Jurnal Vokasi Kesehatan
Jurnal Vokasi Kesehatan is an open access, peer reviewed journal presenting timely research on all aspects of vocational health that has not been published by other media. A broad outline of the journal scope includes environmental health, dental health, nursing, midwifery, medical laboratory, and nutrition. Jurnal Vokasi Kesehatan was first published in January 2015 and subsequently published twice a year, in January and July by Poltekkes Kemenkes Pontianak. The journal keeps readers uptodate on current issues, new research, useful products, and services related to vocational health.
Articles
169 Documents
Cybersex dan Prestasi Belajar pada Pelajar SMA Negeri 10 Ngabang Kabupaten Landak
Abrori Abrori;
Utin Siti Candra Sari;
Uce Seravina
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.337 KB)
|
DOI: 10.30602/jvk.v2i1.52
Abstract: The Cybersex Effects To The Learning Achievements Of Students Of SMAN 10 Ngabang Kabupaten Landak. This study aimed to figure out the cybersex effects to the learning achievements of students of SMU Negeri 10 Ngabang Kabupaten Landak. This study used cross-sectional design. The research sample of students SMA Negeri 10 Ngabang Porcupine District, as many as 138 respondents. Sampling by purposive sampling with questionnaire tools. Test analysis used Chi-square, with a value = 0.05. The results showed that the behavior of respondents using cybersex (51.4%) and the behavior of respondents did not use cybersex (48.6%), academic achievement unsatisfactory respondents (73.2%) and learning achievement satisfactory respondents (26.8%) and there is influence of cybersex on the learning achievement on high school students 10 Ngabang Porcupine District (value = 0,000: PR = 1.632).Abstrak : Cybersex Dan Prestasi Belajar Pada Pelajar SMA Negeri 10 Ngabang Kabupaten Landak. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh cybersex terhadap prestasi belajar pada pelajar SMA Negeri 10 Ngabang Kabupaten Landak. Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional. Sampel penelitian pelajar SMA Negeri 10 Ngabang Kabupaten Landak, yaitu sebanyak 138 responden. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling dengan alat bantu kuesioner. Uji analisis yang digunakan Chi-square, dengan nilai = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku responden menggunakan cybersex (51,4%) dan perilaku responden tidak menggunakan cybersex (48,6%), prestasi belajar responden tidak memuaskan (73,2%) dan prestasi belajar responden memuaskan (26,8%) serta terdapat pengaruh cybersex terhadap prestasi belajar pada pelajar SMU Negeri 10 Ngabang Kabupaten Landak (value =0,000: PR = 1,632).
APPLICATION OF MY HEALTH REPORT BOOK THE HEALTH INFORMATION SERIES WITH A COMBINATION COUNSELING INCREASED THE HEALTH KNOWLEDE OF SCHOOL STUDENTS IN SIBOLGA
Bibi Ahmad Chahyanto
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.759 KB)
|
DOI: 10.30602/jvk.v6i1.519
Currently, there are still many health and nutrition problems on adolescents in Indonesia. Efforts made by the government to improve adolescent health in schools through the My Health Report Book. Since its launch and distribution to students, until now the application of this book has not been optimal. This study aims to determine the impact of the use of the My Health Report Book Health Information series (RK Book series) combined with counseling to increase student health knowledge. The study design used was quasy experimental with one group pretest-posttest design. There were 82 students who were respondents, consisting of three classes in SMP Negeri 1 Sibolga. Respondents were given an intervention in the form of using the Infokes RK Book Series combined with health education. Counseling was done three times with the distance between the counseling was one week. Pretest and posttest were given one week before and one week after the intervention period. The results of the study prove that respondents consisted of 41.46% of men and 58.54% of women between the ages of 11-14 years. Most respondents (78.04%) had normal nutritional status (BMI/U). There was a significant difference between the level of knowledge and attitudes related to the health of respondents before and after the intervention. The conclusion of this study was the use of Infokes RK Book series combined with health education can improve the health knowledge of school students.
Penerapan Model Edukasi Gizi terhadap Perilaku Sarapan pada Anak Sekolah Dasar
Jurianto Gambir;
Nopriantini Nopriantini
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.283 KB)
|
DOI: 10.30602/jvk.v4i2.133
Abstract: Application Of Nutrition Education Model To Breakfast Behavior In Basic School Children. Based on Data Riskesdas, (2010), 16-59% of school children in Indonesia are not accustomed to breakfast. School children who are used to breakfast 44.6% with energy consumption levels <15% AKG, 70% with poor breakfast nutritional quality with only drinking water / coffee / tea or with 1 (one) piece of small cake. Behavior is strongly influenced by various faktors including knowledge, intention and motivation of children to do breakfast, so needed a method to move child intention in doing breakfast. This research used to know how far effect of nutrition education to knowledge, habit, nutritional value and arrangement of breakfast food. The research method used was quasi experiment (Non-Randomized group pre-post test) with research subjects as many as 50 children divided into 2 (two) treatment groups (each group consists of 25 people). Educational media used the method of playing a smart ball game and counseling. The result of this research is there is a significant difference of knowledge level and value of knowledge score in both groups. The group of children who were educated with smart ball games had an average score higher than the group of children who received education through counseling (p <0.05).Abstrak: Penerapan Model Edukasi Gizi terhadap Perilaku Sarapan pada Anak Sekolah Dasar.  Data Riskesdas, (2010), 16-59% anak sekolah di Indonesia tidak terbiasa sarapan. Anak sekolah yang terbiasa sarapan 44.6% dengan tingkat konsumsi energi <15% AKG, 70% dengan mutu gizi sarapan yang tergolong buruk dengan hanya minum air/kopi/teh atau dengan 1 (satu) potong kue kecil. Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan, kebiasaan, nilai gizi dan susunan makanan sarapan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment (Non-Randomized grup pre–post test) dengan subyek penelitian sebanyak 50 anak dibagi dalam 2 (dua) kelompok perlakuan (masing kelompok terdiri dari 25 orang). Media edukasi yang digunakan penggunaan metode permainan bola pintar dan penyuluhan. Hasil Penelitian ini adalah ada perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan dan nilai skor pengetahuan pada kedua kelompok. Kelompok anak yang mendapatkan edukasi dengan permainan bola pintar memiliki rata-rata skor nilai lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok anak yang mendapatkan edukasi melalui penyuluhan (p<0,05). Â
Pengaruh Serai Wangi terhadap Keberadaan Larva Aedes Aegypti pada Tempat Penampungan Air
Rustam Aji
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.767 KB)
|
DOI: 10.30602/jvk.v3i1.75
Abstract: The Effect of Citronella with the presence of Aedes Aegypti Larvae in Water Reservoir. Citronella, a plant that was encountered areas, it can be used as food seasonings, and it can also be used as a repellent even natural killer mosquito larvae and it does not have serious consequences for human health. The design of this study is using a quasi-experimental study with a sample of 80 respondents. Techniques of data collection were done by a survey of residents who plant citronella. The results showed that 62.5% of the people who plant citronella in the yard of their home, 77.5% of them are not found larvae of Aedes aegypti in the water reservoirs. The statistical results showed that there is a significant effect of Citronella with the presence of Aedes aegypti larvae in water reservoirs environment where OR = 4,375. Suggestions for people to cultivate the plant of citronella near water reservoirs in an attempt deterrent presence of Aedes aegypti larvae.Abstrak: Pengaruh Serai Wangi Terhadap Keberadaan Larva Aedes Aegypti Pada Tempat Penampungan Air. Tanaman serai wangi adalah suatu tumbuhan yang banyak ditemui di daerah. Serai wangi bisa dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap masakan, dan dapat juga digunakan sebagai pengusir bahkan pembunuh jentik nyamuk secara alamiah dan tidak berdampak serius bagi kesehatan manusia. Rancangan penelitian ini dengan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan sampel penelitian 80 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara survei terhadap warga yang menanam serai wangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 62,5 % warga yang menanam serai wangi di pekarangan rumah, 77,5% diantaranya tidak ditemukan jentik Aedes aegypti di lingkungan tempat penampungan air. Hasil statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara tanaman serai wangi dengan keberadaan jentik Aedes aegypti pada lingkungan tempat penampungan air dimana OR= 4.375. Saran agar masyarakat dapat membudidayakan tanaman serai wangi di dekat tempat penampungan air sebagai upaya pencegah keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti.
Pengembangan Video Interaktif Untuk Meningkatkan Perilaku Mencuci Tangan Pakai Sabun
Pahrur Razi;
Ervon Veriza;
Linda Linda
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 8, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.335 KB)
|
DOI: 10.30602/jvk.v8i2.872
Masalah tingginya penyakit infeksi perlu edukasi kesehatan yang intensif dengan inovasi penggunaan IT untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat terutama cuci tangan pakai sabun seperti melalui video interaktif edukasi kesehatan pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan video interaktif edukasi kesehatan untuk meningkatkan perilaku mencuci tangan pakai sabun dan menguji efektivitas produk berupa video interaktif edukasi kesehatan tersebut. Penelitian ini merupakan mixed method dengan diawali dengan metode desain dan pengembangan video interaktif edukasi kesehatan menggunakan teknik Analysis, Development, Design, Implementation dan Evaluation (ADDIE) dan kemudian dengan desain quasi eksperimen dengan One Group Pretest Postest Design yaitu untuk mengukur pengaruh (efek) dari suatu intervensi yang dilakukan terhadap subyek penelitian. Pengumpulan data dari data primer yang diperoleh dari kuesioner dan format observasi. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Mei-Oktober 2021 dengan jumlah partisipan sebanyak 40 orang. Hasil validasi video interaktif 88,8% layak dipakai untuk promosi kesehatan pada anak sekolah dan rata-rata peningkatan keterampilan mencuci tangan 2,04 dengan nilai p-value 0,0001 berarti ada perbedaan mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah promosi kesehatan menggunakan video interaktif. Disarankan tenaga kesehatan dalam melaksanakan upaya promotif kesehatan menggunakan video intraktif.
Faktor Risiko Obesitas Berdasarkan Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Pinggang Di SMA Katolik Palangkaraya
Eva Pasumbung;
Maria Magdalena Purba
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 1, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.405 KB)
|
DOI: 10.30602/jvk.v1i1.3
Abstract: Risk Factors Associated With Obesity In Students Catholic High School Palangkaraya. The aim of this study was to determine the risk factors associated with obesity in students Catholic High School Palangkaraya. The method research uses a cross-sectional design. The sample consisted of 108 students to sample as many as 56 males and as many as 52 females sampled. Data analysis with Chi-square test and Kolmogorov-Smirnov and Odds Ratio. Results show that Body Mass Index obtained by a number of respondents who were obese were 19 respondents but of the 19 (78.9%) respondents only 4 people (21.1%) respondents who qualify as obese based on waist circumference. If in control with age, gender and genetics, the most dominant factors associated with obesity are genders where males respondents most obese.Abstrak : Faktor Risiko Obesitas Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Dan Lingkar Pinggang Di SMA Katolik Palangkaraya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor risiko yang paling berhubungan dengan obesitas pada siswa-siswi SMA Katolik Palangkaraya. Metode penelitian menggunakan rancangan Cross sectional. Sampel terdiri dari 108 orang siswa-siswi SMA dengan sampel laki-laki sebanyak 56 orang dan sampel perempuan sebanyak 52 orang. Penelitian menggunakan uji Chi-square dan Kolmogorrov-smirnov serta Odss Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan IMT didapatkan sejumlah responden yang obesitas sebanyak 19 orang tetapi dari 19 (78.9%) orang tersebut hanya 4 orang (21.1%) responden yang masuk kriteria obesitas berdasarkan LP. Jika di kontrol dengan umur, jenis kelamin dan genetik, faktor paling dominan yang berhubungan dengan obesitas adalah jenis kelamin dimana responden laki-laki yang paling banyak mengalami obesitas.Â
Pendidikan Gizi Melalui Permainan Wayang terhadap Peningkatan Konsumsi Sayur dan Buah
Desi Desi;
Bella Mesyamtia;
Martinus Ginting
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.988 KB)
|
DOI: 10.30602/jvk.v4i1.130
Abstract: Nutrition Education Through Puppet Game To Increase Consumption Of Vegetables And Fruits In Children Kindergarten.The consumption of vegetables and fruit is one indicator of nutritional balance. The statistical data show there are 60.44% of Indonesia that are less consuming vegetables and fruit. Fiber on vegetable and fruit are very useful for the body. Efforts to improve nutritional knowledge can preserve out through media which are suitable for children, that are attractive and easy to understand such as puppet and ladders game. This research aims to analyze the influence of the nutritional education through the game puppet to increase vegetable and fruit consumption for kindergarten children (TK). This is a pre-research experiment. One group pre-post test. Data analysis in this study uses the sample of this research is the Mina Muda kindergarten children from Kabupaten Kubu Raya that accounted 33 people in accordance with population. The technique of data collection from the questionnaire is based on the direct interviews, it aims to investigate the difference in vegetable consumption on kindergarten children before nutrition education is 5,64 while after nutrition is increase to 10,85. Whereas for fruit consumption for kindergarten children before education is 5,18 whereas after education is significantly increase to 15,00. The result revealed that there is an increment of vegetable and fruit consumption after nutrition education through puppet game (p =0,000) it concludes that nutritional education through puppet gameplay on an important role to increase the consumption of fruit and vegetables for kindergarten childrenAbstrak: Pendidikan Gizi Melalui Permainan Wayang Terhadap Peningkatan Konsumsi Sayur Dan Buah. Konsumsi sayur dan buah yang cukup merupakan salah satu indikator gizi seimbang. Masyarakat Indonesia (60,44%) kurang mengkonsumsi sayur dan buah. Kandungan serat pada sayur dan buah sangat berguna bagi tubuh. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan gizi dapat dilakukakan dengan media yang tepat, menarik, dan mudah dipahami bagi anak diantaranya permainan wayang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan gizi melalui permainan wayang untuk meningkatkan konsumsi sayur dan buah pada anak taman kanak-kanak (TK). Penelitian ini merupakan pre-eksperimen. one group pre-post test. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Paired Sample T-test. Subjek penelitian ini adalah anak taman kanak-kanak Mina Muda Kabupaten Kubu Raya berjumlah 33 sesuai dengan total populasi. Teknik pengumpulan pengisian kuesioner dipilih dengan wawancara langsung, untuk melihat perbedaan konsumsi sayur dan buah. Rata-rata konsumsi sayur pada anak taman kanak-kanan sebelum pendidikan gizi 4,64 sesudah pendidikan gizi 10,85. Konsumsi buah pada anak taman kanak-kanak sebelum pendidikan 5,18 sesudah pendidikan mengalami kenaikan menjadi 15,00. Menyatakan bahwa ada perbedaan konsumsi sayur sesudah pendidikan gizi melalui permainan wayang (p=0,000). Terdapat pengaruh signifikan konsumsi buah melalui permaianan wayang f (p=0,000). Pendidikan gizi melalui permaianan wayang mampu meningkatkan konsumsi sayur dan buah pada anak taman kanak-kanak.
Pemanfaatan Spuit Bekas Sebagai Media Biofiltrasi dalam Menurunkan Kadar BOD dan COD Air Limbah Laundry
Susilawati Susilawati;
Asmadi Asmadi;
Mohammad Nasip
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.025 KB)
|
DOI: 10.30602/jvk.v2i2.66
Abstract: Utilization Spuit Used As Media biofilters on Reducing levels of BOD and COD Wastewater Laundry. The aim of this study was to test the ability of the media syringe biofiltration method used in lowering levels of BOD and COD in waste water laundry Hospital Dr. Soedarso Pontianak. This research is a quasi-experimental research design with one group pretest-posttest. Laboratory results mean BOD levels before processing is 103.63 mg/L and the average after processing into 46.41 mg/ L, with a value of 55.21 % effectiveness. While the average COD level before processing is 413.70 mg / L and the average after processing into a 195.88 mg/L with a value of 45.92% effectiveness. Expected to other researchers to control the pH and blowers before treatment and during treatment, as it will affect the final result.Abstrak : Pemanfaatan Spuit Bekas Sebagai Media Biofiltrasi Dalam Menurunkan Kadar BOD dan COD Air Limbah Laundry. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji kemampuan metode biofiltrasi dengan media spuit bekas pakai dalam menurunkan kadar BOD dan COD pada air limbah laundry RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian one group pre test post test. Hasil laboratorium rata-rata kadar BOD sebelum pengolahan yaitu 103.63 mg/L dan rata-rata setelah pengolahan menjadi 46.41 mg/L, dengan nilai efektivitas 55,21 %. Sedangkan rata-rata kadar COD sebelum pengolahan yaitu 413.70 mg/L dan rata-rata setelah pengolahan menjadi 195.88 mg/L dengan nilai efektivitas 45,92 %. Diharapkan kepada peneliti lain untuk mengontrol pH dan blower sebelum perlakuan dan pada saat perlakuan, jika melakukan penelitian sejenis karena akan mempengaruhi hasil akhir.
Pengaruh Vitamin C terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Wanita Hamil Di Kecamatan Pontianak Timur
Didik Hariyadi;
Syarifah Farida;
Marlenywati Marlenywati
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 1, No 5 (2015): September 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.815 KB)
|
DOI: 10.30602/jvk.v1i5.30
Abstract: The Effects Vitamin C Toward The Increase Of Hemoglobin Levels In Pregnant Women In Kecamatan Pontianak Timur. This study aimed to determine the effects of blood booster administration, additional vitamin C and the increase of hemoglobin levels in pregnant women in Kecamatan Pontianak Timur. Non-equivalent control group design was carried in this study. As many as 36 respondents were selected and divided into 2 groups; intervention and control. The result indicated that there was a significant increase of the beginning and the end of the test (1.09 gr/dl). On the other hand, the average hemoglobin levels of the control group at the beginning of the test was 10.17 gr/dl. It was lower than the end of the test (10.79 gr/dl). The result pointed that there was a significant increase of the beginning and the end of the hemoglobin test (0.63 gr/dl). Research showed that the blood booster tablets and additional vitamin C contribute significant result in increasing hemoglobin levels in pregnant women than blood booster administration only.Abstrak : Pengaruh Vitamin C terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Wanita Hamil Di Kecamatan Pontianak Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh tablet penambah darah, tambahan vitamin C dan peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kecamatan Pontianak Timur. Penelitian ini menggunakan desain Case control non-ekuivalen. Sampel sebanyak 36 responden dipilih dan dibagi menjadi 2 kelompok; intervensi dan kontrol. Hasil penelitian didapatkan ada peningkatan yang signifikan dari awal dan akhir tes (1,09 gr / dl). Di sisi lain, tingkat hemoglobin rata-rata kelompok kontrol pada awal tes adalah 10,17 gr / dl, lebih rendah dari akhir uji (10,79 gr / dl). Hasilnya menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dari awal dan akhir uji hemoglobin (0.63 gr / dl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tablet penambah darah dan tambahan vitamin C menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada wanita hamil yang mengonsumsi tablet penambah darah.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM MELAKSANAKAN DETEKSI STUNTING
Dini Fitri Damayanti;
Rini Sulistiawati;
Elma Marsita
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 7, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30602/jvk.v7i2.704
Kegiatan deteksi stunting dapat dilakukan oleh Kader Posyandu sebagai penghubung antara petugas kesehatan di Puskesmas dengan masyarakat, kader diharapkan berperan aktif melakukan pendataan balita,mengukur panjang badan dan tinggi badan dengan benar. Kemampuan kader posyandu dalam melakukan pengukuran panjang / tinggi badan balita hanya 30 %kegiatan posyandu yang dilaksanakan dengan benar.Pentingnya pelatihankader untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan pengukuran sehingga mengurangi kesalahan dalam menentukan status gizi balita.Media video sebagai media promosi kesehatan dianggap mampu menjelaskan hal-hal yang abstrak dengan memberikan gambaran yang realistik menjadi bagian penting dalam proses komunikasi. Sehingga media ini dianggap baik untuk menjadi sarana belajar dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penggunaan media video terhadap peningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan kegiatan deteksi Stunting di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya tahun 2019. Rancangan study ini digunakan quasi eksperimentdengan bentuk pre-posttest with control design, Pengambilan sampel berdasarkan teknik probability samplingsecara simple random samplingsebanyak 80 kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p=0,00, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media video terhadap peningkatan pengetahuankader tentang stuntingdan pelaksanaan deteksi stunting.