cover
Contact Name
Chica Oktavia
Contact Email
chicaoktavia04@gmail.com
Phone
+6285250204365
Journal Mail Official
jurnalmahasiswasipilummetro@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lembayong 5 A / Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro Lampung - 34111
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JUMATISI : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Core Subject : Engineering,
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil (Jumatisi) Universitas Metro diterbitkan secara berkala dua kali dalam peta pada bulan Juni dan Desember. Jumatisi merupakan kumpulan dari Tugas Akhir penelitian mahasiswa berbagai disipliln ilmu dibidang struktur, transportasi, hidrologi sumber daya air, geoteknik dan manajemen konstruksi dengan tujuan untuk dipublikasikan.
Articles 79 Documents
ANALISIS KETEBALAN ASPAL (AC-WC) DENGAN METODE BINA MARGA 1987 DAN AASHTO 1993 PADA RUAS JALAN SAMBIREJO KOTA PASURUAN Rahafilah; Dian Kusumaningsih
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9785

Abstract

Lapisan AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) merupakan komponen penting dalam struktur perkerasan lentur yang berfungsi sebagai lapisan permukaan jalan. Ketebalan lapisan ini harus dirancang secara tepat untuk menjamin kenyamanan, keselamatan, serta efisiensi biaya konstruksi dan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketebalan lapisan AC-WC pada ruas Jalan Sambirejo, Kota Pasuruan, menggunakan dua metode perencanaan, yaitu Bina Marga 1987 dan AASHTO 1993. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kuantitatif berbasis data sekunder, meliputi data CBR, lalu lintas harian rata-rata (LHR), serta konfigurasi kendaraan. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Bina Marga 1987 menghasilkan ketebalan lapisan AC-WC sebesar 7,5 cm, sedangkan metode AASHTO 1993 menghasilkan ketebalan 18 cm. Perbedaan ini disebabkan oleh pendekatan parameter desain yang digunakan, seperti penggunaan ESAL dan reliability pada metode AASHTO, dibandingkan dengan LER dan DDT pada metode Bina Marga. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pemilihan metode perencanaan yang sesuai dengan kondisi lalu lintas dan karakteristik tanah setempat. Metode AASHTO 1993 lebih konservatif dan cocok untuk jalan dengan beban tinggi, sedangkan metode Bina Marga 1987 lebih efisien dan sesuai untuk kondisi lokal Indonesia dengan lalu lintas ringan hingga sedang.
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE MANAGEMENT (EVM) PADA PROYEK PEMBANGUNAN ARJUNO AGRO TECHNO PARK Reky Muhamad Fairuz
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9817

Abstract

Dalam manajemen proyek konstruksi, dua elemen penting yang saling mempengaruhi adalah biaya dan waktu. Keterlambatan dalam penyelesaian proyek dan kenaikan biaya merupakan isu umum yang sering dijumpai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengendalikan biaya dan waktu pada proyek pembangunan Arjuno Agro Technopark menggunakan metode Earned Value Management (EVM). EVM adalah metode terpadu yang menggabungkan pengukuran ruang lingkup, biaya, dan waktu untuk menilai kinerja proyek secara objektif. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyimpangan biaya dan waktu dari rencana awal serta menentukan status kinerja proyek pada periode tertentu. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data terkait rencana anggaran biaya (RAB), jadwal proyek, dan laporan progres aktual dari proyek Arjuno Agro Technopark.Data dianalisis menggunakan indikator-indikator EVM seperti BCWP, BCWS, ACWP, SV, CV, SPI, CPI, ETC, EAC, EAS, dan ETS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa proyek mengalami keterlambatan dalam jadwal, yang terlihat dari nilai (SPI < 1) dari minggu ke-7 hingga minggu ke-21. Meskipun begitu, proyek berhasil diselesaikan pada minggu ke-22, yang awalnya ditargetkan selesai pada minggu ke-21. Namun bahwa biaya penyelesaian proyek cenderung lebih efisien bila dibandingkan dengan nilai kontrak yang awal (CPI > 1).
VALIDATION OF FLOOD INUNDATION DISTRIBUTION IN THE BORO WATERSHED USING SENTINEL-1 IMAGERY AND 1D HEC-RAS SIMULATION AGAINST FIELD OBSERVATION DATA Bagus Ardian Saputra; Erni Mulyandari; Suryo Handoyo
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2026): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v7i1.10126

Abstract

Flooding is a natural disaster that poses a serious problem in many regions of Indonesia, particularly in the Boro Watershed (DAS Boro), which experiences annual inundation in several urban villages. DAS Boro is a sub-watershed of the Bengawan Solo River, located in Jebres District, Surakarta City. Therefore, accurate flood management is necessary through disaster risk mitigation efforts. This study aims to identify flood inundation using Sentinel-1 satellite imagery visualization and hydraulic analysis through 1D modeling with HEC-RAS. The method applied is the HSS Snyder method with a two-year return period, calibrated using data from the Pepe Hilir Watershed. The analysis process began with site surveys and channel dimension measurements, along with field observations, including interviews with affected residents. Surveys were conducted at 19 points representing the inundated area. The area of DAS Boro was determined through data processing using QGIS 3.14.16, measuring 1.376 km², with a two-year flood discharge of 109.41 m³/s. The results show that flood visualization using Sentinel-1 achieved an accuracy (Recall) of 100% compared to data from BPBD and DPUPR Surakarta. Meanwhile, the HEC-RAS 1D model simulation reached only a 19.29% Recall rate, indicating that remote sensing approaches are more effective in identifying flood-affected areas.
PENGARUH STYROFOAM SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI PADA ASPAL PENETRASI 60/70 TERHADAP KINERJA CAMPURAN AC-WC Albais, Findra; Aristia Putri, Feby
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.11169

Abstract

Permintaan aspal di Indonesia masih belum terpenuhi oleh produksi dalam negeri, sementara limbah Styrofoam terus meningkat dan sulit terurai, sehingga menimbulkan masalah lingkungan. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah Styrofoam sebagai bahan substitusi pada aspal penetrasi 60/70 dalam campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC). Variasi kadar Styrofoam yang digunakan adalah 0%, 8%, 10%, 12%, dan 14%, dengan pengujian Marshall sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan membuat benda uji Marshall pada tiap variasi. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, Marshall Quotient (MQ), Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Bitumen (VFB). Tujuan utama penelitian adalah menentukan kadar Styrofoam optimum yang mampu meningkatkan kualitas campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Styrofoam berpengaruh terhadap kinerja campuran. Pada kadar 8–10%, nilai stabilitas dan MQ meningkat sehingga campuran lebih kuat menahan beban lalu lintas, sementara VIM, VMA, dan VFB masih sesuai spesifikasi. Namun, nilai flow menurun sehingga campuran menjadi lebih kaku. Pada kadar yang lebih tinggi (12– 14%), campuran cenderung kurang fleksibel sehingga performanya menurun. Berdasarkan hasil tersebut, kadar optimum Styrofoam yang direkomendasikan adalah 8–10% dari berat aspal. Selain meningkatkan performa perkerasan AC-WC, pemanfaatan ini juga menjadi solusi ramah lingkungan untuk mengurangi timbunan limbah plastik yang sulit terurai.
PERSEPSI PENGGUNA JALAN TERHADAP KESELAMATAN LALU LINTAS DI LINGKUNGAN PASAR WONOREJO KAB. PASURUAN Syaihul Hidayah; Dian Kusumaningsih
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2026): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v7i1.9746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keselamatan lalu lintas di kawasan Pasar Wonorejo, sebuah area dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas tinggi. Ketidakteraturan lalu lintas, minimnya fasilitas pendukung keselamatan, serta rendahnya kepatuhan pengguna jalan menjadi permasalahan utama yang memerlukan kajian mendalam. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung dan penyebaran kuesioner kepada pengguna jalan, pedagang, dan pengunjung pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa variabel seperti sarana prasarana jalan, perilaku pengendara, dan kepadatan arus lalu lintas memiliki kontribusi signifikan terhadap potensi kecelakaan. Rekomendasi strategis difokuskan pada peningkatan kesadaran berlalu lintas, pengadaan rambu yang memadai, dan pengawasan yang lebih ketat oleh pihak berwenang guna menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di lingkungan pasar tersebut.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN STRUKTUR RENOVASI GEDUNG GPP 5 MENJADI DAPUR SEHAT ANAK BANGSA DI MALANG Muhammad Fadlillah Ainur Rohman; Sucipto
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2026): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v7i1.9780

Abstract

Produktivitas tenaga kerja menjadi indikator penting dalam keberhasilan proyek konstruksi, khususnya pada proyek renovasi yang memiliki kompleksitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor seperti kondisi lingkungan kerja, usia pekerja, motivasi kerja, pengalaman dan keahlian kerja, serta tingkat upah terhadap produktivitas tenaga kerja pada proyek renovasi struktur Gedung GPP 5 di Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh dari 22 responden melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif signifikan, sedangkan kondisi lingkungan, usia pekerja, dan tingkat upah memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap produktivitas. Pengalaman dan keahlian kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini penting sebagai dasar strategi peningkatan produktivitas pada proyek konstruksi serupa.
EVALUASI PELAKSANAAN PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS JALAN ALTERNATIF REMBANG-SUKOREJO STA 1+255-3+300) Kurniawan; Dian Kusumaningsih
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2026): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v7i1.9801

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran transportasi serta pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu ruas strategis di Kabupaten Pasuruan adalah jalan alternatif Rembang–Sukorejo, yang dibangun untuk memperlancar arus lalu lintas dan mempercepat konektivitas antarwilayah. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan konstruksi jalan tidak jarang mengalami perbedaan antara rencana teknis dan realisasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan perkerasan lentur pada ruas jalan alternatif Rembang–Sukorejo STA 1+255 hingga 3+300. Evaluasi dilakukan untuk menilai tingkat kesesuaian antara pelaksanaan lapangan dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan, serta mengidentifikasi kendala teknis dan non-teknis yang terjadi selama pelaksanaan proyek
ANALISIS REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) PEKERJAAN STRUKTUR KOLOM DAN BALOK PADA PROYEK RUMAH TINGGAL 2 LANTAI SUKOREJO PASURUAN Fikri Nur Syarifudin; Sucipto
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2026): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v7i1.9831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi biaya struktur kolom dan balok pada proyek pembangunan Rumah Tinggal 2 lantai Sukorejo Pasuruan melalui penerapan metode Value Engineering (VE). Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya biaya komponen struktural seperti kolom K1 (30×30 cm), dan balok B1 (25×50 cm) serta B2 (20×40 cm) yang berkontribusi signifikan terhadap total anggaran proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan fokus pada evaluasi teknis dan ekonomis melalui analisis alternatif desain. Data primer diperoleh dari dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar kerja, dan observasi lapangan, sedangkan data sekunder berasal dari SNI, literatur ilmiah, dan analisis harga satuan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan VE dengan mengubah dimensi balok B1 (20×40 cm) dan B2 (15×30 cm) serta mengganti beberapa kolom K1 menjadi kolo K2 (15x30 cm), mampu menurunkan biaya sebesar Rp. 140.572.000,00 atau sekitar 67% dari anggaran awal Rp. 426.926.000,00. Analisis dengan SAP2000 memastikan bahwa perubahan desain tidak mengurangi kekuatan dan keamanan struktur. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa VE efektif dalam memberikan solusi teknis yang ekonomis tanpa mengorbankan mutu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan struktural bangunan, khususnya untuk efisiensi biaya pada proyek dengan elemen struktur berbiaya tinggi.
ANALISIS FAKTOR DOMINAN PENYEBAB KETERLAMBATAN (TIME OVERRUN) PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN AKSES MENUJU BANDARA NYIA Ian Karunia Perkasa; Lidwina Putri Astani; Mochamad Gaharu Dida Devedo; Chalsi Maia Sari
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2026): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v7i1.10930

Abstract

Ketepatan waktu penyelesaian merupakan salah satu indikator utama keberhasilan proyek konstruksi di samping aspek biaya dan mutu. Proyek Peningkatan Jalan Akses Menuju Bandara, memiliki peran strategis sebagai infrastruktur pendukung aksesibilitas New Yogyakarta International Airport (NYIA). Namun, pelaksanaan proyek infrastruktur jalan raya memiliki karakteristik unik yang rentan terhadap ketidakpastian eksternal maupun internal yang berpotensi menyebabkan keterlambatan jadwal (time overrun). Berdasarkan observasi lapangan, proyek ini dihadapkan pada berbagai kendala kompleks mulai dari kondisi tanah dasar, curah hujan yang tinggi, hingga permasalahan sosial berupa sengketa lahan yang menghambat produktivitas pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang mempengaruhi kinerja waktu, menganalisis tingkat risiko (risk level) berdasarkan frekuensi dan dampaknya, serta menentukan faktor dominan yang memerlukan prioritas penanganan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada responden ahli (purposive sampling) yang terdiri dari pihak kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan pemilik proyek. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode Matriks Risiko dengan mengalikan nilai probabilitas (Likelihood) dan dampak (Impact), yang kemudian dipetakan menggunakan Diagram Pareto untuk mendapatkan hierarki risiko utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor risiko dominan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap potensi keterlambatan waktu pada Proyek Peningkatan Jalan Sogan-Karangwuni. Faktor pertama adalah kondisi cuaca ekstrem (hujan) yang menempati peringkat risiko tertinggi dengan kategori Extreme Risk (Skor 25), yang berdampak signifikan pada terhentinya pekerjaan perkerasan aspal (hotmix). Faktor kedua adalah kendala non-teknis berupa sengketa pembebasan lahan dengan kategori High Risk (Skor 15). Faktor ketiga adalah kerusakan mekanis alat berat (breakdown) pada saat jam kerja kritis dengan kategori High Risk (Skor 12). Berdasarkan analisis Pareto, penanganan terhadap ketiga faktor dominan ini diproyeksikan dapat mereduksi potensi keterlambatan secara signifikan. Penelitian ini merekomendasikan strategi mitigasi berupa penerapan kerja lembur (overtime) untuk optimalisasi progres saat cuaca cerah, penyediaan alat berat cadangan, serta intensifikasi koordinasi sosial pada area sengketa guna memastikan proyek selesai tepat waktu.