cover
Contact Name
Dewi Yunita
Contact Email
dewi_yunita@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimfp@usk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee No. 3 Darussalam Banda Aceh, Indonesia 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 26152878     EISSN : 26146053     DOI : http://dx.doi.org/10.17969/jimfp
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala yang merupakan kewajiban setiap mahasiswa untuk mengunggah karya ilmiah sebagai salah satu syarat untuk yudisium dan wisuda sarjana. Artikel ditulis bersama dosen pembimbingnya serta diterbitkan secara online setelah melewati proses review oleh 2 orang reviewer dan editor JIMFP. JIMFP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi (Prodi), yaitu Prodi Agribisnis, Prodi Agroteknologi, Prodi Peternakan, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Teknik Pertanian, Prodi Ilmu Tanah, Prodi Proteksi Tanaman dan Prodi Kehutanan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 1,028 Documents
Interaksi Sosial Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit dengan Masyarakat Herianja Herianja; Agussabti Agussabti; Azhar Azhar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.33 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i1.2278

Abstract

Abstrak - Interaksi sosial merupakan syarat utama bagi terjadinya aktifitas sosial dan hadirnya kenyataan sosial. Berdirinya perusahaan di suatu daerah tertentu akan berpengaruh secara makro terhadap kondisi perekonomian nasional serta memiliki dampak terhadap kondisi sosial  masyarakat di sekitar perusahan-perusahan itu didirikan. Keberadaan pabrik pengolahan kelapa sawit di Kecamatan Gandapura sejauh ini memberikan pengaruh dalam aspek ekonomi maupun sosial terhadap masyarakat yang berada di sekitar pabrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asosiatif lebih dominan terjadi dimana sudah baiknya kerjasama antara perusahaan dengan masyarakat daripada pola disosiatif  dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap interaksi sosial perusahaan dengan masyarakat  adalah faktor imitasi, faktor sugesti dan faktor simpati.  Kata kunci : Masyarakat, Interaksi Sosial, Pola interaksi dan faktor interaksi.
Pengaruh Iradiasi Sinar Gamma terhadap Viabilitas dan Vigor Benih serta Performansi pada Fase Vegetatif Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) Lokal Aceh Dinda Vazilla; Nura Nura; Halimursyadah Halimursyadah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.634 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v8i2.24467

Abstract

Abstrak. Upaya untuk menghasilkan tanaman cabai merah bermutu adalah dengan melakukan modifikasi genetik dari varietas lokal yang telah dikembangkan sehingga diperoleh varietas unggul melalui mutasi iradiasi sinar gamma. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memahami pengaruh dari dosis iradiasi sinar gamma terhadap viabilitas dan vigor benih serta performansi pada fase vegetatif tanaman cabai lokal Aceh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan 5 taraf dosis dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis iradiasi sinar gamma 100 Gy terbaik dijumpai pada parameter panjang akar. Dosis iradiasi sinar gamma 200 Gy terbaik dijumpai pada parameter potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh relatif, tinggi tanaman umur 7, 14, 21, dan 28 HSPT, jumlah daun umur 7, 14, dan 21 HSPT, volume akar, berat segar berangkasan dan akar, berat kering berangkasan dan akar. Dosis iradiasi sinar gamma 300 Gy terbaik dijumpai pada parameter jumlah daun umur 28 HSPT. Dosis iradiasi gamma 400 Gy terbaik dijumpai pada parameter T50. Dosis iradiasi gamma 200 Gy terbaik untuk viabilitas dan vigor benih serta performansi pada fase vegetatif tanaman cabai lokal aceh. Effect of Gamma Ray Irradiation on Seed Viability and Vigor and Performance in the Vegetative Phase of Aceh Local Chili (Capsicum annum L.)Abstract. The effort to produce high quality of red chili plants is by genetically modifying local varieties that have been developed so that superior varieties are obtained through mutations of gamma ray irradiation. The purpose of this study was to determine the effect of giving gamma irradiation doses on seed viability and vigor as well as performance in the vegetative phase of local Aceh chili plants. This study used a non-factorial Completely Randomized Design with 5-dose level and 4 replications. The results showed that the best dose of 100 Gy gamma irradiation was found in the root length parameter. The best dose of 200 Gy gamma irradiation was found in the parameters of maximum growth potential, germination rate, vigor index, growth simultaneity, relative growth speed, plant height aged 7, 14, 21, and 28 HSPT, number of leaves aged 7, 14, and 21 HSPT, volume of roots, fresh weight of roots and roots, dry weight of roots and roots. The best dose of 300 Gy gamma irradiation was found in the parameter number of leaves aged 28 HSPT. The best gamma irradiation dose of 400 Gy is found in parameter T50. The best dose of 200 Gy gamma irradiation for seed viability and vigor and performance in the vegetative phase of aceh local chili.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Semasa Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar sarah melisa; fajri jakfar; suyanti kasimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.786 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v8i1.23358

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani semasa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Agustus tahun 2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengamatan, wawancara langsung dengan petani padi di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Data sekunder dikumpulkan dan diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan instansi lainnya. Metode pengambilan sampel dilaksanakan dengan menggunakan metode simple random sampling. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 44 Rumah Tangga Petani Padi di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis probit menunjukkan pendapatan, harga, jumlah anggota keluarga, dan pengeluaran berpengaruh terhadap ketahanan pangan, sedangkan jumlah produksi tidak berpengaruh terhadap ketahanan pangan. Secara keseluruhan, pendapatan, harga, jumlah produksi, jumlah anggota keluarga, dan pengeluaran berpengaruh terhadap ketahanan pangan. Factors Affecting Rice Farmer Household Food Security During the Covid-19 Pandemic in Indrapuri sub-District, Aceh Besar DistrictAbstract. This study aims to determine the level of food security of farmer households during the Covid-19 Pandemic in Indrapuri District, Aceh Besar District. This research was conducted in August 2022. The data used in this research are primary data and secondary data. Primary data were obtained from observations, direct interviews with rice farmers in Indrapuri District, Aceh Besar District. Secondary data was collected and obtained from the Central Bureau of Statistics and other agencies. The sampling method was carried out using simple random sampling method. The number of samples used in this study were 44 rice farming households in Indrapuri District, Aceh Besar District. The results showed that the results of the probit analysis showed that income, price, number of family members, and expenses had an effect on food security, while the amount of production had no effect on food security. Overall, income, price, amount of production, number of family members, and expenses affect food security.
Perilaku Makan dan Preferensi Pohon Buah sebagai Pakan Orangutan Sumatera (Pongo abelii) di Stasiun Penelitian Ketambe Taman Nasional Gunung Leuser Baringin Limbong; Lola Adres Yanti; Ryan Moulana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.24 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i4.22302

Abstract

Abstrak: Orangutan sumatera (Pongo abelii) makan yaitu dari tumbuhan seperti pucuk daun yang muda, bunga, buah-buahan dan biji-bijian. Selain itu, mereka juga suka memakan jenis serangga kecil yang terdapat di pepohonan. Orangutan memulai mencari makan yaitu dengan pertama melihat makanan, memilih, mengambil dan memasukkan makanan ke dalam mulut dan menggigit, kemudian mengunyah setelah itu menelan makanan sampai orangutan berhenti untuk makan ataupun minum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku makan dan preferensi pohon buah yang menjadi pakan orangutan sumatera (Pongo abelii) di sekitar Stasiun Penelitian Ketambe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode focal animal sampling, yaitu mengamati dan mencatat perilaku satu individu selama periode waktu tertentu, mulai dengan mencatat setiap pola makan individu target orangutan per dua menit, pengamatan orangutan sumatera dilakukan dari pukul 05.30 WIB-18.30 WIB atau bias bertambah selama orangutan belum selesai makan, kemudian data dicatat pada tabulasi data. Orangutan sumatera (Pongo abelii), yang diamati yaitu, betina dewasa sedang hamil (Kelly). Dari perilaku makan Orangutan sumatera (Pongo abelii) maka didapatkan, aktivitas mencari makan Kelly 27,29%. Rerata yang didapatkan dari lama waktu makan dari pola perilaku makan tertentu perkeseluruhan jenis kategori pakan Kelly maka didapatkan memilih 4,86%, memegang 13,93%, mengambil 27,38%, dan memakan 53,81%. Kelly menghabiskan waktu untuk aktivitas makan sebanyak 45% per hari. Jenis dan kategori pakan yang dimakan oleh betina dewasa Kelly adalah bunga 28,43%, buah 26,52%, kulit 7,25%, serangga 3,63%.Kata kunci: Orangutan sumatera, perilaku makan, preferensi pohon buah sebagai pakan.Abstract: The Sumatran orangutan (Pongo abelii) eats plants such as young shoots, flowers, fruits and seeds. In addition, they also like to eat the types of small insects found in the trees. Orangutans start looking for food by first looking at food, choosing, taking and putting food into their mouths and biting, then chewing and then swallowing food until the orangutans stop to eat or drink. This study aims to determine the eating behavior and preferences of fruit trees that feed the Sumatran orangutan (Pongo abelii) around the Ketambe Research Station. The method used in this study is the focal animal sampling method, namely observing and recording the behavior of one individual over a certain period of time, starting by recording each individual target orangutan's diet every two minutes, observing Sumatran orangutans from 05.30 WIB to 18.30 WIB or bias. increases as long as the orangutan has not finished eating, then the data is recorded in the data tabulation. The Sumatran orangutan (Pongo abelii), which was observed, was a pregnant female adult (Kelly). From the eating behavior of the Sumatran Orangutan (Pongo abelii), it was found that Kelly's foraging activity was 27.29%. The average obtained from the length of time eating from certain eating behavior patterns for all types of Kelly's feed categories was found to choose 4.86%, hold 13.93%, take 27.38%, and eat 53.81%. Kelly spends time on eating activities as much as 45% per day. Types and categories of feed eaten by adult Kelly females were flowers 28.43%, fruit 26.52%, skin 7.25%, insects 3.63%.Keywords: Sumatran orangutan, eating behavior, preference of trees as food.
Uji Kinerja Rumah Pengering Efek Rumah Kaca Pada Pengeringan Labu Kuning (Cucurbita moschata) Ajrul Himawan; Ramayanty Bulan; Ratna Ratna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.351 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i4.21337

Abstract

Pengujian pengeringan labu kuning dengan menggunakan rumah pengering efek rumah kaca  menggunakan 3 sampel yaitu 1 sampel labu kuning tiap raknya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan parameter yang diukur yaitu suhu, kelembaban relatif, irradiasi surya, rendemen, kadar air bahan, dan laju pengeringan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil kinerja dari rumah pengering efek rumah kaca pada pengeringan labu kuning. Rumah pengering ini bekerja secara efektif pada pengeringan labu kuning setelah dilakukan pengujian dimana temperatur di dalam rumah pengering lebih tinggi sementara kelembapan relatif di dalam pengering lebih rendah dibandingkan dengan lingkungan. Nilai irradiasi surya yang didapat berfluktuasi dan mempengaruhi nilai suhu, kelembaban, kadar air dan laju pengeringan selama pengeringan berlangsung. Penurunan kadar air tercepat terjadi pada hari kedua terhitung mulai pukul 11.00 – 17.00 WIB terjadi pada rak 1 yaitu sebesar 40,49%, rak 2 sebesar 35,86% dan rak 3 sebesar 15,84% sementara laju pengeringan maksimum sebesar 76,92%Kabk/60menit, sedangkan laju pengeringan minimum nya adalah 1,90%Kabk/60menit dengan nilai rendemen dari ketiga sampel yaitu pada rak 1 dengan nilai 9,7 %, rak 2 dengan nilai 10,4 % dan rak 3 dengan nilai 10,2 %.
Pengaruh Jenis Media Tanam dan Dosis Mikoriza terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Fafi Rahmatillah; Trisda Kurniawan; Erida Nurahmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.827 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i3.20912

Abstract

Abstrak. Kakao merupakan satu dari sekian banyak komoditi ekspor yang berkontribusi untuk meningkatan devisa negara. Komoditi kakao menduduki posisi ke- 3 ekspor bagian perkebunan untuk meningkatkan devisa negara sesudah CPO serta karet.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis media tanam dan dosi mikoriza, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini berlangsung di Kebun Percobaan Sektor Timur, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh pada tanggal 11 April hingga 07 Juli 2021. Penelitian ini memakai Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 4 dengan 3 pengulangan dan terdiri dari 2 faktor perlakuan yang terdiri dari M0 = tanah : pupuk kandang (2:1), M1 = tanah : kompos (2:1), M2 = tanah : arang sekam (2:1), M3 = tanah : humus (2:1) serta 4 taraf dosis mikoriza yang terdiri dari D0 = 0 g/tanaman, D1 = 5 g/tanaman, D2 = 10 g/tanaman, dan D3 = 15 g/tanaman. Hasil uji F (analisis ragam) menunjukkan bahwa perlakuan jenis media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah daun 60 dan 90 HSPT, berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman 60, 90 HSPT dan volume akar, serta berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman 30 HSPT, diameter pangkal batang 30, 60, 90 HSPT, jumlah daun 30 HSPT, panjang akar, berat berangkasan segar dan berat berangkasan kering. Perlakuan dosis mikoriza menunjukkan hasil berpengaruh sangat nyata terhadap parameter berat berangkasan kering, berpengaruh nyata terhadap parameter berat berangkasan segar, panjang akar dan volume akar, serta berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman 30, 60, 90 HSPT, diameter pangkal batang 30, 60, 90 HSPT,  dan jumlah daun 30, 60, 90 HSPT. Terdapat interaksi yang tidak nyata antara jenis media tanam dan dosis mikoriza terhadap semua parameter yang diamati. The Effect of Planting Media Types and Mycorrhizal Doses on the Growthof Cacao Seed (Theobroma cacao L.)abstract. Cocoa is one of the many export commodities that contribute to increasing the country's foreign exchange. Cocoa commodity occupies the 3rd position in the export section of the plantation sector to increase the country's foreign exchange after CPO and rubber. This study aims to determine the effect of the type of planting medium and the dose of mycorrhizae, as well as the interaction of the two on the growth of cocoa seedlings. This research took place at the Experimental Garden of the Eastern Sector, Syiah Kuala University, Darussalam, Banda Aceh on April 11 to July 07 2021. This study used a 4 x 4 factorial randomized block design (RAK) with 3 repetitions and consisted of 2 different treatment factors. consisting of M0 = soil: manure (2:1), M1 = soil: compost (2:1), M2 = soil: husk charcoal (2:1), M3 = soil: humus (2:1 ) and 4 levels of mycorrhizal doses consisting of D0 = 0 g/plant, D1 = 5 g/plant, D2 = 10 g/plant, and D315 g/plant. The results of the F test (analysis of variance) showed that the treatment of the type of planting media had a very significant effect on the parameters of the number of leaves 60 and 90 DAT, had a significant effect on the parameters of plant height 60, 90 DAT and root volume, and had no significant effect on the parameters of plant height 30 DAT. diameter of stem base 30, 60, 90 DAT, number of leaves 30 DAT, root length, fresh and dry plant weight. The mycorrhizal dose treatment showed a very significant effect on the parameters of dry root weight, significantly on the parameters of fresh root weight, root length and root volume, and no significant effect on plant height parameters 30, 60, 90 DAT, stem diameter 30, 60, 90 DAT, and the number of leaves 30, 60, 90 DAT. There was no significant interaction between the type of growing media and the dose of mycorrhizae on all observed parameters. 
Identifikasi Sebaran Pohon Di Lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala Sri Ningrum; Lola Adres Yanti; Ryan Moulana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.608 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i1.19173

Abstract

Abstrak. Lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala merupakan bagian dari ruang terbuka hijau, memiliki berbagai jenis pohon yang berada di sekitar wilayah kampus. Keberadaan jenis pohon di Lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala masih belum teridentifikasi letak sebaran pohonnya. Oleh karena itu, penelitian mengenai identifikasi sebaran pohon yang berada di Lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuam untuk mengetahui komposisi jenis dan jumlah pohon yang berada di Lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala dan memetakan sebaran pohon yang berada di Lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode sensus, mengambil titik koordinat dengan menggunakan GPS pada setiap pohon yang ditemukan dan mengidentifikasi jenis pohonnya. Jenis dan jumlah pohon yang berada di Lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala yaitu 37 jenis dan 1341 individu. Sebaran pohon di Lingkungan Kampus Universitas Syiah Kuala membentuk mengelompok dan jalur. 
Pengaruh Jenis Limbah Pertanian dan Dosis Fungi Selulolitik terhadap N, P, K Tanah dan Pertumbuhan Jagung (Zea mays L.) pada Inceptisol Husna Husna; Fikrinda Fikrinda; Hifnalisa Hifnalisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.891 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i1.19052

Abstract

Abstrak. Efektivitas limbah pertanian seperti ampas tebu, jerami padi dan kulit kopi untuk meningkatkan kesuburan tanah Inceptisol dapat ditingkatkan dengan adanya dekomposer seperti fungi selulolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis limbah pertanian dan dosis fungi selulolitik terhadap unsur hara N, P, K dan pertumbuhan jagung pada Inceptisol. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok  pola faktorial 3x3 dengan tiga ulangan. Faktor-faktor yang diuji yaitu jenis limbah pertanian (ampas tebu, jerami padi, dan kulit kopi) dan dosis fungi selulolitik (0, 10 g, dan 20 g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar N, P, dan K tanah serta pertumbuhan jagung dipengaruhi secara nyata oleh perlakuan tunggal jenis limbah pertanian namun tidak nyata oleh fungi selulolitik dan interaksi kedua perlakuan tersebut. Jerami padi dan kulit kopi memberikan pengaruh nyata lebih baik daripada ampas tebu terhadap tinggi tanaman pada 45 (HST) dan diameter batang pada 30 HST dan 45 HST, namun memberikan pengaruh yang sama dengan ampas tebu terhadap kadar N, P, dan K Inceptisol. Jerami padi dan kulit kopi merupakan limbah pertanian yang potensial untuk memperbaiki kadar hara tanah dan pertumbuhan jagung pada Inceptisol. Effect of agricultural waste and dosage of cellulolytic fungi on soil N, P, K and maize growth (Zea mays L.) on IncepsitolAbstract. The effectiveness of agricultural wastes such as bagasse, rice straw and coffee husks to increase the soil fertility of Inceptisol decomposers such as cellulolytic fungi. This study aimed to determine the effect of the agricultural waste and doses of cellulolytic fungi on the soil N, P, K and the growth of maize on Inceptisol. The study used a 3x3 factorial randomized block design with three replications. The factors were three agricultural waste types (bagasse, rice straw, and coffee husk) and three cellulolytic fungi doses (0, 10 g, and 20 g). The results showed that the soil N, P, and K and maize growth were significantly affected by the treatment of agricultural waste as a single factor, but not by cellulolytic fungi and the interaction of both treatments. Rice straw and coffee husks significantly had a better effect than bagasse on the plant height at 45 (DAP) and stem diameters at 30 DAP and 45 DAP, but gave a similar effect effect as bagasse on N, P, and K levels of Inceptisol. Rice straw and coffee husks are potential agricultural wastes to improve soil nutrient levels and maize growth in Inceptisols.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BUBUK KOPI PINANG INSTAN (STUDI KASUS CV.SIWAHRADJA) DI DESA GEULANGGANG KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN Raudhatul Jannah; Yusriana Yusriana; Rasdiansyah Rasdiansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.65 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v6i4.18363

Abstract

. Hasil penelitian pada strategi pemasaran menggunakan metode marketing mix (4P) dimana dalam satu kotak berisi 10 sachet dan memiliki harga Rp 150.000 per kotak. Promosi juga dilakukan salah satunya yaitu lewat media sosial seperti instagram (@siwahradja) sehingga dapat dikatakan industri rumahan ini layak untuk dijalankan dari segi pasar dan pemsaran. Pada aspek finansial didapatkan Net Present Value pada tahun ke-4 sebesar Rp. 4.165.687.998, nilai Internal Rate of Return sebesar 40,54%, Payback Periode pada tahun ke-1 bulan ke-2 hari ke- 23, nilai Net Benefit Ratio sebesar 5,15, nilai Break Even Point, sebesar Rp 1.584.512.076 dan nilai Rasio Kontribusi Margin sebesar 78%. Pada analisis sensitivitas variabel yang digunakan asumsi cost (naik) 5% dan benefit (turun) 5%. Pada asumsi I). Dimana biaya produksi naik 5% didapatkan NPV sebesar Rp 3.698.397.280, IRR 51,98%, maka usaha ini tetap layak untuk dilanjutkan karena (R r) atau IRR masih mampu untuk menutupi bunga bank yaitu 12%, PP didapatkan pada 1 tahun, 4 bulan, 29 hari. Pada asumsi II). Dimana keadaan biaya produksi turun 5% didapatkan NPV sebesar Rp 4.685.848.860, IRR 59,91%, maka usaha ini tetap layak untuk dilanjutkan karena (R r) atau IRR masih mampu untuk menutupi bunga bank yaitu 12%, PP didapatkan pada 1 tahun.
Komparasi keanekaragaman arthropoda permukaan tanah pada komoditas cabai merah, cabai rawit dan tomat jasridah jasridah; Alfian Rusdy; Hasnah Hasnah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.4 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v6i3.17437

Abstract

Judul: Komparasi keanekaragaman arthropoda permukaan tanah pada komoditas cabai merah, cabai rawit dan tomatAbstrak. Pola tanam monokultur merupakan sistem budidaya tanaman pada suatu areal lahan yang ditanami dengan satu jenis tanaman saja. Pertanaman monokultur dapat memicu eksplosif hama tertentu, karena sistem budidaya ini dapat menyebabkan agroekosistem menjadi tidak stabil. Beberapa faktor penyebab terjadinya kerentanan agroekosistem terhadap peledakan hama adalah penurunan keragaman lanskap, penurunan keragaman tanaman, penggunaan pestisida, pemupukan yang tidak berimbang dan faktor iklim. Perangkap yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pitfall trap. Peubah yang diamati meliputi populasi arthropoda permukaan tanah, indeks keanekaragaman dan indeks kelimpahan. Pada pertanaman cabai merah terdapat 8 ordo arthropoda permukaan tanah dengan total 546 individu. Pada cabai rawit terdapat 9 ordo dengan total 599 individu, sedangkan pada tanaman tomat terdapat 11 ordo dengan total 399 individu. Ordo Hymenoptera dari famili Formicidae terdapat pada ketiga komoditi ditemukan 598 individu, sedangkan ordo yang paling sedikit ditemukan pada ordo Blattodea 1 individu. Nilai indeks keanekaragaman pada ketiga tanaman berkisaran (1,27-1,64), indeks kelimpahan pada ketiga tanaman berkisaran (0,23-0,38).Comparison of  soil surface arthropod diversity on commodities of red chilies, bird’s eye chilies and tomatoesAbstract. Monoculture cropping pattern is a system of plant cultivation in an area of land that is planted with only one type of plant. Monoculture cropping can trigger the explosion of certain pests, because this cultivation system can cause the agro-ecosystem to become unstable. Several factors causing the vulnerability of agroecosystems to pest explosions are the decrease in landscape diversity, the decrease in plant diversity, the use of pesticides, unbalanced fertilization and climatic factors. The trap used in this research is the pitfall trap. The observed variables included ground surface arthropod population, diversity index and abundance index. In red chili plantations, there are 8 orders of arthropods on the ground with a total of 546 individuals. In cayenne pepper there are 9 orders with a total of 599 individuals, while in tomato plants there are 11 orders with a total of 399 individuals. The order Hymenoptera of the Formicidae family was found in all three commodities, found 598 individuals, while the least order was found in the order Blattodea 1 individual. The value of the diversity index in the three plants ranged (1.27-1.64), the abundance index of the three plants ranged (0.23-0.38).

Page 91 of 103 | Total Record : 1028