cover
Contact Name
Andi Saidah
Contact Email
kamimengabdi@uta45jakarta.ac.id
Phone
+6281310753398
Journal Mail Official
kamimengabdi@uta45jakarta.ac.id
Editorial Address
Podomoro, Jl. Sunter Permai Raya No.1, RT.11/RW.6, Sunter Agung, Kec. Tj. Priok, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14350
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
KAMI MENGABDI
ISSN : 28087054     EISSN : 28087054     DOI : DOI: https://doi.org/10.52447/km.v2i2
WE SERVE, a collection of articles from Lecturers of the Faculty of Engineering to serve the community in the form of appropriate technology that is beneficial for Small and Medium Enterprises and Businesses in the field of Technology
Articles 58 Documents
Sosialisasi Hemat Energi Listrik Rumah Tangga Bagi Masyarakat Sunter Jaya Ridho Alpha Kusuma; Kukuh Aris Santoso; Choirul Mufit; Rajes Khana; achmad Rofii; Setia gunawan; Muhammad Sobirin; Jemie Muliadi
KAMI MENGABDI Vol 3, No 1 (2023): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.63 KB) | DOI: 10.52447/km.v3i1.6830

Abstract

Energi merupakan kebutuhan dasar untuk menjalankan sektor ekonomi dan sosial masyarakat. Itulah sebabnya permintaan energi di negara ini tumbuh dengan pertumbuhan populasi dan ekonomi. Salah satu upayanya adalah dengan mengurangi konsumsi energi sehingga pulih kembali Energi yang ada dapat digunakan secara lebih efisien dan rasional Pembangunan berkelanjutan Indonesia. Energi dalam bentuk listrik adalah energy mudah digunakan untuk semua aktivitas, terutama perangkat (misalnya TV, radio, kulkas, AC) dan penerangan ruangan (lampu) dalam gedung. Di awal Sosialisasi tersebut menunjukkan bahwa para peserta masih belum memiliki informasi tentang metode penghematan energy Sekarang, dimana peserta juga mengeluhkan banyaknya tagihan listrik rumah mereka, adapun beberapa ibu ibu rumah tangga juga mempertanyakan mengenai macam macam golongan dan tariff listrik yang ada. Adapun setelah sosialisasi, kemampuan peserta ditemukan meningkat 100% mengenai Hemat listrik termasuk perhitungan biaya bulanan. adapun upayanya adalah mengganti lampu dengan lampu LED, kemudian Memasang timer AC serta mempergunakan AC seperlunya dan pada suhu nyaman sehingga tidak terus menerus bekerja untuk mendinginkan temperature hingga 16oC .
TURBIN ANGIN SAVONIUS 3 SUDU UNTUK LAMPU PERANGKAP HAMA UNTUK MASYARAKAT KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT M Fajri Hidayat; Anjas Surbakti
KAMI MENGABDI Vol 1, No 1 (2021): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.144 KB) | DOI: 10.52447/km.v1i1.5420

Abstract

Indonesia merupakan pusat produksi bahan baku pokok seperti padi, jagung, bawang, dan lain-lain menurun akibat gangguan hama terhadap tanaman. Untuk mengatasi gangguan tersebut antara lain salah satu alternatif lain dengan mengendalikan serangga hama adalah dengan menggunakan perangkap lampu warna. Untuk menyalakan lampu perangkap hama pastinya membutuhkan energi listrik, tapi didaerah terpecil sulit untuk mendapatkan energi listrik, salah satu cara untuk mendapatkan energi listrik yakini dengan menggunakan alternatif lain dengan menggunakan energi terbarukan yang dipilih adalah energi angin. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan, mulai dari persiapan, proses perancangan dan pembuatan, serta proses pengujian. Bentuk konstruksi alat turbin angin tipe Vertikal AxisWind Turbine (VAWT) yang dibuat sangat sederhana, menggunakan seng alumunium dengan ketebalan 0,3 mm untuk blade dengan 3 sudu. Desain turbin angin ini terdiri dari bagian poros utama, piringan penyanggah blade, tulangan penyanggah blade, blade 3 sudu, dan bagian rangka menara. Untuk bagian poros utama menggunakan bahan S-45C Chrome, poros dengan diameter 17 mm dengan panjang 1500 mm.Dari hasil pengukuran kecepatan angin di wilayah Desa Segaramakmur, Bekasi, Jawa Barat dilakukan pengujian selama 5 hari maka didapatkan daya terbesarnya yaitu 24,84 Watt, 21,90 Watt, 21,42 Watt, 23,11 Watt, dan 23,22 Watt. Untuk pengujian selama 5 hari maka didapatkan nilai rata-rata sebesar yaitu 10,26 Watt, 9,96 Watt, 10,39 Watt, 10,38 Watt, 10,25 Watt. Kаtа kunсі : Lampu Perankap Hama, VAWT, Turbin Angin Savonius, Daya
PENYULUHAN BAHAYA MENGONSUMSI KARBOHIDRAT SECARA BERLEBIHAN PADA SISWA/I SEKOLAH DASAR NEGERI (SDN) SUNTER AGUNG 09 PAGI, JAKARTA UTARA Riong Saulina Panjaitan; andi Saidah
KAMI MENGABDI Vol 2, No 1 (2022): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.354 KB) | DOI: 10.52447/km.v2i1.6503

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah mengenai bahaya yang ditimbulkan akibat konsumsi karbohidrat yang berlebihan dan sumber-sumber karbohidrat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan pelaksanaan ini dilakukan dengan penyuluhan menggunakan media bantu slide power point (ppt) dan video. Mitra dari pengabdian masyarakat ini adalah siswa/i Kelas IV, SDN Sunter Agung 09, Jakarta Utara. Dari hasil kegiatan ini diperoleh adanya peningkatan pemahaman dari peserta kegiatan berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test dari  43,47% menjadi  57,97%. Manfaat yang diperoleh adalah memberikan kesadaran kepada mitra abdimas untuk selektif dalam memilih makanan yang mengandung sumber karbohidrat dan mengonsumsi karbohidrat secara tepat.
SOSIALISASI UPAYA PEMANFAATAN BOTOL BEKAS AIR MINERAL OLEH PEMULUNG DI TENGAH FENOMENA PERUBAHAN IKLIM Khoirunnisa Khoirunnisa
KAMI MENGABDI Vol 3, No 1 (2023): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.641 KB) | DOI: 10.52447/km.v3i1.6740

Abstract

Pertumbuhan manusia yang semakin pesat membuat kebutuhan hidup semakin meningkat yang pastinya juga mengakibatkan kebergantungan terhadap lingkungan semakin tinggi. Populasi manusia yang semakin bertambah tentunya membutuhkan semakin banyak sumber air bersih. Kebutuhan manusia atas ketersediaan air bersih membuka peluang bagi pelaku ekonomi untuk memproduksi air minum dalam kemasan. Masyarakat pun menjadi bergantung dengan air minum kemasan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu suatu metode yang dapat memberikan gambaran tentang suatu fenomena atau gejala dari suatu situasi tertentu ditinjau dari kondisi sosial, sikap, opini dan berbagai aspek yang berbeda. Penulis menggunakan metode penulisan studi literatur. Metode pelaksanaan kegiatan dan penulisan ini dilakukan dengan mengumpulkan data atau informasi tertulis dari berbagai buku, jurnal, dan artikel di internet yang dapat mendukung kegiatan dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Hubungan Internasional kepada para remaja, khususnya siswa SMAN 110 Jakarta. Alasan masyarakat beralih ke air mineral kemasan adalah karena sulit menemukan sumber air bersih yang layak dikonsumsi. Itulah yang menyebabkan konsumsi air minum dalam kemasan semakin meningkat tiap tahunnya. Ketergantungan masyarakat mengakibatkan banyaknya sampah botol kemasan air mineral. Semua pihak wajib mengurangi sampah botol bekas air mineral karena sifat plastik yang tidak mudah terurai dan dapat mencemari lingkungan. Lingkungan adalah komponen penting dalam kehidupan manusia. Manusia juga adalah komponen penting bagi lingkungan. Sebaliknya ketika manusia tidak peduli terhadap lingkungan maka lingkungan akan rusak dan mengakibatkan kerugian kepada manusia itu sendiri. Pengertian kerusakan lingkungan memang penting untuk diketahui. Pendidikan lingkungan dan pembuatan kebijakan tentang pelestarian dan perlindungan lingkungan harus dilakukan terhadap masyarakat untuk melindungi dan melestarikan lingkungan alam sekitarnya.
PENCEGAHAN PENYAKIT GERD MELALUI GAYA HIDUP SEHAT Diana Laila Ramatillah; Ni Made Sintya Dewi; Komang Trisna Dewi
KAMI MENGABDI Vol 2, No 2 (2022): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.863 KB) | DOI: 10.52447/km.v2i2.6512

Abstract

AbstrakGastroesophageal Reflux Disease (GERD) didefinisikan sebagai refluks isi lambung ke dalam esofagus yang terjadi secara tidak sengaja secara berulang sehingga menyebabkan komplikasi dan menurunnya kualitas hidup. GERD merupakan penyakit umum yang prevalensinya meningkat setiap tahun sehingga menjadi masalah bagi sistem pelayanan kesehatan. Penyakit GERD bukanlah hal yang kita inginkan bersama, ini merupakan salah satu masalah yang mengganggu aktivitas sehingga dilakukan sosisalisasi pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dilakukan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada para remaja terkait GERD. Penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 02 November 2022 di gedung aula SMAN 15 Jakarta pada siswa siswi kelas 11 IPA sebanyak 31 peserta. Metode penilaian menggunakan pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test ditunjukkan bahwa peserta penyuluhan telah mampu menerima pengetahuan serta memahami GERD dengan baik, dilihat dari adanya peningkatan pada persentase nilai post-test. Diharapkan pengetahuan ini menjadi solusi untuk mengetahui bahaya dan pentingnya pencegahan penyakit GERD dan dapat melakukan tindakan preventif serta menanamkan pola hidup sehat sejak dini.  
CARA MENYADARI, MENGENALI DAN MENGATASI HIPERTENSI Lestari Cindra Kasih; Diana Laila Rahmatillah
KAMI MENGABDI Vol 1, No 2 (2021): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.928 KB) | DOI: 10.52447/km.v1i2.6013

Abstract

Hipertensi atau dikenal dengan tekanan darah tinggi adalah penyakit kronik akibat desakan darah yang berlebihan dan hampir tidak konstan pada arteri. Hipertensi dikenal dengan istilah “The Silent Killer” karena seringkali penderita hipertensi tanpa merasakan sesuatu gangguan atau gejala. Asupan garam yang tinggi dan Kebiasaan  merokok akan  menyebabkan  pengeluaran kelebihan  dari  hormon  natriouretik yang  secara  tidak  langsung  akan  meningkatkan  tekanan  darah. Bila tidak dilakukan penanganan, sekitar 70% pasien hipertensi kronis akan  meninggal karena jantung koroner atau gagal jantung, 15% terkena kerusakan jaringan otak, dan 10% mengalami gagal ginjal. Namun demikian, peningkatan kesadaran masyarakat dan pengendalian hipertensi dapat menekan risiko hingga 50%.  Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara observasi untuk mengetahui kondisi lingkungan masyarakatnya. Target capaian dari pengabdian  masyarakat ini yaitu dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara Meningkatkan Kepedulian Masyarakat akan Pentingya Kesehatan Khususnya terhadap Hipertensi. Kegiatan inti yakni tanggal 16 Mei 2022 dimulai pukul 08.00 WIB yang dimulai dengan masuk room Zoom Meeting, mengisi absensi. Pada acara tersebut dilakukan dalam beberapa sesi. Acara diawali dengan pemutaran video promosi UTA’45, Pembukaan dan pengisian absensi ke-1, Sambutan , Pelaksanaan Pretest sebelum acara tersebut sebanyak 55,98% sudah  memahami cara meningkatkan kepedulian masyarakat akan Pentingnya mengetahui penyakit Hipertensi., Pemaparan Materi, Sesi Tanya  jawab, Pelaksanaan Posttest  pasca acara tersebut, sebanyak 75,4% sudah  mengetahui cara meningkatkan Kepedulian Masyarakat akan Pentingya mengetahui penyakit hipertensi., Kuis, Pengisian absensi ke-2, Penutup dan Sesi Dokumentasi.
ALAT PENGHAPUS PAPAN TULIS OTOMATIS UNTUK SMK DI SEKITAR JAKARTA UTARA M Fajri Hidayat; Ardi Malik Syahbani
KAMI MENGABDI Vol 1, No 1 (2021): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.801 KB) | DOI: 10.52447/km.v1i1.5421

Abstract

Teknologi di Indonesia makin berkembang maka semakin mempermudah pekerjaan manusia sebelumya dikerjakan dalam waktu lama dan masih menggunakan tenaga manusia  khususnya didalam kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu dengan sistem otomatis kegiatan pada saat menghapus tulisan dipapan tulis dijalankan secara otomatis tanpa menghirup aroma dari spidol sehingga tangan tidak kotor. Menghapus dengan cara manual dapat mengurangi keefisiensian dalam waktu kegiatan belajar mengajar dan membuat tangan pengajar menjadi kotor saat menghapus tulisan dipapan tulis. Hal itu tentu saja kurang efisien dalam waktu dan tenaga dalam proses belajar mengajar. Karena menghapus tulisan dipapan tulis secara manual bisa dapat menganggu kesehatan pada tubuh kita . Tujuan penelitian dari alat ini bertujuan untuk merakit dan meracang alat penghapus papan tulis otomatis dan mekanisme dari sistem kerja alat penghapus papan tulis dengan menggunakan potensio untuk  pengendalian kecepatan dari motor DC yang digunakan. Metode dari alat penghapus papan tulis otomatis menggunakan transfomator untuk mengubah arus Ac menjadi Dc yang akan dialirkan ke terminal untuk membagikan arus – arus listrik ke komponen lainya . Arus Dc yang dialirkan dari terminal masuk ke potensio ( dimer ) dapat mengendalikan kecepatan dari dinamo stater atau Motor Dc tersebut .Oleh karena itu sistem penghapus papan tulis manual digantikan dengan sistem otomatis dalam kegiatan penghapusan papan tulis dijalankan secara otomatis tanpa harus menghirup tinta spidol saat menghapus tulisan dipapan tulis.  nilai total waktu yang dibutuhkan penghapus naik dan turun adalah 42 s + 13 s = 55 s untuk menghapus tulisan dipapan tulis secara otomatis Kata kunci : papan tulis,Motor Dc, Penghapus papan tulis,Potensio
PENGABDIAN MASYARAKAT PENYULUHAN PNEUMONIA DI SMPN 140 JAKARTA Diana Laila Ramatillah Putu Dhiyo Brata Saputra Salsabiila Septi Putri
KAMI MENGABDI Vol 2, No 1 (2022): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.611 KB) | DOI: 10.52447/km.v2i1.6501

Abstract

Pneumonia adalah infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru (alveoli) yang disebabkan oleh bakteri, virus, maupun jamur. Terjadinya pneumonia ditandai dengan gejala batuk dan atau kesulitan bernapas seperti napas cepat, dan tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam. Pada umumnya, pneumonia dikategorikan dalam penyakit menular yang ditularkan melalui udara, dengan sumber penularan adalah penderita pneumonia yang menyebarkan kuman dalam bentuk droplet ke udara pada saat batuk atau bersin. Untuk selanjutnya, kuman penyebab pneumonia masuk ke saluran pernapasan melalui proses inhalasi (udara yang dihirup), atau dengan cara penularan langsung. Tujuannya pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada SMPN 140 Jakarta Utara terhadap penyakit pneumonia. Penyuluhan dilakukan dengan satu orang pemateri. Sasaran dari kegiatan pengetahuan siswa SMPN 140 Jakarta Utara. Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa tingkat pengetahuan siswa yang diukur setelah dan sebelum penyuluhan, didapatkan rata-rata hasil benar dari 32 peserta menunjukkan hasil rata-rata pada pre test 95% pertanyaan dijawab dengan salah dan semua pertanyaan dapat dijawab dengan benar pada post test. Kesimpulan penyuluhan ini berguna dan berhasil menambah pengetahuan siswa diketahui dengan melihat hasil nilai post test 29 siswa menjawab benar.Kata kunci: penyuluhan, pneumonia, siswa
PENYULUHAN MENGENAL HIPOGLIKEMIA DAN PENANGANANNYA SECARA DARING Riong Seulina Panjaitan; Purwati Purwati; Zuraida Sagala
KAMI MENGABDI Vol 3, No 1 (2023): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.313 KB) | DOI: 10.52447/km.v3i1.6771

Abstract

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar glukosa (gula darah) berada di bawah normal. Umumnya, seseorang dianggap mengalami hipoglikemia saat kadar gula darahnya kurang dari 70 mg/dl. Kadar glukosa darah terlalu rendah akan membahayakan tubuh karena dapat merusak jaringan otak. Artikel ini menguraikan tentang kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan online yang bertujuan untuk mengedukasi siswa/i kelas X, Sekolah Menengah Atas (SMA) Taman Madya I Jakarta mengenai penyebab, gejala dan penanganan hipoglikemia. Metode yang digunakan berupa metode penyuluhan dan tanya jawab dengan alat bantu berupa poster infografis, slide power point (ppt). Kegiatan ini juga melibatkan peran serta mahasiswa/i dari peserta mata kuliah Biokimia sebagai bentuk implementasi materi perkuliahan pada masyarakat. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i SMA (kelas X) tentang hipoglikemia.
MESIN PEMBUAT BUMBU SATE PADANG YANG TEPAT GUNA SKALA USAHA KECIL MENENGAH UNTUK MASYARAKAT SEKITAR KECAMATAN TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA Sri Endah Susilowati
KAMI MENGABDI Vol 1, No 1 (2021): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.252 KB) | DOI: 10.52447/km.v1i1.5429

Abstract

Sate Padang merupakan salah satu makanan warisan Indonesia yang tradisinya perlu dijaga. Pada proses pembuatan bumbu sate Padang ini terdapat banyak langkah, salah satunya yaitu proses penggilingan dan pengadukan. Pada industri rumahan proses penggilingan dan pengadukan masih manual atau menggunakan tenaga manusia saja dimana proses ini dapat menyebabkan kelelahan pada tangan yang menahan beban dari proses pengadukan tersebut yang dilakukan secara terus menerus selama proses pengadukan dan proses penggilingan kacang yang masih menggunakan lumpang/cobek, selain itu kondisi pekerja menerima paparan panas dari api kompor dan uap bumbu. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat mesin pembuat bumbu sate Padang dengan kapasitas 30kg/jam. Hasil yang didapat dalam penelitian ini menggunakan daya motor listrik 1 hp dengan penerus daya V-belt. Dengan melakukan 3 uji coba pada massa kacang 0,5 kg diperoleh waktu 4,09 menit dengan kapasitas maksimal 7,320 kg/jam dan pengujian selanjutnya 1 kg diperoleh waktu 8,45 menit dengan kapasitas maksimal 7,097 kg/jam dan pengujian terakhir 1,5 kg diperoleh waktu 12,9 menit dengan kapasitas maksimal 6,947 kg/jam, sedangkan pada pengaduk bumbu yang diproduksi dalam satu kali proses adalah 30 kg dalam waktu 16 menit, lebih cepat dari pengadukan manual yang memerlukan waktu 46 menit. Sehingga dapat meningkatkan produksi dan didapatkan hasil adonan bumbu sate Padang yang cukup merata. Kata kunci: Penggiling Kacang, Pengaduk Bumbu, Tepat Guna