cover
Contact Name
Chica Oktavia
Contact Email
chicaoktavia04@gmail.com
Phone
+6285250204365
Journal Mail Official
jurnalmahasiswasipilummetro@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lembayong 5 A / Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro Lampung - 34111
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JUMATISI : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Core Subject : Engineering,
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil (Jumatisi) Universitas Metro diterbitkan secara berkala dua kali dalam peta pada bulan Juni dan Desember. Jumatisi merupakan kumpulan dari Tugas Akhir penelitian mahasiswa berbagai disipliln ilmu dibidang struktur, transportasi, hidrologi sumber daya air, geoteknik dan manajemen konstruksi dengan tujuan untuk dipublikasikan.
Articles 72 Documents
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL DI TUGU COKLAT GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Setyadi, Rizki; Hadijah, Ida; Kurniawan, Septyanto
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2024): JUMATISI : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v5i2.7957

Abstract

Simpang jalan merupakan tempat terjadinya konflik lalu lintas yang merupakan suatu daerah pertemuan dari jaringan jalan raya dan juga tempat bertemunya kendaraan dari berbagai arah dan perubahan arah termasuk didalamnya fasilitas-fasilitas yang diperlukan untuk pergerakan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui kinerja simpang tiga tak bersinyal berupa nilai Kapasitas, Derajat Kejenuhan, Hambataan samping, dan tundaan yang terdapat di Tugu Coklat, berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan indonesia (PKJI, 2014). Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pengumpulan data primer dan data sekunder, survey volume lalu lintas, survey kecepatan, serta survey hambatan samping. Dari Hasil Penelitian menunjukkan bahwa arus lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin jam puncak pagi pukul 07.00 WIB – 08.00 WIB sebesar 6156,00 Kend/Jam atau 2852,95 Skr/Jam dengan Nilai Kapasitas 3974,87 Skr/Jam, Derajat Kejenuhan 0,72. Dari Nilai Derajat Kejenuhan dapat diketahui nilai kinerja simpang >50 - <85 Yang artinya kinerja lalu lintas cukup baik. Penanganan yang sesuai dengan kinerja simpang tersebut yaitu sebaiknya dilakukan pemasangan Rambu – Rambu Lalu – Lintas, seperti rambu Dilarang Stop Dan Rambu Dilarang Berhenti Di Sekitar Tugu Coklat Gedong Tataan Guna Mengurangi Kemacetan Pada Persimpangan Tak Bersinyal Di Tugu Coklat Kabupaten Pesawaran.
EVALUASI KESESUAIAN STANDART KEAMANAN FASILITAS PERUMAHAN PADAT PENDUDUK DAERAH MERGOSONO TERHADAP RESIKO KEBAKARAN Fattah, Moh Nur Fattakhul Mujahidin; Farid Vardana, Mokhammad; Adji Dharmawan, Muhammad; Afrizal Dira Ramadhan, Muhammad; Aghna Ghifari, Muhammad; Athan Rasanjani, Muhammad
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i1.8465

Abstract

Kebakaran merupakan bencana dengan dampak besar terhadap manusia dan material, terutama di kawasan perumahan padat penduduk. Penelitian ini mengevaluasi kesesuaian standar keamanan fasilitas perumahan di Mergosono terhadap risiko kebakaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepatuhan fasilitas perumahan terhadap standar keselamatan kebakaran guna mengidentifikasi kelemahan dan memberikan rekomendasi perbaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi dan survei. Data dikumpulkan melalui checklist assessment berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-1735-2000, SNI 03-1746-2000, dan SNI 03-3985-2000, yang mengatur sistem proteksi kebakaran serta peraturan Menteri Pekerjaan Umum terkait keselamatan kebakaran. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi aktual di lapangan dengan standar keselamatan kebakaran yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terhadap standar keselamatan kebakaran masih sangat rendah. Lima aspek utama, yaitu alat pemadam kebakaran, sistem alarm, prosedur evakuasi, jalur penyelamatan, dan sarana komunikasi darurat memiliki tingkat kepatuhan 0%, menunjukkan tidak adanya fasilitas tersebut di hampir semua rumah yang diteliti. Sistem komunikasi darurat hanya mencapai 30%, sedangkan keberadaan kotak P3K mencapai 70%, menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap pertolongan pertama. Selain itu, hanya 20% rumah yang memiliki tanda larangan merokok, yang dapat meningkatkan risiko kebakaran akibat kelalaian manusia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kesiapan perumahan di Mergosono dalam menghadapi risiko kebakaran masih sangat rendah. Dengan mayoritas indikator keselamatan menunjukkan tingkat kepatuhan yang tidak memadai, diperlukan langkah-langkah perbaikan yang signifikan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan kebakaran. Peningkatan kesadaran masyarakat, penerapan regulasi yang lebih ketat, serta penyediaan fasilitas keselamatan yang memadai menjadi prioritas utama guna mengurangi risiko kebakaran di kawasan perumahan ini.
PENCAHAYAAN DAN VENTILASI RUANG PEMBELAJARAN UNTUK KENYAMANAN DAN PRODUKTIFITAS ( STUDI KASUS RUANG B9 FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG ) palupi, Surya Dwi Palupi; Vicky Setya Adi Pratama; Virda Maulina Tri Gumilar; Yoga Adi Pratama Putra; Agung Bagaskoro; Muhammad Ilham Hadi Prasetyo
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i1.8471

Abstract

Abstract Ruang pembelajaran merupakan ruangan yang memiliki peran penting untuk menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan nyaman untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang berkualitas. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kenyamanan dalam pembelajaran salah satunya yaitu pencahayaan dan ventilasi. Faktor-faktor tersebut dapat mengurangi kualitas ruang pembelajaran dan berdampak pada konsentrasi, kesehatan, kenyamanan, mempengaruhi suasana kelas dan produktivitas. Menggsunakan metode dengan menyebarkan kuesioner melalui media online kepada mahasiswa yang pernah menggunakan ruang B9. Berdasarkan hasil dari kuesioner, meskipun pencahayaan dan ventilasi mencukupi dan cukup baik, tetapi tetap terdapat permasalahan terkait suhu dan sirkulasi di ruangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa nyaman dan perfoma ventilasi dan pencahayaan pada ruang pembelajaran B9. Perlunya perbaikan dan evaluasi untuk menciptakan ruang kelas yang nyaman dan dapat mendukung kegiatan atau proses pembelajar yang efektif dan nyaman. Kata Kunci : Pencahayaan, Ventilasi, Ruang Kelas B9
PENCAHAYAAN YANG SEHAT DAN EFISIEN: INTEGRASI ASPEK UTILITAS BANGUNAN DAN KESEHATAN MATA DALAM DESAIN INTERIOR Tara, Renata; Deca Pratama, Rian; Eka Prasetya, Rifqi; Agustian Nugroho, Risky; Cantika Putri, Rossa; Pratama, Ryan
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i1.8472

Abstract

Lighting in interior design has a crucial role not only in creating space aesthetics, but also in supporting eye health and energy efficiency. This research explores the integration of utility and eye health aspects in optimal interior lighting design. A holistic design approach is required to create spaces that are visually comfortable, as well as energy efficient. The research reviewed various lighting types, arrangement techniques, and material selection that minimize the risk of eye disorders and maximize energy efficiency. The results of this research are expected to provide practical guidance for interior designers and architects in creating healthy, comfortable and sustainable spaces. This article discusses how the integration of utility and eye health aspects can result in optimal lighting for occupants. Proper implementation of natural and artificial lighting not only improves energy efficiency but also reduces the risk of eyestrain, visual stress and sleep disorders. By considering factors such as intensity, light distribution, and selection of lamp color and type, healthy lighting design can improve user productivity and well-being. Through a holistic approach, this research highlights the importance of synergy between aesthetics, function and health in the design of efficient and eye-friendly interior lighting.
EVALUASI KETERSEDIAAN DAN PENEMPATAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) DI KANTIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) Mohamad Aditama Firmansah; Dwi Kuncoro Cahyo, Mohammad; Aziz Adi Putra, Moh Erlangga; Fattakhul Mujahidin, Moh Nur; Farid Vardana, Mokhammad; Adji Dharmawan, Muhammad
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i1.8476

Abstract

Keamanan kebakaran di kantin universitas merupakan aspek penting untuk menjamin keselamatan pengunjung dan pekerja. Kebakaran dapat terjadi karena penggunaan LPG, unit pemanas, dan bahan yang mudah terbakar. Namun, masih banyak kantin yang alat pemadam kebakarannya tidak mencukupi, penempatannya tidak tepat, dan aksesnya terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ketersediaan APAR di kantin Universitas Negeri Malang berdasarkan jumlah, aksesibilitas, dan faktor lingkungan yang mempengaruhi mitigasi kebakaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui metode observasi dan wawancara. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap jumlah dan lokasi APAR serta wawancara kepada pengguna fasilitas dan pihak-pihak yang berkepentingan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat ketersediaan APAR hanya 44%. Beberapa kantin sudah memasang APAR secara strategis namun belum ada papan petunjuknya, dan ada pula kantin yang tidak dilengkapi papan petunjuk. Selain itu, sosialisasi dan pelatihan penggunaan APAR belum dilakukan secara berkala, dan kesadaran terhadap sistem proteksi kebakaran masih rendah. Faktor lingkungan juga mempengaruhi risiko kebakaran, seperti sempitnya ruang dapur dan kurangnya jalur evakuasi karena beberapa kantin yang tertutup. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan jumlah APAR, penataan lingkungan yang lebih aman, serta edukasi dan pelatihan warga kampus untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran.
PENGARUH TATA LETAK KLOSET JONGKOK DAN BAK AIR TERHADAP KENYAMANAN KOST JALAN CANDI, KOTA MALANG Gentha Bintang Ramadhan; Maflani Putri, Hana; Hikmal Abrar Manaf, HR Hasiib; Widiasaputra, Ilhan; Al Hafiz, Imran; Nur Haliza, Ismi
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i1.8477

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh tata letak kloset jongkok dan bak air terhadap kenyamanan penghuni kos di Jalan Candi, Kota Malang. Hunian kost menjadi pilihan utama bagi mahasiswa dan pekerja di kota ini, di mana kenyamanan fasilitas sanitasi seperti kloset jongkok dan bak air sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup penghuni. Namun, permasalahan tata letak yang tidak ergonomis sering ditemukan, menyebabkan ketidaknyamanan, menghambat efisiensi gerak, serta meningkatkan risiko kecelakaan akibat genangan air. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode wawancara semi-terstruktur terhadap penghuni kos, observasi lapangan, serta studi literatur untuk memahami pengalaman dan persepsi pengguna terhadap fasilitas sanitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi bak air yang sering ditempatkan di sebelah kiri kloset menyebabkan kesulitan bagi pengguna tangan kanan, mengharuskan mereka memutar badan untuk mengambil air. Selain itu, jarak yang terlalu dekat antara kloset dan bak air membatasi ruang gerak serta meningkatkan risiko kontaminasi akibat cipratan air. Kurangnya ventilasi dan pencahayaan alami semakin memperburuk kenyamanan penghuni. Untuk meningkatkan kenyamanan, disarankan perbaikan seperti memindahkan bak air ke sebelah kanan kloset, memperluas area toilet, menambah ventilasi, serta mempertimbangkan penggunaan kloset duduk sebagai alternatif yang lebih higienis dan nyaman. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian, kepuasan penghuni, serta loyalitas mereka terhadap pengelola kos.
PENGARUH CAMPURAN ASPAL LAPIS AUS (AC – WC) MENGGUNAKAN LIMBAH ABU BATU BARA SEBAGAI BAHAN FILLER Sevani Reza Hanggara; Sriharyani, Leni; Hadijah, Ida
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i1.8936

Abstract

Indonesia dengan kelimpahan hasil alamnya terutama dari pertambangan batu bara yang merupakan salah satu material yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar dalam suatu pembangkit listik tenaga uap (PLTU). Setiap proses pembakaran batu bara menghasilkan sekitar 5% limbah padat berupa abu (fly ash dan bottom ash), dimana sekitar 10- 20% merupakan bottom ash dan sekitar 80-90% dari total abu yang dihasilkan adalah fly ash.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh limbah abu batu bara sebagai bahan filler pada campuran aspal lapis aus (AC – WC). Penelitian ini menggunakan uji marshall, untuk penelitian pengaruh campuran aspal lapis aus (AC – WC) menggunakan filler limbah abu baru bara dengan variasi campuran filler 0%, 2 %, 4%, 5%, 8%,10%, dengan kadar aspal shell pen 60/70, 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, 6,5%, 7,0% masing – masing kadar filler dan kadar aspal menghasilkan nilai yang berbeda – beda. Di dapat KAO 5,7%, 5,8%, 5,5%, 5,6%, 6,0%, 6,2%. Dari hasil penelitian nilai yang di ambil KAO dan filler untuk memenuhi spesifikasi bina marga 2018 revisi 2 yaitu filler fly ash 2% dan KAO 5,80%. Hasil dari variasi campuran filler 2% menggunakan fly ash dengan nilai uji density dan mashall didapat nilai VIM 3,94%, VMA 16,35%, VFB 74,77%, Stabilitas 1010,3 kg, Flow 3,30 mm, dan MQ 306,15 kg/mm. Dapat memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018.
PENGARUH OVEN CURING TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER DENGAN SUBSTITUSI LIMBAH KARBIT Hidayattulloh, Taufik; Desimaliana, Erma
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i1.9315

Abstract

Limbah karbit memiliki kandungan senyawa kimia yg bersifat pozzolan yaitu kalsium oksida (CaO) yang tinggi, alumunium oksida (Al2O3) dan silicon dioksida (SiO2). Maka, limbah karbit dapat dijadikan material substitusi binder (abu terbang) dalam campuran mortar geopolimer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode perawatan oven terhadap kuat tekan mortar geopolimer dengan substitusi binder menggunakan limbah karbit secara eksperimental di laboratorium. Kadar substitusi limbah karbit terhadap abu terbang sebesar 0%:100%, 20%:80%, 40%:60%, dan 60%:40%. Sampel uji mortar geopolimer berbentuk kubus 5 cm x 5 cm x 5 cm; yang akan diuji kuat tekannya pada umur 7, 14, dan 28 hari. Dari hasil uji kuat tekan rata-rata mortar geopolimer diperoleh nilai terbesar sebesar 22,285 MPa pada subsitusi limbah kerang dengan persentase 60% pada umur 28 hari. Semakin tinggi persentase substitusi limbah kerang dalam campuran mortar geopolimer, ternyata meningkatkan kuat tekan rata-rata mortar geopolimer. Kuat tekan rata-rata seluruh variasi substitusi limbah karbit pun mencapai kuat tekan mortar tipe M di atas 17,16 MPa sesuai ASTM C270. Oleh karena itu, limbah karbit dapat direkomendasikan sebagai alternatif material konstruksi ramah lingkungan dan berkelanjutan
THE PREDICTION OF SEDIMENT TRANSPORT AT SENIPAH BEACH: Prediksi Transportasi Sedimen Pantai Senipah Mochamad Gaharu Dida Devedo; Rahmawati, Dewi
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9658

Abstract

Stabilitas garis pantai merupakan isu krusial dalam pengelolaan wilayah pesisir, di mana dinamika utamanya dikendalikan oleh proses transpor sedimen. Pergerakan material di sepanjang pantai ini digerakkan oleh interaksi kompleks antara gaya hidrodinamis, terutama gelombang dan arus, dengan dasar perairan. Keseimbangan dalam proses ini sangat rentan terhadap perubahan, baik yang disebabkan oleh faktor alamiah maupun antropogenik, yang dapat mengakibatkan perubahan signifikan pada morfologi pantai seperti erosi dan akresi. Pantai Senipah, yang terletak di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, adalah salah satu kawasan pesisir strategis yang menopang kegiatan perekonomian masyarakat namun menunjukkan aktivitas morfodinamika yang tinggi. Adanya perubahan garis pantai yang teramati secara visual mengindikasikan berlangsungnya proses transpor sedimen secara aktif. Oleh karena itu, diperlukan studi kuantitatif untuk memprediksi volume dan arah pergerakan sedimen sebagai landasan ilmiah dalam merencanakan upaya rekayasa dan pengelolaan pantai yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan suatu model prediksi kuantitatif transportasi sedimen di Pantai Senipah sebagai tinjauan dasar untuk pembangunan bangunan pelindung pantai. Metodologi penelitian ini didasarkan pada pendekatan kuantitatif dengan menggunakan formula empiris dari CERC (1984) untuk menaksir laju transpor sedimen sejajar pantai (longshore sediment transport). Untuk mempermudah proses perhitungan, dilakukan beberapa penyederhanaan dan penetapan asumsi. Konfigurasi garis pantai yang kompleks diidealisasi menjadi lebih lurus dan teratur, dengan kemiringan dasar pantai ditetapkan sebesar 1:30. Input utama untuk model ini adalah data gelombang representatif yang dibangkitkan dari analisis data angin historis. Dipilih data dari tahun 2002, yang tercatat memiliki kecepatan angin tahunan tertinggi, untuk merepresentasikan kondisi energi gelombang yang signifikan. Berdasarkan analisis tersebut, parameter gelombang yang digunakan dalam perhitungan adalah tinggi gelombang rata-rata tahunan (H) sebesar 2 meter dengan periode (T) 8 detik. Sudut datang gelombang dari berbagai arah mata angin, seperti Timur, Tenggara, Selatan, dan Barat Daya, dianalisis untuk memetakan pergerakan sedimen secara komprehensif. Hasil perhitungan menunjukkan adanya rezim transpor sedimen dua arah (bidirectional) yang signifikan di sepanjang Pantai Senipah. Gelombang yang datang dari sektor Timur dan Tenggara secara kolektif menghasilkan pergerakan sedimen menuju ke arah Selatan dengan total volume mencapai 299,887.91 m³/tahun. Di sisi lain, gelombang yang berasal dari sektor Selatan dan Barat Daya mendorong pergerakan sedimen menuju ke arah Utara dengan total volume yang lebih besar, yaitu 329,080.65 m³/tahun. Dengan membandingkan total volume pergerakan dari kedua arah tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa arah dominan transpor sedimen netto di Pantai Senipah adalah menuju ke Utara, dengan laju tertinggi yang dipicu oleh gelombang dari arah Selatan.
ANALISA PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU AKIBAT PERUBAHAN DESAIN DENGAN METODE EARNED VALUE MANAGEMENT (STUDI KASUS PEMBANGUNAN GUDANG LAWELE KEC. WINONGAN KAB. PASURUAN) Muhammad; Sucipto
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2025): JUMATISI (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v6i2.9668

Abstract

Perubahan desain dalam proyek konstruksi merupakan salah satu penyebab utama terganggunya efisiensi pelaksanaan proyek, khususnya dari aspek biaya dan waktu. Perubahan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti revisi kebutuhan pengguna, kendala teknis di lapangan, atau kebijakan pemilik proyek yang berubah selama proses pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan desain terhadap pengendalian biaya dan waktu pelaksanaan proyek pembangunan Gudang Lawele, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Earned Value Management (EVM), yaitu suatu pendekatan kuantitatif yang menggabungkan evaluasi terhadap kinerja biaya dan waktu secara terintegrasi. EVM menggunakan beberapa indikator utama, antara lain Cost Performance Index (CPI), Schedule Performance Index (SPI), Cost Variance (CV), dan Schedule Variance (SV). Data yang dianalisis berasal dari laporan mingguan pelaksanaan proyek selama enam minggu. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa waktu kinerja proyek mengalami keterlambatan dari minggu ke-2 hingga minggu ke-6, ditunjukkan dengan nilai SPI < 1. Hanya pada minggu pertama proyek sempat mengalami percepatan (SPI > 1). Sementara itu, dari segi biaya, proyek menunjukkan efisiensi karena nilai CPI selalu > 1 dan CV bernilai positif. Estimasi penyelesaian proyek menjadi 57 hari, lebih lama 1 hari dari rencana awal 56 hari. Estimasi biaya akhir proyek adalah sebesar Rp 730.429.965, lebih rendah dari anggaran awal sebesar Rp 803.415.000. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode EVM mampu memberikan gambaran kinerja proyek secara objektif dan menjadi alat pengambilan keputusan yang efektif dalam menangani dinamika proyek akibat perubahan desain. Kata Kunci: Earned Value Management , perubahan desain, biaya proyek, waktu proyek, pengendalian proyek