cover
Contact Name
Dewi Yunita
Contact Email
dewi_yunita@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimfp@usk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee No. 3 Darussalam Banda Aceh, Indonesia 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 26152878     EISSN : 26146053     DOI : http://dx.doi.org/10.17969/jimfp
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala yang merupakan kewajiban setiap mahasiswa untuk mengunggah karya ilmiah sebagai salah satu syarat untuk yudisium dan wisuda sarjana. Artikel ditulis bersama dosen pembimbingnya serta diterbitkan secara online setelah melewati proses review oleh 2 orang reviewer dan editor JIMFP. JIMFP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi (Prodi), yaitu Prodi Agribisnis, Prodi Agroteknologi, Prodi Peternakan, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Teknik Pertanian, Prodi Ilmu Tanah, Prodi Proteksi Tanaman dan Prodi Kehutanan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 1,028 Documents
Studi Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Berkayu di Rainforest Lodge Kedah, Ekosistem Leuser, Gayo Lues Hawati Hawati; Iqbar Iqbar; Essy Harnelly
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.395 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v5i4.15882

Abstract

Kedah adalah salah satu nama Dusun di Desa Penosan Sepakat, Kecamatan Blangjerango, yang merupakan salah satu gerbang menuju Hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Hutan yang ada di Desa Penosan Sepakat dikenal dengan nama Rainforest Lodge Kedah yaitu salah satu hutan yang menjadi objek wisata dan penelitian bagi masyarakat lokal atau mancanegara, karena Rainforest Lodge Kedah menyimpan kekayaan sumberdaya alam hayati  baik itu flora maupun fauna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan berbasis pohon pada tingkat pertumbuhannya, dan menghitung indeks keanekaragaman jenis tumbuhan. Pada penelitian ini metode yang di gunakan yaitu menganalisis tumbuhan pada setiap stara pertumbuhan yang berkayu. Metode analisis yang digunakan yaitu dengan mengkombinasikan jalur dan garis berpetak dengan ukuran 20 x 100 m, yaitu sebanyak 9 jalur. Peletakan 3 jalur pada masing-masing ketinggiaan yaitu pada ketinggian 1.300 m dpl, 1.400 m dpl dan 1.500 m dpl, jarak setiap jalur masing-masing  60 m, setiap jalur di bagi menjadi 4 petak contoh, setiap petak contoh dibagi lagi menjadi 4 ukuran yaitu dengan masing-masing memilki ukuran yang berbeda-beda sesuai stara pertmbuhan. Jenis tumbuhan yang terdapat di Rainforest Lodge Kedah terdapat 45 jenis tumbuhan kayu dari 21 suku, yang merupakan hasil seluruh jenis kayu yang terdapat disemua ketinggian. Jenis-jenis tumbuhan yang terdapat di Rainforest Lodge Kedah saat pengamatan dengan luas petak contoh 14.400 m² terdapat 45 jenis dengan jumlah 950 individu, di mana untuk strata pohon terdapat 248 individu, untuk strata tiang terdapat 144 individu, untuk strata pancang terdapat 335 individu dan untuk strata semai terdapat 223 individu. Indeks keanekaragaman tumbuhan di Rainforest Lodge Kedah untuk strata pohon diperoleh 3,184 untuk strata tiang diperoleh 3,096, Untuk strata pancang diperoleh 3,191, untuk strata semai di peroleh 2,919 Hal ini menunjukan bahwa komunitas jenis pohon, tiang, pancang dan semai bisa dikatakan termasuk ke dalam kondisi baik serta tinggi berdasarkan ilustrai penyebaran nilai indeks tersebut.   
Analisis Neraca Air DAS Krueng Manggeng Rahma Fitria; Ichwana Ichwana; Syahrul Syahrul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.437 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v5i1.13855

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis neraca air DAS Krueng Manggeng dengan mengetahui ketersedian air dan kebutuhan air pada suatu wilayah. Perhitungan neraca air dilakukan untuk mengetahui kondisi pada suatu wilayah sebelum dilakukan pengelolaan sumber daya air pada DAS Krueng Manggeng setelah memenuhi kebutuhan domestik dan irigasi sehari-hari. Data klimatologi dan data demografi periode 2014-2018 digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  potensi air DAS Krueng Manggeng dari curah hujan yang dihitung menggunakan metode aljabar, ketersediaan air paling tinggi terjadi pada tahun 2018 sebanyak 4.600 mm/tahun, sedangkan yang terkecil terjadi pada tahun 2015 sebanyak 3.351 mm/tahun. Analisis neraca air dilakukan dengan membandingkanketersediaan air (input) berupa curah hujan dengan kebutuhan air (output) pada DAS Krueng Manggeng. Selama periode 2014-2018 terjadinya air berlebih(surplus) padaDAS Krueng Manggengsehingga mampu memenuhi kebutuhan air domestik,kebutuhan air peternakan dan kebutuhan air irigasi. Adapun air yang berlebih pada DAS Krueng Manggengpada tahun 2014 senilai 1.593,51mm/tahun, pada tahun 2015 senilai 1.791,77 mm/tahun, pada tahun 2016 senilai 2.544,14mm/tahun, pada tahun 2017 senilai 2.893mm/tahun dan pada tahun 2018 senilai 3.730,84mm/tahun.Water Balance Analysis of Krueng Manggeng watershedAbstract. This study aims to analyze the water balance of Krueng Manggeng watershed by knowing the water availability and water requirement in the area. Water balance calculation is done to determine the condition of an area before the management of water resources in the Krueng Manggeng watershed after it meets daily domestic and irrigation needs. Climatologic and demographic data for the 2014-2018 period were used in this study. Based on the research it is known that the water potential of the Krueng Manggeng watershed from rainfall calculated using the algebraic method, while the highest water availability occurred in 2018 valued at 4.600 m/year while the smallest occurred in 2015 valued at 3.351 mm/year used for daily needs day. Water balance analysis is carried out by reducing the availability of water (input) in the form of rainfall with daily water requirements (output) in the study area. In the 2014-2018 period, there was excess water (surplus) in the Krueng Manggeng watershed so that it was able to meet domestic water needs for livestock water needs and irrigation water needs. The excess water in the Krueng Manggeng watershed in 2014 was 1.593,51 mm/year, in 2015 it was 1.791,77 mm/year, in 2016 it was 2.544,14 mm/year, in 2017 it was 2.893 mm/year, in 2018 it was worth 3.730,84 mm/year. 
Pengaruh Intensitas Cahaya terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Padi Dian Utami; Agus Halim; Cut Nur Ichsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.846 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v4i1.6418

Abstract

Abstrak. Tanaman padi merupakan salah satu komoditas pangan di dunia yang terkena dampak perubahan iklim global. Perubahan iklim menyebabkan perubahan pada pola musim, sehingga petani sulit untuk memprediksikan waktu tanam. Hal ini akan menimbulkan pengaruh negatif terhadap produktivitas tanaman pangan, terutama pada tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produktivitas hasil beberapa varietas padi pada intensitas cahaya yang berbeda.Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) pola RAK 2x3 dengan 3 ulangan sehingga terdapat 6 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan intensitas cahaya berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah malai. Perlakuan intensitas cahaya juga berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 8 dan 9 MST, jumlah anakan umur 4, 5, 6, 7, 8, dan 9 MST, berat gabah per rumpun dan potensi hasil per hektar. Sedangkan perlakuan varietas menunjukkan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 4, 5, 7, dan 8 MST, umur berbunga, umur panen, panjang malai, berat 1000 butir, berat gabah per rumpun, dan potensi hasil per hektar. Perlakuan varietas juga berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 6 dan 9 MST, jumlah anakan umur 4, 5, 6, 7, 8, dan 9 MST, serta jumlah malai.Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi terbaik terdapat pada perlakuan intensitas cahaya tinggi (4179 foot-candles) dengan varietas terbaik adalah Sanbei.Effect of light intensity on growth and yield of some varieties of rice plantAbstract. Rice plant is one of the world's food commodities affected by global climate change. Climate change causes changes in season patterns, so farmers are difficult to predict planting time. It will have a negative effect on the productivity of food plants, especially in rice plant. This study aimed to know the growth and productivity of several rice varieties at different light intensity.This research using Split Plot Design (RPT) with randomized block design factorial patterns 2x3 with 3 replications so that there are 6 combination of treatment. The results showed that the light intensity had a very significant effect on number of panicles. Light intensity treatment also had significant effect on plant height aged 8 and 9 weeks after planting (WAP), number of tillers aged 4, 5, 6, 7, 8, and 9 WAP, grain weight per hill and yield potential per hectare. The varieties treatment showed very significant effect on plant height 4, 5, 7, and 8 WAP, flowering age, harvest age, panicle length, 1000 grain weight, grain weight per clump, and yield potential per hectare. Varietal treatment also had significant effect on plant height aged 6 and 9 WAP, number of tillers aged 4, 5, 6, 7, 8, and 9 WAP, and number of panicles.The results showed the best growth and yield of rice plant found in high intensity light treatment (4179 foot-candles) with the best varieties is Sanbei.
Analisis Perbandingan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen pada Pasar Modern dan Pasar Tradisional di Kota Banda Aceh Cut Putri Fahrina; Teuku Makmur; Indra Indra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.273 KB)

Abstract

Pasar merupakan salah satu tempat dimana konsumen dapat memenuhi kebutuhannya. Dewasa ini masyarakat mulai tertarik berbelanja buah dipasar modern karena menganggap bahwa kualitas pelayanan pada pasar modern lebih dapat memenuhi kepuasan konsumen. Akan tetapi tidak semua pasar memberikan kualitas pelayanan yang baik agar tercipta kepuasan bagi konsumen. Pada pasar modern dan pasar tradisional di Banda Aceh terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dibenahi agar kualitas pelayanannya lebih baik dan dapat memenuhi kepuasan konsumen. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 30 konsumen pada pasar modern yaitu Suzuya Mall dan 30 konsumen pada pasar tradisional yaitu Pasar Peunayong. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Data diolah menggunakan Analisis gap service quality dan Analisis kuadran IPA (Importance Performance Analysis). Hasil penelitian menunjukkan dari 15 atribut kualitas pelayanan yang dianalisis, terdapat 5 atribut yang sudah memenuhi kepuasan konsumen pada pasar modern dan 4 atribut pada pasar tradisional. Adapun atribut kualitas pelayanan tersebut berbeda pada kedua pasar. Pada analisis kuadran IPA (Importance Performance Analysis) terdapat atribut kualitas pelayanan yang berbeda di kedua pasar yang merupakan prioritas utama untuk dibenahi.
Klasifikasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kedelai di Kabupaten Aceh Tengah Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Anna Sabila; Fachruddin Fachruddin; Muhammad Yasar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1454.954 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v4i2.10941

Abstract

Abstrak. Ketersediaan kedelai sangat penting sebagai bahan pangan dan non pangan di Indonesia, sehingga menyebabkan kebutuhan akan kedelai semakin meningkat. Namun produksi kedelai nasional tidak mampu memenuhi kebutuhan kedelai itu sendiri. Akibatnya pemerintah mulai mencari solusi untuk menanggulangi hal tersebut, salah satunya yaitu pengembangan lahan alternatif. Pengembangan lahan alternatif dapat diwujudkan melalui kesesuian lahan. Penelitian klasifikasi kesesuaian lahan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan mengklasifikasikan kesesuaian lahan tanaman kedelai di Kabupaten Aceh Tengah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan uji laboratorium. Analisis kesesuaian lahan pada penelitian ini menggunakan metode overlay dan metode matching. Metode overlay yaitu penanganan data secara digital dengan menggabungan beberapa peta seperti peta penggunaan lahan, peta kemiringan lereng dan peta jenis tanah. Dari hasil overlay diperoleh 13 (tiga belas) Satuan Peta Lahan (SPL) dengan nilai karakteristik yang berbeda setiap satuan lahan. Sedangkan Metode matching digunakan untuk membandingkan karakteristik lahan SPL dengan kriteria kelas kesesuaian lahan tanaman kedelai. Hasil matching menunjukkan bahwa Kabupaten Aceh Tengah tergolong dalam kelas kesesuaian lahan S3 (Sesuai Marginal) dengan luas total 182,78 ha atau 61,78%, dan kelas kesesuaian lahan N (tidak sesuai) dengan luas total 89,29 ha atau 32,82%. Classification of Soybean Land Suitability at Central Aceh Regency Based on Geographic Information System (GIS)Abstract. Soybean availability is very important as food and non-food ingredients in Indonesia, thus causing the needs of soybeans to grow more and more. But the production of national soybeans was unable to fulfil the needs of soybeans itself. As a result, the government began searching for solutions to cope with such thing, one of them is alternative land development. Alternative land development can be realized through land suitability. The aims of this land suitability classification research were to know the characteristics and classify the soybean land suitability at Central Aceh Regency using Geographic Information System (GIS). The methods of data collection that used were documentation, observation, and laboratory tests. Analysis land suitability in this research using overlay and matching method. Overlay method is digital data processes by combining some maps such as land use map, land slope map, and land type map. From the overlay results obtained 13 (thirteen) Land Map Unit (LMU) with different characteristic values for each land unit. While the matching method is used to compare the characteristics of land LMU with the criteria of soybean land suitability class. The matching results showed that Central Aceh Regency is classified as the land suitability class S3 (marginally suitable) for planting soybean with total area of 182.78 ha or 61.78%, and land suitability class N (not suitable) with a total area of 89.29 ha or 32, 82%. 
Pengaruh Rhizobium dan Urin Manusia terhadap Perubahan Sifat Biologi dan Kimia Tanah di Rezosfer Kedelai pada Inceptisol Santri Ifky Arwani Pakpahan; Ilyas Ilyas; Fikrinda Fikrinda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.958 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i3.8282

Abstract

Abstrak.  Aplikasi rhizobium dan urin manusia merupakan teknologi alternatif untuk meningkatkan produktivitas tanah. Inceptisol yang memiliki kendala ketersediaan hara  nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas dua faktor (rhizobium dan urin manusia) dengan pola 2 x 4 dan tiga kali ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahawa interaksi  rhizobium dan urin manusia berpengaruh sangat nyata terhadap respirasi tanah dan nyata terhadap total mikroorganisme. Inokulasi rhizobium berpengaruh sangat  nyata terhadap respirasi tanah dan nyata terhadap K-tersedia namun tidak nyata terhadap parameter total mikroorganisme, pH, C-organik, N-total dan P-tersedia. Perlakuan urin manusia berpengaruh sangat nyata terhadap respirasi tanah dan  nyata terhadap total mikroorganisme dan pH, namun tidak nyata terhadap C-organik, N-total, K-tersedia dan P-tersedia.. Perlakuan terbaik yaitu tanpa inokulasi dan pemberian 25 mL urin manusia.Effects of Rhizobium and Human Urine on Soil Biological and Chemical Characteristics of Soybean Rezosphere at  InceptisolAbstract. The application of rhizobium and human urine is an alternative technology to increase soil productivity. Inceptisol which has constraints on the availability of nitrogen (N), phosphorus (P) and potassium (K). This study used Randomized Block Design consisting of two factors (rhizobium and human urine) with 2 x 4 pattern and three replications. The results of this study indicate that the interaction of rhizobium and human urine has a very significant effect on soil respiration and real to total microorganisms. Rhizobium inoculation had a very significant effect on soil respiration and was apparent to K-available but not significant on the total parameters of microorganisms, pH, C-organic, N-total and P-available. Aplication of Human urine had a very significant effect on soil respiration and was apparent to total microorganisms and pH, but not significant for C-organic, N-total, K-available and P-available. The best aplication was without inoculation and 25 mL of human urine. 
Hubungan Persepsi Iklan Terhadap Keputusan Pembelian Produk Herbisida (Studi Kasus Di Desa Alue Sijuek Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen) Riska Alfinda Utami; romano romano; Agustina arida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.079 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i4.5578

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi yang meliputi media, metode, sistem dan kelembagaan serta dukungan permodalan sangat perlu untuk dikembangkan dan dioptimalkan perannya dalam mewujudkan pertanian nasional yang tangguh dan mampu bersaing dalam era pasar bebas yang akan datang. Kabupaten Bireun merupakan salah satu sentra produksi pertanian tanaman pangan yaitu padi. Sebagai salah satu daerah sumber penghasil beras di Provinsi Aceh maka banyak produsen sarana produksi pertanian mencoba mencari pasar yaitu dengan mengiklankan produk pertanian yang dihasilkan oleh usaha mereka. Penelitian ini dilakukan di Desa Alue Sijuek Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Pengambilan desa sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. jumlah populasi penelitian di Desa Alue Sijuek yaitu 101 KK, dengan demikian besarnya sampel dalam penelitian ini adalah 50% dari total jumlah populasi yaitu sebanyak 51 KK dengan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah bahwa keputusan pembelian produk pertanian sangat dipengaruhi oleh persepsi petani yang terdiri dari sikap, motivasi, minat, pengalaman, harapan. Terdapat hubungan antara sikap, motivasi, dan harapan terhadap keputusan pembelian herbisida, sedangkan minat dan pengalaman tidak berhubungan dengan keputusan pembelian. Diharapkan kepada para petani dalam penggunaan produk pertanian dimana informasi yang diperoleh dari media cetak atau media elektronik, alangkah baiknya tetap dikonsultasikan dengan para pendamping atau penyuluh dilapangan, dikarenakan tidak semua produk yang diiklankan tersebut efektif terhadap tanaman pada daerah tertentu, hal ini dikarenakan pembuatan produk pertanian tersebut dibuat berdasarkan
Perancangan Alat Pemipih Semi Mekanis Untuk Biji Melinjo Agus Rizal Fiki; Diswandi Nurba; Mustaqimah Mustaqimah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.934 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i4.5450

Abstract

Abstrak, Tanaman melinjo adalah tanaman yang tumbuh baik pada daerah tropis, salah satunya adalah Indonesia. Produk olahan melinjo adalah emping melinjo, emping melinjo sejenis kripik yang dibuat dari biji melinjo tua dan merupakan salah satu komoditi pertanian yang memiliki harga tinggi. Selama ini proses pembentukan emping melinjo masih menggunakan cara-cara sederhana yaitu dengan cara memukul. Perancangan alat pemipih adalah untuk membantu masyarakat dalam memproduksi emping melinjo dalam upaya untuk meningkatkan hasil produksi emping. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan alat rancangan didapatkan waktu rata-rata 0,51 menit dengan kapasitas pemipih yang dapat menghasilkan emping melinjo rata-rata 15,914 gr. Sedangkan pemipih secara tradisional didapatkan rata-rata waktu 1,04 menit dengan kapasitas kerja tradisional didapatkan hasil pemipih 7,820 gr. Untuk memipih 5 biji melinjo dengan 3 kali ulangan pukulan keseragaman hasil yang bagus terdapat pada alat rancangan dengan ketebalan 0,95 mm dan diameter 3,45 cm, sedangkan pada alat pemipih tradisional terdapat nilai ketebalan 0,72 mm dengan diameter emping 3,65 cm. kehilangan hasil merupakan kehilangan kadar air yang dapat menurunkan berat awal biji menlinjo menjadi berat akhir emping. Kehilangan pada alat rancangan semi mekanis 39,41% dengan berat awal yang diratakan 8,105 gr dan pada alat tradisional 39,38% dengan berat yang telah diratakan 8,133 gr. Design A Mechanical Slaker Spring For Its Melinjo Abstract. Melinjo is a plant which grow at the tropics, one of them is Indonesia. The product from this melinjo is melinjo chips. Melinjo chips is a kind of chips made from old melinjo seed and is one of agricultural commodity which have a high price. So far to make the melinjo chips still using a simple way which is by mashing the gnetum gnemon seed. Designing a mashing instrument is an effort to improve the production of melinjo chips to help communities increasing melinjo chips products. From the tests carried out by using this design instrument obtained the average time is 51 seconds with average mashing work capacity 15,914 grams. While mashing in traditional way obtained the average time is 1 minutes 04 seconds with average traditional way work capacity 7,820 grams. To mashing 5 melinjo seed in 3 repetition the better mashing uniformity result is on the mashing instrument with 0,95 mm thickness and 3,45 cm diameters, while in traditional way obtained 0,72 mm thickness with 3,65 diameters. The lost result is cause by the lose of water level which can lower initial melinjo seed weight. The lost in this mashing semi-mechanic instrument is 39,41% with 8,105 grams average initial weight while in traditional mashing way is 39,38% with 8,133 grams average initial weight
karakterisasi morfologi beberapa genotipe pepaya (Carica papaya L.) rahmatillah rahmatillah; siti hafsah; bakhtiar bakhtiar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.129 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v1i1.1233

Abstract

Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi beberapa genotipe. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 3 ulangan, setiap satuan percobaan terdiri dari 2 tanaman sehingga terdapat 42 tanaman. genotipe yang diuji adalah 7 genotipe pepaya, yaitu: Bontang, Calina, Carmida, Carisya, Dapina Hibrida 2x1 dan Ponti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe berpengaruh nyata terhadap beberapa karakter morfologi pepaya, yaitu: panjang bunga, umur panen dan berat buah utuh.Seluruh karakter yang diamati memiliki nilai duga heritabilitas yang tinggi dan dapat digunakan untuk tujuan pemuliaan tanaman. Abstract. This study aims to determine the character of morphological genotypes of papaya. This study uses a randomized complete block design (RAK) single factor with three replications, each experimental unit consists of two plants so that there are 42 plants. Factors tested are seven genotypes of papaya, namely: Bontang, Calina, Carmida, Carisya, Dapina Hybrid 2x1 and Ponti. The results showed that genotype significantly affect several morphological characters papaya, namely: length of flower, harvesting dan whole fruit weight. Heritability high of all character and can use to selection for plant breeding project. 
Pendugaan Cadangan Karbon di Atas Permukaan Tanah Pada Hutan Lindung di Desa Kekuyang Kecamatan Ketol KPH Wilayah Ⅱ Aceh, Kabupaten Aceh Tengah Maulidin Maulidin; Subhan Subhan; Ashabul Anhar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.25 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v8i2.24438

Abstract

Abstrak. Hutan memainkan peran penting dalam siklus karbon global (C). Pertumbuhan pohon di hutan berfungsi sebagai sarana penting untuk menangkap CO2 dari atmosfer dan menyimpannya dalam vegetasi, tanah, dan material lainnya, Jumlah cadangan karbon yang tersimpan perlu diukur untuk mempelajari jumlah cadangan karbon pada titik waktu tertentu dan bagaimana perubahannya ketika ada aktivitas yang menambah atau mengurangi ukuran cadangan. Perlunya ada penelitian ini agar dapat mengetahui jumlah cadangan karbon yang tersimpan di atas permukaan tanah pada hutan lindung. Metode pengambilan data dengan menggunakan metode survei. Lokasi penempatan plot ditetapkan dengan metode Systematic Sampling with Random Start kemudian untuk penempatan plot digunakan Uniform Systematic Sampling yaitu bentuk plot dan jarak antar plot (seragam) dan menggunakan metode Non–destructive atau tanpa pemanenan. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa terdapat tiga tutupan lahan dan mempunyai hasil cadangan karbon yang berbeda-beda setiap tutupan lahan, Besarnya cadangan karbon yang tersimpan di atas permukaan tanah pada hutan lindung desa Kekuyang KPH wilayah II Aceh seluas 3.553 ha. sebesar 255.354,1 C(ton) dengan rata-rata cadangan karbon 71,87 ton/ha.Estimation Of Above Surface Carbon Reserves Land In Protected Forest In Kekuyang Village, Ketol District Kph Region Ⅱ Aceh, Central Aceh DistrictAbstract. Forests play an important role in the global carbon cycle (C). The growth of trees in forests serves as an important means of capturing CO2 from the atmosphere and storing it in vegetation, soil and other materials. The amount of stored carbon stocks needs to be measured to study the amount of carbon stocks at a given point in time and how they change when activities increase or decrease reserve size. There is a need for this research in order to determine the amount of carbon stocks stored above the ground in protected forests. The data collection method uses the survey method. The location of the plot placement was determined by using the Systematic Sampling with Random Start method, then Uniform Systematic Sampling was used to place the plots, namely the shape of the plots and the distance between plots (uniform) and using the Non-destructive method or without harvesting. The results showed that there were three land covers and had different carbon stocks for each land cover. The amount of carbon stocks stored above the ground in the protected forest of Kekuyang Village KPH Region II Aceh was 3,553 ha. of 255,354.1 C (tonnes) with an average carbon stock of 71.87 tons/ha.

Page 92 of 103 | Total Record : 1028