cover
Contact Name
Arsad
Contact Email
arsadumbuton@gmail.com
Phone
+6285241819652
Journal Mail Official
arsadumbuton@gmail.com
Editorial Address
Gedung B. FKIP Universitas Muhammadiyah Buton Jl. Betoambari No. 36, Kota Baubau. Telp: (0402)2827038 Fax: (0402)2827038; rektorat@umbuton.ac.id.
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia)
ISSN : 27153371     EISSN : 25492861     DOI : doi.org/10.35326/jec
Jurnal JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Buton tahun 2017. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang pendidikan. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan yang dilakukan oleh peneliti, guru, dosen, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam laman jurnal ini. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Agustus dan Februari.
Articles 139 Documents
ANALISIS PENGGUNAAN GAYA BAHASA DALAM PUISI KARYA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PASARWAJO Arsad Arsad
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 3 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.35 KB)

Abstract

dapat diketahui bentuk penggunaan gaya bahasa puisi siswa. Peneltian dilakukan dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu puisi karya siswa yang bersumber dari 27 buah puisi karya siswa. Dari hasil analisis ditemukan 4 gaya bahasa yaitu pertama, gaya bahasa perbandingan yang meliputi: perumpamaan, metafora, personifikasi, depersonifikasi, antitesis, dan antisipasi. Dari 37 kalimat yang mengandung gaya bahasa. Kedua, gaya bahasa pertentangan yang meliputi: hiperbola, litotes, zeugma dan silepsis, oksimoron, apostrof, inuendo, antifrasis, paradoks, klimaks, histeron prosteron, hipalase, sinisme, dan sarkasme. Dari 68 kalimat yang mengandung gaya bahasa. Ketiga, gaya bahasa pertautan yang meliputi: alusi, eufemisme, erotesis, epitet, antonomasia, asindeton, dan polisindeton. Dari 20 kalimat yang mngandung gaya bahasa. Keempat, gaya bahasa perulangan yang meliputi: aliterasi, asonansi, epizeuksis, tautotes, anafora, epistrofa, mesodilopsis, dan anadiplosis. Dari 40 kalimat yang mengaandung gaya bahasa.
TINGKAT KETERBACAAN WACANA JURNALISTIK PADA BUKU TEKS SISWA KELAS XI SMP NEGERI 1 PASARWAJO Arsad Arsad
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 1 No 1 (2017): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.502 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat keterbacaan teks jurnalistik sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Pasarwajo. Teknik analisis data menggunakan Grafik Fry. Sampel penelitian terdiri dari 9 teks wacana jurnalistik. Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat keterbacaan buku teks Berbahasa dan Bersastra Indonesia kelas XI SMP/MTs karya Asep Yudha Wirajaya dan Sudarmawarti, menunjukkan bahwa tiga teks yang dipilih menjadi sampel cocok digunakan untuk siswa kelas XI, sehingga dinyatakan bahwa tingkat keterbacaannya tinggi, (2) tingkat keterbacaan pada surat kabar harian Solopos, menunjukkan bahwa salah satu teks sampel cocok digunakan untuk kelas XI karena memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi, sedangkan dua teks berita yang lain tidak cocok karena tingkat keterbacaanya rendah untuk kelas XI, (3) tingkat keterbacaan pada situs internet detik.com, menunjukkan bahwa dua teks yang dijadikan sampel cocok digunakan untuk siswa kelas XI, sehingga dapat dinyatakan bahwa tingkat keterbacaannya tinggi, sedangkan satu teks yang lainnya tidak cocok karena memiliki tingkat keterbacaan yang rendah. Simpulan dalam penelitian ini bahwa teks berita yang dipilih menjadi sampel penelitian memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi sehingga muda dipahami oleh siswa kelas XI.
BENTUK NILAI DALAM WACANA KABANTI LAGU NGKOHA MASYARAKAT MAWASANGKA TENGAH Arsad Arsad
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 2 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.063 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap bentuk nilai dalam wacana Kabanti Lagu Ngkoha masyarakat Mawasangka Tengah. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. data validitas menggunakan metode triangulasi melalui teori dan informasi logis. Data dianalisis menggunakan analisis wacana(konten). Dari dari hasil analisis data wacana Kabanti Lagu Ngkoha pada masyarakat Mawasangka Tengah ditemukan ada penggambaran nilai-nilai kehidupan masyarakat melalui data tuturan lisan. Nilai tersebut berupa nilai agama, akhlak, dan nilai sosial. Pada Nilai agama ditemuka dua jenis nasehat yaitu ibadah dan keimanan. Selanjutnya, pada akhlak ditemukan lima nasihat, seperti: nesihat kasih sayang, nasihat kepatuhan, nasihat pergaulan muda-mudi, nasehat tawakal, nasehat amanah, dan nasehat percintaan tertentu.
UNGKAPAN PERTANYAAN MENJADI PARAGRAF DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DI SMA NEGERI SATU ATAP WAKURUMBA Cecep Nuryadin
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 2 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.168 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan menulis narasi ekspositoris yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan strategi Pertanyaan Menjadi Paragraf dan siswa yang mengikuti pembelajaran menulis narasi tanpa menggunakan strategi Pertanyaan Menjadi Paragraf dan menguji keefektifan strategi Pertanyaan Menjadi Paragraf dalam pembelajaran menulis narasi ekspositoris. Desain penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan pretest- posttest control group design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIA sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 22 siswa dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, yaitu berupa tes menulis karangan narasi ekspositoris. Kesimpulan pertama dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan kemampuan menulis narasi ekspositoris yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan strategi Pertanyaan Menjadi Paragraf dan siswa yang mengikuti pembelajaran tanpa menggunakan strategi Pertanyaan Menjadi Paragraf. Gain score kelompok eksperimen sebesar 5,50, sedangkan kelompok kontrol sebesar 4,84. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa gain score kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Kesimpulan kedua yaitu strategi Pertanyaan Menjadi Paragraf efektif digunakan dalam pembelajaran menulis narasi ekspositoris.
PELATIHAN SYUKUR UNTUK MENGURANGI KECEMASAN SISWI MADRASAH MU’ALLIMAT MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL M Adin Setyawan; Nurul Hidayah; Mujidin Mujidin
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.955 KB)

Abstract

National exams can produce excessive anxiety, thereby reducing student learning outcomes. Even though the National Examination policy changes frequently, anxiety in the academic world needs to find new solutions for handling it. This study aims to determine the effect of gratitude training on the anxiety of Madrasah Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta students in facing the National Examination. The research used a pure experimental approach. The analysis showed that the control group did not experience significant changes in anxiety. In the experimental group there was a very significant change in anxiety. The change in anxiety in Mu'allimat students, F = 49.340 with p value 0.000 <0.01. Based on the results of research and discussion, it can be seen that gratitude training can significantly reduce anxiety in facing the National Examination.
MENINGKATKAN PERILAKU PROSOSIAL MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING TEKNIK MODELING DI SMPN 2 KULISUSU Maria Ulfa
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 2 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.07 KB)

Abstract

Masa remaja awal siswa dituntut untuk memiliki perilaku prososial dikarenakan pada usia tersebut siswa harus memiliki kemampuan dan tanggungjawab terhadap hal-hal yang dilakukannya. Akan tetapi pada kenyataan yang terjadi saat ini, banyak remaja yang masih memiliki perilaku prososial yang rendah terkhusus pada siswa kelas VIII SMP 2 Kulisusu.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan perilaku prososial siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian kuantitatif metode eksperimen pre-experimental dengandesain One Group Pretest Posttest. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kulisusu melalui teknik purpossive sampling dengan sampel penelitian 10 siswa.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh analisis uji test statistik uji wilcoxon masing-masing pretest posttest menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0.005 < 0.05 atau (p<0.05), yang berarti ada perbedaan perilaku prososial sebelum dilakukan pretest dan setelah diberikan teknik modeling (posttest). Maka peneliti berkesimpulan bahwa teknik modeling melalui layanan bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan perilaku prososial siswa yang dilakukan berhasil secara signifikan atau efektif untuk dilakukan.
TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU ASERTIF SISWA DI SMA 1 MUHAMMADIYAH BAUBAU Tanuria La Guna; Maria Ulfa
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 3 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/jec.v3i2.791

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan perilaku asertif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian kuantitatif metode eksperimen pre-experimental dengan desain one group pretest posttest. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Muhammaiyah melalui teknik sampling pupossive dengan sampel penelitian 14 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan: (1) secara umum, tingkat perilaku asertif siswa SMA Muhammadiyah menunujukkan bahwa 14 siswa, 5 siswa atau 35.7% pada kategori sedang dan 9 siswa atau 64.3% pada kategori tinggi perilaku asertifnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian perlakuan melalui teknik role playing dapat meningkatkan perilaku asertif siswa.; (2) ada perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dengan posttest dengan nilai masing-masing nilai sig. (2-tailed) probabilitas 0,001 pada taraf signifikansi nilai 0.05 (p<0.05), yang berarti dapat disimpulkan bahwa pemberian perlakuan melalui teknikrole playing untuk meningkatkan perilaku asertif siswa yang dilakukan berhasil secara signifikan atau efektif untuk dilakukan
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING (BERMAIN PERAN) PADA SISWA KELAS V SDN 2 MATANAUWE Irman Matje
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 2 No 1 (2018): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.839 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan berbicara siswa kelas V SDN 2 Matanauwe melalui penerapan model pembelajaran role playing. Hasil belajar siswa pembelajaran keterampilan berbicara dalam berwawancara dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran role playing. Pada tindakan siklus I, hasil belajar siswa mencapai 57,14%. Karena indikator keberhasilan penelitian belum tercapai maka peneliti melanjutkan ke siklus II. Hasil belajar siklus II menunjukkan peningkatan sebesar 28,57% dengan prestasi ketuntasan hasil belajar secara klasikal mencapai 85,71%, sehingga penelitian ini dihentikan pada siklus II karena indikator penelitian telah tercapai yaitu 85% siswa telah memperoleh ≥70. Simpulan penelitian ini bahwa penerapan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara melalui wawancara siswa kelas V SDN 2 Matanauwe.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SUB TEMA LINGKUNGAN DAN MANFAATNYA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 WABULA KABUPATEN BUTON Irman Matje
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 3 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.616 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dalam meningkatkan hasil belajar IPS sub tema lingkungan dan manfaatnya siswa kelas V SD Negeri 1 Wabula. Prosedur penelitian meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas guru, siswa, dan tes siklus. Indikator keberhasilan terdiri dua yaitu segi proses dan hasil. Segi proses, tindakan dikatakan berhasil apabila minimal 85% proses pelaksanaan pembelajaran terlaksana dengan baik. Segi hasil, tindakan dikatakan berhasil apabila minimal 80% siswa mencapai nilai ≥ 70. Penggunaan model talking stick dapat meningkatkan Hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 1 Wabula Kabupaten Buton tahun ajaran 2017/2018. Nilai rata-rata Hasil belajar pada siklus I sebesar 6,81% (dengan pra tindakan 60% pada siklus I meningkat menjadi 66,81) dan pada siklus II sebesar 22,72% (dengan pra tindakan 60% pada siklus II meningkat menjadi 82,72%).
FREKUENSI PENGGUNAAN KATA PADA ASPEK ADVERBIA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 PASARWAJO admin admin; Irman Matje
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.134 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Frekuensi Penggunaan Kata Pada Aspek Adverbia Bahasa Indnesia Kelas VIII SMP Negeri 3 Pasarwajo. Hasil penelitian diperoleh bahwa frekuensi penggunaan kata pada aspek adverbia bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pasarwajo secara individual tergolong memadai. Namun secara klasikal masih dikategorikan belum mencapai ketuntasan belajar. Hal ini disebabkan karena pada ketuntasan belajar klasikal jumlah siswa yang memperoleh nilai 65 ke atas adalah 75,7% yaitu masih di bawah 85% dari total sampel yang digunakan.

Page 3 of 14 | Total Record : 139