bayi kurang bulan, cukup dan lebih bulan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk diketahuinya ada hubungan riwayat berat badan lahir (bbl) dengan pertumbuhan bayi pada usia 6-12 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Bissappu Kabupaten Bantaeng. Desain Penelitian dengan menggunakan jenis analitik deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Purpossive sampling.dengan sampel sejumlah 23 responden. Hasil Penelitian ini menggunakan hasil uji chi-square diperoleh nilai p = 0,001 hal ini berarti nilai p< É‘(0,05).demikian berarti hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini berarti ada hubungan riwayat berat badan lahir dengan panjang badan saat ini di wilayah kerja puskesmas bissappu. Diharapkan dapat berguna sebagai salah satu hasil penemuan dan kajian serta bahan acuan atau pedemoman bagi instusi jurusan keperawatan dalam menetukan perecanaan dan program selanjutnya. Kata Kunci : Berat badan lahir,panjang badan bayi usia 6-12 bulan
SQUAMOUS CELL CARCINOMA (SCC) TIROID: LAPORAN KASUS Aulia Jasmine Mukti; M. Yamsun
Medical and Health Journal Vol 2 No 1 (2022): August
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.231 KB) | DOI: 10.20884/1.mhj.2022.2.1.7522

Abstract

Squamous cell carcinoma of the thyroid gland is a rare thyroid tumor accounting for less than 1% of all cases of primary thyroid carcinoma. Squamous cell carcinoma of the thyroid gland is very aggressive and has a poor prognosis. There is no standard management outline that can be used as a guideline for treatment, which is a challenge for the treating team. This case report aims to further examine the pathological features, diagnosis, and treatment of thyroid SCC. We present a 73 years old male with progressive neck swelling, hoarse voice, accompanied by difficulty swallowing for 6 months prior to admission to the hospital who was referred to the oncologist as a suspected case of carcinoma of the thyroid. Computed tomography of the neck showed a 2,1 x 2,3 x 7,7 cm solid mass in the lateral dextra of the larynx and lymphadenopathy. Thorax Rontgen ruled out the possibility of metastasis. Thyroidectomy and debulking were performed on the patient. Anatomy pathological examination revealed squamous cell carcinoma.

Page 2 of 13 | Total Record : 124