cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3di@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
National Multidisciplinary Sciences
ISSN : -     EISSN : 28096959     DOI : https://doi.org/10.32528/nms
Discover the diverse processes in National Multidisciplinary Sciences, with prospective papers from researchers and Community Service who are productive in their respective fields. Research and service reports support study demonstrations in current trends in society and observations through field research and Community Service that contribute to the development of studies. Psychology Philosophy and Behavioral Studies Sociology Law and Legal Studies Economics Language and Literature History Political Studies Islamic Studies Religion and Cultural Studies Art Tourism Remote Sensing Computer Science Civil engineering Material Science Applied Mathematics Aquaculture Plant Science Horticulture Soil Plant Science Agroforestry Forest Science Plant Protection Aquatic Processing Diversification MicrobiologyAstronomy Medical-surgical nursing Pediatric nursing Maternity nursing Community nursing Family nursing Gerontic nursing Psychiatric nursing Nursing management and palliative nursing Public health science Midwifery
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 297 Documents
Desa Ramah Perempuan: Pengembangan Kapasitas Perempuan Desa Sumberpakem dalam Implementasi SDG’s Diah Puspaningrum; Aryo Fajar Sunartomo
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.389 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.58

Abstract

Prioritas Penggunaan Dana Desa berdasarkan Permendesa PDTT 13 tahun 2020 Tahun 2021 menyebutkan bahwa SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kontribusi mendasar yang diharapkan dengan adanya Program Pengabdian Kemitraan (PPK) adalah Bagi Pemerintah Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember untuk dapat mengupayakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa dengan adanya Program Desa Ramah Perempuan akan meningkatkan kesetaraan dan keadilan Gender dalam keluarga. Hasil Pelaksanaan Program Pengabdian Kemitraan ini adalah:1) Belum semua Indikator SDG’s dilaksanakan dalam Program Pembangunan di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember; 2) Sosialisasi SDG’s Desa terutama untuk indicator ke lima yaitu keterlibatan perempuan Desa dalam pembangunan Desa serta Desa Layak Anak; 3)Sosialisasi SDG’s Desa terutama terkait desa Ramah Perempuan dan Desa Layak Anak menambah pengetahuan perangkat desa juga perempuan desa dalam memahami Gender, pemberdayaan perempuan dan pentingnya kepedulian terhadap anak. Rekomendasi dalam Pelaksanaan PPK ini diharapkan agar Program Pengabdian Kemitraan yang dilaksanakan di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga tidak hanya menambah pengetahuan tetapi dapat meningkatkan ketrampilan serta merubah perilaku dalam melakukan perencanaan pembangunan desa secara berkelanjutan khususnya mewujudkan kesetaraan gender.
Dilema Penanggulangan Kemiskinan Perdesaan Melalui Sektor Pertanian Nur Imam Saifuloh; Nursini Nursini
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.364 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.59

Abstract

Tingkat kemiskinan perdesaan selalu menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan tingkat kemiskinan perkotaan. Sektor pertanian yang merupakan kegiatan utama masyarakat di perdesaan dianggap sebagai kunci dalam menanggulangi kemiskinan. Namun, kebijakan pemerintah dinilai lebih condong kepada sektor industri dan jasa di perkotaan. Penelitian ini akan mengungkap gambaran perkonomian perdesaan di Provinsi Sulawesi Selatan dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa lahan pertanian semakin menyempit dan tenaga kerja di sektor pertanian semakin berkurang. Keduanya bertransformasi untuk menopang kegiatan di sektor industri dan jasa. Sementara itu, jumlah penduduk menunjukkan peningkatan dan diikuti pula oleh peningkatan rasio ketergantungan. Stimulus dari pemerintah dalam bentuk dana desa dinilai cukup efektif membantu menanggulangi kemiskinan di perdesaan. Di sisi lain, pemerintah diharapkan untuk ikut andil dalam meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka penanggulangan kemiskinan perdesaan yang lebih baik.
Waktu Fermentasi In-Vitro Pada Kopi Robusta Lokal Jember Desy Dwi Wulansari; Kukuh Munandar; Novy Eurika
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.979 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.60

Abstract

Produksi kopi di Kabupaten Jember terdapat tiga jenis yaitu Kopi Arabika, Kopi Robusta dan Kopi Liberika. Banyak peneliti yang melakukan penelitian menggunakan metode fermentasi kopi secara in-vitro (perlakuan diluar tubuh luwak) dengan menggunakan mikroba jenis Bakteri Asam Laktat (BAL) berdasarkan faktor waktu lama fermentasi. Penelitan bertujuan untuk mengetahui waktu yang ideal dalam fermentasi kopi robusta lokal Jember secara in-vitro yang dapat menghasilkan kualitas kopi dengan citarasa yang mirip dengan kopi luwak. Penelitian ini menerapkan penelitian eksperimen. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini kontrol negatif, perlakuan kontrol positif, perlakuan isolat bakteri asam laktat (BAL), perlakuan isolat yeast dan perlakuan isolat total, yang difermentasi selama 2 hari, 4 hari dan 6 hari, kemudian menggunakan lembar organoleptik untuk membandingkan cita rasa kopi pada setiap perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020 sampai dengan bulan Juli 2021 di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Muhammadiyah Jember dan Cafe “Hore” Jember. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat waktu yang ideal dalam fermentasi kopi secara in-vitro atau diluar tubuh hewan luwak, kopi robusta yang telah difermentasi dinyatakan mirip dan melebihi skor yang mendekati dengan skor kopi luwak asli yaitu pada fermentasi empat hari perlakuan isolate yeast dengan hasil skor rata-rata 6,71 yang termasuk kedalam kategori “Good” dengan interval 6,00-6,75.
Uji Kinerja Pengoperasian Sistem Pendinginan Pengabutan pada Greenhouse di Kebun Hidroponik, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran Hafidzul Furqon; Handarto Handarto; Muhamad Saukat
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.607 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.61

Abstract

Greenhouse merupakan suatu bangunan pertanian untuk budidaya tanaman dan mempermudah dalam mengendalikan iklim mikro agar pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal. Salah satu upaya dalam mengendalikan iklim mikro yaitu sistem pendinginan pengabutan yang digunakan untuk menurunkan suhu udara sekaligus meningkatkan kelembaban relatif (RH). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis uji kinerja sistem pendinginan pengabutan untuk mendapatkan profil data debit setiap nozzle, tekanan kerja pompa air dan massa air buangan dari solenoid valve semua sektor menggunakan metode analisis deskriptif. Debit yang dihasilkan setiap nozzle memiliki rentang yaitu 0,14 g/s sampai 0,28 g/s. Nilai tekanan kerja pompa air yang terkecil yaitu pada sektor 1 sebesar 143,3 psi dan terbesar yaitu pada sektor 6 sebesar 170,3 psi. Nilai massa air buangan dari solenoid valve yang terkecil yaitu pada sektor 3 sebesar 193,2 g dan terbesar yaitu pada sektor 4 sebesar 249,5 g.
Analisis usaha ternak itik petelur di desa kepuh doko kecamatan tembelang kabupaten jombang Triviana Yuli Artanti; Syamsul Hadi; danFefi Nurdiana Widjayanti
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.813 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.62

Abstract

Ternak itik merupakan salah satu usaha perunggasan yang cukup berkembang di Indonesia meskipun tidak sepopuler ternak ayam dan mempunyai potensi sebagai penghasil telur dan daging. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung : (1) keuntungan keuntungan peternak itik petelur, (2) efisiensi biaya usaha ternak itik petelur, (3) mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi produksi usaha ternak itik petelur. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode analisis data (1) analisis keuntungan dengan formulasi π = TR – TC, (2) analisis efisiensi biaya dengan formulasi R/C rasio = TR/TC, (3) analisis regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi. Hasil penelitian adalah: (1) Usaha ternak itik petelur di Desa Kepuh Doko Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang pada tahun 2021 menguntungkan sebesar Rp 991.108,91 /100m2/bulan. (2) Usaha ternak itik petelur di Desa Kepuh Doko Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang pada tahun 2021 efisien dalam penggunaan biaya dengan nilai R/C sebesar 1,36 pada tahun 2021 (3) Faktor yang mempengaruhi terhadap produksi usaha ternak itik petelur di Desa Kepuh Doko Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang adalah jumlah bibit berpengaruh positif, adapun yang berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi telur itik adalah jumlah pakan berpengaruh negatif, umur peternak berpengaruh positif, tingkat Pendidikan berpengaruh negatif dan pengalaman beternak berpengaruh negatif.
Modifikasi Dan Uji Kinerja Mesin Pengupas Kulit Testa Kelapa (MPKT-19) Moch Ilham Khoerulloh; Asep Yusuf; Ahmad Thoriq
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.31 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.63

Abstract

Kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan di Indonesia. Kontribusi dari prodak olahan kelapa mencapai 66,18% terhadap total produksi di Indonesia. Kontribusi kelapa exspor/impor bisa dilihat pada tahun 2018 ekspor kelapa mengalami kenaikan 19% sedangkan impor mengalami penurunan yaitu 1,7%. Luas perkebunan kelapa dari tahun 2010-2020 sebesar 3,377.376 Ha. daerah yang memiliki luas paling besar terdapat pada provinsi Riau dengan luas mencapai 422.594 hektar. Sedangkan luas paling kecil terdapat pada provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) luas mencapai 143.927 hektar. Menurut dirjenbun (2020), Penelitian ini bertujuan melakukan modifikasi dan uji kinerja mesin pengupas kulit testa kelapa (MPKT-19) menggunakan metode rekayasa (engineering). Hasil penelitian uji kinerja mesin pengupas kulit testa kelapa dengan kapasitas ruang pengupas grade A kapasitas 6 buah / 6 menit, grade B kapasitas 7 buah/ 5 menit, grade C kapasitas 8 buah/ 5 menit grade D kapasitas 9 buah/ 5 menit. kecepatan putaran, getaran, kebisingan dan kebutuhan daya grade A dengan kecepatan putar mesin 73,16 rpm, kebisingan 66,03 dB, getaran 2,1 dB, kebutuhan daya 113,43 Kw, grade B dengan kecepatan putar mesin 74,6 rpm, kebisingan 66,93 dB, getaran 2,56 dB, kebutuhan daya 112,46 Kw, grade C dengan kecepatan putar mesin 75,36 rpm, kebisingan 72,13 dB, getaran 2,63 dB, kebutuhan daya 111,93 Kw, grade D dengan kecepatan putar mesin 76,6 rpm, kebisingan 73,4 dB, getaran 3,3 dB, kebutuhan daya 111,4 Kw.
Deteksi Ekspansi Padi pada Lanskap Hutan di Taman Nasional Ujung Kulon, Indonesia Menggunakan Algoritma RF dan Sentinel-2 Multispectral Instrumen Ratu Aprillya Wandani; Rahmat Asy’Ari; Yudi Setiawan; Anggodo Anggodo
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.828 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.64

Abstract

Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) merupakan taman nasional tertua yang berada di Pulau Jawa dan diresmikan sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO untuk melindungi satwa terancam punah yaitu badak jawa (Rhinoceros sondaicus). Akan tetapi, adanya area pertanian padi milik masyarakat setempat di dalam kawasan TNUK yang merupakan salah satu ancaman yang dapat mengakibatkan terfragmentasinya kawasan hutan TNUK. Hal ini diproyeksikan akan berdampak terhadap upaya perlindungan habitat badak jawa serta satwa terancam punah lainya. Oleh karena itu, teknologi geospasial dilibatkan dalam proses identifikasi area pertanian di dalam kawasan konservasi TNUK. Pada penelitian ini menggunakan sumber citra Sentinel-2 MultiSpectral Instrument (MSI) dan proses analisisnya melalui platform berbasis cloud computing Google Earth Engine (GEE). Area pertanian diidentifikasi menggunakan algoritma machine learning berupa Random Forest (RF) dan algoritma Indeks seperti MNDVI, EVI, SAVI, IBI, ARVI, SLAVI, NDBI, LSWI, MNDWI, dan ANDWI. Klasifikasi menunjukan bahwa terdapat 1.556,82 ha (2,54%) lahan pertanian padi milik masyarakat yang tumpang tindih dengan batas kawasan hutan konservasi TNUK. Nilai akurasi yang didapatkan dari integrasi data geospasial ini berkisar di angka 93,00 (OA) dan 0,87 (KS) sehingga dapat mengestimasi luasan ekspansi area pertanian dengan tepat. Area pertanian padi ini menjadi permasalahan yang sangat serius terutama pihak TNUK dan masyarakat setempat. Oleh karena itu, permasalahan ini membutuhkan solusi yang mempertimbangkan fungsi dari taman nasional dan kesejahteran masyarakat setempat terutama para petani di dalam kawasan TNUK. Diharapkan dari penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah setempat dan sebagai referensi bagi penelitian selanjutnya.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Terhadap Pemberian Pupuk Oraganik CairAzolla (Azolla Pinata) Dan Pupuk P Moh Trio Candra Alfiandi; Hudaini Hasbi; Bejo Suroso
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.412 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.65

Abstract

Terong sangat digemari oleh masyarakat karena selain rasanya yang enak juga bisa dibuat dari asinan dan manisan terong serta dapat dijadikan sebagai sumber nutrisi untuk menunjang kesehatan masyarakat. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman terung adalah dengan perbaikan teknik budidaya yaitu dengan melakukan pemupukan. Penggunaan pupuk organik bisa menjadi solusi dalam mengurangi aplikasi pupuk anorganik yang berlebihan karena bahan organik mampu memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis POC azolla dan dosis pupuk P terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor dan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah dosis POC azolla: A0: 0 ml/tanaman, A1: 100 ml/tanaman, A2: 200 ml/tanaman, A3: 300 ml/tanaman. Faktor kedua adalah pupuk P anorganik: P1:22,2 g/m2 Sp36, P2: 27,75 g/m2 Sp36, dan P3: 33,3 g/m2 Sp36. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan POC azolla dosis 200 ml/tanaman, dosis pupuk 27,75 g/m2 Sp36 merupakan perlakuan terbaik pada variabel pertumbuhan maupun produksi tanaman terung. Interaksi POC azolla dosis 200 ml/tanaman dengan pupuk anorganik P dosis 100 kg/ha merupakan interaksi terbaik di antara kombinasi perlakuan lainnya.
Total Bakteri Pada Bahan Pangan Asal Protein Hewani Dengan Metode Total Pate Count (Tpc) Di Balai Karantina Pertanian Kelas Ii Yogyakarta (BKP Kelas II YK) Fajri Djunaidi
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.727 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.66

Abstract

Bahan pangan asal protein hewani merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi manusia, sehingga harus diperhatikan kualitas higienis agar tidak tercemar oleh bakteri penyebab penyakit. Tujuan dari PKL ini yaitu mengetahui prosedur dan total cemaran bakteri pada daging dan mengetahui ambang batas cemaran bakteri pada produk pangan dan kualitas daging sehingga dapat digunakan untuk penentu produk layak konsumsi di BKP Kelas II Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah daging Ayam, daging Sapi dan daging olahan (bakso). PKL ini bersifat deskriftif dilakukan dengan metode Total Plate Count (TPC). Hasil dari ketiga sampel diperoleh TPC yaitu daging ayam didapat hasil 1,11 x 103 , daging sapi 2,6 x 105 dan daging olahan (bakso) 2,6 x 107 , sehingga dari ketiga sampel yang diuji hanya satu sampel yang tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia SNI 2897 2008 yaitu 1 × 106 cfu/gram.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentu, Mill.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Pupuk NPK Pada Tanah Entisol Dedi Kurniawan; Bagus Tripama; Wiwit Widiarti
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.286 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.67

Abstract

Tomat merupakan sayuran populer di Indonesia karena dapat mencegah berbagai macam penyakit. Kebutuhan tomat di Indonesia semakin meningkat, sementara produksi mengalami penurunan. Tanah entisol merupakan tanah berpasir yang miskin unsur hara, oleh karenanya harus ditambah pupuk kandang untuk meningkatkan kualitasnya. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dengan pemberian pupuk kandang di tanah entisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pertana : pemberian pupuk kandang sapi dengan K0 (tanpa pupuk), K1:187,5g/tanaman, K2:375g/tanaman, K3:562,5g/tanaman, faktor kedua pupuk NPK; N0:tanpa pupuk, N1:3,75 g/tanaman, N2:7,5g/tanaman dan N3: 11,25g/tanamana. Hasil penelitian menujukkan bahwa pemberian pupuk kandang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat dengan dosis 562,5 g/tanaman (K3) sebagai dosis terbaik terhadap parameter jumlah cabang produktif, diameter batang, dan berat buah per tanaman, pemberian pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman tomat dengan dosis 7,5 g/tanaman (N2) dosis dan 11,25 gram/tanaman terbaik terhadap tinggi tanaman, diameter batang, interaksi dosis pupuk kandang sapi dan dosis pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman tomat dengan kombinasi perlakuan dosis pupuk kandang sapi 562,5 g/tanaman dan dosis pupuk NPK 0 g/tanaman (K3N0) sebagai dosis yang terbaik terhadap jumlah cabang produktif, diameter batang.

Page 3 of 30 | Total Record : 297