cover
Contact Name
Dedy Arisjulyanto
Contact Email
dedyarisjulyanto@gmail.com
Phone
+6282359088338
Journal Mail Official
dedyarisjulyanto@gmail.com
Editorial Address
Jln. Padang Aziz, Perumahan Kuranji Larisa Blok A6, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29866332     DOI : https://doi.org/10.1234/jkti.v1i2
Core Subject : Health,
1. biostatistics and epidemiology 2. health administration and policy Environmental health 3. occupational health and safety 4. health promotion, 5. maternal and child health 6. public health 7. nutrition 8. Environmental health 9.Mental health nursing 10. reproductive health 11. labor health 12. obstetric care.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2023): Juni" : 6 Documents clear
Narrative Literature Review (NLR) Pneumonia Sebagai Suatu Masalah Kesehatan Pada Bayi Hermayani, Hermayani; Maran, Peny W.B.
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2023): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.629 KB) | DOI: 10.63265/jkti.v1i3.24

Abstract

Pneumonia menjadi salah satu penyumbang terbesar morbiditas dan mortalitas pada bayi dibawah 5 tahun, sehingga ini menjadi topik penelitian yang menarik dalam konteks kesehatan utamanya menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan referensi sebagai tinjauan Pustaka tentang pneumonia sebagai suatu masalah kesehatan yang perlu perhatian khusus. Metode : penelitian yang dilakukan adalah Narrative Literature Review (NRL). Hasil : Didapatkan 11 artikel ilmiah terpilih rentang tahun 2018-2023. Meskipun pneumonia merupakan masalah kesehatan yang serius namun hal ini bisa dicegah dengan vaksinasi influenza, vaksin PVC (pneumococcal Conjugate Vaccine) dan menjaga kesehatan serta sistem kekebalan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, menjaga kebersihan, rutin. Olahraga, berhenti merokok, menggunakan masker. Kesimpulan : berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pneumonia dapat dicegah dan pasien yang menderita pneumonia harus diberikan penanganan yang tepat.
Dampak Kebijakan KTR Terhadap Kejadian TB Paru pada Anak di Kabupaten Kepulauan Yapen Arisjulyanto, Dedy; Hendra Kusuma, Ardhanari; Parawangsa, M.
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2023): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i3.26

Abstract

Perilaku merokok di Indonesia merupakan masalah serius yang menjadi perioritaskan Pemerintah, terlebih permasalahan rokok pada usia remaja. Data hasil Survey Global Adult Tobacco Survey (GATS) yang dilakukan pada tahun 2011 dan tahun 2021 dengan melibatkan sebanyak 9.156 responden, data menunjukan terjadi peningkatan signifikan jumlah perokok di usia dewasa sebanyak 8,8 juta orang, yaitu dari 60,3 juta pada tahun 2011 menjadi 69,1 juta perokok pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Kebijakan KTR Terhadap Kejadian TB Paru pada Anak di Kabupaten Kepulauan Yapen. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang yang terdiri dari 4 informan pembuat kebijakan dan 2 informan penerima kebijakan yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan content analysis dengan bantuan software Nvivo 12. Impikasi penelitian ini berupa pembuatan kebijakan terkait Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Kepulauan Yapen. Bentuk kebijakan tersebut dituangkan dalam PERDA yang mengatur tentang Kawasan tanpa rokok (KTR) dan sistem pengawasan dan penguatan sanksi. Selain itu, berimplikasi pada perluasan kawasan bebas asap rokok pada kawasan penting seperti di kawasan universitas dan sekolah serta tempat-tempat umum lainnya. Implikasi jangka panjangnya dapat berupa penurunan angka perokok dan larangan pemasangan iklan rokok di area public.
Analisis Yuridis Terhadap Suntik Filler Yang Dilakukan Oleh Tenaga Bukan Profesional Hakim, Rohman; Herlina, Berlian Aniek; Wirawan, Riki; Herryantoro, Yudy
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2023): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i3.27

Abstract

Penelitian ini menganalisis praktik penyuntikan filler yang dilakukan oleh tenaga non- profesional secara yuridis, dengan menggunakan studi kasus putusan Nomor 917/Pid.Sus/2021/PN Jkt Utr. Praktik suntik filler semakin populer di kalangan wanita sebagai cara instan untuk meningkatkan penampilan estetika wajah. Namun, praktik ini tidak terlepas dari risiko dan efek samping yang dapat timbul. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan masalah, mencakup lima pendekatan yaitu pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, pendekatan historis, pendekatan komparatif, dan pendekatan konseptual. Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui penelusuran terhadap peraturan perundang- undangan, risalah resmi, putusan pengadilan, dan dokumen resmi negara. Setelah pengumpulan data, dilakukan analisis secara deskriptif dengan menggunakan metode interpretasi/penafsiran hukum. Hasil analisis menunjukkan bahwa putusan pengadilan dalam kasus ini sesuai dengan prinsip keadilan hukum, teori kemanfaatan hukum, dan teori kepastian hukum. Keadilan yang ingin dicapai oleh hukum harus dipahami dalam konteks kesamaan, dengan memberikan hak yang sesuai dengan proporsi dan menghindari diskriminasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa praktik penyuntikan filler oleh tenaga non-profesional melanggar peraturan yang berlaku, putusan pengadilan yang dijatuhkan sesuai dengan hukum yang berlaku. Untuk mencegah kasus serupa di masa depan, diperlukan kebijakan hukum pidana yang tepat, penegakan hukum yang lebih kuat, sosialisasi tentang ketaatan hukum, serta perlindungan, keadilan, dan kemanfaatan.
Analisis Yuridis Terhadap Pendelegasian Wewenang Dokter Kepada Perawat Sainun, Sainun; Hakim, Rohman; Yahman, Yahman; Hermawan, Hermawan
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2023): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i3.29

Abstract

Salah satu tujuan pengaturan keperawatan menurut Pasal 3 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan adalah untuk memberikan pelindungan dan kepastian hukum kepada perawat dan klien serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat namun, dalam implementasinya perawat dalam melaksanakan tugas berdasarkan pelimpahan tindakan yang diperoleh dari pendelegasian wewenang, profesi perawat kurang justru kurang mendapat pelindungan dan kepastian hukum. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis normatif yang meneliti tentang analisis yuridis terhadap pendelegasian wewenang dokter kepada perawat dalam perspektif Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dengan tipe penelitian kepustakaan.Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dalam pelaksannya memiliki ada beberapa faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan pendelegasian wewenang dokter kepada perawat dalam perspektif Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan yaitu faktor sumber daya manusia, pelayanan optimal kepada masyarakat dan juga ada kendala dalam aturanya hal ini tidak sesuai dengan tujuan hukum. Pelimpahan wewenang dapat diperoleh melalui 2 (dua) cara yaitu mandat dan delegasi
Analisis Yuridis Terhadap Putusan Mahkamah Agung RI Tentang Tindak Pidana Menjalankan Praktik Keperawatan Tanpa Surat Izin Praktik Prayoga, I Putu Artawan; Widodo, Heri; Hakim, Rohman; Hermawan, Hermawan
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2023): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i3.30

Abstract

Pendahuluan: Perawat sebagai tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik mandiri wajib memiliki izin dalam bentuk SIPP yang diatur dalam Pasal 46 ayat (1) Undang-Undang No. 36 Tahun 2014 dan Pasal 19 Undang-Undang No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan. Metode penelitian merupakan penelitian hukum yuridis normatif yang meneliti tentang analisis yuridis terhadap Putusan Pengadilan No. 109/Pid.Sus/2019/PN Kbu tentang tindak pidana menjalankan praktik keperawatan tanpa surat izin dengan menggunakan 4 (empat) pendekatan, yaitu pendekatan kasus (case approach), pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conseptual approach) dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Hasil penelitian izin praktik keperawatan telah diatur secara khusus dalam ketentuan Pasal 19 Undang-Undang No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan dan Hakim dalam memutus perkara No. 109/Pid.Sus/2019/PN Kbu tidak menjatuhkan sanksi pidana kepada terdakwa yang melakukan tindakan prmbedahan bisul yang berakibat kematian korban sebagaimana dakwaan Pasal 84 ayat (2) Undang-Undang No. 36 Tahun 2014, termasuk delik materiil yang harus ada hubungan kausalitas. Majelis hakim menilai tidak dilakukan autopsi terhadap korban menjadi kurangnya scientific evidence kasus ini sulit untuk dibuktikan. Kesimpulan Sehingga dari penelitian ini disarankan Dinas Kesehatan dan organisasi profesi lebih proaktif dalam melakukan pembinaan kepada perawat agar tidak berpraktik secara illegal dan Hakim dalam memutus perkara No. 109/Pid.Sus/2019/PN Kbu.
The Evaluasi Perencanaan dan Pengadaan Obat e-Catalogue Strategi Perbaikan dengan Metode Hanlon Tahun 2018 di RSUD X Sulawesi Tenggara Irwandi, Irwandi; Rahmawati, Ismi; Wijayanti, Tri
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 1 No. 3 (2023): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v1i3.25

Abstract

Instalasi Farmasi Rumah Sakit RSUD X memiliki permasalahan perbedaan antara perencanaan dan pengadaan obat. Hal ini menyebabkan pengelolaan perbekalan farmasi yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses perencanaan dan pengadaan obat serta mengetahui rencana strategi perbaikan perencanaan dan pengadaan obat e-catalogue di RSUD X. Penelitian dilakukan dengan rancangan penelitian menggunakan data retrospektif dan data concurrent. Data retrospektif diperoleh dengan penelusuran terhadap dokumen tahun 2018 berupa data laporan keuangan, laporan perencanaan, pengadaan dan pemakaian sedian farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan dan pengadaan obat e-catalogue belum baik, dikarenakan masih banyaknya hasil yang didapat belum sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Rencana strategi yang dapat dilakukan perlu adanya pengusulan kenaikan anggaran pengadaan obat, mencari akar masalah ketidaksesuaian item sediaan farmasi antara perencanaan dan pengadaan, memperpendek proses administrasi pencairan dana, memperbaiki regulasi dalam sistem internal perencanaan dan pengadaan, perbaikan stok sediaan farmasi, pelatihan mengenai Inventory Control Management serta meninjau kembali rekanan pengadaan yang memenuhi aspek mutu produk terjamin, legal dan harga murah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6