cover
Contact Name
Silviana Simbolon
Contact Email
dosen01923@unpam.ac.id
Phone
+6282166899866
Journal Mail Official
jiptekunpam@gmail.com
Editorial Address
http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JIPT/about/editorialTeam
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JIPTEK
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 26865157     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/jiptek.v4i2
JIPTEK Journal “Science and Technology Innovation Journal” is a scientific journal published by the Mechanical Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Pamulang University. This journal is a forum for lecturers, researchers and students as a medium for publishing scientific research in the fields of Energy convertion, Materials, Manufacturing and Automation, Construction, Mechanical Design JIPTEK was first published in 2019 in a printed version. The printed version of the ISSN JIPTEK number is 2686-5157 on October 19, 2019. The Journal of Scientific and Technological Innovation (JIPTEK) is a comprehensive reference journal that encourages the sharing of knowledge and discoveries among researchers in the field of mechanics working at different length scales. Articles published in the Jiptek Journal are original manuscripts that have never been published before. Jiptek is published twice a year, namely in April and October.
Articles 90 Documents
Analisa Kerusakan Roller pada Staple Fiber Yarn (Drafting Arrangement) Miharja, Jaja; Adrial, Hery; Santoso, Heru
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crimper A – Roll adalah komponen yang terdapat pada Staple Fibre Yarn (Drafting Arrangement), mesin yang berfungsi sebagai media penarik, membentuk lembaran benang, menentukan kandungan berat dari lebar kain selama proses pembuatan, sebagai sarana mengurangi berat lebar kain, menghilangkan debu yang menempel, pada selembar kain, yang bekerja terus menerus 24 jam. Kerusakan yang terjadi Benang Staple Fibre saat ini sangat banyak digunakan dalam proses produksi kain di tekstil industri. Penggunaannya Staple Fibre Yarn pertama kali dikembangkan di Amerika Serikat pada tahun 1830, yaitu berkembang pesat hingga saat ini, Benang Staple Fibre sangat berguna dalam proses produksi kain.Kerusakan yang terjadi roller disebabkan oleh perambatan retak lelah,jika dibiarkan akan menggangu proses penarikan lembaran benang tersebut. Analisa pengkajian penyebab utama terjadinya kerusakan melalui beberapa pengujian Serangkaian pengujian yang dilakukan di laboratorium antara lain: uji fraktografi dan makrografi, uji kekerasan, uji metalografi, komposisi kimia, uji tarik, pada Crimper Roll FL62 Penyebab utama kerusakan digunakan untuk pengembangan kwalitas roll serta optimasi usaha memperpanjang umur operasional (life time) meliputi perbaikan desain, material, manufaktur, pelumasan, cara pemasangan serta penerapan system manajemen pemeliharan yang tepat.
Perancangan Rangka Pada Mesin Belt Conveyor Pemindah Barang Roby, Mochamad; Aranda, Irwan; Sugiono; Cahyadi, Muhamad; Rahardian, Slamet
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembuatan rangka belt conveyor harus direncanakan terlebih dahulu bahan material rangka yang akan dipakai, rangka harus memiliki sifat yang kuat, ringan, kokoh dan tahan terhadap getaran, atau goncangan yang diterima dari kondisi putaran pada mesin penggerak. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam perancangan conveyor belt, maka diperlukan sebuah desain yang sesuai dengan kebutuhan serta penggunaan material yang efisien. Desain sangat diperlukan sebagai acuan dalam konstruksi maupun untuk perhitungan dan analisis awal. Analisis diperlukan untuk mendapatkan perhitungan kekuatan rangka dan memastikan meterial yang akan digunakan memenuhi kriteria desain. Dalam penelitian ini desain dan analisis dilakukan menggunakan bantuan software solidworks 2021 dengan material AISI 304. Pada Simulasi Von Misses Stress rangka material AISI 304 untuk mendapatkan distorsi kritis rangka pada beban 1500 N di dapatkan tekanan maksimal 145 N/mm3, 2000 N di dapatkan tekanan maksimal 195 N/mm3 , 2500 N di dapatkan tekanan maksimal 223 N/mm3. Pada Simulasi Displecement rangka material AISI 304 pada beban 1500 N didapatkan perubahan bentuk 18,082 mm, 2000 N didapatkan perubahan bentuk 24,083 mm, dan 2500 N didapatkan perubahan bentuk 30,106 mm. Pada Simulasi Safety factor pada beban 1500 N didapatkan nilai 1.7, 2000 N didapatkan nilai 1.2 dan 2500 N didapatkan nilai 0,8. Sehingga dari beban simulasi 2000 N dan 2500 N merupakan tidak aman bagi rangka tersebut karena faktor keamanan di bawah standar maka ideal beban yang baik kurang dari 1500 N.
Evaluasi Kekuatan dan Keandalan Frame Table Molding Handle Rem dengan Simulasi Finite Element Analysis (FEA) Wibowo, Reson; Rizky, Rai Hutama; Nurjaya
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Frame table molding pada handle rem harus memiliki ketahanan yang cukup untuk menahan beban operasional tanpa mengalami deformasi berlebihan atau kegagalan struktur. Oleh karena itu, evaluasi terhadap tegangan, regangan, dan faktor keamanan sangat penting untuk mengetahui sejauh mana batas kekuatan material dalam menghadapi beban. Dalam penelitian ini, metode Finite Element Analysis (FEA) digunakan untuk menganalisis kekuatan, tegangan, regangan, serta faktor keamanan frame table molding handle rem terhadap variasi beban sebesar 15 kg, 19 kg, dan 23 kg. Material yang digunakan adalah baja AISI 301 dengan ketebalan 1,2 mm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan maksimum yang terjadi pada beban 23 kg adalah 11,315 N/m², yang masih berada jauh di bawah kekuatan tarik material hollow sebesar 250 MPa, sehingga desain dapat dikategorikan aman. Regangan maksimum tercatat pada beban 23 kg sebesar 6x10⁻⁴ mm, sedangkan regangan minimum pada beban 15 kg adalah 4x10⁻⁴ mm. Faktor keamanan yang diperoleh berkisar antara 1,4 pada beban 15 kg hingga 2,2 pada beban 23 kg, dengan peningkatan sebesar 0,5 antara beban 19 kg dan 23 kg. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa desain frame table molding handle rem masih dalam batas aman dan mampu bekerja secara optimal sesuai dengan beban operasional yang diberikan.
Pengaruh Waktu Tahan Homogenisasi Pada Struktur Mikro Dan Kekerasan Paduan Biomaterial Ti6Mo6Nb Sutowo, Cahya; Rokhmanto, Fendy
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kesejahteraan penduduk Indonesia berdampak pada peningkatan jumlah penduduk usia lanjut, dimana potensi terjadinya penyakit tulang degeneratif yang dideritapun semakin meningkat. Akibatnya kebutuhan akan biomaterial juga meningkat. Titanium paduan telah diaplikasikan sebagai biomaterial terbaik, salah satunya adalah Ti-6Al-4V namun unsur V pada paduan ini memiliki nilai toksisitas yang tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menggantikan material yang lebih cocok. Pada penelitian ini dikembangkan paduan beta Titanium Ti6Mo6Nb. Proses peleburan menggunakan tungku busur listrik vakum dalam lingkungan argon. Proses homogenizing pada temperatur 1100 °C, dengan waktu tahan selama 3, 6 dan 12 jam. Kemudian paduan didinginkan dengan cepat dan diukur nilai kekerasannya menggunakan metode mikro Vickers, sedangkan struktur mikro diamati menggunakan mikroskop optic. Waktu tahan proses homogenisasi mengakibatkan transformasi fasa beta menjadi lebih dominan dan meghaluskan butir ketika dilaksanakan dalam durasi yang lebih panjang. Nilai kekerasan tertinggi adalah 367 VHN, diperoleh pada waktu tahan 12 jam.
Analisis Connecting Rod Sepeda Motor Terhadap Kekerasan Dan Kekuatan Bending Pada Material Baja AISI 1045 Cahyadi, Muhamad; Nurjaya; Aranda, Irwan
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Connecting rod merupakan komponen penting pada sepeda motor, karena fungsinya adalah untuk meneruskan daya yang dihasilkan pada proses pembakaran dari torak menuju poros engkol pada motor. Perbedaan antara Connecting rod lama dan baru sangatlah berpengaruh pada kekuatannya itu sendiri maka ditelitilah. Pengujian kekuatan dilakukan dengan menggunakan alat uji Kuat bending sedangkan untuk pengujian kekerasan dilakukan dengan menggunakan alat uji kekerasan Rockwell. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai kekerasan pada Connecting Rod lama naik sebesar 68 HRC dikarenakan adanya proses pembakaran alami dengan motor itu sendiri. Sedangkan dari hasil Uji Bending ini dapat disimpulkan bahwa kuat bending Connecting Rod lama sebesar 596,46 sementara untuk Connecting Rod baru yaitu 447,35 .
Perancangan Plate Core dan Cavity pada Kontruksi Molding Produk Baskom Multi Fungsi Rahardian, Slamet; Permana, Iwan; Nurjaya; Aranda, Irwan; Cahyadi, Muhamad
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan yang paling sering dilakukan di dapur dan merupakan kegiatan favorit bagi anak karena menghasilkan makanan terenak di dunianya, serta bisa menjadi pelipur lara di saat jauh dari rumah, adalah kegiatan memasak. Kegiatan memasak sering dilakukan oleh ibu rumah tangga dan perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama terkait alat yang digunakan untuk mencuci dan memotong sayuran. Benda yang dimaksud adalah wadah atau baskom multifungsi yang dapat membantu kegiatan memasak menjadi lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai proses desain perancangan produk baskom multifungsi. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2016 untuk membuat gambar serta melakukan proses simulasi dan analisis produk guna mengkaji dan mendapatkan hasil fill time yang optimal dengan menggunakan tolak ukur dan parameter yang bervariasi. Telah dilaksanakan simulasi laju aliran fluida plastik pada produk ini, dan hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa penggunaan runner 6 mm dengan jenis runner system line serta jumlah 3 gate runner system menghasilkan fill time sebesar 3,449 detik. Hasil ini menunjukkan performa paling optimal dibandingkan dengan konfigurasi runner 1 gate dan 2 gate. Produk yang menggabungkan empat fungsi (wadah, talenan, pengiris, dan tempat sayuran) ini diharapkan dapat selalu memberikan hasil yang efektif dan waktu yang efisien selama berkegiatan di dapur. Telah didesain pula sebuah moldbase untuk salah satu bagian produk yang menggunakan sistem pengisian (feeding system) paling optimal dengan jenis three plate mold, di mana perancangan moldbase mengacu pada katalog moldbase standard ACME tipe S seri 3040.
Studi Pendahuluan Karakteristik Mekanik Paduan Berbasis Zr untuk Biomaterial Awwaluddin, Muhammad; Prijono, Kusdi
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zirkonium (Zr) adalah logam non-toksik dan biotoleran yang berpotensi dikembangkan sebagai salah satu biomaterial. Zr memiliki kekuatan mekanik dan ketangguhan patah yang tinggi serta plastisitas yang baik, sehingga dapat berperan sebagai bahan struktural. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan paduan berbasis Zr, yaitu Zr–6Mo–4Ti–xY, dengan variasi x = 0, 1, dan 3 %wt yttrium, yang dapat digunakan sebagai biomaterial. Karakterisasi mekanik dilakukan melalui pengujian kekerasan mikro, kekuatan tarik, dan kekuatan tekan paduan. Spesimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah spesimen mikro yang dipotong menggunakan teknik wire cutting. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari penambahan unsur yttrium terhadap sifat mekanik paduan. Kekerasan paduan mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya kandungan yttrium, yang juga diikuti oleh penurunan kekuatan tarik dan kekuatan tekan. Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya mengenai perubahan struktur mikro paduan. Berdasarkan hasil karakterisasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa paduan Zr–6Mo–4Ti–xY dengan x = 0, 1, dan 3 %wt yttrium memiliki karakteristik mekanik yang baik dan berpotensi untuk digunakan sebagai biomaterial.
Perancangan Poros Turbin Archimedes Pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Skala Lab Nurjaya; Basuni, Wachid; Wibowo, Reson
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi merupakan kebutuhan vital yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT), salah satunya melalui pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Komponen utama dalam sistem PLTMH adalah turbin, di mana turbin Archimedes screw menjadi salah satu alternatif yang efisien dalam mengubah energi air menjadi energi mekanik, terutama pada debit air yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang poros turbin Archimedes serta melakukan analisis performa dan ketahanan strukturnya menggunakan aplikasi Finite Element Analysis (FEA). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui simulasi numerik dengan variasi panjang poros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi panjang poros berpengaruh signifikan terhadap kecepatan aliran dan putaran turbin. Pada panjang poros 1100 mm, dihasilkan kecepatan 19,7 m/s dengan 188 RPM; panjang 1200 mm menghasilkan 33,3 m/s dengan 317 RPM; dan panjang 1300 mm menghasilkan kecepatan tertinggi 43,8 m/s dengan 418 RPM. Simulasi FEA menunjukkan bahwa desain poros mampu menahan beban operasional dengan aman. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan desain turbin Archimedes yang optimal untuk mendukung pemanfaatan EBT di Indonesia.
Rancang Bangun dan Analisis Sistem Pengereman pada Mobil Listrik Prototipe UNPAM Suryana, Tatang; Sebayang, Achmad Maulana Soehada
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi dari sistem rem pada kendaraan adalah untuk memperlambat serta menghentikan kendaraan secara aman. Oleh karena itu, kemampuan sistem pengereman menjadi aspek yang sangat penting bagi pengemudi dalam menjamin keselamatan saat berkendara. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh gaya pengereman sebesar 2,24 kN dengan waktu pengereman rata-rata 3,78 detik pada jarak 50 meter. Sedangkan pada jarak tempuh 100 meter, rata-rata jarak pengereman adalah 8,33 meter dengan waktu rata-rata 5,88 detik. Dari hasil perhitungan, diperoleh jarak pengereman ideal sebesar 8,02 meter dengan waktu pengereman 11,1 detik dan perlambatan putaran rata-rata sebesar 0,87 m/s². Gaya tekan pada kampas rem tercatat sebesar 70 kg atau 689 Newton, dan gaya gesek sebesar 23,14 kg atau 227 Newton pada pembebanan statis. Untuk putaran roda belakang, diperoleh hasil sebesar 159 RPM pada kecepatan 15 km/jam, 265 RPM pada kecepatan 25 km/jam, dan 371 RPM pada kecepatan 35 km/jam. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin besar gaya injakan pedal, maka waktu pengereman menjadi semakin singkat. Selain itu, semakin tinggi kecepatan roda, maka dibutuhkan waktu pengereman yang lebih lama untuk mencapai efektivitas optimal. Kecepatan dan beban kendaraan sangat berpengaruh terhadap sistem pengereman, di mana semakin tinggi kecepatan dan berat kendaraan, maka semakin besar upaya yang dibutuhkan untuk menghentikan laju kendaraan secara efektif dan aman.
Unjuk Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Panel Surya dan Turbin Angin untuk Pembangkit Daya pada Pompa Kolam Budidaya Ikan Mas Maulana, Qidam; Sudrajat, Muhammad Hariyadi; Saputra, Rifky Reza; Panutun, Eko Bagus; Setiyono, Joko
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa air yang digunakan pada kolam budidaya ikan mas harus beroperasi secara terus-menerus untuk menjaga kualitas air tetap stabil. Penggunaan sumber listrik berbayar untuk mengoperasikan pompa memerlukan biaya yang sangat besar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji unjuk kerja pembangkit listrik tenaga hybrid (PLTH) dengan memanfaatkan dua jenis pembangkit, yaitu panel surya dan turbin angin, sebagai sumber energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik pompa air pada kolam budidaya ikan mas. Sistem hybrid yang dirancang menggunakan panel surya berkapasitas 100 Wp dan turbin angin Savonius 4 sudu, yang mampu menghasilkan daya tertinggi sebesar 64,034 W, dikombinasikan dengan baterai 35 Ah/12 V untuk menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit, sehingga dapat mengoperasikan pompa air selama 4 jam 52 menit tanpa pengisian ulang. Metode yang digunakan mencakup analisis pengujian daya yang dihasilkan oleh PLTS dan PLTB, serta pengujian efisiensi penggunaan daya yang disimpan pada baterai 35 Ah/12 V. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem hybrid ini mampu memenuhi kebutuhan daya pompa air dengan efisiensi yang sangat baik, terutama pada kondisi cuaca cerah dan angin sedang hingga tinggi. Penggunaan pembangkit listrik hybrid ini dapat mengurangi biaya operasional akibat penggunaan listrik konvensional serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi terbarukan. Dengan demikian, penerapan sistem ini dapat memberikan solusi yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk sektor budidaya ikan mas, sekaligus mendukung pengembangan teknologi energi terbarukan di sektor perikanan.