cover
Contact Name
Hendri Hermawan Adinugraha
Contact Email
sahmiyya@iainpekalongan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sahmiyya@iainpekalongan.ac.id
Editorial Address
Faculty of Islamic Economics and Business, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Jalan Pahlawan No.52 Rowolaku, Kabupaten Pekalongan, Indonesia
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 29638100     EISSN : 29632986     DOI : https://doi.org/10.28918/sahmiyya
Core Subject : Economy, Education,
Sahmiyya is a journal providing authoritative sources of scientific information for researchers and scholars in academia, research institutions, government agencies, and industries. Sahmiyya Journal publish original research papers, review article and case studies focused on Economics and Business, Islamic Economics, Sharia Banking, and Sharia Accounting as well as related topics.
Articles 239 Documents
Potensi Industri Halal dalam Meningkatkan Ekonomi Digital: Studi Kasus pada Shopee Barokah Oktaviana, Tri Cahya
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Industri halal mengalami pertumbuhan pesat di era ekonomi digital didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat Muslim serta perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi industri halal dalam ekonomi digital dengan menyoroti peran platform e-commerce, teknologi blockchain, dan fintech syariah. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif, yang mengkaji berbagai studi dan kebijakan terkait digitalisasi industri halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform digital berbasis halal seperti Shopee Barokah membantu memperluas pasar produk halal, meskipun faktor kesadaran halal, religiusitas, dan harga lebih dominan dalam keputusan pembelian. Integrasi blockchain dalam sertifikasi halal menawarkan transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi, tetapi masih menghadapi kendala seperti kesiapan infrastruktur dan edukasi bagi pelaku usaha. Sementara itu, fintech syariah berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan bagi UMKM halal melalui pembiayaan berbasis bagi hasil, meskipun tantangan seperti keamanan data dan regulasi masih menjadi hambatan. Kesimpulannya, industri halal memiliki peluang besar dalam ekonomi digital, namun pengembangannya memerlukan dukungan regulasi yang lebih kuat, peningkatan literasi digital, serta inovasi dalam fitur halal di platform digital agar lebih inklusif dan terpercaya. Dengan strategi yang tepat, industri halal dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dan global.
Digitalisasi dalam Ekonomi Kreatif Halal: Peluang dan Tantangan (Studi Kasus Tokopedia Salam) Ningrum, Tiara; Stiawan, Drajat; Yunita Lisnaningtyas Utami
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Digitalisasi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif halal di Indonesia dengan menghadirkan peluang bagi para pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi distribusi produk halal. Tokopedia Salam sebagai fitur e-commerce yang berfokus pada produk halal berperan dalam memfasilitasi transaksi yang aman dan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan kemudahan akses bagi konsumen terhadap produk halal, meningkatkan transparansi informasi, dan mendukung kegiatan keagamaan melalui fitur ibadah dan sosial. Keaslian sertifikasi halal, pengawasan kualitas produk, dan edukasi konsumen menjadi tantangan yang masih perlu diatasi. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga sertifikasi halal dalam membangun ekosistem digital yang tepercaya dan berkelanjutan.
Stratrgi Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Produk Halal: Studi Produk Air Minuman Dalam Kemasan AQUA Amalia Amiza; Stiawan, Drajat
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan ekonomi kreatif berbasis produk halal dengan studi kasus pada produk air minum dalam kemasan (AMDK) AQUA. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri halal, terutama seiring meningkatnya permintaan global terhadap produk bersertifikasi halal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk mengumpulkan data dari jurnal ilmiah, laporan industri, dan publikasi pemerintah terkait strategi inovasi dan kebijakan halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AQUA telah mengadopsi berbagai inovasi untuk memastikan kepatuhan terhadap standar halal, termasuk implementasi sertifikasi halal digital, penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dalam proses produksi, dan strategi pemasaran berbasis e-commerce. AQUA juga berkomitmen terhadap keberlanjutan melalui penggunaan botol daur ulang dan pengembangan galon guna ulang. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi ketergantungan pada bahan baku impor, terbatasnya jumlah lembaga sertifikasi halal, serta persaingan dengan produk halal global. Inovasi dan digitalisasi menjadi faktor kunci dalam memperkuat daya saing produk halal di pasar internasional. Dukungan dari pemerintah melalui percepatan proses sertifikasi, penguatan infrastruktur halal, dan pemberian insentif bagi industri halal sangat penting untuk mendukung pertumbuhan sektor ini. Kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan pelaku usaha kecil akan mempercepat pengembangan ekonomi kreatif berbasis halal, menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam ekosistem halal global.
INOVASI DALAM FASHION MUSLIM SEBAGAI BAGIAN DARI EKONOMI KREATIF HALAL ( Studi Kasus Rabbani Di Batang ) Putriningsih, Saniyah; Drajat Stiawan
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji inovasi dalam fashion muslim sebagai bagian dari ekonomi kreatif halal. Dalam perkembangan global yang semakin berkembang, fashion muslim tidak hanya menjadi tren, tetapi juga bagian penting dari industri kreatif yang mendukung ekonomi halal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana inovasi dalam desain dan produksi fashion muslim dapat memberikan kontribusi pada ekonomi kreatif halal serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan global. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan wawancara mendalam terhadap para desainer, pengusaha, dan pelaku industri fashion muslim. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan deskriptif analitis untuk menggali peran inovasi dalam pengembangan fashion muslim yang sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi dalam fashion muslim tidak hanya berkaitan dengan desain dan estetika, tetapi juga penerapan prinsip-prinsip halal dalam pemilihan bahan, proses produksi, dan distribusi produk. Selain itu, kreativitas dalam menggabungkan nilai-nilai agama dengan tren global telah membuka peluang baru dalam pasar fashion muslim internasional. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengembangan industri fashion muslim sebagai bagian dari ekonomi kreatif halal berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkuat perekonomian umat, serta mendorong keberlanjutan industri dengan prinsip-prinsip keberagaman dan etika. Dengan demikian, inovasi dalam fashion muslim memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif halal dan menjadi solusi untuk memperkuat ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.
PERAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN TRANSPARANSI LAPORAN KEUANGAN SYARIAH Darmawan, Aditya; Aditya Agung Nugraha
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Sistem Informasi Akuntansi (SIA) memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi laporan keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau peran SIA dalam pencatatan transaksi keuangan berbasis syariah, dengan menekankan bagaimana teknologi informasi dapat mengoptimalkan pelaporan keuangan sesuai dengan prinsip syariah. Melalui metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai jurnal dan artikel ilmiah terkait penerapan SIA dalam lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SIA dapat meningkatkan efisiensi melalui otomatisasi pencatatan transaksi, mengurangi kesalahan manusia, serta mempercepat proses pelaporan. Selain itu, transparansi laporan keuangan meningkat dengan adanya akses data real-time dan integrasi teknologi blockchain yang dapat memperkuat akuntabilitas keuangan. Namun, implementasi SIA dalam lembaga keuangan syariah masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki keahlian di bidang teknologi akuntansi syariah, kesesuaian perangkat lunak dengan prinsip syariah, serta keamanan data. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas SDM, adopsi teknologi terkini, serta regulasi yang lebih mendukung untuk optimalisasi SIA dalam sistem keuangan syariah
Digital Transformation in Sharia Finance: Conceptual Analysis and Implications for the Future Zahrotul Jannah; Rohmad Abidin
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini menganalisis perkembangan teknologi digital dalam sektor keuangan syariah melalui studi pustaka terhadap enam jurnal akademik yang berfokus dalam perkembangan keuangan syariah. adanya Inovasi ini berperan dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan inklusi keuangan, sehingga memperluas akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat luas. Fintech syariah menawarkan berbagai layanan seperti pembayaran digital, P2P lending, crowdfunding syariah, dan investasi berbasis syariah, yang memungkinkan sistem keuangan Islam menjadi lebih modern dan efisien. Meskipun menawarkan berbagai manfaat, adopsi teknologi digital dalam keuangan syariah masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk ketidakseragaman regulasi, kepatuhan syariah, rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta ancaman keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara regulator, lembaga keuangan, dan penyedia teknologi untuk memastikan pengembangan ekosistem keuangan syariah yang berkelanjutan
Knowledge Management in Sharia Fintech: Opportunities and Challenges in the Digital Economy Inna, Inna Khoridatul Bahiyah; Husni Awali
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Perkembangan teknologi finansial berbasis syariah (Fintech Syariah) menuntut optimalisasi manajemen pengetahuan (Knowledge Management) untuk meningkatkan daya saing, inovasi, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang dan tantangan dalam penerapan Knowledge Management pada Fintech Syariah dalam ekosistem ekonomi digital. Peluang utama mencakup pemanfaatan big data dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi layanan, memperluas inklusi keuangan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Namun, tantangan seperti regulasi yang belum matang, risiko keamanan data, serta rendahnya literasi digital masih menjadi kendala dalam implementasinya. Penelitian ini menekankan perlunya strategi pengelolaan pengetahuan yang berbasis teknologi serta kolaborasi antara regulator, akademisi, dan pelaku industri guna menciptakan ekosistem Fintech Syariah yang berkelanjutan. Implikasi studi ini memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan dan praktisi dalam mengembangkan Fintech Syariah yang inovatif, aman, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam di era ekonomi digital
Evaluasi E-Readiness dalam Lembaga Keuangan Syariah: Systematic Literature Review Awalludin, Taufiq; Farida Rohmah
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini membahas kesiapan teknologi dalam implementasi fintech syariah yang semakin berkembang sebagai bagian dari industri keuangan Islam. Fokus utama penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi fintech syariah, termasuk infrastruktur teknologi, regulasi dan kepatuhan, literasi digital, serta keamanan dan kepercayaan masyarakat. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kajian literatur sistematis untuk mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam implementasi fintech syariah. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan komparatif terhadap data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber akademik dan laporan industri terkait. Kajian ini menggunakan metode PRISMA untuk memastikan akurasi seleksi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan teknologi fintech syariah masih bervariasi di berbagai negara, dengan infrastruktur digital yang lebih maju dan regulasi yang jelas berkontribusi terhadap tingkat adopsi yang lebih tinggi. Tantangan seperti rendahnya literasi digital dan kekhawatiran terkait keamanan data masih menjadi hambatan utama bagi UMKM dalam memanfaatkan fintech syariah secara optimal. Penelitian ini menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam membangun ekosistem keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan. Rekomendasi utama mencakup penguatan regulasi, peningkatan literasi digital, serta peningkatan transparansi dan keamanan layanan fintech syariah agar lebih dapat diterima oleh masyarakat luas.
Challenges and Solutions to the Sharia Financial Technology Risk Management Model in Indonesia Rahmah, Hatma Aura
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Fintech syariah mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia, memberikan peluang besar dalam memperluas akses keuangan berbasis syariah. Namun, perkembangan ini juga diiringi berbagai tantangan, terutama dalam aspek manajemen risiko yang mencakup kepatuhan syariah, risiko operasional, keamanan data, dan reputasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan tersebut serta mengidentifikasi solusi yang dapat diterapkan guna meningkatkan stabilitas dan keberlanjutan fintech syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literature review, yang mengkaji berbagai penelitian terdahulu terkait manajemen risiko fintech syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi yang adaptif, peningkatan infrastruktur teknologi, serta strategi mitigasi risiko yang lebih sistematis merupakan faktor penting dalam mengelola risiko fintech syariah. Selain itu, edukasi dan literasi keuangan digital menjadi elemen penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fintech syariah. Implementasi strategi yang tepat akan mendukung pertumbuhan industri ini secara berkelanjutan serta memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah
PENGGUNAAN FINTECH SYARIAH DAN INVESTASI ONLINE DALAM TINJAUAN TEORI KEPERCAYAAN DAN RISIKO Nok Silvi Rohmawati; Muhammad Rosyada
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan atau financial technology (fintech) telah membawa perubahan signifikan dalam sektor perbankan dan investasi, khususnya dalam ekosistem syariah. Studi ini menganalisis faktor kepercayaan dan risiko dalam keputusan penggunaan fintech syariah serta investasi online. Kepercayaan terhadap layanan fintech syariah dipengaruhi oleh transparansi, kepatuhan terhadap prinsip syariah, serta pengalaman pengguna, sementara risiko yang dirasakan mencakup keamanan data, transparansi dana, dan ketidakpastian keuntungan investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan memiliki dampak positif terhadap adopsi layanan fintech syariah, sementara persepsi risiko menjadi faktor penghambat utama. Untuk meningkatkan adopsi fintech syariah, diperlukan strategi peningkatan literasi keuangan, regulasi yang lebih ketat, serta transparansi dalam operasional platform fintech syariah